OJS Bajang Institute
Not a member yet
4234 research outputs found
Sort by
MOTIVASI KERJA TENAGA KESEHATAN TERHADAP KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT: META-ANALISIS
Pelayanan kesehatan yang optimal akan menghasilkan pelayanan yang berkualitas. Kualitas pelayanan kesehatan ditentukan dalam beberapa indikator utama, salah satunya adalah kinerja pelayanan. Kinerja pelayanan kesehatan mencakup efektivitas, efisiensi, dan kualitas pelayanan. Kinerja pelayanan kesehatan yang baik akan berpengaruh terhadap keberhasilan terapi medis yang diberikan oleh tenaga kesehatan serta dapat menunjang kualitas hidup pasien, sehingga tenaga kesehatan perlu memperhatikan kinerja pelayanan yang akan diberikan terhadap pasien. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan kinerja pelayanan adalah motivasi kerja. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini penting dilakukan untuk mengintegrasikan temuan yang ada dalam studi primer melalui meta-analisis. Meta-analisis yakni menggabungkan hasil dari berbagai studi yang relevan, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang motivasi kerja tenaga kesehatan terhadap kinerja pelayanan di rumah sakit. Penelitian meta-analisis ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi kerja tenaga kesehatan terhadap kinerja pelayanan di rumah sakit. Artikel yang digunakan berjumlah 7 artikel untuk dilakukan meta-analisis dengan menggunakan model akronim PICO. Population: tenaga kesehatan; Intervention: motivasi kerja tinggi; Comparison: motivasi kerja rendah; Outcome: kinerja pelayanan. Hasilnya tenaga kesehatan yang memiliki motivasi kerja tinggi akan meningkatkan kinerja pelayanan sebesar 1,56 kali lipat dibandingkan dengan tenaga kesehatan yang memiliki motivasi kerja rendah (aOR= 1,56; 95% CI 1,00 hingga 2,44; p<0.001)
ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI SUMBERAGUNG JETIS BANTUL
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia dilaksanakan berdasarkan peraturan Undang-Undang. Salah satu program dalam UU No 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) adalah JKN. Pelaksanaan JKN diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap program JKN di Sumberagung Jetis Bantul. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif melalui pendekatan fenomenologi serta kuesioner, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap Program JKN di Sumberagung Jetis Bantul dengan kriteria (ya) sejumlah 25 responden, (tidak) sejumlah 5 responden. Program JKN memudahkan mendapatkan pelayanan kesehatan dengan kriteria (ya) sejumlah 25 responden, (tidak) sejumlah 5 responden. Kemudahan akses pelayanan kesehatan ketika menggunakan JKN dengan kriteria (ya) sejumlah 23 responden, (sedang) sejumlah 2 responden, (tidak) sejumlah 5 responden. Kepuasan masyarakat terhadap program JKN dengan kriteria (ya) sejumlah 22 responden, (sedang) sejumlah 6 responden, (tidak) sejumlah 2 responden. Persepsi masyarakat di Sumberagung Jetis Bantul yang memiliki JKN telah mendapatkan kemudahan dalam memperoleh pelayanan kesehatan sehingga program ini dapat dikatakan telah mencakup jaminan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut. Peran serta aktif dari petugas kesehatan sangat dibutuhkan untuk mendukung terlaksananya program JKN sehingga dapat dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkala agar programnya tetap berjalan dengan baik
KEBUTUHAN AIR BERSIH YANG ADA DI SPAM KARANG JAYA KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA
Kebutuhan air bersih di wilayah SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Karang Jaya diperkirakan akan mengalami peningkatan yang signifikan dalam periode 2023-2033, seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, urbanisasi, serta perubahan pola konsumsi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proyeksi kebutuhan air bersih di SPAM Karang Jaya dalam dekade mendatang, serta mengevaluasi kesiapan infrastruktur dan sumber daya air yang ada untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan memanfaatkan data demografis, konsumsi air per kapita, serta kapasitas penyediaan air dari sistem SPAM yang ada. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih di Karang Jaya akan meningkat secara signifikan, dengan proyeksi kenaikan sekitar 5-7% per tahun. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengembangan kapasitas sumber daya air dan peningkatan efisiensi distribusi untuk mengantisipasi kekurangan pasokan air, serta implementasi teknologi ramah lingkungan dalam pengelolaan air. Penelitian ini juga merekomendasikan pentingnya perencanaan jangka panjang yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan keberlanjutan pasokan air bersih di wilayah Karang Jaya
