OJS Bajang Institute
Not a member yet
4234 research outputs found
Sort by
PENGARUH AGREEABLENESS, OPENNESS TO EXPERIENCE, EXTRAVERSION DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEDAGANG PASAR BRINGHARJO
Pasar tradisional memiliki peran penting dalam perekonomian lokal dan pendapatan pedagang menjadi faktor utama dalam mendorong minat usaha mereka. Semakin berkembangnya pasar tradisional akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Pasar Bringharjo adalah pasar terbesar yang menjadi salah satu pusat transaksi perdagangan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pasar bringharjo memiliki sejarah yang panjang dan menjadi pasar tertua di Yogyakarta yang beroperasi dari ratusan tahun yang lalu. Sampel yang digunakan dalam penelitian berjumalah 100 orang pedagang UMKM Pasar Bringharjo. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan alat analisis Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) Agreeableness berpengaruh signifikan terhadap kinerja pedagang; 2) Opennes to experience berpengaruh signifikan terhadap kinerja pedagang; 3) Extraversion tidak berpengaruh terhadap kinerja pedagang; 4) Motivasi tidak berpengaruh terhadap kinerja pedagang
REMODELLING MUSHARAKAH MUTANAQISHAH CONCEPT: CASE HOME EQUITY REFINANCING
This paper aims to remodel musharakah Mutanaqishah to transform your home equity into real wealth without taking on debt and riba-free, compared with the existing Musharakah Mutanaqishah (MMQ) in the Islamic Financial Institution (IFI) model. This study uses secondary data and Islamic literature. We use simulation data to explain the proposed model. The calculation will be based on the risk-adjusted cost of capital for the capital eligible to finance. The results show that this proposed model through Islamic Finance can be an alternative financing method due to its ease and reliability, especially for Islamic fintech, which has a different business model from bankin
KONFLIK INSENTIF DAN MODEL KINERJA DALAM KEBIJAKAN PENGURANGAN FOOD LOSS AND WASTE
The implementation of Food Loss and Waste (FLW) reduction policies in Indonesia faces challenges due to incentive conflicts between the central government and local governments. Differences in objectives, information asymmetry, and weaknesses in oversight mechanisms lead to opportunistic behavior at the implementation level. This research uses a literature review approach with descriptive qualitative content analysis to synthesize literature related to agency theory and the Van Meter & Van Horn implementation model. Secondary data were obtained through purposive sampling from various relevant journals, books, and policy documents. The research findings identified a data gap of 18% between field information and official reports, indicating constraints in information system integration. Additionally, differences in resource capacity, inter-organizational communication mechanisms, and the characteristics of implementing organizations further exacerbate incentive conflicts. The synthesis of the literature shows that the implementation of a performance-based incentive model, which includes indicators of resource availability, communication effectiveness, and organizational structure, can align national goals with regional operational realities. In conclusion, enhancing digital integration, standardizing data reporting, and strengthening inter-agency coordination are strategic steps to optimize the implementation of FLW policies. Research recommendations include the development of an integrated digital platform and the reformulation of incentive models to enhance accountability, transparency, and the effectiveness of FLW management policies
PENGEMBANGAN SISTEM PENGOLAHAN LAHAN GUNA MEMPERSINGKAT WAKTU PERSIAPAN TANAM PADI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS PADA KELOMPOK TANI NIBUNG MANDIRI 2 DI DUSUN JERUJU KANAN, DESA TELUK NIBUNG, KEC. BATU AMPAR, KAB. KUBU RAYA
Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Kubu Raya yang dituangkan dalam Statistik Pertanian Tanaman Pangan Tahun 2015, area ladang sawah memiliki luas total 52.679 Ha di tahun 2015 yang tersebar di sembilan kecamatan. Salah satunya terdapat di Desa Teluk Nibung, Kecamatan Batu Ampar Luas lahan 25 ha dengan kapasitas produksi 40-50 ton/ tahun dalam satu kali produksi.
Selama ini kegiatan Kelompok Tani Nibung Mandiri 2 masih terlalu konvensional, sehingga produksi padi yang dihasilkan pun masih tergolong sedikit. Itu dikernakan masih belum terjangkaunya peralatan pendukung untuk pengolahan dan proses pasca panen di Kelompok Tani Nibung Mandiri 2.
