Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
Hubungan Kepatuhan Perawat Dalam Penggunaan Alat Pelindung Diri (Apd) Dengan Kejadian Healthcare Associated Infection (Hais) Di Rsud Lamandau
Latar belakang: Keselamatan pasien merupakan masalah universal yang menjadi standar rumah sakit dalam usaha meningkatkan mutu tujuan keselamatan pasien. Kepatuhan dalam penggunaan APD memiliki dampak yang besar terhadap pencegahan HAIs. Data mengenai insiden keselamatan pasien selama tahun 2023 terdapat 45 pelaporan insiden. Kepatuhan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada penerapan pengurangan resiko infeksi dengan menggunakan alat pelindung diri mencerminkan perilaku dari seorang perawat yang profesional, dan dapat dipengaruhi oleh faktor individu, faktor organisasi dan faktor psikologi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan menganalisis hubungan kepatuhan perawat dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan kejadian Healthcare Associated Infection (HAIs) di RSUD Lamandau.
Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional survey. Populasinya yaitu seluruh perawat yang terdapat pada instalansi rawat inap RSUD Lamandau dengan total 150 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 109 responden dengan teknik proportional random sampling. Hasil: Hasil dari penelitian ini berdasarkan uji spearman terdapat hubungan antara kepatuhan perawat dalam penggunaan APD dengan kejadian Healthcare Associated Infection (HAIs) di RSUD Lamandau dengan nilai p- valuee 0.001 dan r=0,979, dimana memiliki arah korelasi negatif.
Saran: Disarankan untuk seluruh perawat di Indonesia agar selalu patuh dalam menggunakan APD terutama saat melakukan asuhan keperawatan kepada pasien.
Kata kunci: Kepatuhan Perawat, kejadian Healthcare Associated Infection (HAIs), Alat Pelindung Diri (APD
Hubungan Respon Time Igd Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Di Rs Restu Ibu Balikpapan
Lаtаr Belаkаng: Instalasi Gawat Darurat (IGD) adalah sektor rumah sakit yang memberikan pelayanan pertama pada pasien gawat darurat dengan cepat, tepat dan cermat untuk mencegah terjadinya kematian atau kecacatan. Oleh karena itu dibutuhkan response time (waktu tanggap) yang tepat dan efisien sejak pasien datang sampai dilakukan penanganan awal. Response time menjadi indikator keberhasilan penanganan medik dan dapat mempengaruhi kepuasan pasien di IGD. Penelitiаn ini bertujuаn untuk mengetаhui hubungan respon time IGD dengan tingkat kepuasan pasien di RS Restu Ibu Balikpapan.
Metode: Jenis penelitiаn menggunаkаn penelitiаn kuаntitаtif dengаn desаin penelitiаn deskriptif korelаsionаl dengаn pendekаtаn cross sectionаl. Populаsi penelitiаn аdаlаh seluruh pasien IGD di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan dаn teknik pengаmbilаn sаmpel menggunаkаn accidental sаmpling sebаnyаk 94 orаng. Pengumpulаn dаtа menggunаkаn lembar kuesioner. Аnаlisis dаtа аdаlаh univаriаt dаn аnаlisis bivаriаt menggunаkаn uji chi squаre (χ2).
Hаsil: Gambaran respon time IGD didapatkan kategori tepat yaitu 55 orang (58,5%) dan kategori tidak tepat yaitu 39 orang (41,5%). Gambaran tingkat kepuasan pasien IGD didapatkan kategori puas yaitu 49 orang (52,1%) dan kategori tidak puas yaitu
45 orang (47,9%). Hasil uji statistik chi square (χ2) diperoleh variabel usia (p=0,008) menunjukkan bahwa Ha diterima.
Simpulаn: Terdаpаt hubungаn аntаrа respon time IGD dengan tingkat kepuasan pasien di RS Restu Ibu Balikpapan. Diharapkan perawat dapat meningkatkan kemampuannya dalam penganganan pasien gawat darurat dengan mengikuti seminar atau pelatihan gawat darurat.
