OJS Bajang Institute
Not a member yet
4234 research outputs found
Sort by
PENINGKATAN PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP LAYANAN ADVOKASI OLEH ORGANISASI BANTUAN HUKUM BAGI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI
Sepanjang Januari hingga Juli 2021, kasus kekerasan terhadap perempuan sebanyak 2.500 kasus. Jumlah tersebut melampaui jumlah kasus pada 2020 sebanyak 2.400 kasus. Survei yang dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikud Ristek) pada tahun 2019 juga menunjukan hal sama. Survei tersebut menyebutkan bahwa kampus menempati urutan ketiga lokasi terjadinya tindak kekerasan seksual (15%), setelah jalanan (33%) dan transportasi umum (19%). Pada 2020, survei yang dilakukan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendibud Ristek menunjukkan sekitar 77 persen dosen mengaku ada kekerasan seksual di kampus. Sebanyak 63 persen korbannya tidak melaporkan kasusnya pada pihak pengelola universitas. Kebanyakan korban kekerasan seksual adalah perempuan. Dari hal tersebut itu dibutuhkan transformasi pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat dalam hal ini mahasiswa tentang Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). Solusi yang ingin ditawarkan dari PKM ini ialah suatu program penyuluhan hukum untuk meningkatkan Pemahaman Mahasiswa Terhadap Layanan Advokasi Oleh Organisasi Bantuan Hukum Bagi Korban Kekerasan Seksual Di Lingkungan Perguruan Tinggi. Adapun luaran wajib yang hendak dicapai dalam kegiatan PKM ini adalah terlaksananya kegiatan penyuluhan hukum dan hasil dari kegiatan tersebut terpublikasi melalui pemberitaan media (cetak/elektronik)
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT EDUKASI BAHAYA MEROKOK DI DALAM RUMAH UNTUK MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN KELUARGA DI DESA REPAK SARI
Perilaku merokok merupakan permasalahan kesehatan yang masih tinggi. Berdasarkan data Riskesdes 2018 Indonesia menyumbang peringkat ketiga dengan jumlah perokok terbanyak di dunia, presentase perokok umur 15 tahun keatas yaitu sebanyak 33,8%. Hasil dari rapid survey di desa Repak Sari menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang merokok di dalam rumah sebesar 74,3%, kesadaran untuk tidak merokok di dalam rumah masih tergolong rendah. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan edukasi bahayanya merokok di dalam rumah yang di lanjutkan dengan demontrasi agar masyarakat untuk stop merokok di dalam rumah. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa masyarakat antusias dalam kegiatan ini. Hasil dari pengabdian ini masyarakat sudah terdapat peningkatan pengetahuan tentang bahaya merokok didalam rumah sehngga dapat meningkatkan derajat kesehatan keluarga. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya mengedukasi masyarakat tentang bahaya merokok dan menjadikan masyarakat berperilaku lebih baik dengan berhenti meroko
EDUKASI MOBILE OPERATING SYSTEM ANDROID DAN IOS UNTUK WAWASAN SISWA SMK YPI DARUSSALAM 1 CERME GRESIK
Sistem operasi adalah landasan bagi program aplikasi dan berfungsi sebagai penghubung pengguna komputer dan perangkat keras komputer. Perangkat seluler dirancang menggunakan sistem operasi yang tidak sama dengan komputer desktop dan laptop. Hal ini dapat dilihat pada Apple iOS dan Google Android. Hampir sebagian siswa SMK YPI Darussalam 1 Cerme Gresik belum paham seperti apa perkembangan android dan ios dari masa kemasa serta macam-macamnya, meskipun smartphone sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjelaskan kepada siswa pengetahuan tentang android dan ios serta macam-macamnya agar menambah wawasan bahwa perkembangan teknologi komunikasi berkembang sangat pesat mulai model hingga fungsi smartphone. Hasil kegiatan pada siswa berdasarkan observasi lapangan, pada saat narasumber menjelaskan materi, para siswa sangatlah antusias dengan banyaknya mengajukan pertanyaan. Tingkat keberhasilan 76,92% dapat dilihat dari 39 siswa yang mengikusi 30 siswa mendapatkan nilai bagus. Harapan kami para siswa mampu memahami perkembangan Android dan iOS, serta dapat memanfaatkan dengan baik
PEMANFAATAN DIGITAL BRANDING DALAM UPAYA PENINGKATAN PEMASARAN UMKM (STUDI KASUS PALEMBANG HARUM)
Dalam era digital saat ini, pemanfaatan digital branding telah menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan pemasaran bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan digital branding dapat meningkatkan kinerja pemasaran UMKM, dengan studi kasus pada Palembang Harum, sebuah produk lokal khas Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital branding yang diterapkan secara strategis mampu meningkatkan visibilitas produk, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat hubungan dengan konsumen. Selain itu, artikel ini juga mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh UMKM dalam mengimplementasikan digital branding serta memberikan rekomendasi untuk mengoptimalkan pemanfaatannya
