Universitas Muhammadiyah Sinjai Online Journal Systems
Not a member yet
    304 research outputs found

    Analisis Pengelolaan Dana Desa dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Desa Moncongloe Lappara

    Full text link
    This research aims to find out how village fund management increases the economy of people in the village of The Moncongloelappara Subdistrict Snout Regency Maros. And to find out the effort of the government village to increase the economy through village fund management in the village monopole lappara Subdistrict Snout Regency Maros. This research uses a descriptive qualitative type of study. In author data collection use technique observation, interview deep, and studies library. Results This study shows that Fund Management Village so far it has been working effectively so far. However,​ The allocation is not 100% effective. Village fund management is said to have been effective because it can be reviewed from the field that has proof that is in the form of development infrastructure, and empowerment in the field of general And religious. Reviewed from economy so village fund management is not yet complete going well. Efforts​ government to increase the economy public namely by empowerment among others in the field of infrastructure, empowerment, field general And religious. Empowerment on field infrastructure is with the existence of making ditches, roads, construction nets fish or nets, And making cakes as well as embroidery. For empowerment public in the field general And religious. In the field generally realized by the existence of PKK. In the field of religion realized by holding religious studies routine And training tahyizmayit

    Tata Kelola Pasar Datah Manuah di Kota Palangkaraya Provinsi Kalimantan Tengah

    Full text link
    This study aims to analyze the governance of Pasar Datah Manuah in Palangkaraya City, Central Kalimantan Province, focusing on the challenges and opportunities faced in the context of competition with modern markets. A qualitative research method was employed to explore the experiences and perspectives of traders and market managers. The findings indicate that market governance still faces various issues, including a lack of transparency, inadequate physical conditions, and the negative impact of modern markets that reduce traders' income. Although there have been efforts to improve management, such as facility revitalization, decisive actions from the government are still needed to support the sustainability of traditional markets. This research provides recommendations to enhance community participation and transparency in market management, as well as the importance of integrating traditional and modern markets to create a more balanced trading ecosystem. The novelty of this study lies in the in-depth understanding of the dynamics of traditional market management in the modern era, which is expected to serve as a reference for the development of more effective policies

    Pertumbuhan dan Morfologi Tubuh Hasil Persilangan Ayam Kampung dengan Ayam Petelur Menggunakan Teknologi Inseminasi Buatan

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan persilangan ayam petelur dengan ayam Kampung yang memiliki laju pertumbuhan yang optimal dengan mengidentifikasi ciri-ciri morfologi unggul ayam persilangan. Metode penelitian ini meliputi pengambilan semen pejantan ayam petelur, pengenceran semen, pelaksanaan inseminasi buatan (IB). Prosedur pemeliharaan ayam hasil IB yaitu melakukan pemeliharan ayam dari DOC umur 0-9 minggu. Parameter penelitian meliputi bobot badan dan ukuran dimensi tubuh berdasarkan umur. Hasil penelitian menunjukkan bobot DOC ayam hasil persilangan yaitu 32.5 g. Pada umur 5 minggu hasil persilangan ayam petelur dengan ayam Kampung mencapai bobot 263.78 g. Rataan tinggi pundak, panjang badan, lebar dada, lingkar dada dan bobot badan ayam hasil persilangan ayam petelur dan ayam kampung mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan umur ayam

    Produktivitas Ternak Sapi Bali dengan Model Penggembalaan Strip Grazing yang Terintegrasi dengan Tanaman Sawit di Kecamatan Pasangkayu

    Full text link
    Sistem integrasi sapi dan kelapa sawit (SISKA) memiliki banyak manfaat baik bagi hewan ternak maupun bagi perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas ternak sapi Bali yang digembalakan dengan model strip grazing terintegrasi tanaman kelapa sawit di Kecamatan Pasangkayu. Penelitian ini menggunakan ternak sapi Bali sebanyak 2 ST/ha, kemudian dilakukan pengukuran lahan atau areal yang akan digunakan untuk grazing dan pemasangan electric fence. Dilanjutkan dengan pengukuran produktivitas ternak sebelum dan setelah penggembalaan. Hasil pengukuran dianalisis secara kuantitatif deskriptif untuk menjelaskan pola perkembangan yang terlihat pada variabel pengamatan. Rata-rata peningkatan lingkar dada sapi Bali dari bulan pertama hingga bulan keempat adalah 14 cm, dengan sapi 1, sapi 2, dan sapi 3 masing-masing mengalami peningkatan sebesar 14 cm, 6 cm, dan 7 cm. Peningkatan bobot badan sapi Bali selama periode pengamatan juga signifikan, dengan rata-rata bobot badan sapi 1, sapi 2, dan sapi 3 masing-masing meningkat sebesar 49,54 kg, 18,71 kg, dan 22,82 kg. Namun, tidak ditemukan peningkatan yang signifikan pada panjang dan tinggi badan sapi Bali. Peningkatan produktivitas ternak ini dipengaruhi oleh faktor pakan, lingkungan, dan manajemen pemeliharaan. Untuk meningkatkan hasil produktivitas ternak, diperlukan analisis lebih lanjut mengenai kualitas hijauan pakan serta perubahan unsur hara tanah di area penggembalaan. Selain itu, perbaikan manajemen penggembalaan dan teknologi pendukung juga diperlukan untuk mengoptimalkan sistem ini. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi dampak sistem integrasi terhadap keanekaragaman hayati dan keberlanjutan jangka panjang

