OJS Bajang Institute
Not a member yet
4234 research outputs found
Sort by
THE RELATIONSHIP BETWEEN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY AND FINANCIAL PERFORMANCE: A MODERATE ROLE OF FINANCIAL TECHNOLOGY
This research aims to explain the relationship between company’s financial performance and corporate social responsibility in the development of financial technology. The method in this research is using a qualitative approach with a literature review method where the data is obtained from relevant secondary data such as trusted journal articles. The results of this research illustrate that financial technology helps company to carry out their social responsibilities, especially in the current digital economic era. Social responsibility that runs well will also improve the performance of the company itself. Although this research is only limited to relevant journal articles, it does not rule out the possibility of collecting other data to support this research. To sum up, integrating corporate social responsibility and financial technology not only has a big impact on society but also improves company’s financial performance
PENGALAMAN HOSPITALISASI PADA ANAK YANG DIRAWAT DI RSB DRS. TITUS ULLY KOTA KUPANG
Hospitalisasi merupakan suatu proses karena alasan yang berencana atau darurat mengharuskan anak untuk tinggal di rumah sakit, menjalani terapi dan perawatan sampai pemulangannya kembali ke rumah. Saat hospitalisasi akan muncul berbagai perasaan pada anak seperti marah, sedih, takut, merasa bersalah, dan cemas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman hospitalisasi pada anak yang dirawat di RS Bhayangkara Drs. Titus Ully Kota Kupang. Menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, penelitian ini berfokus pada pemahaman mendalam mengenai dampak hospitalisasi terhadap kehidupan anak. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 6 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hospitalisasi memberikan dampak signifikan pada anak, termasuk terpisahnya mereka dari anggota keluarga, teman bermain, aktivitas rutin, serta terganggunya pencapaian prestasi sekolah. Temuan ini memberikan wawasan penting mengenai kebutuhan anak selama perawatan di rumah sakit, sehingga diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan program perawatan yang lebih holistik dan ramah anak
ANALISIS DAMPAK EKONOMI DAN SOSIAL BOIKOT PRODUK PRO-ISRAEL DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DI INDONESIA
Pemboikotan produk yang mendukung Israel telah menjadi isu hangat yang banyak dibahas di media sosial, baik di Indonesia maupun secara global. Aksi boikot ini semakin meluas di kalangan masyarakat Indonesia, bertujuan untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina, khususnya umat Islam yang mengalami penindasan. Boikot ini melibatkan penolakan untuk bekerja sama dalam bisnis atau kegiatan lain yang terkait. Dari sisi dampak, aksi boikot produk pro-Israel dapat memengaruhi perdagangan, di mana perusahaan-perusahaan yang terkait Israel mungkin kehilangan pasar di Indonesia, yang bisa merugikan hubungan perdagangan yang saling menguntungkan dan berdampak pada diplomasi internasional. Dampak lain mencakup risiko pengurangan tenaga kerja di sektor terkait, yang dapat menyebabkan kehilangan pekerjaan atau penurunan pendapatan bagi karyawan. Oleh karena itu, diperlukan langkah alternatif untuk menanggulangi potensi penurunan ekonomi dan meraih manfaat positif bagi Indonesia. Selain itu, boikot produk pro-Israel membuka peluang bagi produk lokal sebagai pengganti produk internasional yang bersaing, sekaligus menjadi bentuk dukungan moral bagi perjuangan Palestin
PERBANDINGAN PEMBERIAN JUS WORTEL DAN KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI PMB H KABUPATEN GARUT TAHUN 2024
Latar Belakang: Menurut WHO tahun 2021, angka kejadian dismenore cukup tinggi di seluruh dunia. Rata-rata insidensi terjadinya dismenore pada wanita muda antara 16,8-81% dan di Indonesia sebesar 64,25%. Kabupaten Garut pada tahun 2022 tercatat sebanyak 68,8% wanita mengalami dismenore. Salah satu upaya dalam penanganan dismenore yaitu menggunakan jus wortel dan kompres hangat dimana kandungan betakaroten pada wortel mempengaruhi sistem prostaglandin yang dapat menghambat nyeri dan kompres hangat dapat meningkatkan relaksasi otot-otot dan mengurangi nyeri akibat spasme atau kekakuan serta memberikan rasa hangat lokal. Tujuan; untuk mengetahui perbandingan intensitas nyeri dismenore sebelum dan sesudah diberikan jus wortel dan kompres hangat terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri. Metodologi: Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil Penelitian: Intensitas nyeri haid pada Nn. A sebelum