Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
PERLINDUNGAN HUKUM PELESTARIAN JAMU MERAPI-MERBABU SEBAGAI PENGETAHUAN TRADISIONAL UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI TINJAU DARI UU.
Indonesia dikenal dengan kekayaan kebudayaan. UNESCO pada
November 2012 pernah menyatakan Indonesia adalah negara super
power di bidang kebudayaan. Fungsi dan peran mendasar kebudayaan
bagi bangsa adalah sebagai landasan utama dalam menjalani tata hidup
berbangsa dan bernegara. Dalam Pembukaan UUD 1945 menyebutkan
tujuan pembentukan negara adalah melindungi segenap tumpah darah
Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum. Salah satunya adalah
melindungi pengetahuan dan melindungi kebudayaan tradisional yang
dimiliki bangsa Indonesia secara turun menurun. Perlindungan ini
bertujuan mencegah pengakuan dari negara lain. Faktanya kesadaran
anggota masyarakat tentang pentingnya perlindungan hukum terhadap
pengetahuan tradisional dan kebudayaan tradisional masih rendah. Pengetahuan tradisional belum secara tegas dilindungi oleh Forum
Internasional meskipun sudah dibahas dalam berbagai kesepakatan
Internasional. Hal ini juga terjadi di Indonesia yang hingga saat ini
belum secara tegas mengatur perlindungan tentang pengetahuan
tradisional. Salahsatu objek dalam pengetahuan tradisional berupa
pengobatan tradisional yaitu jamu. Jamu adalah salah satu penciptaan
masyarakat yang secara turun temurun diwariskan dan digunakan
hingga saat ini. Sumber yang digunakan merujuk pada tradisi lisan dan
tulisan. Bahkan pengetahuan tentang pengobatan tradisional berupa
jamu ditemukan dalam berbagai relief candi seperti di Candi
Borobudur, Candi Penataran, Candi Prambanan dan lain- lain. Sumber
tertulis ditemukan dalam berbagai manuskrip kuno seperti; Serat Buku
Jampi-Jampi Jawi, Kagungan. Permasalahan pada pengetahuan
tradisional sebagai bagian dari warisan cagar budaya tak benda
disebabkan Indonesia belum maksimal memberikan perlindungan
hukum yang jelas terhadap pengetahuan tradisional. Selain itu, dukungan program pemerintah di bidang kebudayaan yang kurang
maksimal mengakibatkan rendahnya kepedulian dan kesadaran
masyarakat. Kata Kunci: Pengetahuan Tradisional, Naskah Kuna Merapi merbabu, Jam
GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN ATRIAL FIBRILASI DI RSUD Dr. GUNAWAN MANGUNKUSUMO TAHUN 2021-2023
Atrial Fibrilasi (AF) adalah jenis aritmia yang paling umum
terjadi di seluruh dunia. AF adalah takiaritmia supraventrikular yang ditandai
dengan atrium yang tidak terkoordinasi dengan penurunan fungsi mekanis atrium.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pengobatan pada pasien Atrial
Fibrilasi (AF) rawat inap di RSUD Dr. Gunawan Mangunkusumo tahun 2021-
2023.
Metode : Penelitian ini bersifat non eksperimental menggunakan metode
deskriptif observasional dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari
rekam medis RSUD Dr. Gunawan Mangunkusumo dengan jumlah sampel 54 data
rekam medik. Data yang terkumpul kemudian dilakukan analisis deskriptif yang
meliputi, karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin, usia, gejala klinis, dan
penyakit penyerta. Gambaran penggunaan obat Atrial Fibrilasi meliputi golongan
obat dan jenis obat kemudian menghitung persentasenya.
Hasil : Gambaran penggunaan obat pada pasien Atrial Fibrilasi di RSUD Dr.