    Inventarisasi dan Pemetaan Lumbung Pakan Berbasis Jerami Padi untuk Pengembangan Ternak Sapi Potong dan Kambing

    Full text link
    Produksi padi di Kabupaten Polewali Mandar mencapai 198.995,43 ton, menghasilkan limbah jerami padi 913.429,13 ton.  Limbah tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal, biasanya hanya dibuang, ditumpuk di sawah dibiarkan membusuk dan juga dibakar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan potensi lumbung pakan berbasis jerami padi sebagai sumber pakan ternak sapi dan kambing di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Dengan metode survei lapangan dan analisis spasial menggunakan perangkat Sistem Informasi Geografis (SIG), dilakukan inventarisasi sumber daya jerami padi serta evaluasi sebarannya pada 16 kecamatan yang meliputi Kecamatan Alu, Anreapi, Balanipa, Binuang, Bulo, Campalagian, Limboro, Luyo, Mapili, Matakali, Matanga, Polewali, Tapango, Tinambung, Tubbi Taramanu dan Wonomulyo. Dengan menggunakan analisis perhitungan konversi nilai produk utama padi dalam menghasilkan jerami dan Analisis Location  Quotien menunjukkan bahwa jerami padi merupakan salah satu potensi biomassa terbesar di Kabupaten Polewali Mandar dan dapat dioptimalkan sebagai pakan alternatif bagi ternak ruminansia. Berdasarkan pemetaan, daerah dengan produksi jerami padi yang tinggi dapat mendukung pengembangan lumbung pakan yang efisien. Pemanfaatan jerami padi yang lebih optimal diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan pakan ternak sepanjang tahun, sehingga mendukung produktivitas sapi dan kambing secara berkelanjutan. Rekomendasi pengembangan mencakup penyediaan fasilitas penyimpanan yang memadai dan pelatihan kepada peternak mengenai teknik pengolahan jerami untuk menjaga kualitas pakan

    Analisis Kalsium Intraseluler dan Ultrastruktur Spermatozoa Ayam yang Dibekukan

    Full text link
    Penelitian bertujuan untuk mengetahui intensitas kalsium (Ca2+) intraseluler dan ultrastruktur pada beberapa bagian spermatozoa ayam setelah pembekuan. Analisis intensitas Ca2+ intraseluler menggunakan confocal laser scanning microscopy (CLSM) pada akrosom, kepala, bagian tengah dan ekor spermatozoa ayam sebelum dan setelah pembekuan, serta analisis Ca2+ juga dilakukan pada setiap lapisan spermatozoa. Analisis ultrastruktur spermatozoa menggunakan field emission-scanning electrom microscopy (FE-SEM) setelah pembekuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas Ca2+ intraseluler lebih tinggi pada bagian akrosom dan bagian tengah, sedangkan pada bagian kepala dan ekor lebih rendah. Proses pembekuan-thawing menyebabkan peningkatan intensitas Ca2+ intraseluler di semua bagian spermatozoa. Intensitas Ca2+ intraseluler pada lapisan bagian tengah lebih tinggi dibandingkan pada  bagian permukaan atas dan bawah spermatozoa. Pengamatan ultrastruktur menunjukkan adanya kerusakan pada bagian tengah, terlepasnya tudung akrosom, ekor melipat dan ujung ekor yang sedikit terbelah setelah pembekuan-thawing

    Peran Investasi Asing dalam Mendorong Kompleksitas Ekonomi

    Full text link
    This study aims to know the role of investment foreign in pushing a complex economy.  The research method qualitative with technique collection data use study References And analysis descriptive in technique analysis the data. Results study This show that investment is the Wrong One factor For increasing the economy in a country. Investment foreign role is important in pushing complex economy Because with increasing complexity economy possible for something country obtain income Which more tall And sustainable in period long. Like the case with an increased rate of growth economy, A little investment in foreign established companies becomes a program of growth and improvement means And infrastructure. A growth high economy​ can become an indicator of a successful country in operating wheel development, Which Finally will used fully for the enhancement of the well-being of its people

    ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK (SIAKAD) TERHADAP EFEKTIVITAS ADMINISTRASI KAMPUS DI STKIP HARAPAN BIMA

