OJS Bajang Institute
Not a member yet
4234 research outputs found
Sort by
PENATAAN KAWASAN PEMUKIMAN BANTARAN SUNGAI DESA GALUMPANG KABUPATEN TOLITOLI (STUDI KASUS:DUSUN KUALA RT. 1 dan RT. 2)
The residential area on the riverbank of Galumpang Village has an important role in the lives of the people in the area. However, the arrangement of residential areas that do not pay attention to environmental aspects can also cause river degradation, uncontrolled human activities, such as the discharge of domestic and industrial waste into rivers, resulting in river water pollution which has a negative impact on public health and the sustainability of the river ecosystem itself. The aim of the riverbank in Galumpang Village, Tolitoli Regency is to create a housing design that is able to adapt to the environment, such as riverbanks which are prone to flooding by handling and rearranging the riverbank settlements in Galumpang Village, Dusun Kuala RT. 1 and RT. 2 as well as providing alternative housing designs that are safe from floods or river overflows. The arrangement of riverbank settlements in Galumpang Village, Tolitoli Regency is designed with a riverfront concept, where in planning the area is located on the riverbank and has buildings that face directly towards the river, and is bordered by green belts or green open spaces in accordance with border lines and protected areas. local
PENERAPAN SISTEM LAPORAN KEUANGAN SALON WEIXING DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MICROSOFT ACCESS
Salon Weixing yang merupakan salah satu usaha Mikrom Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Batam yang berlokasi di Nagoya Business Centre, UMKM Salon Weixing yang sama seperti pada salon umumnya yang menawarkan jasa potong rambut, cuci rambut, cat rambut rambut (creambath), hair perm, hair treatment dan juga Spa rambut. Selain berfokus pada jasa-jasa yang ditawarkan salon Weixing juga menawarkan beberapa produk perawatan rambut seperti, shampoo, conditioner, serum rambut, dan juga hair tonic. Usaha salon ini telah berdiri sejak 2006 hingga saat ini, pemilik UMKM masih mencatatkan laporan keuangannya masih dengan teknik manual. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk merancang sistem pencatatan laporan keuangan dalam kegiatan sehari-harinya dengan menggunakan aplikasi Microsoft Access. Dengan hasil kegiatan pengabdian yang dijalankan bahwa seluruh progress berjalan dengan baik dan lancar, yang dimana penulis dapat merancang sebuah sistem pencatatan yang sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh pemilik UMKM
SOCIALIZATION OF PHASE B FITNESS TEST MEASUREMENTS FOR INDONESIAN STUDENTS AT UPT SPF SD NEGERI PANNARA MAKASSAR
This outreach activity aims to introduce the Phase B Indonesian Student Fitness Test (TKSI) which has not been carried out much for elementary school students. The subjects of this activity were students in grades 3 and 4 of UPT SPF at Pannara State Elementary School, Makassar, totaling 26 children. The test in TKSI Phase B includes 5 test items, namely the V Sit and Reach Test, Half Up Test, Hand-Eye Coordination Test, T-Test, and Around The World Test. The results of this socialization were 2 or 7.7% of students in the very good category, in the good category there were 23 or 88.5% of students and in the medium category only 1 student or 3.8%. So it can be categorized that the physical fitness level of students in grades three and four of UPT SPF SD Negeri Pannara Makassar is in the good category
PEMBERDAYAAN PKK TEMPEK KANGIN DALAM PENGOLAHAN KACANG LOKAL GUNA MENINGKATKAN PRODUKSI DI DESA BUKIT KABUPATEN KARANGASEM