REKONSTRUKSI KEWENANGAN DEWAN PERWAKILAN DAERAH DALAM SISTEM PARLEMEN BIKAMERAL DI INDONESIA
DPD sebagai representasi kepentingan daerah keberadaannya sangat signifikan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Kedudukan DPD diakomodir dalam UUD NRI Tahun 1945. Dalam perkembanganya kewenangan DPD sebagaimana diatur dalam Pasal 22D UUD NRI Tahun 1945 menunjukkan bahwa peran DPD terbatas sebagai co-legislator dari DPR. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teori pembagian kekuasaan negara dan teori kewenangan.Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan yuridis normatif. Dari sekian banyak pendekatan dalam penelitian hukum, penulis memilih untuk menggunakan pendekatan undang-undang (statute approach), pendekatan komparatif (comparative approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Selain itu, penelitian ini dilakukan dengan mengkaji bahan pustaka atau data sekunder, yang meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tertier. Data tersebut dikumpulkan melalui penelitian kepustakaan (library research) dan hasilnya dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif.Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa kedudukan DPD dalam sistem parlemen bikameral di Indonesia diatur dalam UUD NRI Tahun 1945, khususnya Pasal 22C dan 22D, yang menegaskan perannya sebagai perwakilan daerah dengan kewenangan terbatas dalam legislasi dan pengawasan. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 jo. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2019 mengatur sembilan kewenangan DPD, yang kemudian diuraikan menjadi sebelas kewenangan dalam Peraturan DPD Nomor 2 Tahun 2024. Namun, DPD masih menghadapi kendala dalam menjalankan fungsinya sebagai kamar kedua dalam sistem legislatif, terutama karena keterbatasan kewenangan yang diberikan oleh konstitusi, sehingga perannya lebih bersifat sebagai dewan pertimbangan DPR. Selain itu, rekonstruksi kewenangan DPD dalam sistem parlemen bikameral di Indonesia perlu dilakukan dengan memberikan kewenangan yang seimbang dengan DPR, khususnya dalam legislasi, pengawasan, dan anggaran. Ketimpangan yang terjadi akibat sistem bikameral asimetris, di mana DPR memiliki kewenangan lebih dominan, membuat mekanisme checks and balances kurang efektif, terutama dalam pengawasan kebijakan yang berdampak pada daerah. Oleh karena itu, penguatan DPD melalui keseimbangan kewenangan menjadi langkah penting untuk meningkatkan efektivitas sistem parlemen bikameral di Indonesia
LANGUAGE TRENDS ACROSS SOCIAL MEDIA
This research uses a qualitative descriptive approach to analyze the phenomenon of hybrid language and textism in YouTube comments. Hybrid language in digital communications includes code-mixing and code-switching, but only code-mixing is found in YouTube comments. Of the various types of code-mixing, the most dominant form is word insertion, namely inserting words from another language into the main sentence. This shows that users prefer mixing languages in the form of single words because it is more concise and efficient in fast and informal digital interactions. Meanwhile, textism is a form of deviation from standard spelling or grammar that is often used to speed up digital communication. In the textism category, acronyms are the most dominant form, used to save time and adapt to digital language trends. These findings indicate that in communication on social media platforms such as YouTube, efficiency and ease in conveying messages are the main factors in choosing the form of language used
ANALISIS FENOMENA HIKIKOMORI DALAM DORAMA KAZOKU GAME
This research is a cultural study that explores the causes and solutions for the issue of hikikomori as depicted in the drama Kazoku Gēmu. The aim of this study is to describe the causes and solutions for dealing with hikikomori issues. The method and technique used in this research are descriptive analysis with observation techniques. This study employs Freud's theories of anxiety and ego defense mechanisms. The findings indicate that the most common cause identified is neurotic anxiety, which includes the family’s lack of genuine concern, betrayal by friends, comparison to siblings, feelings of being unwanted, and lack of communication within the family. Additionally, five types of ego defense mechanisms are found in the drama: projection, reaction formation, displacement, rationalization, and compensation. As a solution to hikikomori issues, compensation is predominantly observed in forms such as resisting oppression, not avoiding problems, diligent studying, seeking satisfaction, and establishing communication with the family. In conclusion, the primary cause of hikikomori phenomena in Kazoku Gēmu is largely attributed to family-related issues. Therefore, hikikomori problems can be addressed within the family environment