Gunawan Mangunkusumo tahun 2021-2023 yaitu pada obat tunggal terbanyak
adalah glikosida jantung (Digoxin) sebanyak 34 pasien (60,71%). Penggunaan
obat dua kombinasi yang terbanyak adalah glikosida jantung (Digoxin) + Beta
Bloker (Bisoprolol) sebanyak 11 pasien (20,37%), dan penggunaan obat tiga
kombinasi yaitu Beta bloker (Bisoprolol) + Glikosida jantung (Digoxin) +
Antikoagulan (Warfarin) sebanyak 2 pasien (3,70%).
Simpulan : Gambaran penggunaan obat pada pasien Atrial Fibrilasi (AF) di
RSUD Dr. Gunawan Mangunkusumo tahun 2021-2023 yaitu pengobatan tunggal
yang paling banyak digunakan adalah glikosida jantung (Digoxin) dengan
persentase sebesar 60,71%
POLA PENGOBATAN PASIEN HIPERTENSI RAWAT INAP DI RSUD dr. GONDO SUWARNO UNGARAN
Hipertensi adalah peningkatan yang terjadi saat tekanan darah
sistolik sedikitnya 140 mmHg. Pengunaan obat antihipertensi akan dapat
memperlihatkan seberapa jauh obat dapat memperoleh efek yang diharapkan
dalam praktek klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengentahui pola pengunaan
obat pada pasien hipertensi di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran.
Metode : Desain penelitian ini mengunakan deskriptif observasional dengan
mengumpulkan data rekam medis secara retrospektif yaitu dengan melihat
peristiwa yang terjadi sebelumnya. Data pasien hipertensi diambil dari ruang
rawat jalan di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran pada tahun 2022.
Hasil : Hasil penelitian menunjukan pengunaan obat yang paling banyak
digunakan pada pasien hipertensi adalah obat amlodipin yang merupakan
golongan Calcium Chanel Blocker (CCB) dengan jumlah 8,70%. Pengunaan
terapi 2 obat kombinasi yang sering diresepkan adalah golongan ARB+CCB
dengan jumlah 17,39%.
Kesimpulan: Pengobatan terapi tunggal pada pasien antihipertensi yang sering
diresepkan adalah adalah obat amlodipin. Sedangkan terapi kombinasi dua obat
yang paling banyak digunakan adalah golongan angiotensin receptor blockers
(ARB), dan calcium channel blockers (CCB)
TINGKAT KESUKAAN DAN KANDUNGAN ZAT GIZI COOKIES MENGGUNAKAN SALAK PONDOH (Salacca Zalacca Var Pondoh)
Buah salak bersifat mudah rusak, umur simpan terbatas,
sehingga diperlukan penggunaan teknologi yang tepat guna mengolah salak .
Oalahan salak diproses dengan menggunakan teknologi sederhana, dapat bertahan
cukup lama adalah pembuatan tepung salak. Tepung salak diolah menjadi bahan
baku pembuatan produk olahan menjadi cookies.
Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesukaan dan kandungan
zat gizi dalam olahan cookies tepung salak
Metode : Penelitian ini menggunakan experimental design. Sampel yang
digunakan sebanyak 25 panelis tidak terlatih. Dilakukan dengan pembuatan 4
formulasi pada masing-masing produk dengan menggunakan tepung salak F1
(25%: 75%), F2 (50% : 50%), F3 ( 75% : 25%), F4 ( 100%) kemudian dilakukan
uji kesukaan. Selanjutnya dilaksanakan uji kandungan zat gizi. Analisis
kandungan kadar protein, abu, air, lemak, karbohidrat dan serat.
Hasil : Kandungan protein cookies salak pondoh yaitu 7.6%, Energi 469.615
Kkal, Abu 1.60%, kadar air 4.3%, kadar lemak 19.9%, karbohidrat 64.9%, kadar
serat 2.8%. Hasil uji cookies berdasarkan tingkat kesukaan tertinggi adalah F2
dengan nilai rerata warna (78.4%) , aroma (75.3%), rasa (77.6%) , tekstur (74,4%)
.
