Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
    4951 research outputs found

    HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KUALITAS TIDUR PADA REMAJA DI SMKN 1 DAN SMPN SATAP 5 BULIK TIMUR DESA PEDONGATAN KALIMANTAN TENGAH

    Get PDF
    Latar Belakang : Pengguna media sosial kini menempati berbagai kelompok. Remaja, dewasa, orang tua, dan bahkan anak-anak melek media sosial. Banyak remaja menghabiskan waktu mereka online di media sosial bahkan di malam hari. Hal ini dapat mengganggu proses tidur dan menurunkan kualitas tidur dimana kualitas tidur yang buruk akan mengakibatkan berbagai gangguan keseimbangan fisiologis seperti penurunan aktivitas sehari-hari, merasa lelah, lemah, kondisi neuromuskular yang buruk, daya tahan tubuh menurun. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada remaja di SMKN 1 dan SMPN Satap 5 Bulik Timur Desa Pedongatan Kalimantan Tengah Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, pengumpulan data berdasarkan data primer berupa kuesioner. Sampel 83 responden dengan teknik total sampling. Hasil penelitian dianalisis menggunakan analisa univariat dan uji Chi Square Hasil : Mayoritas responden adalah perempuan (63,9%) mayoritas berusia 16 tahun (31,3), pendidikan mayoritas SMA (62,7%). Penggunaan media sosial termasuk kategori tinggi yaitu sebanyak 64 responden (77,1%), kualitas tidur remaja di Desa Pedongatan mayoritas adalah kualitas tidur dalam kategori buruk yaitu sebanyak 62 responden (74,7%). Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada pada remaja di SMKN 1 dan SMPN Satap 5 Bulik Timur dengan nilai ρ value 0,002 ( ρ < 0,05 ). Simpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada pada remaja di SMKN 1 dan SMPN Satap 5 Bulik Timur Desa Pedongatan Kalimantan Tengah. Diharapkan pada remaja untuk mengurangi penggunaan media sosial dengan mengatur waktu dan frekuensi penggunaan gadget secara konsisten, hanya pada saat yang penting atau untuk bersantai, serta dapat membedakan antara kebutuhan sekolah dan hiburan. Kata Kunci :Media Sosial, Remaja, Kualitas Tidu

    HUBUNGAN PERSEPSI PASIEN TERHADAP KINERJA PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN RAWAT INAP PADA PUSKESMAS DI WILAYAHPEDESAAN KABUPATEN PEKALONGAN

    Get PDF
    Latar Belakang : Puskesmas adalah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten atau kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pengembangan kesehatan di suatu wilayah kerja. Instalasi rawat inap di puskesmas merupakan upaya pengembangan yang diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, serta keberadaan puskesmas rawat inap sangat penting dalam mendekatkan layanan kesehatan pada masyarakat. Beberapa puskesmas di Kabupaten Pekalongan Indeks Kepuasan Masyarakat terutama pada Unsur Pelayanan (Waktu Pelayanan) memang masih menjadi kendala dalam mencapai target Standar Pelayanan Minimal. Ada beberapa indikator yang memberikan pengalaman yang baik kepada pengunjung puskesmas. Selain itu, kinerja petugas terutama perawat juga mempengaruhi tingkat kepuasan pasien di puskesmas. Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif noneksperimental dengan pendekatan Cross Sectional. Lokasi dan waktu pengumpulan data dilakukan di Rawat Inap Puskesmas Pedesaan Wilayah Kerja Kabupaten Pekalongan selama 14 hari. Besaran sampel sebanyak 34 responden. Peneliti menggunakan teknik accidental sampling. Hasil : Berdasarkan data kepuasan pasien didapatkan; Cukup Puas 16 responden (50%), Puas 12 responden (37%), Sangat Puas 4 responden (13%). Sedangkan untuk kinerja perawat didapatkan; Cukup baik 8 responden (25%), Baik 20 responden (52,5%), Sangat Baik 4 responden (12,5%). Simpulan : Terdapat hubungan antara kinerja perawat dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap pada Puskesmas di Wilayah Pedesaan Kabupaten Pekalongan yaitu semakin tinggi kinerja perawat maka tingkat kepuasan pasien semakin tinggi. Kata Kunci : Kepuasan Pasien, Kinerja Perawa

    HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN TINGKAT KEDISIPLINAN PERAWAT DI RUMAH SAKIT MEDIKA SANGATTA

    Get PDF
    Latar Belakang: Penelitian ini memiliki rumusan asalah yaitu Apakah ada Hubungan Motivasi Kerja dengan Tingkat Kedisplinan Perawat di Rumah Sakit Umum Medika Sangatta 2023. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui Motivasi Dan Tingkat Kedisiplinan Perawat Di Rumah Sakit Medika Sangatta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan populasi total yaitu 149 orang. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel penelitian ini adalah purposive sampling yaitu diperoleh jumlah sampel sebanyak 45 orang sesuai kriteria. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan dilanjutkan dengan analisis menggunakan SPSS yang meliputi, analisis statistik deskriptif serta uji hipotesis Hasil: Berdasarkkan hasil pengujian diketahui motivasi kerja berhubungan dengan kedisiplinan perawat hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesisi nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 (0,001). Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan motivasi dan tingkat kedisiplinan perawat di Rumah Sakit Medika Sangatta. Diharapkan seluruh perawat di Rumah Sakit Medika Sangatta untuk melakukan pekerjaan secara disiplin dan meningkatkan motivasi kerja agar mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Kata Kunci: Motivasi, Kedisiplinan, Perawa

    GAMBARAN PERUBAHAN HEMODINAMIK PASIEN INDUKSI ANESTESI INTRAVENA DI INTALASI BEDAH CENTRAL RSU BALIKPAPAN BARU

    Get PDF
    Latar Belakang : Perubahan hemodinamik pada induksi anestesi masih sering terjadi pada pasien saat tindakan induksi anestesi intravena , sehingga bila tidak segera ditangani dapat memperburuk kondisi pasien dan mengganggu rencana tindakan pembedahan sehingga perlu pemantauan untuk memperoleh gambaran hemodinamik pada pasien dengan induksi anestesi intravena. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hemodinamik pasien pada induksi anestesi intravena di intalasi bedah sentral Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah 217 pasien bedah dengan induksi anastesi intravena di Ruang Instalasi Bedah Sentral RSU Balikpapan Baru mulai bulan September – Oktober 2023.Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan Purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 141. Instrument penelitian rekam medis. Hasil Penelitian : Didapatkan sebagian besar responden mengalami penururnan hemodinamik pada induksi anastesi intravena. Penurunan ini sebagai berikut: tekanan darah sistolik sebesar 28,24%., tekanan darah diastolik sebesar 3,7%, denyut nadi sebesar 2,5%, dan MAP sebesar 2,73%. Simpulan : didapatakn penurunan hemodinamik pada pasien iduksi anastesi intravena di intalasi bedah central RSU Balikpapan Baru yang diukur melalui tekanan darah systole, tekanan darah diastole, denyut nadi dan MAP. Saran : Diharapkan bagi tenaga perawat dapat meningkatkan kompetensi dalam pemantauan hemodinamika pasien induksi anatesi intravena. Kata kunci : Hemodinamik, Anastesi Intraven

    HUBUNGAN PERSEPSI GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN DENGAN KINERJA PERAWAT DALAM MEMBERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT BINA KASIH AMBARAWA

    Get PDF
    Latar Belakang : Sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, rumah sakit harus mampu memenuhi mutu pelayanan rumah sakit yang ditentukan oleh sumber daya manusianya, antara lain perawat yang memegang peranan penting dalam pelaksanaan pekerjaan keperawatan. Kinerja perawat yang baik merupakan harapan seluruh pasien. Pada organisasi rumah sakit, kepala ruangan adalah pemimpin yang langsung membawahi dan berhubungan langsung dengan perawat. Seorang pemimpin dalam keperawatan yang efektif adalah hal yang pokok, sebab hal ini merupakan disiplin ilmu yang luas dalam sistem keperawatan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan Kepala Ruangan dengan kinerja Perawat dalam memberikan asuhan keperawatan di Rumah Sakit Bina Kasih Ambarawa Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, pengumpulan data berdasarkan data primer berupa kuesioner. Sampel 50 responden dengan teknik total sampling. Hasil penelitian dianalisis menggunakan analisa univariat dan uji Chi Square Hasil : Gaya kepemimpinan di RS Bina Kasih menurut persepsi perawat mayoritas adalah gaya kepemimpinan demokratis sebanyak 25 responden (50%), mayoritas kinerja perawat adalah kategori cukup yaitu sebanyak 41 responden (82%) dan terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan kinerja perawat di RS Rumah Sakit Bina Kasih Ambarawa dari hasil uji statistik Chi Square didapatkan nilai ρ 0,001<0,05. Simpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan kinerja perawat di RS Rumah Sakit Bina Kasih Ambarawa. Diharapkan bagi perawat agar meningkatkan tanggung jawab serta kinerja terutama dalam pelayanan rumah sakit yang sesuai dengan standar agar lebih meningkatkan pelayanan yang optimal bagi pasien. Kata Kunci :Kinerja Perawat, Kepala Ruangan, Gaya Kepemimpina

    KARAKTERISTIK FISIK DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN NANOEMULGEL MINYAK BIJI LABU KUNING (Cucurbita moschata Seed Oil) DENGAN METODE DPPH (1,1-diphenyl-2- picrihidazil)