Dengan adanya alat bantu untuk proses awal penanaman sampai dengan pasca panen tentunya memberikan harapan bagi Kelompok Tani Nibung Mandiri 2 untuk dapat mempersingkat waktu penanaman padi sehingga dapat meningkatkan produktifitas pada Kelompok Tani Nibung Mandiri 2.
Penerapan Ipteks pada “Kelompok Tani Nibung Mandiri 2” ini adalah dengan memberikan bantuan berupa alat traktor dan mesin tebas untuk dapat mempersingkat waktu penanaman padi sehingga dapat meningkatkan produktifitas pada Kelompok Tani Nibung Mandiri 2
PELATIHAN PENULISAN DAN PUBLIKASI ARTIKEL ILMIAH BAGI GURU DI SDN PAKIS V SURABAYA
Kemajuan teknologi haruslah seiring dengan perkembangan kemampuan guru di dalam melaksanakan pembelajaran dan berbagi ilmu sesama guru di seluruh Indonesia. Berbagi ilmu dapat dilakukan melalui publikasi artikel ilmiah berdasarkan hasil praktik baik yang dilakukan selama pembelajaran. Rendahnya semangat guru di dalam melakukan publikasi karya ilmiah mereka dan berdasarkan wawancara dengan kepala sekolah dan guru di beberapa sekolah mitra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, maka pelatihan penulisan dan publikasi ilmiah sangat perlu dilakukan. Pelatihan yang dilakukan secara hybrid dan ditujukan kepada guru di SDN Pakis V Surabaya dimaksudkan untuk mempercepat pemerataan pengetahuan di seluruh penjuru negeri. Peserta pengabdian masyarakat ini adalah para guru di SDN Pakis V Surabaya yang berjumlah 30 orang juga dosen di lingkungan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dan mitra. Setelah mengikuti pelatihan ini, guru dan dosen semakin meningkat kemampuannya dalam penggunaan teknologi dalam pendidikan. Metode kegiatan dilakukan melalui kegiatan pemaparan materi tentang penulisan dan publikasi artikel ilmiah ke dalam jurnal ilmiah tujuan dilanjutkan dengan pendampingan untuk penggunaan secara mandiri oleh peserta
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI LANJUTAN DENGAN STATUS IMUNISASI PADA ANAK USIA 25-30 BULAN
Abstract: Immunization is an effort to increase the body's immunity to disease. In Puskesmas Selat in 2023, measles booster immunization coverage reached 91.27% and DPT booster 92.46% for children aged 25-30 months. This study aims to determine the relationship between the level of maternal knowledge about follow-up immunization and the immunization status of children aged 25-30 months at Puskesmas Selat. The study used a cross-sectional method with a sample of mothers who had children aged 25-30 months. Data was collected in September-November 2024 through questionnaires and MCH book, using random sampling technique. A total of 65.9% of respondents had good knowledge, while 34.1% were less good. Complete immunization status was found in 78% of respondents, while 22% were incomplete. Chi-square analysis showed a significant relationship between maternal knowledge and immunization status (p<0.001). In conclusion, there is a relationship between maternal knowledge about follow-up immunization and immunization status of children aged 25-30 months. It is hoped that further education can improve maternal knowledge and encourage complete immunization
PERAN MADRASAH DALAM MEMBENTUK PROFIL PELAJAR PANCASILA DI ERA GLOBALISASI
Globalisasi membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Madrasah sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk profil Pelajar Pancasila yang berkarakter, beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada siswa di tengah tantangan globalisasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi di beberapa madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madrasah menerapkan integrasi nilai-nilai Pancasila melalui kurikulum, budaya sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler. Dengan pendekatan yang holistik, madrasah mampu menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai kebangsaan
PENGARUH FEAR OF MISSING OUT, SERTIFIKASI HALAL DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MELALUI HARGA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI KASUS PADA KONSUMEN MIE GACOAN KOTA LAMONGAN)