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BOKASHI (PUPUK ORGANIK PADAT) BAGI MASYARAKAT LEMBANG POTON, KECAMATAN BONGGAKARADENG, KABUPATEN TANA TORAJA
Pendampingan Pembuatan Bokashi (Pupuk Oganik Padat) di Lembang Poton, Kecamatan Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja. Defenisi Bokashi adalah sebua metode pengomposan yang dapat menggunakan starter oerobik maupun anaerobik untuk mengkomposkan bahan organik, yang biasanya berupa campuran molasses, air, starter mikro-organisme dan sekam padi. Pendampingan Pembuatan Bokashi (Pupuk Organik Padat) dilakukan dengan mengadakan sosialisasi ke masyarakat mengenai cara pembuatan, cara pengaplikasian dan manfaat Bokashi (Pupuk Organik Padat). Di Lembang Poton mayoritas rutinitas atau pekerjaan masyarakatnya adalah Petani, Sebagian besar masyarakat juga membentuk kelompok Dasa Wisma akan tetapi Sebagian besar masyarakat masih menggunakan Pupuk AN- Organik untuk meningkatkan produksi hasil pertanian. Adapun salah satu tema KKN-T UKI Toraja tahun 2023 adalah Pendampingan Pembuatan Bokashi (Pupuk Organik Padat). Melalui program kerja ini diharapkan mampu menambah pengetahuan masyarakat mengenai Penggunaan Bokashi dari bahan oganik dan juga dapat mengurangi penggunaan Pupuk An-organik di Lembang Poton, Kecamatan Bonggakaraden
IMPLEMENTASI KOLABORASI BUDIKDAMBER DAN HIDROPONIK GUNA MENJAGA KESTABILAN KETAHANAN PANGAN PADA MASYARAKAT DI DESA KEMANTREN KECAMATAN TULANGAN KABUPATEN SIDOARJO JAWA TIMUR
Ketahanan pangan merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh masyarakat. Keterbatasan lahan pertanian, sumberdaya air dan perubahan iklim, membutuhkan inovasi untuk menjaga kestabilan produksi pangan lokal. Implementasi ini bertujuan untuk menjaga kestabilan ketahanan pangan Desa Kemantren melalui kolaborasi budikdamber dan hidroponik. Budikdamber memungkinkan pemeliharaan ikan di dalam wadah tertutup yang juga dapat mendukung pertumbuhan tanaman air, sementara hidroponik memungkinkan tanaman tanpa tanah dengan efisiensi air yang tinggi. Kolaborasi kedua sistem ini mampu meningkatkan produksi pangan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan lahan dan air secara optimal. Implementasi kolaborasi budikdamber dan hidroponik di Desa Kemantren berhasil meningkatkan produksi sayur dan ikan lele secara signifikan, sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar. Melalui implementasi ini dapat disimpulkan bahwa kolaborasi budikdamber dan hidroponik tidak hanya berkontribusi terhadap ketahanan pangan, akan tetapi berdampak juga pada kesejahteraan sosial masyarakat
SOSIALISASI PELUANG BISNIS DIGITAL DI TENGAH PERLAMBATAN EKONOMI DAN STRATEGI PEMASARAN BISNIS DIGITAL
Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi peluang bisnis digital di tengah perlambatan ekonomi dan strategi pemasaran bisnis digital bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Indonesia. Metode kegiatan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dimulai dari tahap sosialisasi peluang bisnis digital bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Indonesia di tengah perlambatan ekonomi, setelah itu masuk ke tahap strategi pemasaran bisnis digital yang berisikan tahap pembuatan akun pemasaran bisnis digital, tahap postingan di akun pemasaran bisnis digital, tahap pemantauan, dan tahap evaluasi. Peluang bisnis digital bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Indonesia di tengah perlambatan ekonomi adalah dengan memaksimalkan e-commerce yang bertujuan meningkatkan pendapatan, keuntungan, dan kepuasan pelanggan. Strategi pemasaran bisnis digital melalui tahap pembuatan akun pemasaran bisnis digital, tahap postingan di akun pemasaran bisnis digital, tahap pemantauan, dan tahap evaluas
PELATIHAN STRATEGI PEMASARAN DIGITAL DI MEDIA SOSIAL TIKTOK UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN DAN MEMPERLUAS PANGSA PASAR
Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan strategi pemasaran digital di media sosial TikTok untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pangsa pasar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Indonesia. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah dan metode tanya jawab. Strategi pemasaran digital di media sosial TikTok untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pangsa pasar adalah penggunaan hashtag yang tepat untuk brand, menyediakan konten video yang menarik perhatian atau sedang tren, serta rutin melakukan posting video di TikTok.