    Get PDF
    Sumber antioksidan alami salah satunya dapat ditemukan pada minyak biji labu kuning, karena mengandung asam lemak tak jenuh, karotenoid, flavonoid, dan polifenolat. Minyak biji labu kuning dibuat sediaan nanoemulgel untuk meningkatkan efektivitas terapeutik sehingga dapat menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi nanoemulgel minyak biji labu kuning yang memenuhi sifat fisik, stabil dan memiliki aktivitas antioksidan. Metode: Penelitian eksperimental meliputi formulasi nanoemulsi minyak biji labu kuning menjadi nanoemulgel dengan seri konsentrasi formula 1 (3%) dan formula 2 (6%), uji karakteristik fisik, stabilitas dan aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Data dianalisis menggunakan SPSS Versi 26. Hasil: Hasil karakteristik fisik nanoemulsi minyak biji labu kuning yaitu ukuran partikel 181,8 nm, PDI 0,610, pH 6,22. Hasil karakteristik fisik nanoemulgel yaitu organoleptis bentuk semi padat, tidak berbau, warna putih keruh, homogen, pH formula 1 (6,17±0,567); formula 2 (6,15±0,075), viskositas formula 1 (4452±0,086 cP); formula 2 (8916±0,748 cP), daya sebar formula 1 (3,74±0,19 cm); formula 2 (3,43±0,240 cm), daya lekat formula 1 (6,66±1,154 detik); formula 2 (8,6±0,23 detik), uji sentrifugasi tidak memisah, namun mengalami sineresis dan hasil cycling test kurang stabil. Hasil IC 50 Vitamin C 11,163 ppm, minyak biji labu kuning 11,452 ppm, nanoemulsi minyak biji labu kuning 12,729 ppm, nanoemulgel formula 1 (22,902±0,791 ppm); formula 2 (18,057±0,872 ppm). Kesimpulan: Konsentrasi nanoemulsi minyak biji labu kuning berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan, organoleptis, viskositas, daya lekat, sineresis dan daya sebar, tetapi tidak berpengaruh pada nilai pH, homogenitas, sentrifugasi sediaan nanoemulgel

    HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DENGAN KELUHAN GANGGUAN KULIT PADA PEMULUNG DI TPA BLONDO KABUPATEN SEMARANG

    Get PDF
    Latar Belakang : Keluhan gangguan kulit adalah rasa gatal-gatal, muncul bintik merah/bentol/bula-bula berisi cairan bening/nanah pada kulit dan ruam. Personal hygiene dan penggunaan alat pelindung diri yang kurang baik menjadi sumber munculnya keluhan gangguan kulit. Penyakit akibat kerja pada kulit termasuk jenis penyakit nomor 2 di Indonesia. Pemulung berisiko tinggi terkena gangguan kulit dikarenakan lingkungan kerja yang kotor. Berdasarkan survei pendahuluan, ditemukan dari 3 pemulung, terdapat 1 pemulung mengalami keluhan gangguan kulit kemerahan dan gatal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan personal hygiene dan penggunaan alat pelindung diri dengan keluhan gangguan kulit pada pemulung di TPA Blondo Kabupaten Semarang. Metode : Desain penelitian yang digunakan analitik observasional melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini 71 responden pada Oktober– Desember 2023, teknik pengambilan purposive sampling, jumlah sampel 64 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan melakukan uji fisher. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara personal hygiene dengan keluhan gangguan kulit p = (0,000) < α (0.05) dan terdapat hubungan antara penggunaan alat pelindung diri dengan keluhan gangguan kulit p = (0,004) < α (0.05). Simpulan : Bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene dan penggunaan alat pelindung diri dengan keluhan gangguan kulit pada pemulung di TPA Blondo. Disarankan bagi pemulung untuk memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat dengan menjaga personal hygiene dan selalu menggunakan alat pelindung diri. Kata Kunci : Keluhan Gangguan Kulit, Personal Hygiene, Alat Pelindung Dir

    HUBUNGAN PENDAPATAN DAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PEMBAYARAN IURAN JKN DI KANTOR BPJS KESEHATAN CABANG UNGARAN

