Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
TINGKAT KEPUASAN RESPONDEN TERHADAP SWAMEDIKASI DI APOTEK ENGGAL WARAS KECAMATAN BANDUNGAN
Swamedikasi adalah upaya mengobati gejala penyakit ringan
yang diderita, tanpa melakukan konsultasi kepada dokter. Swamedikasi dapat
menghemat waktu dan biaya pengobatan, tetapi penggunaan obat harus tepat
sesuai anjuran dari seorang apoteker. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa
tingkat kepuasan responden terhadap swamedikasi dan hubungan karakteristik
respoden dengan tingkat kepuasan terhadap swamedikasi di apotek Enggal Waras
Kecamatan Bandungan.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian secara kuantitatif dengan
pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Apotek Enggal Waras
Kecamatan Bandungan menggunakan sebanyak 100 responden yang memenuhi
kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Analisis data untuk mengetahui hubungan
karakteristik responden terhadap tingkat kepuasan menggunakan uji chi-square
yang diolah melalui aplikasi statistik SPSS.
Hasil : Hasil uji validitas dan reliabilitas dari kuesioner diperoleh hasil yang valid
dan reliabel. Tingkat kepuasan responden dilihat dari lima dimensi yaitu dimensi
ketanggapan (69,52%) , dimensi kehandalan (71,3%), dimensi jaminan (79,76%),
dimensi empati (87,3%) dan dimensi bukti nyata (79,8%). Pada hasil uji hubungan
karakteristik responden dengan tingkat kepuasan didapatkan jenis kelamin
(p=0,115>0,05), usia (0,237>0,05), pendidikan (0,822>0,05) dan pekerjaan
(0,277>0,05).
Kesimpulan : Hasil perhitungan rata – rata lima dimensi didapatkan persentase
sebanyak 77,53% sehingga termasuk dalam kategori puas. Pada hasil hubungan
karakteristik semua hasilnya >0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada
hubungan yang signifikan antara karakteristik responden dengan tingkat kepuasan
responden di apotek Enggal Waras Jimbaran Kecamatan Bandungan
PERBANDINGAN TEPUNG GANDUM (Triticum aestivum L.) DAN TEPUNG GANDUM HITAM (Secale cereale L.) SEBAGAI ABSORBEN TERHADAP KUALITAS MINYAK JELANTAH
Minyak jelantah mengandung senyawa berbahaya seperti asam
lemak bebas, karbonil, dan peroksida, yang dapat menyebabkan dampak
karsinogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi adsorben alami
berupa Tepung Gandum (Triticum aestivum L.) dan Tepung Gandum Hitam (Secale
cereale L.) dalam meningkatkan kualitas minyak.
Metode : Penelitian ini dirancang sebagai studi eksperimen komparatif dengan
metode titrasi asidi-alkalimetri dan iodometri menggunakan alat titrasi untuk
membandingkan efektivitas Tepung Gandum (Triticum aestivum L.) dan Tepung
Gandum Hitam (Secale cereale L.) sebagai adsorben terhadap kualitas minyak
jelantah. Data dianalisis menggunakan oneway Anova, uji LSD, dan Independent
Simple T-test.
Hasil : Rata-rata penurunan asam lemak bebas (ALB) menggunakan Tepung
Gandum (Triticum aestivum L.) 10g: -0.4%; 20g: -0.49%, sedangkan pada Tepung
Gandum Hitam (Secale cereale L.) 10g: -0.40%; 20g yaitu -0.46%. Pada rata-rata
penurunan bilangan peroksida menggunakan Tepung Gandum (Triticum aestivum
L.) 10g: -10.504mEq O2/kg; 20g: -17.978 mEq O2/kg, sedangkan pada Tepung
Gandum Hitam (Secale cereale L.) 10g hasilnya -11.11 mEq O2/kg; 20g: -15.352
mEq O2/kg. Adanya perlakuan pemanasan tanpa adsorben membuktikan bahwa
pemanasan berpengaruh dalam meningkatkan kadar asam lemak bebas (ALB) dan
bilangan peroksida.
