Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
PENANAMAN KARAKTER ANAK USIA DINI DALAM PEMBELAJARAN MELALUI MEDIA LOOSE PART DI PAUD IT IMAM ASY SYAFI’I
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media loose part dalam
penanaman karakter anak usia dini di PAUD IT Imam Asy Syafi'i. Karakter anak usia
dini merupakan aspek penting dalam pembentukan kepribadian yang positif, yang
mencakup nilai-nilai seperti moral agama, tanggung jawab, kerjasama, disiplin, dan
kemandirian. Media loose part, yang berupa berbagai benda atau material yang dapat
digunakan secara fleksibel dalam kegiatan bermain, diharapkan dapat memberikan
ruang bagi anak untuk mengembangkan potensi karakter tersebut. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif di mana data dikumpulkan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari anak-anak usia
dini di PAUD IT Imam Asy Syafi'i yang terlibat dalam aktivitas pembelajaran
menggunakan media loose part.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media loose part dalam
pembelajaran dapat merangsang anak untuk berinteraksi, berkomunikasi, dan bekerja
sama dengan teman sebayanya, sehingga membentuk karakter yang positif. Selain itu,
kegiatan ini juga membantu anak untuk mengembangkan kemampuan bertanggung
jawab, disiplin, serta kemandirian. Di samping itu peran guru juga sangat berpengaruh
dalam membentuk pribadi anak yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga
kaya akan nilai-nilai moral dan sosial yang positif. Guru tidak berfungsi sebagai
pengajar saja, namun juga sebagai fasilitator dan model dalam proses pembentukan
karakter anak, Melalui penggunaan media loose part, guru berhasil menciptakan
pengalaman pembelajaran yang holistik, yang mendukung perkembangan karakter anak
secara menyeluruh. Selain itu Faktor yang mendukung dan menghambat dalam
penanaman karakter seperti peran aktif guru, penggunaan media yang inovatif,
lingkungan yang aman dan nyaman serta keterlibatan orang tua, keterbatasan waktu,
kurang fahamnya guru tentang media loose part, dan perbedaan latar belakang anak.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa media loose part merupakan metode yang dapat di
gunakan dalam penanaman karakter anak usia dini, karena memberi kesempatan bagi
anak untuk bereksplorasi, berinovasi, dan belajar melalui pengalaman langsung dalam
suasana yang menyenangkan dan penuh makna.
Kata Kunci: Penanaman karakter, anak usia dini, media loose part, PAU
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Media Smart Jungle Adventure Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas V
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran discovery
learning berbantuan media smart jungle adventure terhadap pemahaman konsep
siswa. Masalah yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan pemahaman konsep
siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas V SDN Susukan 01, sedangkan
sampelnya adalah siswa kelas VA dan VB SDN Susukan 01. Analisis data
dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test
dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat perbedaan yang
signifikan antara kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran
discovery learning berbantuan media smart jungle adventure dan kelas kontrol
yang menggunakan model discovery learning tanpa media smart jungle
adventure, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 berdasarkan uji independent t-
test. (2) Terdapat pengaruh model pembelajaran discovery learning berbantuan
media smart jungle adventure terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa,
dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 berdasarkan uji regresi. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah model pembelajaran discovery learning berbantuan media
smart jungle adventure efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa.
Kata Kunci: Discovery Learning, Pemahaman Konsep, Smart Jungle Adventur
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MEDIA MONUSRA (MONOPOLI NUSANTARA) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil tes awal kemampuan pemecahan masalah siswa belum
sesuai dengan yang diharapkan, kemampuan pemecahan masalah siswa masih rendah. Salah
satu pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa adalah
dengan pembelajaran Think Pair Share berbantuan dengan media Monusra. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam
penggunaan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media Monusra (Monopoli
Nusantara), serta untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Think Pair
Share berbantuan media Monusra (Monopoli Nusantara) terhadap kemampuan pemecahan
masalah siswa. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain non equivalent
control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas V A dan kelas V B MI Sabilul
Huda Jimbaran. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi, lembar
angket, dan tes. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Terdapat perbedaan
penggunaan model pembelajaran Think Pair Share terhadap kemampuan pemecahan masalah
siswa berbantuan media Monusra, dibuktikan dengan taraf nilai signifikansi < 0,05 yaitu 0,001
< 0,05. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara
kualitas pembelajaran di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata untuk kelas eksperimen
76,30 lebih besar daripada kelas kontrol 72,53. 2) Terdapat pengaruh penggunaan model
pembelajaran Think Pair Share terhadap kemampuan pemecahan masalah berbantuan media
Monusra. Dibuktikan dengan dengan thitung = 6,830 > ttabel =1,701 dan nilai signifikansi <
0,05 yaitu 0,000. Sehingga pada variabel kemampuan pemecahan masalah terdapat pengaruh
model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media Monusra terhadap kemampuan
pemecahan masalah sebesar 62,5%.
Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Think Pair Share, Monusra
Analisis Ketepatan Obat Dan Dosis Sitostatika Pada Pasien Kanker Payudara Di Rsud Dr.Adhyatma, Mph Periode Januari – Juli 2024
Latar belakang: Kanker payudara adalah sekelompok penyakit di mana sel-sel dalam jaringan
payudara seseorang berubah dan membelah tidak terkendali, biasanya menghasilkan benjolan
atau massa. Ketepatan obat dan dosis ini berguna untuk meningkatkan kualitas hidup pasien,
tercapai nya target terapi, meningkatkan keamanan pasien dan meminimkan risiko. Tujuan
penelitian untuk mengevaluasi ketepatan obat dan dosis penggunaan sitostatika pada pasien
kanker payudara di RSUD Dr. Adhyatma, MPH.
Metode: Penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan retrospektif yaitu data yang
diperoleh berasal dari penelusuran rekam medis pasien kanker payudara rawat jalan di RSUD Dr.
Adhyatma, MPH periode Januari-Juli 2024 sebanyak 15 pasien. Data dianalisa secara deskriptif
berdasarkan pedoman National Comprehensive Cancer Network Guidelines (NCCN) dan
Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tatalaksana Kanker Payudara 2018.
Hasil: Terapi sitostatika pada pasien kanker payudara menggunakan kombinasi Golongan
Antrasiklin dan Agen Alkilasi (33%); Golongan Taxane, Antrasiklin dan Anti metabolit (20 %);
Golongan Taxane dan Agen alkilasi (7 %); Golongan Taxane dan Platin (27 %); Golongan Anti
metabolit dan Agen alkilasi (13%).
Kesimpulan: Analisis ketepatan penggunaan obat sitostatika berdasarkan literatur National
Comprehensive Cancer Network Guidelines (NCCN) dan Pedoman Nasional Pelayanan
Kedokteran Tatalaksana Kanker Payudara 2018 yang meliputi Tepat obat 100 % dan Tepat dosis
100 %.
Kata kunci: kanker payudara, sitostatika, ketepatan terapi, dosi
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM MENENTUKAN PENILAIAN GURU TERBAIK MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
Penilaian kinerja guru sangat penting dalam memastikan kualitas pendidikan. Namun, proses ini sering
kali sulit karena harus mempertimbangkan berbagai aspek, seperti kompetensi, prestasi, inovasi, dan
kepribadian. Dalam penelitian ini, kami mengembangkan sistem pendukung keputusan (SPK)
menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan guru terbaik secara
objektif. Metode AHP membantu mengidentifikasi kriteria dan bobot yang relevan dalam penilaian
kinerja guru, memberikan hasil yang lebih konsisten dan transparan. Sistem yang diusulkan diharapkan
dapat membantu pengambil keputusan dalam memilih guru terbaik dengan lebih efisien.