    Get PDF
    Latar belakang: Jumlah Peserta JKN di wilayah Kabupaten Semarang hingga April 2023 adalah 935.940 Peserta dengan segmen Peserta Bukan Penerima Upah atau PBPU pada bulan April 2023 sebanyak 11,2% atau 104.715 peserta. Data bulan April 2023 menunjukan peserta PBPU patuh membayar iuran tepat waktu 46,7% atau 48.865 peserta dan yang terlambat membayar iuran JKN 53,3% atau sejumlah 55.580 peserta, Pada bulan Mei 2023 peserta yang terlambat membayar iuran JKN mengalami kenaikan sebesar 10,3%. Untuk jumlah pemanfaatan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan peserta PBPU pada April 2023 sejumlah 5.313 Peserta, selama bulan April hingga Juni 2023 Peserta JKN yang mengalami denda pelayanan rawat inap menunjukkan kenaikan 24% dari 41 peserta menjadi 51 peserta di Juni 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan pendapatan dengan kepatuhan pembayaran iuran JKN di BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Metode: Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross-section. Jumlah sampel yang digunakan adalah 33 orang responden dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil: Berdasarkan uji statistik menggunakan uji Chi Square dan tingkat kemaknaan 0,05 diperoleh p-value = 0,245 lebih besar dari 0,05 yang artinya tidak terdapat hubungan antara pendapatan terhadap kepatuhan membayar iuran JKN. Berdasarkan uji statistik diperoleh p-value = 0,518 lebih besar dari 0,05 yang artinya tidak terdapat hubungan antara pengetahuan terhadap kepatuhan membayar iuran JKN. Simpulan: Tidak terdapat hubungan pendapatan dengan kepatuhan pembayaran iuran JKN pada peserta JKN di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Ungaran dan tidak terdapat hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pembayaran iuran JKN pada peserta JKN di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Ungaran. Kata kunci: pendapatan, pengetahuan, kepatuhan pembayaran, BPJ

    POTENSI ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT ALPUKAT (Persea Americana)

    Get PDF
    Staphylococcus aureus merupakan flora normal pada kulit, saluran pernapasan, dan saluran pencernaan makanan pada manusia. Bakteri ini juga dapat ditemukan di udara dan di lingkungan sekitar. Escherichia coli adalah salah satu penyebab infeksi bakteri seperti diare. Salah satu tanaman yang diduga berpotensi sebagai antioksidan dan antibakteri adalah ekstrak kulit alpukat (Persea Americana). Penelitian bertujuan untuk menganalisis Antioksidan ekstrak kulit alpukat dengan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Metode : dengan metode literature review menggunakan 6 artikel yang terdiri dari 5 artikel utama dan 1 artikel pendukung artikel internasional sesuai Penelitian ini dilakukan dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan. Hasil : Berdasarkan kajian penelitian ekstrak kulit Buah Alpukat (Persea Americana) memiliki antioksidan yang dilihat berdasarkan parameter persen inhibisi dan nilai IC50 dengan kategori antioksidan.Ekstrak kulit buah alpukat memiliki zona hambat tertinggi diamati sebagai 12,0 ± 1,21 mm untuk Staphylococcus aureus dan 9,5 ± 0,5 untuk Escherichia coli. Kesimpulan : Berdasarkan kajian penelitian ekstrak kulit alpukat (Persea Americana) berpotensi sebagai antioksidan dan antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli

    PROSES PENYIDIKAN DALAM TINDAK PIDANA PENIPUAN ARISAN ONLINE (Studi Kasus Di Direktorat Kriminal Khusus Polda Jateng)

    Get PDF
    Tindak pidana penipuan dengan modus arisan online merupakan bagian dari tindak pidana di bidang Informasi dan Transaksi Elektronik yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik. Penyelidikan dilakukan untuk penekanan pada pencarian dan penemuan peristiwa yang di dalamnya terdapat tindak pidana, sedangkan penyidikan merupakan tindakan yang memiliki penekanan pada pencarian dan penemuan alat bukti tindak pidana sebagaimana yang dimaksud dalam undang-undang, dan keadilan bisa ditegakkan, sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945. Penelitian meggunakan metode yuridis normatif untuk mengkaji segala sesuatu yang berhubungan dengan proses peyidikan tindak pidana penipuan arisan online sesuai dengan ketentuan dalam undang-undang yang mengatur. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa proses penyidikan terhadap tindak pidana penipuan online harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang mengikat penyidik dan penyidikan, seperti Peraturan Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Selain itu, kendala yang dihadapi aparat penegak hukum dalam proses penyidikan antara lain sulitnya melacak pelaku kejahatan penipuan online, sulitnya membuka rekening pelaku, keterbatasan alat khusus cyber crime yang dimiliki oleh aparat penegak hukum, dan tidak seimbangnya antara jumlah kasus yang ditangani oleh aparat penegak hukum dengan jumlah personil aparat penegak hukum yang menangani kasus penipuan arisan online. Oleh karena itu, perlu adanya edukasi khusus kepada masyarakat sebagai tindakan antisipatif yang lebih efisien dan revisi terhadap aturan yang sudah ada demi tercapainya tujuan penegakan hukum. Kata Kunci: Penyidikan, Penipuan, Arisan Onlin

    4,702

    full texts

    4,951

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Ngudi Waluyo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