Simpulan : Tepung Gandum (Triticum aestivum L.) dan Tepung Gandum Hitam
(Secale cereale L.) dapat menurunkan kadar asam lemak bebas (ALB) dan bilangan
peroksida, namun berat dan jenis tepung tidak memiliki perbedaan bermakna
terhadap penurunan kadar asam lemak bebas (ALB) dan bilangan peroksida
TINGKAT KESUKAAN DAN KANDUNGAN GIZI NUGGET TEMPE GEMBUS DAN IKAN LELE (CLARIAS SP)
Nugget merupakan cepat saji, modifkasi nugget menggunakan
bahan tempe gembus dan ikan lele. Nugget ikan lele memiliki kelemahan yakni pada
kurangnya kandungan serat maka ditambahkan tempe gembus yang merupakan
makanan sumber serat sehingga menjadi alternatif makanan olahan yang lebih
mudah di buat serta meningkatkan nilai ekonimis produk.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan serta
kandungan gizi protein dan serat pada nugget berbaha tempe gembus dengan
penambahan ikan lele (Clarias sp).
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental design, dilakukan
analisis uji hedonik dengan 25 panelis tidak terlatih. Formulasi pembuatan nugget
yaitu F1 (25 % : 75 %), F2 (50 % : 50 %) dan F3 (75 % : 25 %) kemudian dilakukan
uji analisis protein menggunakan metode kjeldahl dan serat kasar menggunakan
metode gravimetri.
Hasil : Berdasarkan uji hedonik nugget tempe gembus dan ikan lele formula 2 lebih
disukai (75.85%) dibandingkan dengan formula 1 (70,6 %) dan 3 (74, 7 %) yang
kurang disukai berdasarkan kategori warna. Kandungan gizi pada formula 2 pada
protein ( 9,06 g) dan serat ( 5,82 g).
Simpulan : Nugget tempe gembus dan ikan lele yang paling disukai adalah formula
ke 2 (50 % : 50 %) dari segi warna, aroma, rasa dan tekstur lalu formula ke 3 dan
formula ke 1
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK AUTIS USIA SEKOLAH DI SLB C DHARMA MULIA DAN SLB YAYASAN AUTISMA KOTA SEMARANG
Prevalensi anak autis di dunia diperkirakan satu dari 100 anak
di dunia menderita Autism Spectrum Disorder (ASD) (World Health Organization,
2023) . Anak autis memiliki keterbatasan konsumsi jenis bahan makanan yang
dapat mempengaruhi pola perilaku, status gizi dan system pencernaan anak.
Tujuan : Mengetahui hubungan asupan energi dan zat gizi makro dengan status
gizi pada anak autis usia sekolah di SLB C Dharma Mulia Dan SLB Yayasan
Autisma Kota Semarang.
Metode : Desain penelitian ini analitik observasional dengan pendekatan cross
sectional. Populasi penelitian ini seluruh siswa di SLB C Dharma Mulia Dan SLB
Yayasan Autisma Kota Semarang.Teknik pegambilan sampel total sampling yaitu
52 responden. Instrumen penelitian menggunakan, formulir Repeat Recall 2 x 24
jam, timbangan dan microtoise. Analisis data menggunakan korelasi pearson dan
rank spearman (α=5%) .
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan rata-rata asupan energi (106,5%) dengan
kategori cukup, zat gizi makro protein (146%) dengan kategori lebih, lemak
(122,8%) dengan kategori lebih dan karbohidrat (105,7%) dengan kategori cukup.
Sebagian besar status gizi berdasarkan IMT/U baik (0,97 SD). Ada hubungan
asupan energi dan zat gizi makro dengan status gizi pada anak autis usia sekolah
di SLB C Dharma Mulia Dan SLB Yayasan Autisma Kota masing-masing yaitu
energi (p= 0,001), protein (p= 0,001), lemak (p= 0,003) dan karbohidrat (p=
0,001).