Kata Kunci — Sistem Pendukung Keputusan, Penilaian Guru Terbaik, Analytical Hierarchy Process
(AHP)
EVALUASI PENGGUNAAN SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENGGAJIAN KARYAWAN PT MORICH INDO FASHION DENGAN METODE MACHINE LEARNING
Intisari - Sistem informasi pada keputusan penggajian adalah salah satu sistem yang dirancang untuk
memudahkan pelaksanaan dalam penggajian untuk karyawan secara akurat dan tepat dengan
mengkomputerisasikan beberapa bagian maupun keseluruhan dari proses penggajian yang disertai dengan
kontrol atau pengendalian atas sistem computer. PT Morich Indo Fashion merupakan perusahaan yang bergerak
di bidang manufaktur garment dengan meliputi pemeriksaan kain, aksesoris, dan gudang heat transfer. Penelitian
ini adapun tujuan nya yaitu sebagai evaluasi dari penerapan sistem informasi penggajian untuk pengendalian
intern. Adapun penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan sumber data
penelitian yang digunakan yaitu data sekunder dan data primer. Prosedur dari pengumpulan data pada penelitian
ini adalah dengan menggunakan wawancara, observsi, dan dokumentasi. Dan dari hasil penelitian ini
menunjukan bahwa dengan penerapan sistem informasi untuk pengambilan keputusan penggajian sudah berjalan
dengan cukup bai, efektif, di dukung dengan catatan penggajian, fungsi dokumen penggajian serta dengan
prosedur yang tepat dan jelas
Kata Kunci - Sistem Informasi, Keputusan Penggajian, Machine Learnin
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DENGAN TINGKAT NYERI PADA ANAK SETELAH PEMASANGAN INFUS DI RUMAH SAKIT RESTU IBU BALIKPAPAN
Nyeri merupakan sebuah pengalaman sensori serta emosional
yang tidak menyenangkan yang berkaitan pada kerusakan jaringan, aktual maupun
potensial atau menggambarkan suatu kerusakan yang sama. Anak yang dirawat di
rumah sakit akan mengalami konflik psikososial, karena anak mengalami tindakan
yang menyakitkan seperti pemasangan infus. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan peran orang tua dengan tingkat nyeri pada anak setelah
pemasangan infus di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan.
Metode: Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain
deskriptif korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi adalah pasien anak
di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan dan teknik sampling menggunakan purposive
sampling sebanyak 90 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis
data adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square (χ2).
Hasil: Sebagian besar peran orang tua dengan kategori baik yaitu 70 orang (77,8%).
Sebagian besar tingkat nyeri pada anak setelah pemasangan infus dengan kategori
sedikit lebih nyeri yaitu 44 orang (48,9%). Hasil uji statistik chi square (χ2)
diperoleh ρ value (0,000) < α (0,05) menunjukkan bahwa Ha diterima.
Simpulan: Terdapat terdapat hubungan antara peran orang tua dengan tingkat nyeri
pada anak setelah pemasangan infus di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan.
Saran: Hendaknya perawat dapat meningkatkan kemampuannya untuk
mengurangi nyeri saat pemasangan infus
Evaluasi Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Ibu Hamil Di Unit Rawat Inap Rumah Sakit Puri Asih Kota Salatiga
Latar Belakang: Hipertensi pada kehamilan merupakan salah satu komplikasi
yang sering terjadi dan berkontribusi terhadap tingginya angka kematian ibu dan
janin. Pengobatan hipertensi perlu memperhatikan pemilihan penggunaan
antihipertensi yang tepat dan aman. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi
penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat inap ibu hamil di Rumah Sakit
Puri Asih Kota Salatiga,
Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan
pendekatan retrospektif melalui analisis data rekam medis pasien dengan hipertensi
pada kehamilan di Rumah Sakit Puri Asih Kota Salatiga selama periode Bulan Juli
2021 hingga Bulan Juni 2024. Sampel ditetapkan menggunakan rumus Slovin
dengan jumlah akhir sebanyak 100 sampel. Evaluasi penggunaan obat berdasarkan
ketepatan pasien, ketepatan indikasi, ketepatan obat dan ketepatan dosis dengan
mengacu pada ACC/AHA 2017, POGI 2016 dan PERKI 2021.
Hasil: Penelitian menunjukkan terapi antihipertensi yang paling banyak digunakan
adalah metildopa sebanyak (87%) sebagai terapi tunggal, diikuti penggunaan terapi
kombinasi nifedipine dan metildopa sebanyak (11%), serta penggunaan nifedipine
sebagai terapi tunggal sebanyak (2%). Evaluasi ketepatan penggunaan obat
antihipertensi menunjukkan ketepatan pasien 100%, ketepatan indikasi 100%,
ketepatan obat 100% dan ketepatan dosis 97%.