Mitra dalam pengabdian saat ini adalah kelompok PKK Tempet Kangin yang beranggotakan 12 orang. Kelompok PKK ini bergerak dalam bidang sosial dan kegiatan eknomi. Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh kelompok ini adalah memproduksi kacang bali (kacang kapri dan kacang mentik) dengan produksi sebanyak 40 kg sebulan. Hal ini dilakukan karena peralatan yang digunakan terbatas. Kacang yang diproduksi dijual dengan kemasan sekala besar dengan rasa original karena hasil produksi diambil langsung oleh pengepul. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu keterbatasan alat produksi dan pengemasan, pengemasan dalam skala besar, produk yang dihasilkan hanya satu jenis varian dan satu jenis kemasan dan proses pemasaran produk terbatas karena langsung dijual ke pengepul. Pemecahan masalah yang diberikan yaitu dengan memberikan sumbangan alat – alat produksi dan beberapa pelatihan. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan 3 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap monitoring. Hasil pengabdian yang diperoleh yaitu adanya peningkatan kapasistas produksi, adanya berbagai kemasan, rasa dan varian produk yang siap dipasarkan melalui pemasaran digital. Kegiatan evaluasi dan monitoring yang sudah dilakukan dalam kegiaatan pengabdian ini memperoleh hasil bahwa pelaksanaan kegiatan pengabdian pada mitra telah terlaksanakan sesuai dengan perencanaan serta target kegiatan yang ditetapkan
PENERAPAN BUDAYA 5R DI IKM LOGAM BINAAN UPT LOGAM YOGYAKARTA
Budaya 5R di Industri Kedirgantaraan merupakan budaya yang dijalankan setiap hari, hal ini dikarenakan Industri Penerbangan mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja bagi seluruh Stakeholder Perusahaan. Budaya 5R ini perlu diadaptasi untuk dilaksanakan di Industri Kecil Menengah (IKM) Logam. Permasalahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor informal seperti Industri Kecil Menengah (IKM) logam umumnya belum terakses dengan baik, hal tersebut dapat menghambat pelaksanaan K3 Lingkungan Kerja. Faktor utama penyebab kurangnya pemahaman terhadap persoalan K3 tersebut adalah karena kurangnya informasi yang cukup jika dibandingkan dengan industri sejenis di sektor formal yang secara institusional lebih jelas dibentuk secara formal, ada perjanjiaan ketenagakerjaan, dan program K3 sudah terkonsep dan teraplikasi dengan baik. Salah satu upaya untuk menjamin dan melindungi K3 tenaga kerja melalui pengendalian lingkungan kerja dan higiene sanitasi di tempat kerja adalah dengan pendekatan yang lebih sederhana dengan menggunakan konsep 5
PERSEPSI SISWA TERHADAP PENGGUNAAN MODUL DIGITAL BAHASA INDONESIA BERBASIS GENDER DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah harus selalu beradaptasi dengan teknologi informasi di era revolusi industri. Modul digital merupakan modifikasi dari modul konvensional dengan memadukan pemanfaatan teknologi informasi, sehingga modul yang ada dapat lebih menarik dan interkatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap modul digital berbasis gender sebagai suplemen pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul digital berbasis gender mendapatkan respon positif dari siswa dan guru. Modul digital berbasis gender ini diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan siswa dalam belajar yang responsive gender. Implikasi penelitian ini adalah guru selalu beradaftsi dengan teknologi informasi untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif di kela
PENGARUH METODE ACUPRESURE UNTUK MEREDAKAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I
Mual dan muntah biasanya terjadi pada pagi hari, namun ada pula yang dapat terjadi kapan saja dan pada malam hari dan merupakan akibat dari perubahan sistem endokrin yang terjadi selama kehamilan, terutama peningkatan nafsu makan, peningkatan hormon hCG selama kehamilan. Data di Indonesia menunjukkan bahwa 50-80% ibu hamil mengalami mual dan muntah, dan sekitar 5% ibu hamil memerlukan pengobatan untuk rehidrasi dan memperbaiki ketidakseimbangan elektrolit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh akupresur untuk meredakan mual muntah pada ibu hamil trimester I di TPMB Bidan Lina Rosliana, S.Keb Tahun 2023. Jenis Model penelitian adalah penelitian kuantitatif. dengan metode desain eksperimen, desain one group pretest-posttest only design. Sampel penelitian ini berjumlah 20 orang dengan menggunakan purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah selisih dua uji mean (uji-t), khususnya uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akupresur berpengaruh terhadap intensitas mual dan muntah pada ibu hamil trimester I. dengan nilai p 0,000 (p <0,05). Bidan dapat menerapkan intervensi akupresur pada ibu hamil sebagai terapi komplementer untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil dan memberikan pendidikan kesehatan atau promosi kesehatan yang mungkin diberikan pada ibu hamil untuk mengurangi keluhan mual muntah pada ibu hamil. tiga bulan pertama kehamila