Simpulan : Ada hubungan asupan energi dan zat gizi makro dengan status gizi
pada anak autis usia sekolah di SLB C Dharma Mulia Dan SLB Yayasan Autisma
Kota Semaran
PENGARUH AKUPRESUR TITIK ST36 (ZUSANLI) TERHADAP MUAL MUNTAH IBU HAMIL TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TENGARAN
Latar Belakang: Mual dan mutah merupakan keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil trimester I akan tetapi apabila tidak ditangani dengan tepat akan menimbulkan masalah patologis/hiperemesis gravidarum (mual muntah yang berlebihan) yang dapat mengakibatkan dehidrasi dan masalah pada janin. Adapun penanganan yang dapat dilakukan salah satunya dengan pemberian terapi nonfarmakologi yaitu akupresur titik ST36 (Zusanli) yang tidak memiliki efek samping. Tujuannya untuk mengetahui apakah ada pengaruh akupresur titik ST36 terhadap mual muntah ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Tengaran tahun 2023. Metode: Rancangan penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan One Group Pre-Test Post-Test. Jumlah sampel yang digunakan adalah 20 responden pada bulan Desember tahun 2023 di Puskesmas Tengaran dengan teknik Total Sampling dan menggunakan instrument PUQE-24. Analisis data yang digunakan adalah analisis data Univariat dan Bivariat, menggunakan uji statistik non-parametrik yaitu Uji Wilcoxon karena data tersebut tidak berdistribusi normal sehingga tidak bisa menggunakan uji Paired T-test. Hasil: Data yang diuji menggunakan uji Wilcoxon dapat dilihat dari nilai rata-rata sebelum diberikan akupresur sebesar 9.30 dan nilai rata-rata sesudah diberikan akupresur sebesar 5.45 sehingga selisih sebelum dan sesudah intervensi sebesar 3.85 serta nilai sig 0.000 yaitu berarti p value<α (0.05) maka Ha diterima dan Ho ditolak yang yang berarti ada pengaruh akupresur ST36 (Zusanli) terhadap mual muntah ibu hamil trimester I di wilayah kerja puskemas tengaran. Simpulan: Pijat akupresur titik ST36 (Zusanli) mampu menurunkan frekuensi mual pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja puskesmas tengaran
ANALISA PERAN AKUNTAN DALAM MANAJEMEN KEUANGAN DI SMP MARDI RAHAYU TAHUN PELAJARAN 2023/2024
Peran akuntan di SMP Mardi Rahayu dibagi menjadi beberapa tugas yang
dilaksanakan oleh pegawai tetap yayasan seperti mengelola dana BOS dan
mengelola keuangan baik keuangan yang masuk ke sekolah atau keuangan yang
keluar dari sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas peran
akuntan dalam manajemen keuangan sekolah SMP Mardi Rahayu.
Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif.
Teknik pengambilan data menggunakan wawancara kepada Kepala SMP Mardi
Rahayu, bendahara, dan komite SMP Mardi Rahayu. Analisis data yang
digunakan yaitu hasil wawancara yang kemudian diteliti bersama dengan apa
yang diamati dan dilihat peneliti selama penelitian untuk mengetahui bagaimana
peran akuntan dalam pengelolaan keuangan sekolah di SMP Mardi Rahayu.
Hasil penelitian berasal dari wawancara dengan bendahara dan kepala SMP
Mardi Rahayu. Pembagian tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di SMP Mardi
Rahayu Ungaran tahun 2023/2024 sudah baik. Peran bendahara dimulai dari
perencanaan manajemen keuangan yaitu (a) sumber keuangan sekolah; dan (b)
Penyusunan RAPBS. Peran bendahara dalam pelaksanaan manajemen keuangan
yaitu (a) kegiatan penerimaan; dan (b) kegiatan pengeluaran. Peran bendahara
dalam evaluasi manajemen keuangan yaitu (a) evaluasi monitoring dari yayasan;
dan (b) Evaluasi dari dinas terkait.