Kаtа Kunci:Respon Time, Kepuasan
Gambaran Kepatuhan Pembatasan Cairan Pada Pasien Ckd (Chronic Kidney Disease) Yang Menjalani Hemodialisa Di Balikpapan
Lаtаr Belаkаng:Pambatasan cairan pada pasien CKD (Chrocic Kidney Disease) yang menjalankan hemodalisa merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan, dikarenakan asupan cairan yang berlebih dapat menyebabkan oedem, berat badan meningkat, bronkhi basah pada paru-paru, kelopak mata yang bengkak dan sesak nafas yang diakibatkan oleh kelebihan cairan. Tujuan dari penlitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD (Chronic Kidney Disease) yang menjalani Hemodialisa Metode: Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain diskriptif observasional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah resonden sebanyak 40 responden. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner kepatuhan pembatasan cairan dan lembar observasional pengukuran berat badan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepatuhan pembatasan cairan pada pasin CKD di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan didapatkan kepatuhan pembatasan cairan mayoritas kurang patuh sebanyak 31 responden (77,5%), kategori patuh 8 responden (20% ) dan kategori tidak patuh terdapat 1 responden (2,5%). Simpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan tahun 2024 dikategorikan kurang patu
Hubungan Perawatan Ulkus Diabetikum Menggunakan Metode Modern Dressing Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Meltius Tipe Ii
Latar Belakang: Salah satu komplikasi utama dari diabetes mellitus tipe II adalah ulkus diabetikum, yaitu luka terbuka pada kaki yang disebabkan oleh kerusakan saraf dan gangguan sirkulasi darah. Komplikasi ini sering menyebabkan nyeri, keterbatasan mobilitas, dan infeksi, yang berdampak negatif pada kualitas hidup pasien. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan Modern dressing, yaitu metode perawatan luka yang mempertahankan kelembaban luka, telah terbukti efektif dalam mempercepat penyembuhan luka dan juga berdampak pada kualitas hidup pasien. Tujuan: menganalisis Hubungan perawatan ulkus diabetikum menggunakan metode modern dressing dengan kualitas hidup pasien diabetes meltius tipe II Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif melalui pendekatan cross Sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juni-Juli 2024 dengan melibatkan 81 responden. Alat ukur menggunakan kuesioner kualitas hidup DQOL dan lembar observasi. Analisis data berupa statistic deskriptif-uji gamma. Hasil: Didapatkan dari total 81 pasien, 58 pasien atau 71,6% menggunakan metode perawatan luka modern dan 23 pasien atau 28,4% menggunakan metode konvensional, yang mencakup teknik perawatan luka yang lebih tradisional dan kurang terbarukan. Hasil statistic uji gamma mendapatkan p-value 0.000 Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara perawatan ulkus diabetikum menggunakan metode modern dressing dengan kualitas hidup pasien diabetes meltius tipe II, p value 0.000. Saran: Diharapkan penelitian selanjutnya lebih meneliti pengaruh faktor-faktor lain seperti usia, jenis kelamin, lama perawatan, kadar gula darah, tekanan darah, obesitas terhadap kualitas hidup pasien
PENGELOLAAN PEMELIHARAAN KESEHATAN TIDAK EFEKTIF MELALUI EDUKASI KESEHATAN PADA KELUARGA LANJUT USIA DENGAN DEMENSIA DI WILAYAH PUSKESMAS PUDAKPAYUNG KOTA SEMARANG
Pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada keluarga lanjut usia merupakan
tantangan signifikan yang perlu diatasi untuk meningkatkan kualitas hidup dan
kesejahteraan lansia. Lansia sering menghadapi kesulitan dalam memelihara
kesehatan secara efektif, terutama pada anggota keluarga yang menderita
demensia. Demensia adalah salah satu masalah kesehatan umum yang banyak
dianggap sebagai hal yang wajar untuk dihadapi oleh keluarga lanjut usia,
sehingga dalam upaya pengelolaan pemeliharaan kesehatannya sering kali kurang
optimal.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi tindakan yang
efektif dalam mengelola pemeliharaan kesehatan bagi keluarga lanjut usia dengan
demensia di wilayah Puskesmas Pudakpayung, Kota Semarang.