SOSIALISASI PENERAPAN PEMBUKUAN SEDERHANA BERBASIS AKUNTANSI PADA TOKO SEMBAKO IBU ROHAYA DESA IBUL BESAR 1
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sedang mengalami kebangkitan dan menjadi salah satu program pemerintah yang diatur dalam UU Cipta Kerja Nomor 20 Tahun 2008. Desa Ibul Besar 1 di Sumatera Selatan adalah salah satu desa di mana mayoritas penduduknya merupakan pelaku UMKM, termasuk Ibu Rohayah yang menjalankan Toko Sembako di rumahnya. Namun, di balik maraknya kegiatan UMKM, terdapat keterbatasan pengetahuan dan wawasan manajerial dalam penyusunan laporan keuangan yang dihadapi oleh pemilik toko kelontong. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi dan pelatihan singkat tentang penyusunan laporan keuangan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya pencatatan keuangan yang baik serta memahami bagaimana penerapan akuntansi dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha mikro melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dan wawancara dengan pelaku UMKM, khususnya pada usaha toko sembako milik Ibu Rohayah. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya pencatatan keuangan yang baik serta memahami bagaimana penerapan akuntansi dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha bagi pelaku UMKM. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi dan pelatihan tentang penerapan pembukuan sederhana berbasis akuntansi dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan keuangan pelaku UMKM. Selain itu, hasil penerapannya menunjukkan bahwa pembukuan sederhana berbasis akuntansi memberikan pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang arus kas, stok barang, dan profitabilita
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA INFOGRAFIS UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN JATIBARANG, INDRAMAYU, JAWA BARAT
Krisis pembelajaran dan ketidakoptimalan (learning loss) akibat pandemi Covid-19 memerlukan pemulihan melalui Kurikulum Merdeka, yang telah menjadi kurikulum wajib sejak 2024. Kurikulum ini memberikan fleksibilitas kepada guru untuk merancang pembelajaran sesuai karakteristik peserta didik. Guru perlu memiliki kompetensi digital, yang meliputi pemanfaatan teknologi informasi untuk pembelajaran dan pengembangan diri. Upaya peningkatan kompetensi digital Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Jatibarang dilakukan melalui pelatihan membuat infografis menggunakan Canva dengan tujuh tahap pemberdayaan masyarakat. Pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan menarik, dengan hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang sangat tinggi. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif di masa depan
MEMPERKENALKAN HAK DAN KEWAJIBAN ANAK MELALUI PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIO VISUAL
Dengan adanya perubahan zaman membuat kegiatan di sekolah mengalami perubahan yang dari kebiasaan awal seperti mengajar hanya dengan melakukan metode ceramah atau membaca buku sekarang kita bisa menampilkan audio visual di dalam kelas. Oleh karena itu pengabdian ini di lakukan di Sekolah Dasar Inpres Ende 7. Jika selama ini di sekolah dasar tesebut kegiatan pembelajaran di lakukan dengan metode ceramah saja maka kami melakukan program Kreativitas mahasiswa (PKM) dengan memanfaatkan media pembelajaran yakni media yang kami lakukan adalah media yang berbasis audio visual. Program kreativitas mahasiswa (PKM) ini berfokus kepada pserta didik kelas IV Sekolah Dasar Inpres Ende 7. Dengan menerapkan media pembelajaran berbasis audio visual membuat peserta didik lebih semangat dalam menyimak video yang di tayangkan dan dan lebih cepat memahami materi yang di paparkan. Dalam melakukan pkm ini mahasiswa menggunakan metode ceramah, Tanya jawab, dan diskusi kelompok. Dengan menggunakan berbagai metode dalam menerapkan materi peserta didik lebih aktif ketimbang guru. Setelah melakukan pkm ini mahasiswa menyimpulkan hasil bahwa minat, semangat , dan keaktifan peserta didik dalam mengikuti pelajaran lebih tinggi atau lebih baik dari sebelumnya dan peserta didik memilih rasa ingin tahu yang tinggi dari video yang di tampilkan atau yang di tayangka