Simpulan : Formula cookies salak pondoh yang paling disukai adalah formula 2
dengan nilai rata-rata 76.4% dalam kategori “Cukup”
PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG GIZI SELAMA KEHAMILAN UNTUK MENCEGAH STUNTING SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN EDUKASI MEDIA LEAFLET DI DESA PENYARING SUMBAWA NTB
Latar Belakang : Prevalensi kejadian stunting pada balita menurut SSGI Kemenkes RI adalah 26,9% di tahun 2020, 24,4% di tahun 2021, dan 21,6% di tahun tahun 2022. Angka ini masih cukup tinggi dari target yaitu 14%. Kasus stunting pada balita di Desa Penyaring per Maret 2023 sebanyak 93 kasus. Masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun sangat penting dalam upaya pemenuhan gizi yang adekuat untuk mencegah stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan pengetahuan ibu hamil tentang gizi selama kehamilan untuk mencegah stunting sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui leaflet di Desa Penyaring. Metode : Jenis penelitian ini Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasy Experiment dengan menggunakan pendekatan one group pre test - post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah 31 responden ibu hamil, dengan jumlah sampel 31 responden. Teknik sampel menggunakan Total sampling. Intrumen ini menggunkan Kuesioner Hasil : Berdasarkan hasil analisis uji Wilcoxon signed rank test, didapatkan nilai pvalue sebesar 0,000 yang artinya ada perbedaan pengetahuan ibu hamil tentang gizi selama kehamilan untuk mencegah stunting sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui media leaflet di Desa Penyaring. Kesimpulan : Ada perbedaan pengetahuan ibu hamil tentang gizi selama kehamilan untuk mencegah stunting sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui media leaflet Di Desa Penyaring
HUBUNGAN PENGETAHUAN SEKS PRANIKAH DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMK X
Latar belakang : Pengetahuan remaja di Indonesia tentang seks pranikah pada saat ini masih sangat rendah dikarenakan penyalahgunaan sumber informasi yang semakin canggih di Indonesia contohnya seperti handphone (hp) yang disalahgunakan sebagai media tontonan film porno remaja saat ini, selain itu remaja dapat melakukan hubungan seks pranikah karena didorong oleh rasa ingin tahu yang tinggi untuk mencoba segala hal yang belum diketahui. pengetahuan yang hanya setengah-setengah tidak hanya mendorong remaja untuk mencoba-coba (Dini & Nurhelita, 2020). Kekurangan pendidikan seks yang komprehensif justru akan membuat remaja lebih tertarik penasaran dan terjerumus pada perilaku seksual yang tidak aman yang beresiko berlabuh pada konsekuensi buruk dalam kesehatan. Sekolah merupakan lingkungan sekunder bagi remaja setelah lingkunga keluarga yang memiliki pengaruh dalam membentuk perilaku remaja, selayaknyalah sekolah sebagai lembaga pendidikan dapat membantu untuk memberikan pengarahan dan penjelasan tentang seks pranikah secara baik dan benar. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Seks Pranikah dengan Perilaku seksual remaja di SMK X Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif . populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK X, Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampel yang berjumlah 77 siswa, instrument yang digunakan adalah kuisioner, data dianalisis dengan Uji chi- square dan diolah menggunakan SPSS Statistik 22 Hasil : Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan sebagian besar remaja di SMK Ezzul Moslem Kabupaten Temanggung memiliki pengetahuan yang Cukup sebanyak 39 orang (50,6%) dan sebagian memiliki Perilaku Negatif 50 orang (64,9%) nilai p value dan Chi square diperoleh hasil bahwa ada hubungan antara pengetahuan seks pranikah dengan perilaku seksual (p=0,005; X2= 10.694). Simpulan : terdapat hubungan antara pengetahuan seks pranikah dengan perilaku seksual remaja di SMK X dengan nilai (p=0,005; X2= 10.694)
