Open Journal System of STKIP Muhammadiyah Barru
Not a member yet
255 research outputs found
Sort by
PENGARUH TEKNIK ROLE PLAYING PADA BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP BERKURANGNYA PERILAKU BULLYING SISWA BERMASALAH DI SMK NEGERI 1 BARRU
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh teknik Role Playing pada bimbingan kelompok terhadap berkurangnya perilaku bullying siswa bermasalah di SMK Negeri 1 Barru, adapun tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh teknik Role Playing pada bimbingan kelompok terhadap berkurangnya perilaku bullying siswa bermasalah di SMK Negeri 1 Barru. Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimen model pre-test post-test one group design yaitu eksperimen yang dilakukan pada satu kelompok tanpa kelompok pembanding, jumlah sampel adalah 13 siswa bermasalah. Hasil penelitian ini menemukan uji hipotesis dengan uji t, bahwa Maka dapat diketahui bahwa: ttabel 2,16< t0 8,2. Tingkat signifikan yang digunakan α = 0,05 dengan kriteria adalah tolak Ho jika t hitung ≥ t tabel dan diterima Ho jika t hitung ≤ t tabel. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa: Pemahaman tentang teknik Role Playing pada bimbingan kelompok terhadap berkurangnya perilaku bullying siswa bermasalah di SMK Negeri 1 Barru sebelum perlakuan berada pada kategori sedang. Setelah diberikan perlakuan berupa teknik Role Playing pada bimbingan kelompok sebanyak 4 kali pertemuan terlihat bahwa siswa sebagai subjek mengalami peningkatan berada pada kategori sangat tinggi, dan terdapat pengaruh yang signifikan antara teknik Role Playing pada bimbingan kelompok terhadap berkurangnya perilaku bullying siswa bermasalah di SMK Negeri 1 Barru
PENGARUH KONTROL DIRI DALAM MENGANTISIPASI KECENDERUNGAN SISWA BERMASALAH DI SMA NEGERI 1 BARRU
Penelitian ini memiliki rumusan masalah apakah ada pengaruh kontrol diri dalam mengantisipasi kecenderungan siswa bermasalah di SMA Negeri 1 Barru. Sampel penelitian 100 orang siswa dari pengambilan sampel random sampling. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa di SMA Negeri 1 Barru, proses pembentukan kontrol diri yang dilakukan guru bimbingan dan konseling hanya 0,22. Hal ini berarti bahwa hubungan atau pengaruh yang terjadi “lemah”. Dan berdasarkan hasil analisis product moment diperoleh nilai rxy=0,224, jika hasil ini dikonsultasikan dengan harga kritik korelasi product moment person dengan db 100-2 =98, maka diperoleh hasil analisis (rxy) lebih besar dari nilai kritik/harga kritik korealasi product moment person 0,224> dari 0,195. Dengan demikian, hipotesis nihil yang menyatakan tidak ada pengaruh kontrol diri dalam mengangtisipasi kecenderungan siswa bermasalah ditolak, dengan demikian maka hipotesis alternatif yang menyatakan ada pengaruh kontrol diri dalam mengantisipasi kecenderungan siswa bermasalah diterima
PENGARUH PERSEPSI KONSELOR SEBAGAI POLISI SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI SISWA UNTUK MENDAPATKAN PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA SISWA SMA NEGERI 2 BARRU
Permasalahan pokok yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh persepsi konselor sebagai polisi sekolah terhadap motivasi siswa untuk mendapatkan pelayanan bimbingan dan konseling pada siswa SMA Negeri 2 Barru. Populasi sekaligus sampel pada penelitian ini sebanyak 98 responden diperoleh dengan teknik penarikan teknik proportional random sampling, adapun instrumen pengumpulan data digunakan adalah teknik angket, wawancara, dan observasi, sementara teknik analisis data menggunakan rumus korelasi sederhana. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah (1) model regresi sederhana yang terbentuk dalam penelitian ini adalah dengan model ini dapat diprediksi bahwa jika semakin tinggi persepsi konselor sebagai polisi sekolah maka motivasi siswa untuk mendapatkan pelayanan bimbingan dan konseling akan naik 0,12. (2) Terdapat pengaruh persepsi konselor sebagai polisi sekolah terhadap motivasi siswa untuk mendapatkan pelayanan bimbingan dan konseling pada siswa SMA Negeri 2 Barru