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL KARYAWAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA CV. MAKMUR ABADI
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kecerdasan emosional karyawan memengaruhi kepuasan pelanggan pada CV. Makmur Abadi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Sampel yang diambil sebanyak 34 responden menggunakan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden dan melakukan studi literatur terkait. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana. Analisis ini meliputi uji parsial (uji t) dan uji koefisien determinasi (R). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (6,051 > 1,66216), dan nilai signifikansi kurang dari 0,05 (0,001 < 0,05). Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel independen kecerdasan emosional (X) terhadap variabel dependen kepuasan pelanggan (Y) pada CV. Makmur Abadi. Dengan kata lain, kecerdasan emosional karyawan memiliki dampak yang signifikan terhadap tingkat kepuasan pelanggan di perusahaan tersebu
PENGEMBANGAN DESTINASI PARIWISATA PANTAI WATU PECAK SEBAGAI PARIWISATA BERKELANJUTAN DI KABUPATEN LUMAJANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wisata dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan Pantai Watu Pecak sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan. Ini meliputi potensi alam, budaya, dan sosial ekonomi, serta hambatan-hambatan yang perlu diatasi. Metodologi penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif, dengan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan diskusi kelompok, metode kualitatif digunakan untuk mendapatkan wawasan mendalam tentang persepsi, pandangan, dan pengalaman dari berbagai pemangku kepentingan terkait dengan pariwisata Pantai Watu Pecak. Ini membantu dalam memahami konteks lokal, budaya, dan dinamika sosial yang mempengaruhi pengembangan pariwisata berkelanjutan. Hasil penelitian ini pertumbuhan pariwisata berkontribusi positif terhadap lingkungan, ekonomi, dan masyarakat setempat, sambil mempertahankan keberlanjutan sumber daya alam dan budaya. Dengan adanya implementasi dari penelitian ini diharapkan Pantai Watu Pecak dapat berkembang menjadi destinasi pariwisata yang menarik dan berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal sambil menjaga keberlanjutan lingkungan dan budaya
EVALUATION OF STORAGE LENGTH ON THE NUTRIENT QUALITY OF WIN PROB FERMENTED WOODS (OTW_PRO) IN LIQUID FORM
The aim of this research is to find out how long the best storage time for the fermentation process is on the quality of Win Prob (otw_pro) fermented onggok nutrients in liquid form. The hypothesis of this research is to find out how long the best storage time for the fermentation process is on the quality of Win Prob (otw_pro) fermented onggok nutrients in liquid form. The materials used in the research were onggok, Win Prob and molasses. Materials for chemical feed nutrition tests are H2SO4, NaOH, acetone, boric acid HCl and methyl red indicator. The tools used are plastic jars, buckets, knives and scales. The tools used in nutritional chemistry tests are calorie meter bombs, thermometers, digestion tools, distillation tools, titration tools, and shoxlet tools. The research method used in the research was a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 4 replications. The treatments given were as follows: FP0: storage time 0 days (control), FP1: storage time 1 week, FP2: storage time 2 weeks, FP3: storage time 3 weeks and FP4: storage time 4 weeks. The parameters observed include analysis of the nutritional content of crude protein, crude fiber and gross energy. Proximate testing is carried out in the laboratory. The conclusion of this research is that onggok fermented with Win Prob probiotics in liquid form with a storage period of 4 weeks is the best treatment which can increase crude protein, gross energy and reduce crude fibe
EVALUASI MANAJEMEN CENTRAL STERILLE SUPPLY DEPARTEMENT DI RUMAH SAKIT