diberikan jus wortel dengan skor skala nyeri 6 menjadi 3 pada kunjungan kedua dan menjadi 0 pada kunjungan ketiga. Sedangkan pada Nn. R sebelum diberikan kompres hangat minuman kunyit asam dengan skor skala nyeri 6 menjadi 0 pada kunjungan kedua dan ketiga. Kesimpulan: Terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian jus wortel dengan kompres hangat terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri yang terjadi pada kunjungan kedua dimana pemberian kompres hangat lebih cepat mengatasi nyeri. Saran: Diharapkan remaja putri dapat melakukan penanganan secara mandiri sebagai perawatan sehari-hari dalam mengatasi dismenore dengan menggunakan minuman jus wortel dan kompres hangat sebagai salah satu cara yang aman untuk dilakukan
PERBANDINGAN PEMBERIAN KOMPRES LIDAH BUAYA DAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH BALITA PASCA IMUNISASI DPTHIB DI PMB I KABUPATEN GARUT TAHUN 2024
Puskesmas Cibatu terdapat data kasus angka kejadian KIPI dengan mengalami demam pada tahun 2023 sebanyak 47,8%, sedangkan di PMB I yang merupakan jejaring dari Puskesmas Cibatu pada setiap bulannya rata-rata 24 bayi yang datang untuk melakukan imunisasi dan sebagian besar mengalami KIPI berupa demam setelah mendapatkan imunisasi. Hasil wawancara kepada 10 Ibu terdapat 50% mengatakan apabila anaknya demam setelah imunisasi maka diberi obat penurun panas dari petugas kesehatan. Salah satu upaya non farmakologi yang dapat dilakukan terhadap anak ketika mengalami demam yaitu kompres lidah buaya dan hangat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian kompres lidah buaya dan kompres air hangat terhadap penurunan suhu tubuh balita pasca imunisasi DPTHiB. Metode penelitian menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada bayi sebanyak 2 orang di PMB I yang mengalami demam pasca imunisasi. Hasil penelitian diperoleh suhu tubuh By. L sebelum diberikan kompres lidah buaya sebesar 38 0C dan sesudah diberikan kompres lidah buaya sebesar 370C. Sedangkan pada By. F sebelum diberikan kompres air hangat sebesar 38 0C dan sesudah diberikan kompres hangat suhunya sebesar 36,5 0C. Pemberian kompres air hangat lebih efektif dalam menurunkan suhu tubuh pada anak pasca imunisasi dibandingkan dengan pemberian kompres lidah buaya dengan selisih perbedaan 0,5. Diharapkan Ibu dan keluarga yang mempunyai anak dengan demam diharapkan mampu memberikan intervensi kompres lidah buaya dan melakukan kompres air hangat untuk menurunkan suhu tubuh anak dengan baik sebelum diberikan pengobatan lebih lanjut
PENGARUH PEMBERIAN JUS PEPAYA DAN JUS BUAH NAGA TERHADAP PENURUNAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI TPMB Y KABUPATEN GARUT TAHUN 2024
Kabupaten Garut pada tahun 2023, terdapat sebanyak 12,8% ibu hamil menderita hipertensi. Beberapa faktor yang meningkatkan risiko hipertensi dalam kehamilan meliputi obesitas, diabetes, hipertensi kronis sebelum kehamilan, penyakit autoimun tertentu, usia lanjut (lebih dari 35 tahun), kehamilan pertama, kehamilan kembar. Selain menggunakan obat-obatan, upaya untuk menurunkan risiko hipertensi selama kehamilan dapat menggunakan jus pepaya dan jus buah naga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian jus pepaya dan jus buah naga terhadap penurunan hipertensi pada ibu hamil. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada ibu hamil dengan hipertensi sebanyak 2 orang di TPMB Y. Pemberian pepaya efektif terhadap hipertensi pada ibu hamil dengan hasil tekanan darah menurun dari 150/90 mmHg pada kunjungan pertama menjadi 140/90 mmHg pada kunjungan kedua dan menjadi 120/80 mmHg. Jus buah naga juga efektif terhadap hipertensi pada ibu hamil dengan hasil tekanan darah menurun dari 150/90 mmHg pada kunjungan pertama menjadi 150/90 mmHg pada kunjungan kedua dan menjadi 130/85 mmHg. Terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian jus buah naga dan pepaya terhadap hipertensi pada ibu hamil dimana pemberian pepaya lebih efektif dibandingkan jus buah naga dalam menurunkan tekanan darah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah bahan bacaan dan pengetahuan ibu hamil dan keluarga atau masyarakat pada umumnya dalam mengetahui mengenai cara menurunkan tekanan darah dengan mengkonsumsi pepaya sehingga ibu hamil dapat melakukan secara mandiri sehingga dapat mengurangi risiko pada kehamilan
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN JAHE DAN SEDUHAN DAUN MINT TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRISMESTER I DI PMB BIDAN R KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2024