Peran akuntan yang sudah dilaksanakan di SMP Mardi Rahayu Ungaran
sudah berjalan cukup baik, mulai dari perencanaan dalam RAPBS lebih
diperhitungkan program-program yang penting dalam pelaksanaan kegiatan
anggaran di SMP Mardi Rahayu. Bendahara sekolah harus meningkatkan
ketelitian dalam berhitung, dan memilih akun, serta lebih rapi dalam menyimpan
segala bukti transaksi secara urut sesuai tanggal pelaksanaan, bendahara harus
belajar mengatur waktu lebih baik sehingga tepat waktu dalam pelaporan
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERSIAPAN PERSALINAN DI PUSKESMAS COMORO DILI TIMOR-LESTE
Latar belakang : Pengetahuan ibu hamil tentang persiapan persalinan merupakan salah satu indikator yang sangat berarti dalam menurunkan AKI karena mengingat kematian ibu 90% terjadi pada saat persalinan. Berdasarkan laporan dari TimorLeste Demographic and Heath Survey pada tahun 2021 Penyebab AKI di Timor Leste yaitu disebabkan oleh perdarahan (20%), Hipertensi dalam kehamilan (12%), Abortus (13%), Partus lama (8%), Infeksi (15%). Hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di Wilayah Kerja Puskesmas Comoro Dili, Wawancara dilakukan kepada 10 ibu hamil trimester III dengan hasil wawancara didapatkan 6 orang (60%) yang belum mengetahu persiapan kebutuhan dalam persalinan diantaranya seperti ibu belum mengetahui tanggal perkiraan persalinan, mental ibu belum siap untuk menghadapi persalinan, ibu belum menyiapkan kendaraan jika sewaktu-waktu diperlukan, dan pakaian untuk bayinya. Metode : Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional, dan dilakukan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang persiapan persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Comoro Dili Timor-Leste. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Comoro Dili Timor-Leste pada Bulan November 2023 yang berjumlah 124 orang. Teknik sampling dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan rumus slovin dan didapatkan sampel sebanyak 55 responden. Analisis datadalam penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil : didapatkan hasil analisis distribusi frekusien pengetahuan ibu hamil terkait persiapan persalinan di Puskesmas Comoro Dili Timor-Leste, didapatkan bahwa pengetahuan responden terkait persiapan persalinan terbanyak yaitu pada kategori cukup dengan jumlah 22 responden dengan persentase 40,0% dari 55 responden. pada kategori baik sebanyak 18 responden dengan persentase 32,7%. Serta pada kategori kurang sebanyak 15 responden dengan persentase 27,3%. Simpulan : gambaran pengetahuan ibu hamil terkait persiapan persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Comoro Dili Timor-Leste berada pada kateegori cuku
ANALISIS TERHADAP PEMBACAAN DAN PENANDATANGANAN AKTA NOTARIS YANG TIDAK SECARA BERSAMAAN DI HADAPAN NOTARIS (STUDI KASUS DI KABUPATEN SEMARANG)
Pembacaan dan penandatanganan akta notaris merupakan dua langkah
penting dalam pembuatan akta notaris. Tujuan pembacaan akta adalah agar para
penghadap memahami isi akta yang dibuat oleh notaris. Tujuan penandatanganan
akta adalah untuk menunjukkan bahwa para penghadap telah menyetujui isi akta
yang dibacakan oleh Notaris. Metode pendekatan penelitian yang digunakan dalan
Skripsi ini adalah metode penelitian Yurisprudensi Normatif dan Empiris. Hal ini
diatur dalam Pasal 16 ayat (8) Undang-Undang Jabatan Notaris. Pasal 44
berbunyi: ”segera setelah akta dibacakan, akta tersebut ditandatangani oleh setiap
penghadap, saksi, dan Notaris, kecuali apabila ada penghadap yang tidak dapat
membubuhkan tanda tangan dengan menyebutkan alasannya yang dinyatakan
dinyatakan secara tegas dalam akta”. Dalam pelaksanaan ketentuan mengenai
waktu penandatanganan akta oleh para penghadap, saksi dan Notaris, diketahui
bahwa penandatanganan akta dilakukan antara penghadap dengan saksi dan
Notaris pada waktu yang tidak bersamaan. Hal ini disebabkan karena kesibukan
pekerjaan para penghadap dimana para penghadap sulit mencari waktu yang
bersamaan untuk hadir dihadapan Notaris. Alasan lainnya yaitu adanya rasa saling
percaya antara penghadap dengan Notaris dimana antara Notaris dan penghadap
sudah lama bekerja sama dalam pekerjaan yang berkaitan dengan pembuatan akta.
Seperti kerja sama Notaris dengan Bank dan Notaris dengan Perusahaan-
Perusahaan lainnya. Dalam hal demikian Notaris meminta, para penghadap
membuat surat perjanjian yang menyatakan bahwa para pihak setuju dan sepakat
untuk menandatangani akta tersebut secara tidak bersamaan dihadapan saksi-saksi
dan Notaris. dengan isi akta yang telah disepakati sebelumnya yaitu tidak akan
ada perubahan dalam isi akta tersebut.