Kesimpulan: Penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat inap ibu hamil di
Rumah Sakit Puri Asih Kota Salatiga umumnya telah tepat sesuai dengan pedoman
terapi ACC/AHA 2017, POGI 2016 dan PERKI 2021.
Kata Kunci: Hipertensi pada Ibu Hamil, Obat Antihipertensi, Ketepatan Obat
HUBUNGAN ANTAR KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN SEPSIS NEONATORUM ONSET DINI DI RUANG PERINATOLOGI RSIA ASIH BALIKPAPAN
Kematian neonatal mengacu pada jumlah kematian bayi yang
terjadi pada 28 hari pertama kehidupan per 1.000 kelahiran hidup dalam jangka
waktu tertentu Laporan dari World Health Organization (2022) diperkirakan ada
sekitar 2,3 juta bayi yang meninggal dalam 28 hari pertama kehidupannya setiap
tahun di seluruh dunia.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara ketuban pecah dini dengan
kejadian sepsis neonatorum onset dini di RSIA Asih Balikpapan
Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain studi analitik
observasional ini menggunakan pendekatan cross-sectional, yang akan dilakukan
di RSIA Asih Balikpapan antara 14 April 2024 hingga 30 Januari 2025 setelah
memperoleh izin penelitian. Populasi penelitian adalah 348 bayi yang didiagnosis
sepsis neonatorum oleh dokter spesialis anak, dengan sampel sebanyak 64 bayi.
Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi untuk mencatat data
demografis dan klinis pasien, termasuk usia ibu, usia kehamilan, kondisi kejadian
sepsis saat persalinan, pemeriksaan laboratorium, waktu pecahnya ketuban, durasi
pecah ketuban hingga kelahiran, hasil diagnosis sepsis neonatorum, tanda vital
neonatus, dan respons terhadap terapi.
Hasil Penelitian: Hasil analisis Chi-Square di RSIA Asih Balikpapan
menunjukkan hubungan signifikan antara ketuban pecah dini (KPD) dan Sepsis
Neonatorum Onset Dini (SNOD), dengan nilai Pearson Chi-Square 6,385, df 1,
dan nilai signifikansi 0,012.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara ketuban pecah dini (KPD) dengan
kejadian sepsis neonatorum onset dini di ruang Perinatologi Rsia Asih Balikpapa
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN TUMBUH KEMBANG BAYI USIA 0-6 BULAN DI POLIKLINIK RS AISS WONOSOBO
Pemberian ASI eksklusif memberikan dampak signifikan
terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi, serta mencegah gizi buruk yang
dapat memengaruhi kesehatan jangka panjang mereka
Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dengan
tumbuh kembang bayi usia 0-6 bulan di Poliklinik RS AISS Wonosobo
Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dan
pendekatan cross-sectional ini akan dilakukan di Poliklinik RS AISS Wonosobo
pada Januari hingga Februari 2025. Populasi penelitian ini terdiri dari 127 pasien,
dengan sampel sebanyak 97 responden. Instrumen yang digunakan meliputi
kuesioner untuk mengukur pemberian ASI eksklusif, alat timbangan dan meteran
untuk mengukur pertumbuhan, serta Kuesioner Pra Skrining Perkembangan
(KPSP) untuk mengukur perkembangan bayi usia 0-6 bulan.
Hasil Penelitian: Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan
signifikan antara pemberian ASI eksklusif dan kategori pertumbuhan bayi dengan
nilai Pearson Chi-Square = 0,972. Namun, terdapat hubungan yang signifikan
secara statistik antara pemberian ASI eksklusif dan perkembangan bayi dengan
nilai Pearson Chi-Square = 0,048.
Kesimpulan: Pemberian ASI eksklusif tidak berhubungan secara signifikan
dengan pertumbuhan bayi, namun memiliki hubungan yang signifikan dengan
perkembangan bayi