Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN LAMA MENJALANI HEMODIALISA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI KLINIK GINJAL DAN HIPERTENSI LESTARI SEMARANG
Latar Belakang: Pasien GGK dengan hemodialisa (HD) menghadapi berbagai
masalah mulai finansial hingga ketakutan menghadapi kematian sehingga
menurunkan kualitas hidupnya. Kualitas hidup yang rendah dan tidak tertangani
menghambat proses terapi dan meningkatkan mortalitas. Salah satu faktor yang
berhubungan dengan kualitas hidup pasien GGK dengan HD adalah lama
menjalani HD
Tujuan : Mengetahui hubungan hubungan lama menjalani hemodialisa dengan
kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di Klinik Ginjal & Hipertensi Lestari
Semarang.
Metode Penelitian: desain penelitian ini korelasional dengan pendekatan cross
sectional. Penelitian dilakukan bulan April 2023 di Klinik Ginjal dan Hipertensi
Lestari Semarang dengan populasi seluruh pasien yang menjalani hemodialisa
rutin 2 kali setiap minggunya sebanyak 150 pasien/bulan. Sampel yang diteliti
sebanyak 109 pasien diambil dengan teknik accidental sampling. Instrument yang
digunakan WHOQoL-BREF. Data dihitung menggunakan uji spearman-rank
yang diolah dengan program pegnolahan data SPSS.
Hasil Penelitian: Sebagian besar responden menjalani hemodialisa selama 13-24
bulan (46,8%) dan mempunyai kualitas hidup kategori sedang (55,0%). Ada
hubungan bermakna lama menjalani hemodialisa dengan kualitas hidup pasien
gagal ginjal kronik di Klinik Ginjal dan Hipertensi Lestari Semarang (pv =
0,048<005).
Simpulan: Ada hubungan yang bermakna lama menjalani hemodialisa dengan
kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di Klinik Ginjal dan Hipertensi Lestari
Semarang.
Kata kunci : Gagal Ginjal Kronik, Kualitas Hidup, Pasien GGK
Daftar Pustaka : 25 (2010-2020
HUBUNGAN MOTIVASI ORANG TUA DENGAN STATUS IMUNISASI PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS ARUT UTARA
Pelaksanaan imunisasi pada balita sangat diperlukan motivasi dari orang tuanya. Motivasi
dipengaruhi oleh faktor Satisfiers (intrinsik) dan faktor Dissatisfiers (ekstrinsik). Tujuan
penelitian ini dalah untuk mengetahui motivasi orang tua dengan status Imunisasi pada
balita di wilayah Puskesmas Arut Utara. Desain penelitian adalah Deskriptif analitik
dengan pendekatan waktu Cross sectional. Pengambilan sampel dengan metode
nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Populasi penelitian yaitu
sebanyak 130 responden dengan perhitungan rumus Slovin diperoleh sampel sebanyak 57
responden, data penelitian diperoleh dengan kuesioner melalui kunjungan ke rumah
responden dan kujungan ke posyandu saat kegiatan imunisasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sebesar 75,4% terlaksana imunisasi pada balitanya, motivasi tinggi
orang tua sebesar 45,6%, karena distribusi data yang tidak normal maka Uji statistik yang
dipakai adalah uji rank Spearman dengan hasil memperlihatkan ada hubungan signifikan
motivasi orang tua dengan pelaksanaan imunisasi (p value = 0,000), dan koefisien korelasi
sebesar 0,544 menunjukkan tingkat kekuatan hubungan yang kuat. Kesimpulan dalam
penelitian ini adalah semakin tinggi motivasi orang tua, semakin baik pelaksanaan
imunisasi pada balita. Disarankan bagi petugas kesehatan untuk dapat memberikan
dukungan dan penghargaan bagi orang tua, peningkatan kompetensi petugas, penyediaan
keterjangkauan akses layanan imunisasi, penyuluhan promosi kesehatan tentang Imunisasi.
Kata kunci: Imunisasi, Motivasi, Orang Tua
Kepustakaan: 2019-202
PENGARUH KOMBINASI TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF DAN NAFAS DALAM TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DI RUMAH SAKIT UMUM BALIKPAPAN BARU
Latar Belakang : Operasi adalah salah satu tindakan medis yang membutuhkan
persiapan mental dan fisik karena dapat menyebabkan kecemasan. Berdasarkan survei
data awal di RSU Balikpapan Baru didapatkan banyak pasien mengalami kecemasan
sebelum operasi. Relaksasi otot progresif dan napas dalam mampu menurunkan
kecemasan dikarenakan merilekskan otot-otot yang tegang dan memberikan
kenyamanan. Tujuan penelitian untuk meneliti lebih lanjut tentang pengaruh kombinasi
teknik relaksasi otot progresif dan nafas dalam terhadap tingkat kecemasan pasien pre
operasi di RSU Balikpapan Baru.