Metode penelitian pada karya tulis ilmiah ini menggunakan penelitian
deskriptif dengan pendekatan terapeutik dalam asuhan keperawatan, yang
mencakup pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi keperawatan,
implementasi keperawatan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui wawancara,
observasi, dan studi dokumentasi selama tahap pengkajian.
Hasil pengelolaan pemeliharaan kesehatan tidak efektif melalui edukasi
kesehatan pada keluarga lanjut usia dengan demensia yang terlaksana selama tiga
hari menunjukkan bahwa masalah pemeliharaan kesehatan tidak efektif pada
keluarga lanjut usia dapat teratasi.
Saran bagi keluarga agar terus memberikan dukungan dan bantuan kepada
anggota lanjut usia yang mengalami demensia dalam upaya pemeliharaan
kesehatannya. Bagi petugas puskesmas, diharapkan dapat lebih proaktif dalam
memberikan informasi dan edukasi kepada keluarga lanjut usia tentang demensia
dan cara mengelola kondisi tersebut
PENERAPAN PSAK 101 PADA LAPORAN KEUANGAN BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH DIBAWAH PENGAWASAN OJK REGIONAL 3 JAWA TENGAH
PSAK 101 merupakaan standar akuntansi yang digunakan sebagai
pedoman akuntan untuk mempermudah entitas syariah dalam penyusunan dan
penyajian pelaporan keuangan yang mudah dipahami dan juga dapat
membandingkan antara laporan keuangan entitas syariah periode sebelumnya.
Berdasarkan PSAK 101 laporan keuangan yang lengkap terdiri dari : laporan
posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas,
laporan rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil, laporan sumber dan penyaluran
dana zakat, laporan sumber dan penggunaan dana kebajikan, catatan atas
laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan pada Bank Pembiayaan Rakyat
Syariah (BPRS) yang diawasi oleh OJK Kantor Regional 3 Jawa Tengah. Adapun
tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penyajian laporan
posisi keuangan dan laporan laba rugi BPRS di Provinsi Jawa Tengah telah sesuai
dengan PSAK No. 101?. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode deskriptif adalah suatu metode
pengumpulan data melalui pemeriksaan atau peninjauan terhadap dokumen-
dokumen yang terdiri langsung dari buku-buku, surat-surat, catatan harian,
laporan-laporan, dan kajian terhadap dokumen-dokumen yang berkaitan dengan
penelitian. Hasil dari penelitian yang penulis lakukan adalah BPRS di Provinsi
Jawa Tengah sudah menerapkan PSAK secara penuh dalam pembuatan laporan
keuangan, hanya saja masih terdapat perbedaan istilah dalam komponen-
komponen laporan keuangannya
PENGARUH DIGITAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK DI AKUN INSTAGRAM @azarinecosmeticofficial
Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi pada generasi saat ini membuat
akses internet semakin mudah dan cepat. peggunaan teknologi internet dapat
menunjang aktivitas bisnis. Salah satu strategi yang banyak dilakukan oleh
perusahaan atau brand untuk mempromosikan produknya menggunakan digital
marketing atau pemasaran online, dengan adanya digital marketing dapat
menghubungkan konsumen dengan penjual, serta penjual dapat menjangkau
konsumen yang ditargetkan dan minat pembeli untuk melakukan keputusan
pembelian
Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh
Digital Marketing terhadap keputusan pembelian produk di akun Instagram
@azarinecosmeticofficial. Penelitian ini menggunkan metode kuantitatif dengan
menggunakan Teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dengan 100
responden konsumen @azarinecosmeticofficial. Metode analisis data
menggunakan software SPSS untuk pengolahan data.