    Full text link
    The Academic Information System (Siakad) has been implemented at STKIP Harapan Bima to enhance campus administrative effectiveness. This study aims to analyze the impact of Siakad on four main indicators: time efficiency, service quality, data accessibility, and user satisfaction. A quantitative approach with a survey design was employed, involving 50 respondents consisting of students, lecturers, and administrative staff. The results indicate that Siakad positively impacts all indicators, with high average scores across the board. Time efficiency and data accessibility were the most appreciated aspects by users, while the primary challenges identified were unstable internet connectivity and system errors. To improve the effectiveness of Siakad, enhancements to network infrastructure, regular system updates, and technical training for new users are recommended. This study provides crucial recommendations for further development of Siakad as a more efficient and effective campus administration tool.Sistem Informasi Akademik (Siakad) telah diimplementasikan di STKIP Harapan Bima untuk meningkatkan efektivitas administrasi kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Siakad terhadap empat indikator utama: efisiensi waktu, kualitas layanan, aksesibilitas data, dan kepuasan pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, melibatkan 50 responden yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan staf administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siakad memberikan pengaruh positif dengan rata-rata skor tinggi pada semua indikator. Efisiensi waktu dan aksesibilitas data merupakan indikator yang paling diapresiasi oleh pengguna, sementara kendala utama yang ditemukan adalah konektivitas internet yang tidak stabil dan error sistem. Untuk meningkatkan efektivitas Siakad, diperlukan perbaikan infrastruktur jaringan, pembaruan sistem secara berkala, dan pelatihan teknis bagi pengguna baru. Penelitian ini memberikan rekomendasi penting bagi pengembangan Siakad sebagai alat pendukung administrasi kampus yang lebih efisien dan efektif di masa depan

    ANALISIS PELAKSANAAN MUTASI JABATAN PADA BADAN KEPEGAWAIAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR (BKPSDMA) KABUPATEN SINJAI

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui sistem pelaksanaan mutasi jabatan di Pemerintah Kabupaten Sinjai. Tipe penelitian adalah kualitatif, teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan terdiri dari Kepala Bidang Pengendalian Pegawai pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur (BKPSDMA) Kabupaten Sinjai, Kepala Sub Bidang Mutasi, Rotasi dan Kepegawaian, Staf pada Sub Bidang Mutasi, Rotasi dan Kepegawaian, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (BAPERJAKAT), Pegawai yang dimutasi. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mutasi jabatan pada Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur (BKPSDMA) Kabupaten Sinjai menganut merit system dan seniority system. Merit system dibuktikan dengan pemutasian pegawai berdasarkan kualifikasi seperti untuk jabatan administrator harus memiliki tingkat pendidikan paling rendah sarjana atau diploma IV, jabatan pengawas harus memiliki tingkat pendidikan paling rendah diploma III atau yang setara dan jabatan pelaksana memiliki tingkat pendidikan paling rendah sekolah lanjutan tingkat atas atau yang setara. Sementara untuk kompetensi yang harus dimiliki yaitu mampu menjalankan tugas dan fungsinya sesuai jabatan yang didudukinya. Untuk kinerja dilaksanakan berdasarkan kinerja yang objektif sesuai kebutuhan organisasi. Seniority system dibuktikan dengan pemutasian yang mempertimbangkan usia pegawai dan masa kerja karena mereka punya dasar untuk melaksanakan tugas baru yang akan dilaksanakannya. Sementara spoil system tidak digunakan karena pemutasian pegawai dilakukan berdasarkan masa kerja dan usia sesuai dengan peraturan perundang-undangan

    Faktor yang Berpengaruh terhadap Usaha Ternak Kambing di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah

    Full text link
    Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan salah satu daerah yang berpotensi untuk pengembangan usaha peternakan, karena mempunyai lahan yang masih luas dengan ketersediaan hijauan melimpah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk  identifikasi dan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan ternak Kambing di  Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Parameter yang diamati yaitu lama beternak/pengalaman beternak kambing, jumlah ternak kambing awal usaha, jumlah ternak mati per tahun, jumlah ternak kambing yang lahir per tahun, jumlah ternak kambing terjual per tahun. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu jumlah peternak dengan pengalaman beternak 5-15 tahun memiliki persentase tertinggi (69.5%),  peternal yang memiliki ternak awal hanya kurang dari 2 ekor 1,5% sedangkan yang memiliki ternak awal usaha lebih dari 4 ekor sebanyak 53%, jumlah ternak yang tidak mati selama setahun sebanyak 49,5% dan kematian ternak 1-5 sebanyak 45,5 %, peternak yang memiliki ternak lahir 6-15 ekor sebanyak 92,5%, sebanyak 83,5% tidak dilakukan pembelian ternak oleh peternak, persentase ternak terjual yang dimiliki oleh peternak berada pada kategori sedang (sebanyak 84,5%) dengan jumlah 6-15 ekor per tahun

    298

    full texts

    304

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muhammadiyah Sinjai Online Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