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian pre experimental dengan pendekatan
one group pre test and post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien pre
operasi di RSU Balikpapan Baru dengan rata-rata selama bulan September-November
2023 sebanyak 84 pasien. Jumlah sampel sebanyak 46 pasien. Pengambilan sampel
penelitian ini menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian yaitu kuesioner
The Amsterdam Pre Operative Anxiety and Information Scale (APAIS). Analisa data
dilakukan dengan menggunakan analisis Uji Wilcoxon.
Hasil : Hasil penelitian didapatkan skor rata-rata tingkat kecemasan sebelum dan
setelah dilakukan kombinasi teknik relaksasi otot progresif dan napas dalam
mengalami penurunan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test dengan nilai
p-value sebesar 0,000<0,05 yang artinya terdapat pengaruh pemberian kombinasi
relaksasi otot progresif dan nafas dalam terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi
di RSU Balikpapan Baru.
Simpulan : Kombinasi teknik relaksasi otot progresif dan napas dalam berpengaruh
terhadap penurunan kecemasan pasien pre operasi. Diharapkan perawat mampu
melakukan kombinasi relaksasi otot progresif dan nafas dalam sebagai salah satu
intervensi keperawatan untuk mengurangi kecemasan pada pasien pre operasi.
Kata Kunci : otot progresif, nafas dalam, kecemasa
KAJIAN INTERAKSI OBAT PADA PASIEN RAWAT JALAN YANG MENDAPATKAN TERAPI WARFARIN DI RSUD DR GUNAWAN MANGUNKUSUMO PADA TAHUN 2023
Warfarin merupakan antagonis vitamin K yang memiliki jendela
terapi sempit, variabilitas luas di dalam dosis-respons antar individu, sejumlah
besar interaksi terhadap obat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengkaji
interaksi obat pada pasien rawat jalan yang mendapatkan terapi warfarin di RSUD
Dr Gunawan Mangunkusumo Pada Tahun 2023.
Metode: Metode deskriptif yang bersifat retrospektif, yaitu penelitian dengan
menggunakan data yang lalu. Data yang diperoleh dari penelusuran rekam medik
pasien yang menggunakan terapi warfarin di instalasi rawat jalan RSUD Dr
Gunawan Mangunkusumo Pada Tahun 2023 dengan jumlah sampel 70 data rekam
medik yang ditulis dalam lembar pengumpulan data.
Hasil: Penelitian menunjukan pasien yang menggunakan terapi warfarin
perempuan berjumalah 37 pasien (54,09%) dan laki-laki berjumlah 33 pasien
(47,1%). Pasien yang mengalami interaksi sebanyak 66 pasien (94,29%).
Berdasarkan interaksi pada tingkat keparahan moderate sebanyak 39 (59,09%),
moderate+minor sebanyak 13 pasien (19,70%), mayor+moderate sebanyak 11
pasien (16,67%), mayor+moderate+minor sebanyak 2 pasien (3,03%) dan
mayor+minor sebanyak 1 pasien (1,52%). Interaksi mekanisme farmakodinamik
terdapat 31 pasien (46,97%), Farmakokinetik terdapat 5 pasien dengan presentase
(7,58%) dan kombinasi farmakokinetik+farmakodinamik sejumlah 30 pasien
dengan presentase (45,45%).
Kesimpulan: Keparahan interaksi pengobatan warfarin berdasarkan keparahan
moderate dengan jumlah 37 pasien (54,09%), dan menurut interaksi mekanisme
farmakodinamik dengan jumlah 31 pasien (46,47%)
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TBC DI POLI PARU RSU BALIKPAPAN BARU
Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang
masih menjadi masalah kesehatan penting bagi masyarakat di dunia hingga saat ini,
termasuk Indonesia. Alasan utama gagalnya pengobatan tuberkulosis adalah pasien
tidak mau minum obatnya secara teratur dalam waktu yang diharuskan. Kepatuhan
minum obat pasien merupakan salah satu faktor yang menentukan dalam
keberhasilan pengobatan tuberkulosis. Kepatuhan minum obat penderita
tuberkulosis dipengaruhi oleh dukungan keluarga.
Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan
keluarga dengan kepatuhan minum obat penderita tuberkulosis paru di Rumah Sakit
Umum Balikpapan Baru.