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA TENGAH USIA 15 - 18 TENTANG PERNIKAHAN DINI DI DESA CANDI GARON WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMOWONO
Latar Belakang: Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan padausia < 20 tahun. Pernikahan dini berkaitan dengan permasalahan terkait sosial, ekonomi, tradisi, dan budaya dalam kelompok masyarakat. Pernikahan dini berdampak terhadap aspek kesehatan, psikologis, pendidikan,ekonomi-demografi. Risiko dari pernikahan dini bagi remaja perempuan dapat menimbulkan meningkatnya angka putus sekolah, kemiskinan, berisiko pada kesehatan reproduksi perempuan. Di kabupaten Semarang terdapat angka pernikahan dini sebanyak 216 kasus pada tahun 2022, sementara kecamatan sumowno terdapat 63 kasus sedangkan di desa candi garon pada tahun 2020-2022 terdapat 45 kasus . Tujuan: Mengetahui gambaran pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di Desa Candi Garon Wilayah Kerja Puskesmas Sumowono Tahun 2023 Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner .Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putra dan putri usia 15 – 18 Tahun di Desa Candi Garon yaitu ada 248. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling dengan jumlah sampel adalah sebagian dari remaja putra dan putri di Desa Candi Garon yaitu sebanyak 71 responden. Analisa univariat distribusi frekuensi karakteristik responden dan pengetahuan. Hasil: Pengetahuan remaja tengah usia 15-18 tahun tentang pernikahan dini di Desa Candi Garon Wilayah Kerja Puskesmas Sumowono sebagian besar cukup yaitu ada 39 orang (54,9%), pengetahuan pernikahan dini 56 orang (78,9%) baik, Dampak pernikahan dini 37 orang (52,1%) cukup, Faktor yang mempengaruhi pernikahan dini 37 orang (52,1%) kurang, dan penanganan pernikahan dini ada 37 orang (35,2%) cukup. Simpulan: Pengetahuan remaja tengah usia 15-18 tahun tentang pernikahan dini di Desa Candi Garon Wilayah Kerja Puskesmas Sumowono termasuk dalam kategori cukup. Hendakanya petugas kesehatan hendaknya lebih meningkatkan memberikan penyuluhan kepada remaja untuk meningkatkan pemahaman remaja tentan
“UJI TINGKAT KESUKAAN DAN KANDUNGAN ZAT GIZI PROTEIN DAN KALSIUM PADA NUGGET IKAN DERO (Stolephorus indicus E.)”
Nugget ikan adalah produk olahan dari daging ikan yang populer
di semua kalangan masyarakat karena rasanya yang enak dan penyajiannya yang
praktis. Kandungan gizi nugget ikan yang tinggi protein dapat diperkaya dengan
kalsium. Ikan dero adalah salah satu ikan lokal yang tinggi protein dan kalsium.
Tujuan : Mengetahui uji tingkat kesukaan dan kandungan zat gizi protein dan
kalsium pada nugget ikan dero (Stolephorus indicus E.).
Metode : Penelitian ini menggunakan desain eksperimental. Perlakuan yang
dilakukan yaitu dengan membuat nugget ikan dengan bahan dasar ikan dero.
Perlakuan yang akan dilakukan dengan membuat 3 formulasi yang berbeda dengan
perbandingan berat daging ikan : berat roti tawar F1 (80% : 20 %), F2 (70% : 30%),
dan F3 (60% : 40%). Kemudian dilakukan uji tingkat kesukaan dilanjutkan dengan
uji kandungan zat gizi protein dan kalsium.
Hasil : Formulasi yang paling disukai berdasarkan uji tingkat kesukaan adalah
formula 2 dengan nilai persentase warna 68,6%, tekstur 69,3%, aroma 67,3%, dan
rasa 80,6%. Kandungan gizi protein dan kalsium pada nugget ikan dero formula 2
adalah protein 11,73% dan kalsium 326,6 mg.