HUBUNGAN ANTARA PENERAPAN KEDISIPLINAN DAN MOTIVASI DALAM MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR SISWA SMP NEGERI 1 BARRU
Penelitian ini memiliki rumusan masalah yaitu bagaimana hubungan antara penerapan kedisiplinan terhadap motivasi dalam menumbuhkan minat belajar siswa SMP Negeri 1 Barru. Penentuan sampel dalam penelitian ini diambil secara proportional random sampling. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan kedisiplinan terhadap motivasi dalam menumbuhkan minat belajar siswa SMP Negeri 1 Barru, hal ini dapat dilihat pada nilai signifikansi pada nilai t hitung dan t tabel yaitu thitung lebihbesar dari ttabel, atau 3,5 > 1,988.Kekuatan hubungan antara kedisiplinan terhadap motivasi dalam menumbuhkan minat belajar siswa SMP Negeri 1 Barru mencapai angka 0,4 yang berarti hubungan tersebut berada pada kategori cukup baik
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP PERKEMBANGAN AFEKTIF SISWA SMP NEGERI 2 TANETE RILAU
Permasalahan pokok yang dikaji dalam penelitian ini adalah ” apakah pengaruh layanan bimbingan dan konseling terhadap perkembangan afektif siswa SMP Negeri 2 Tanete Rilau?” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan dan konseling terhadap perkembangan afektif siswa SMP Negeri 2 Tanete Rilau. Populasi pada penelitian ini sebanyak 394 responden, sedangkan sampel adalah 39 responden diperoleh dengan teknik penarikan teknik proporsional random sampling, adapun instrumen pengumpulan data digunakan teknik angket, sementara teknik analisis data menggunakan rumus regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada analisis regresi sederhana terlihat nilai Ftabel = 4,11 dan Fhitung = 13,9, hal ini berarti bahwa Fhitung> dari Ftabel sehingga Ho tertolak jadi dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara layanan bimbingan dan konseling terhadap perkembangan afektif siswa SMP Negeri 2 Tanete Rilau
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSI DAN INTERAKSI TEMAN SEBAYA DENGAN PENYESUAIAN SOSIAL SISWA SMA NEGERI 2 BARRU
Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana hubungan kecerdasan emosi dan interaksi teman sebaya dengan penyesuaian sosial siswa SMA Negeri 2 Barru. Adapun tujuannya adalah untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosi dan interaksi teman sebaya dengan penyesuaian sosial siswa SMA Negeri 2 Barru. Penelitian adalah penelitian kuantitatif, dengan populasi sebanyak 222 responden, sedangkan sampel adalah 33 responden yang diperoleh dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus korelasi ganda. Hasil penelitian ini menemukan bahwa dengan uji f maka diketahui Ftabel = 3,32 dan diketahui Fhitung = 11,78. Jadi Fhitung ≥ Ftabel, maka terima Ho artinya signifikan dengan taraf signifikansi (α) = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka rumusan masalah tentang bagaimana hubungan kecerdasan emosi dan interaksi teman sebaya dengan penyesuaian sosial siswa SMA Negeri 2 Barru, dapat terjawab dengan uji f yang menjelaskan adanya hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosi dan interaksi teman sebaya dengan penyesuaian sosial siswa SMA Negeri 2 Barru
PENGARUH KEMAMPUAN DALAM PENGELOLAAN EMOSI TERHADAP PERILAKU AGRESIF SISWA SMA NEGERI 1 BARRU
Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah ada pengaruh kemampuan dalam pengelolaan emosi terhadap perilaku agresif siswa SMA Negeri 1 Barru. Jumlah sampel adalah 73 orang dengan teknik random sampling. Analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat diketahui bahwa terdapatpengaruh kemampuan dalam pengelolaan emosi terhadap perilaku agresif siswa SMA Negeri 1 Barru. Hal ini dapat dilihat bahwa penelitian ini menemukan garis regresi yang berarti bila kemampuan pengelolaan emosi siswa ditambah atau dinaikkan maka diprediksi perilaku agresif siswa akan turun 0,17. Dan berdasarkan uji F yang menjelaskan bahwa Ftabel = 3,98 dan diketahui Fhitung = , Jadi Fhitung> dari Ftabel, maka tolak Ho artinya signifikan. Dengan tertolaknya Ho (hipotesis nihil) yang selalu berbunyi negatif atau tidak ada pengaruh. Maka Ha (hipotesis alternatif) diterima sehingga terdapat pengaruh signifikan antara kedua variabel