Mie Gacoan merupakan UMKM yang berhasil menarik banyak konsumen di Indonesia, salah satunya karena munculnya Fear of Missing Out (FoMO). Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh FoMO, sertifikasi halal, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen, dengan harga sebagai variabel mediasi. Studi dilakukan di Kabupaten Lamongan dengan 96 responden dan menggunakan metode kuantitatif korelasional. Hasil menunjukkan bahwa FoMO berpengaruh signifikan terhadap harga (p=0,043) dan keputusan pembelian (p=0,009), namun tidak dimediasi oleh harga (p=0,492). Harga sendiri berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (p=0,003). Kualitas produk memengaruhi harga (p=0,016) dan keputusan pembelian (p=0,035), tetapi tidak melalui harga (p=0,110). Sementara itu, sertifikasi halal berpengaruh signifikan terhadap harga (p=0,000), keputusan pembelian (p=0,000), dan juga secara tidak langsung melalui harga (p=0,005). Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi berbasis urgensi dan kepercayaan, seperti promosi terbatas dan sertifikasi halal, dapat meningkatkan minat beli konsumen
IMPLEMENTASI METODE WEIGHTED PRODUCT (WP) DALAM MENENTUKAN PEGAWAI BERPRESTASI DI UNIVERSITAS XYZ
Hingga saat ini, proses pemilihan Pegawai Berprestasi di Universitas XYZ masih dipengaruhi oleh unsur subjektivitas yang tinggi, karena dilakukan secara manual. Untuk mengatasi hal tersebut dan menghasilkan keputusan yang lebih objektif, diperlukan penerapan Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang dan mengimplementasikan SPK dalam pemilihan Pegawai Berprestasi di Universitas XYZ, yang melibatkan 95 subjek dalam prosesnya. Kriteria yang digunakan untuk pemeringkatan mencakup nilai integritas, nilai komitmen, nilai disiplin, nilai kerja sama, dan nilai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Metode Weighted Product (WP) digunakan untuk proses pemeringkatan. Keakuratan hasil pemeringkatan kemudian diukur menggunakan metode Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Implementasi metode WP dalam sistem SPK berhasil menghasilkan peringkat untuk pemilihan Pegawai Berprestasi. Perhitungan dengan metode MAPE menghasilkan persentase kesalahan yaitu 4,121663915%, yang mencerminkan tingkat akurasi yang cukup baik dalam proses pemilihan pegawai berprestasi
PERAN POMG (PERTEMUAN ORANGTUA MURID & GURU) DALAM EFEKTIFITAS PROGRAM SEKOLAH
Pendidikan sebenarnya adalah tanggungjawab bersama antara orangtua dan guru. Dikuatkan oleh teori tri pusat pendidikan dimana antara guru, orangtua, dan masyarakat itu saling bersumbangsih demi terciptanya tujuan pendidikan yang efektif. Peran orangtua ini terdapat didalam POMG dimana terdapat pertemuan orangtua murid & guru saling berinteraksi, berkomunikasi sebagai salah satu cara agar mereka bersama-sama menjalankan misinya demi tercapainya tujuan pendidikan. POMG bisa dilakukan disemua jenjang baik TK, SD, SMP, hingga SMA. Namun pada praktiknya, kebanyakan adalah pada jenjang TK & SD. Saat ini, kegiatan sekolah tidak hanya dengan duduk diam di kelas & menerima pelajaran. Banyak kegiatan seperti market day, gizi sehat, cooking class, outing class, dan sejenisnya. Apalagi ditambah dengan era saat ini yang serba gadget, maka orangtua diharapkan bisa menjadi kontrol untuk anak-anaknya ketika di rumah. Inilah letak POMG yang berperan dalam rangka efektifitas keberhasilan anak & tujuan pendidikan. Dari beberapa sekolah TK di kecamatan Panongan, didapatkan simpulan bahwa POMG berperan dalam beberapa hal seperti; turut aktif dalam kegiatan/ program, monitoring sekaligus monitoring anak, wadah komunikasi, dan support system. Dalam praktiknya, setiap tahun POMG di setiap sekolah berbeda-beda tergantung pengurus POMG beserta karakter wali muridnya. Sehingga dibutuhkan kesadaran dari setiap orangtua bahwa pendidikan tidak serta merta di sekolah atau hanya dari guru, melainkan kerjasama antar berbagai pihak termasuk dengan orangtuanya. Harapannya dapat meningkat demi ketercapaian tujuan pendidikan dan perkembangan anak secara maksimal