Background : In the era of globalization and decentralization, hospitals must be ready to face challenges and changes. The number of nosocomial infections continues to increase, reaching around 9% (variation 3-21%) or >1.4 million inpatients in hospitals throughout the world. How to minimize the risk The occurrence of infections in hospitals and other health service facilities requires Infection Prevention and Control (PPI) to be implemented, namely activities that include planning, implementation, coaching, education and training, as well as monitoring and. CSSD management in hospitals which includes planning, organizing, implementing, monitoring and evaluating CSSD management is really needed by a hospital because without management achieving its goals will be more difficult. The problems in the CSSD Unit are the lack of human resources and inadequate CSSD facilities. Methods : Research uses a qualitative descriptive type. Data collection uses interview techniques and observation. Where the subjects were taken as many as 3 people. Results : The results of the research show that the planning and organization of the CSSD has been well planned, the implementation of the CSSD has gone well and is in accordance with the CSSD guidelines issued by the Ministry of Health, however there are still duplicate jobs. supervision has gone well, and evaluation has gone well in accordance with evaluation theory. Conclusion : the planning and organization of CSSD has been well planned in accordance with planning theory, and the organization refers to the organizational structure issued by the Ministry of Health. The implementation of CSSD has been going well and in accordance with the CSSD guidelines issued by the Ministry of Health, however there is still work overlap. Supervision and evaluation have been running well according to the Formative and Summative evaluation type
ANALISIS PENGUKURAN VOLUME TIMBUNAN STOCKWASH MENGGUNAKAN METODE FOTOGRAMETRI DAN TERESTRIS PADA PENAMBANGAN BAUKSIT
Pengukuran volume timbunan stockwash pada penambangan bauksit merupakan aspek yang penting untuk efisiensi proses penambangan. Optimalisasi ruang penyimpanan stockwash dan pemanfaatannya menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Penelitian ini dikembangkan untuk menganalisis pengukuran volume timbunan stockwash menggunakan metode fotogrametri dan terestris pada penambangan bauksit di Daerah Tayan, Kalimantan Barat, Indonesia. Metode fotogrametri melibatkan pengambilan gambar dari udara dan pengolahan datanya menggunakan perangkat lunak khusus untuk menghasilkan model 3D dari timbunan stockwash menggunakan drone dengan tipe Aerial DJI Mavic 2 pro. Sementara, metode terestris melibatkan pengukuran langsung menggunakan alat total station untuk menghitung volume timbunan. Penelitian ini membandingkan hasil pengukuran volume timbunan dan menganalisis akurasi, efisiensi, serta kelebihan dan kekurangan dari kedua metode tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengukuran fotogrametri menggunakan drone menghasilkan volume timbunan sebesar 14.524,50 m3 dengan tonase sebesar 24.546,40 ton. Pengukuran terestris menggunakan total station menghasilkan volume timbunan sebesar 14.307,45 m3 dengan tonase sebesar 24.179,59 ton dengan deviasi volume timbunan sebesar 1,5%. Berdasarkan analisis hasil volume timbunan dan biaya yang dikeluarkan, metode pengukuran dengan menggunakan fotogrametri terbukti lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan metode pengukuran terestris, terutama untuk timbunan dengan area yang luas dan lokasi yang sulit dijangkau
KARAKTERISTIK WISATAWAN YANG BERKUNJUNG KE DESA WISATA BONJERUK
Desa Wisata Bonjeruk tidak hanya di dominasi oleh wisatawan manca negara dari Eropa dan Australia, tetapi juga wisataan dari asia timur, khususnya wisatawan Korea selatan, china, dan jepang serta perlu di ketahui tiga negara tersebut sangat mencintai budayanya yang sulit untuk menerima budaya luar. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kondisi Aktual wisatawan yang berkunjung ke Wisata Bonjeruk dan untuk menganalisa apa saja Karakteristik Wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Bonjeruk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah Wawancara (terstruktur, Wawancara semi terstruktur, Wawancara tidak terstruktur), Dokumentasi. Teknik Analisis Data meliputi: Data collection, Data reduction, Display data, Verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah Karaktristik wisatawan domestik dibedakan menjadi 5 yaitu, a) berdasarkan jenis kelamin,b) umur, c) pekerjaan, d) tingkat pendidikan dan e) intensitas kunjungan wisatawan domestik. Sedangkan respon wisatawan domestik diantaranya adalah tentang lingkungan di objek wisata, keadaan jalan, Atraksi yang disuguhkan, budaya, aksesbilitas menuju ke objek wisata, fasilitas umum di objek wisata, pemandangan di objek wisata dan keamanan di objek wisata. Kendala wisatawan berdasarkan respon wisatawan domestik terhadap Desa Wisata Bonjeruk , diantaranya adalah Lokasi parkir, aksesbilitas menuju ke objek Desa Wisata Bonjeruk dan keamanan. Kendala tersebut perlu peran aktif Pemerintah beserta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lombok Tenga