Pendahuluan Mual muntah yang terjadi pada kehamilan disebabkan karena terjadinya peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron yang diproduksi oleh Human Chorionic Gonadotropine (HCG) dalam serum dari plasenta. Tujuan Penelitian untuk mengetalhui efektifitas pemberian seduhan jahe dan seduhan daun mint terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trismester I di PMB bidan R Kabupaten Cianjur tahun 2024. Metode penelitian ini adalah menggunakan studi kasus untuk membandingkan pemberian seduhan jahe dan seduhan daun mint terhadap mual muntah pada ibu hamil trismester I. Kegiatan ini dilaksanakan pada dua orang ibu hamil trismester I yang berada di wilayah kerja PMB bidan R dan masing-masing ibu hamil diberikan intervensi pemberian seduhan jahe dan seduhan daun mint. Hasil penelitian ini yaitu ibu yang diberikan rebusan daun mint lebih efektif dalam mengatasi mual muntah pada ibu ibu hamil trismester 1 dimana skor PUQE-24 hasil skor awal 6 dan skore setelah diberikan intervensi menjadi 3. Peneliti harapkan dapat menggunakan intervensi pemberian pijat akupresur maupun rebusan daun mint untuk mengurangi rasa mual dan muntah pada ibu hamil trismester 1
PENGARUH PENAMBAHAN BAYAM TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK DAN KADAR SERAT DIMSUM AYAM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan daun bayam ke dimsum ayam terhadap kualitas organoleptik dan Tingkat kesukaan dengan konsentrasi yang berbedabeda.Penelitian ini menggunakan metode experimental dengan Rancangan Acak Lengap (RAL) pola non factorial dengan 5 perlakuan 4 ulangan yaitu P0(0% Daun bayam), P1(10% Daun bayam), P2(20% Daun bayam), P4(30% Daun bayam) dan P5(40% Daun bayam). Parameter yang diamati adalah rasa,aroma,warna dan tekstur. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan daun bayam pada dimsum ayam berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap kadar air, kadar abu, kandungan protein, kandungan serat kasar, kapasitas antioksidan, tekstur, dan sifat sensorik produk, namun tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) terhadap kandungan lemak produk
ANALISIS PASAL 1338 DAN 1343 KUH PERDATA TERHADAP PEMUTUSAN SEPIHAK PERJANJIAN BEASISWA DAN KEWAJIBAN PENGEMBALIAN BIAYA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi hukum pemutusan sepihak perjanjian beasiswa dalam kaitannya dengan kewajiban pengembalian biaya yang telah dikeluarkan oleh pihak pemberi beasiswa, dengan mengacu pada Pasal 1338 dan 1343 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata) Indonesia. Berdasarkan asas kebebasan berkontrak dan itikad baik, penelitian ini mengevaluasi apakah pemutusan sepihak yang dilakukan pemberi beasiswa memiliki dasar hukum yang sah atau justru melanggar prinsip keadilan bagi penerima beasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan deskriptif normatif dan yuridis-analitis terhadap ketentuan kontrak, serta perbandingan dengan sistem hukum di negara lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemutusan sepihak yang tidak dilandasi alasan kuat dan itikad baik dapat menimbulkan ketidakadilan bagi penerima beasiswa, khususnya dalam hal pengembalian biaya. Solusi yang diusulkan mencakup pengaturan lebih spesifik dalam klausul perjanjian, penerapan asas proporsionalitas, dan penggunaan mediasi sebagai upaya penyelesaian sengketa. Dengan demikian, hukum perdata Indonesia dapat lebih melindungi hak-hak penerima beasiswa secara adil dan manusiawi
SEBAB HAPUSNYA PERIKATAN DALAM HUKUM PERDATA TELAAH KOMPREHENSIF PASAL 1381 KUH PERDATA TENTANG PEMBAYARAN, KOMPENSASI, DAN PEMBATALAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan Pasal 1381 KUH Perdata yang mengatur pengakhiran perikatan melalui mekanisme pembayaran, kompensasi, dan pembatalan, serta mengevaluasi permasalahan yang sering muncul dalam penerapannya. Dalam upaya memberikan kepastian hukum bagi para pihak, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana ketentuan tersebut diterapkan dalam praktik perjanjian dan kendala yang muncul akibat perbedaan interpretasi dan kurangnya panduan hukum yang jelas. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan deskriptif dan yuridis-analitis. Bahan hukum primer yang dianalisis meliputi undang-undang dan peraturan perundang-undangan terkait, sementara bahan hukum sekunder mencakup literatur hukum seperti buku dan jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Pasal 1381 KUH Perdata menyediakan landasan untuk pengakhiran perikatan, dalam praktiknya, ketentuan ini masih menimbulkan sengketa akibat perbedaan pemahaman mengenai syarat-syarat penghapusan perikatan, terutama dalam hal pembayaran sebagian, musnahnya barang yang terutang, dan daluwarsa. Penelitian ini merekomendasikan adanya regulasi tambahan yang lebih spesifik untuk mengklarifikasi kondisi pengakhiran perikatan serta penerapan teknologi untuk pencatatan status perikatan secara transparan