Simpulan : Uji tingkat kesukaan nugget ikan dero antara suka sampai sangat suka
sekali dengan nilai kandungan gizi melebihi batas standar SNI per 100 g
ANALISIS PENGARUH EVA (ECONOMIC VALUE ADDED) DAN MVA (MARKET VALUE ADDED) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MIGAS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2022
Fenomena kenaikan BBM atau bahan bakar minyak di Indonesia
merupakan masalah isu global yang berdampak besar pada tatanan perekonomian
suatu negara. Hal ini dapat dikatakan karena bahan bakar minyak dan gas
memiliki peran penting (play important role) sebagai energi utama yang
dibutuhkan dunia. Terutama mengenai dampak yang diberikan bagi para emiten
migas. Dengan adanya kenaikan harga BBM dapat mempengaruhi harga jual rata-
rata, sehingga mengakibatkan adanya potensi kenaikan pendapatan maupun laba
bersih yang berpotensi mencatatkan kinerja yang lebih baik. Salah satu hal yang
bisa dilakukan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan adalah
menerapkan perhitungan dengan metode EVA (Economic Value Added) dan
MVA (Market Value Added) untuk menghasilkan nilai tambah ekonomis dan nilai
tambah manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui
pengaruh EVA (Economic Value Added) dan MVA (Market Value Added)
terhadap harga saham pada perusahaan migas yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia tahun 2018-2022. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif asosiatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan
keuangan tahunan perusahaan migas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia,
jurnal-jurnal, dan literatur terkait lainnya. Penentuan sampel penelitian ini
menggunakan metode Purposive Sampling dan mendapatkan sampel sebanyak 10
perusahaan. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan metode regresi
linear berganda dengan aplikasi SPSS versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa secara parsial atau Uji T, EVA (Economic Value Added) berpengaruh
positif secara signifikan terhadap harga saham, MVA (Market Value Added)
berpengaruh positif secara signifikan terhadap harga saham. Sementara itu, secara
simultan atau Uji F, EVA (Economic Value Added) dan MVA (Market Value
Added) berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham dengan koefisien
determinasi (Adjusted R-Square) sebesar 0,321. Hal ini artinya 32,1% variabel
independen yaitu EVA dan MVA mempengaruhi harga saham, sedangkan sisanya
67,9% dipengaruhi oleh faktor lain
PENGARUH PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT TERHADAP KREDIT MACET PADA PT.BPR BKK UNGARAN (PERSERODA) KPO
Kredit adalah salah satu pemasukan utama bagi lembaga keuangan.
Pemberian pinjaman memiliki potensi risiko yang besar, oleh karena itu manajemen
yang hati-hati sangat penting dalam operasi kredit. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui prosedur pmberian kredit, hambatan-hambatan dalam prosedur peberian
kredit yang mengakibatkan terjadinya kredit macet, dan strategi yang dipakai untuk
mengatasi kredit macet yang ada pada PT. BPR BKK Ungaran (Perseroda) Kantor Pusat
Operasional.
Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data deskriptif
kualitatif dengan mendiskripsikan hasil penelitian dalam bentuk analisis
membandingkan hasil dokumentasi pemberian kredit. Objek penelitian ini adalah PT.
BPR BKK Ungaran (Perseroda) Kantor Pusat Operasional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Proses pemberian kredit di PT. BPR BKK
Ungaran (Perseroda) KPO telah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, meskipun
masih terdapat pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dalam prakteknya. Hambatan-
hambatan dalam prosedur pemberian kredit di PT.BPR BKK Ungaran (Perseroda) KPO
meliputi SLIK nasabah yang tidak bagus, jaminan yang tidak mencukupi, pendapatan
yang tidak mencukupi dan karakter nasabah. PT.BPR BKK Ungaran (Perseroda) KPO
memiliki berbagai strategi untuk mengatasi kredit macet yang dilakukan dengan cara
melakukan penagihan kembali, pendekatan persuasif