Metode Penelitian : Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian
kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada
penelitian ini yaitu total sampling dengan jumlah 48 sampel. Pengumpulan data
digunakan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan responden yang
menerima dukungan keluarga dalam kategori mendukung sebagian besar patuh
berobat.
Hasil Penelitian: Hasil uji statistik dengan menggunakan Pearson Profuct Momen
dan dicari reliabilitas nya dengan menggunakan metode Alpha Cronbach dengan
tingkat kepercayaan 95% didapatkan hasil terdapat hubungan antara dukungan
keluarga dengan kepatuhan berobat dengan nilai p value= 0,018.
Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan
antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis di
Rumah Sakit Umum Balikpapan Baru.
Kata kunci : Tuberkulosis Paru, Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Oba
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MELAKUKAN HEMODIALISA DI RUANG HD RSUD SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN
Latar Belakang: Penyakit gagal ginjal kronik merupakan suatu proses gangguan pada ginjal yang
menyebabkan penurunan secara progresif terhadap fungsi ginjal gangguan yang berkelanjutan
terhadap fungsi ginjal akan berakibat pada kemampuan ginjal dalam eliminasi produk limbah
tubuh, mempertahankan asam basa, serta cairan dan keseimbangan elektrolit. Pemberian diet yang
tepat juga bisa menjadi terapi yang dapat dilakukan pasien agar penyakitnya tidak semakin parah.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode penelitian
deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional, Sampel diambil 51 responden,
menggunakan tehnik purposive sampling dan di analisa menggunakan uji Chi spearman rank.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai dukungan keluarga kategori tinggi (60,8) kategori
sedang (39,2%) dan kepatuhan diet kategori patuh (52,9%) dan kategori tidak patuh (47,1%). Hasil
uji statistik Chi spearman rank.didapatkan nilai signifikan sebesar P value adalah 0,000
(P<0,005).
Simpulan: Ada Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pada Pasien Gagal Ginjal
Kronik Yang Melakukan Hemodialisa Di Ruang HD RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
Kata kunci : Dukungan Keluarga, Gagal Ginjal Kronik, Kepatuhan Die
HUBUNGAN PERAN PERAWAT DALAM PEMBERIAN EDUKASI PRE OPERASI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DI RSU BALIKPAPAN BARU
Latar belakang : Pembedahan atau operasi merupakan salah satu tindakan dari
penanganan kegawatdaruratan sesuai dengan kondisi pasien, tindakan bedah akan
menimbulkan trauma fisik dan risiko kematian dapat mempengaruhi psikologis
pasien preoperasi salah satunya yaitu ketakutan dan kecemasan
Tujuan : menganalisa hubungan peran perawat dalam memberikan edukasi pre
operasi terhadap tingkat kecemasan pasienpre operasi di RSU Balikpapan Baru
Metode : Penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Teknik pengambilan
sample yang digunakan yaitu Non Probability sampling dengan cara accidental
sampling. Sampel dalampenelitianini menggunakan 35 pasien dengan menggunakan
kuesioner peran perawat dalam memberikan edukasi dan kuesioner Hamilton
Anxiety Rating Scale untuk mengukur tingkat kecemasan pasien yang akan
mengalami tindakan operasi pembedahan
Hasil : Penelitian didapatkan nilai Asymp. Sig. (2- tailed) adalah 0,036 dan 0,000
yang memiliki hubungan peran perawat dalam memberikan edukasi dengan tingkat
kecemasan pasien preoperasi di rumah sakit balikpapan baru dengan korelasi arah
hubungan positif.
Kesimpulan : terdapat hubungan yang siginifikan antara peran perawat dalam
memberi edukasi pre operasi dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi di rumah
sakit balikpapan baru.
Saran : peran perawat dalam memberikan edukasi pre oeprasi dapat mengukur
tingkat pengetahuan serta mengembangkan penelitian ini lebih lanjut agar dapat
mengukur peran perawat dalam memberi asuhan keperawatan.
Kata Kunci : Peran Perawat, Edukasi,Tingkat Kecemasan,Pre Operas
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN PASIEN TENTANG PENYAKIT HIPERTENSI DI RSUD SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN
Latar Belakang: Penyakit hipertensi, atau tekanan darah tinggi, merupakan salah
satu masalah kesehatan yang signifikan di seluruh dunia. Hipertensi dapat
menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, gagal
ginjal, dan gangguan pembuluh darah lainnya. Salah satu langkah penting dalam
pengelolaan hipertensi adalah pendidikan kesehatan kepada pasien. Pendidikan
kesehatan memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pasien tentang kondisi
mereka, serta cara mengelola gaya hidup dan mengikuti pengobatan yang tepat.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan
metode pre-experiment design dengan rancangan pre test dan post test, Sampel
diambil 33 responden, menggunakan tehnik purposive sampling dan di analisa
menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai pengetahuan sebelum diberikan
pendidikan kesehatan hipertensi nilai pengetahuan dengan kategori pengetahuan
baik (12,1%), pengetahuan cukup (36,4%) dan pengetahuan kurang (51,5%).