PENGARUH KEADAAN LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL TERHADAP MOTIVASI DAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 2 BARRU
Penelitian ini memiliki rumusan masalah apakah ada pengaruh keadaan lingkungan tempat tinggal dengan motivasi dan kreativitas belajar siswa di SMA Negeri 2 Barru. Jumlah sampel 33 orang dengan pengambilan random sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat diketahui pengaruh keadaan lingkungan tempat tinggal terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Barru telah menemukan garis regresi yang dapat berarti bahwa bila keadaan lingkungan tempat tinggal ditingkatkan pengaruhnya maka motivasi belajar siswa diprediksi akan bertambah 0,22. Dengan uji signifikansi tolak Ho artinya signifikan yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel keadaan lingkungan tempat tinggal dengan motivasi belajar siswa, dan pengaruh keadaan lingkungan tempat tinggal dengan kreativitas belajar siswa di SMA Negeri 2 Barru telah melahirkan garis regresi linear yang dapat berarti bahwa jika keadaan lingkungan tempat tinggal ditambah atau ditingkatkan maka hanya akan berpengaruh pada kreativitas belajar siswa sebesar 0,05, dengan nilai ini maka tidak terbentuk garis linearitas yang memadai, hal ini juga terlihat pada uji sinifikanis dimanaterima Ho artinya tidak signifikan atau tidak terdapat pengaruh variabel keadaan tempat tinggal dengan kreativitas belajar siswa
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP SISWA YANG HIPERAKTIF DI SMA NEGERI 1 TANETE RIAJA
Permasalahan pokok yang dikaji dalam penelitian ini adalah ”bagaimanakah pengaruh layanan bimbingan dan konseling terhadap siswa yang hiperaktif di SMA Negeri 1 Tanete Riaja?” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan dan konseling terhadap siswa yang hiperaktif di SMA Negeri 1 Tanete Riaja. Untuk mencapai tujuan tersebut diadakan suatu penelitian langsung sebagai upaya empiris untuk memperoleh jawaban terhadap masalah yang ada dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan teknik korelasional, populasi penelitian sebanyak lima responden, sedangkan sampel tetap lima orang dengan teknik penarikan sampel penuh, adapun instrument pengumpulan data digunakan teknik angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pada pertanyaan angket terlihat pengaruh layanan bimbingan dan konseling terhadap siswa hiperaktif di SMA Negeri 1 Tanete Riaja adalah nilai kofisien korelasi (“r”) yang diperoleh 1,0 atau memilikipengaruh yang sangat tinggi dan signifikan
PENGARUH LAYANAN INFORMASI GURU YANG PROFESIONAL DALAM MENDIDIK, MEMBIMBING DAN MENGAJAR TERHADAP DAYA INGAT SISWA DI SMA NEGERI I TANETE RIAJA
Permasalahan dalam skripsi ini adalah apakah ada pengaruh layanan informasi guru yang profesional dalam mendidik, membimbing dan mengaja r terhadap peningkatan daya ingat siswa di SMA Negeri I Tanete Riaja? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh layanan informasi guru yang profesional dalam mendidik, membimbing, dan mengajar terhadap peningkatan daya ingat siswa di SMA Negeri I Tanete Riaja? Populasi pada penelitian ini sebanyak 645 siswa, sedangkan sampel sebanyak 65 siswa diperoleh dengan teknik penarikan proportional random sampling, adapun pengumpulan data digunakan teknik angket, dokumentasi dan wawancara, sementara teknik analisis data menggunakan rumus regresi sederhana. Hasil pada penelitian ini menggunakan model regresi sederhana yaitu dengan taraf signifikansi dari regresi yang terjadi, maka dicocokkan dengan kaidah pengujian signifikansi yaitu Ftabel = 4,0 dan diketahui Fhitung = 17,23. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat ditarik kesimpulan: (1) Pada penelitian ini diketahui bahwa model regresi sederhana yang terbentuk adalah yang dapat berarti bahwa apabila layanan informasi guru yang profesional dalam mendidik, membimbing dan mengajar ditingkatkan maka akan terjadi peningkatan pada daya ingat siswa di SMA Negeri I Tanete Riaja sebesar 0,63