Kata Kunci: Notaris, Kebijakan Hukum, Undang-Undang Jabatan Notari
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Balita Dengan Status Gizi Balita Di Desa Padaan Wilayah Kerja Puskesmas Pabelan
Latar Belakang : Status gizi adalah keadaan yang diakibatkan oleh keseimbangan antara asupan zat gizi dari makanan dengan kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Faktor yang mempengaruhi gizi balita salah satunya adalah pengetahuan ibu. Hasil wawancara yang dilakukan pada 10 ibu yang memiliki balita di cikalan didapatkan hasil 4 dari 10 ibu pengetahuan kurang, 3 pengetahuan baik dan 3 pengetahuan cukup. Masalah pengetahuan ibu sangat penting peranannya dalam menentukan asupan makanan karena tingkat pengetahuan gizi seseorang berpengaruh terhadap perilaku dalam memilih makanan yang berdampak pada asupan gizi anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang gizi balita dengan status gizi balita di desa padaan.
Metode : Penelitian menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi ibu yang mempunyai balita usia 12-60 bulan di desa padaan yaitu 212 dan sampel dalam penelitian ini adalah 68 ibu yang mempunyai balita dan 68 balita usia 12-60 bulan di desa padaan. Teknik sampling menggunakan proportionate random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan ibu tentang gizi balita, sedangkan untuk penilaian status gizi menggunakan tabel Z-Score (BB/U). Uji statistic dianalisis dengan uji chi-square dengan taraf signifikan (α) = 0,05.
Hasil : Hasil penelitian didapatkan gambaran pengetahuan ibu tentang gizi balita di desa padaan dari total 68 responden sebagian besar mempunyai pengetahuan kurang sebanyak 46 ibu (67,6%), gambaran status gizi pada balita di desa padaan kategori status gizi kurang dengan jumlah 36 balita (53%). Uji chi-square menunjukkan nilai ρ = 0,169 nilai α = 0,05, tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi balita dengan status gizi.
Simpulan : Diharapkan kepada ibu lebih memperhatikan kan pentingnya gizi untuk balita, dan mencari informasi tentang pemenuhan kebutuhan gizi seperti mengikuti penyuluhan dan konseling dari puskesmas serta media massa lainnya
Hubungan Breastfeeding Self Efficacy Dengan Pemberian Asi Ekslusif Pada Ibu Menyusui Di Desa Margorejo Kabupaten Pati
Latar Belakang : ASI eksklusif sangat penting bagi bayi. Di Jawa Tengah terdapat cakupan ASI yang rendah yaitu di Kabupaten Pati sebesar 75,6%. Cakupan ASI terendah terdapat di Puskesmas Margorejo yaitu sebesar 15,1% ( Profil Kesehatan Kabupaten Pati, 2022). Di Desa Margorejo cakupan ASI eksklusifnya yaitu sebesar 3,39%. 9 dari 10 ibu yang memiliki bayi di usia 6 sampai 12 bulan di Desa Margorejo tidak ASI eksklusif karena ibu merasa tidak yakin bahwa dapat memberikan ASI secara eksklusif. Selain itu, factor lain gagalya ASI eksklusif ada pekerjaan ibu, pengetahuan, dan social budaya.
Tujuan : Untuk mengetahui bagaimana Hubungan Breastfeeding Self Efficacy dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Menyusui di Desa Margorejo Kabupaten Pati
Metode : Pendekatan yang dilakukan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 54 ibu dengan sampel yang menggunakan total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji normalitas data menggunakan uji Shapiro-Wilk, analisis data menggunakan uji Chi-Square.
Hasil : Dari 54 responden ibu menyusui terdapat 30 responden yang memiliki breastfeeding self efficacy kategori tinggi dengan ASI eksklusif sejumlah 16 responden (53.3%) dan 14 responden (26.3%) kategori kategori tidak ASI eksklusif sedangkan dari 24 responden yang breastfeeding self efficacy rendah dengan pemberian ASI eksklusif sejumlah 3 responden (12.5%) dan 21 responden (84.5%) kategori tidak ASI eksklusif. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p value = 0,005 < α (0,05) bahwa ada hubungan breastfeeding self efficacy dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui di Desa Margorejo Kabupaten Pati.
Simpulan : Ada hubungan antara breastfeeding self efficacy dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui di Desa Margorejo Kabupaten Pat