Setelah diberikan edukasi nilai pengetahuan kategori pengetahuan baik (57,6%),
pengetahuan cukup (42,0%) dan pengetahuan kurang (00,0%). Hasil uji statistik
Wilcoxon Match Pairs Test didapatkan nilai signifikan sebesar P value adalah 0,000
(P<0,005).
Simpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada Pengaruh pendidikan
kesehatan dengan media leaflet terhadap pengetahuan pasien tentang penyakit
hipertensi di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
Kata kunci : Pendidikan Kesehatan, Hipertensi, Leafle
HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PERAWATAN INTENSIF DENGAN KECEMASAN KELUARGA PASIEN YANG DIRAWAT DI RUANG ICU RSUD SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN
Latar Belakang: Pengetahuan yang kurang atau salah tentang prosedur perawatan,
tindakan medis dan kondisi pasien dapat meningkatkan rasa ketidakpastian dan
kecemasan keluarga. Keluarga pasien yang memiliki anggota keluarga yang
dirawat di ruang ICU seringkali mengalami kecemasan, stres, dan ketidakpastian
yang tinggi
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan
metode penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional,
Sampel diambil 35 responden, menggunakan tehnik accidental dan di analisa
menggunakan uji spearman rank.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai pengetahuan kategori kurang (73,1%)
kategori cukup (51,4%) dan kategori Baik (11,4%) sedangkan kecemasan kategori
tidak cemas (14.3%) cemas ringan (60,0%) cemas sedang (17.1%) dan cemas berat
(8,%). Hasil uji statistik spearman rank.didapatkan nilai signifikan sebesar p value
adalah 0,001 (p<0,005).
Simpulan: Ada Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Perawatan Intensif
Dengan Kecemasan Keluarga Pasien Yang Dirawat Di Ruang ICU RSUD Sultan
Imanuddin Pangkalan Bun.
Kata kunci : Pengetahuan, Kecemasan, Perawatan Intensi
FORMULASI DAN EVALUASI KARAKTERISTIK FISIK SERUM NANOLIPOSOM MINYAK BIJI ANGGUR (Vitis vinifera L. Seed Oil)
Minyak biji anggur mengandung metabolit sekunder yaitu
flavonoid, asam fenolik, antosianin, asam lemak, asam amino, vitamin, turunan
stilbene. Kandungan senyawa minyak biji anggur dapat memperlambat proses
penuaan dan melindungi sel dari oksidasi radikal bebas. Tujuan penelitian ini untuk
memformulasikan minyak biji anggur, evaluasi karakteristik fisik dan aktivitas
antioksidan serum nanoliposom minyak biji anggur (Vitis vinifera L.Seed Oil).
Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimental
laboratorium dengan memformulasikan nanoliposom minyak biji anggur (Vitis
vinifera L.Seed Oil) sebagai serum dengan bobot nanoliposom minyak biji anggur
6,25 gram (F1) dan 12,5 gram (F2). Uji karakteristik fisik ditinjau dari organoleptis,
homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, sentrifugasi. Data dianalisis
menggunakan anova satu jalur melalui software SPPS versi 26.
Hasil: Uji karakteristik fisik serum nanoliposom minyak biji anggur (Vitis vinifera
L.Seed Oil) memiliki bentuk semi solid, berwarna putih, bau khas aloe vera dan
homogen. pH serum memiliki rentang 4,5-8, viskositas memiliki rentang 800-3.000
cP, daya sebar memiliki rentang 5-7 cm dan daya lekat lebih dari 1 detik. Nilai IC50
serum nanoliposom minyak biji anggur (Vitis vinifera L.Seed Oil) formula 1 sebesar
91,35189 ± 1,7498 ppm dan formula 2 sebesar 58,51323 ± 2,7763 ppm. Keduanya
termasuk kategori antioksidan kuat.
Kesimpulan : Perbedaan bobot nanoliposom mempengaruhi karakteristik fisik
berupa organoleptis (warna), pH, viskositas dan daya sebar, tetapi tidak
berpengaruh pada daya lekat dan sentrifugasi. Perbedaan bobot nanoliposom
mempengaruhi aktivitas antioksidan serum secara signifikan