Hasil penelitian ini menunjukan hasil statidtic secara parsial dan simultan bahwa
pemasaran interaktive, Program insentve, Site Desaign, Cost. Sangat berpengaruh
dan menjukkan nilai lebih dari 0,05 yang artinya signifikan terhadap keputusan
pembelian di akun intagram @azarinecosmeticofficia
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Poliklinik Dengan Kepuasan Pasien Jkn Di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan
Latar Belakang: Mutu pelayanan kesehatan adalah kesesuaian pelayanan yang sesuai dengan standar pelayanan kesehatan tetapi dalam pelaksanaanya ada pelayanan yang diberikan tidak sesuai atau dibawah standar. Ketika pemberian pelayanan kesehatan yang tidak sesuai standar akan memunculkan ketidakpuasan. Ketidakpuasan akan berdampak adanya complain dari konsumen, tidak menggunakan kembali pelayanan dan membicarakan hal yang buruk terkait pelayanan ke orang lain. Hal ini berakibat pada pendapatan rumah sakit menurun, sehingga rumsah sakit beresiko tutup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan poliklinik dengan kepuasan pasien JKN di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan.
Metode: Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional Populasi penelitian adalah pasien JKN di Poliklinik Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 99 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square (χ2).
Hasil: Gambaran mutu pelayanan kesehatan poliklinik dengan kategori baik yaitu 73 orang (73,7%) dan kategori kurang yaitu 26 orang (26,3%). Gambaran kepuasan pasien JKN dengan kategori puas yaitu 70 orang (70,7%) dan kategori tidak puas yaitu 29 orang (29,3%). Hasil uji statistik chi square (χ2) diperoleh ρ value (0,000)
< α (0,05) menunjukkan bahwa Ha diterima.
Simpulan: Terdapat hubungan antara mutu pelayanan kesehatan poliklinik dengan kepuasan pasien JKN di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan.
Saran: Hendaknya perawat dapat memperbaiki layanan kesehatan yang diberikan dengan memperbaiki sikap dalam memberikan pelayanan yang berkualitas
Gambaran Kadar Asam Urat Sebelum Dan Sesudah Puasa Senin Kamis Pada Lansia
Latar Belakang: Asam urat merupakan penyakit sendi yang disebabkan oleh tingginya asam urat di dalam darah. Dampak dari asam urat yang tidak diatasi dengan baik bisa menyebabkan komplikasi gangguan ginjal, jantung, diabetes mellitus, hipertensi. Upaya pencegahan terjadinya peningkatan kadar asam urat dalam darah dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu melakukan pengobatan asam urat hingga kembali normal, pola hidup sehat. Selain itu, salah satu cara untuk menurunkan kadar asam urat yaitu dengan puasa senin kamis. Puasa dapat digunakan untuk menurunkan kadar glukosa, kolesterol dan asam urat dalam darah. Menurut hasil penelitian, sebelum puasa kadar asam urat pada pasien sebesar 7,7 (normalnya di bawah 7 untuk laki laki). Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kadar asam urat sebelum dan sesudah melakuakan puasa senin kamis pada lansia.
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Krajan Rw 01 dengan jumlah populasi 37 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan total sampling dengan jumlah 36 responden. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian 1 set alat GCU dan Uji yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tendensi sentral.
Hasil: Kadar Asam Urat pada kategori tinggi yaitu 9,3 mg/dl sebanyak 8 orang dengan presentase sebesar 22,2%. Presentase individu dengan kadar asam urat ringan sebesar 13 Orang ini mencapai 36,1% dari total sampel yang dianalisis. Sebanyak 15 individu memiliki kadar ringan yaitu dengan presentase 41.6%. Setelah dilakukan puasa Senin-Kamis, hasil kadar asam urat kategori berat sudah menurun menjadi sebanyak satu orang dengan presentase sebesar 2,7% sedangkan kadar yang lain tergolong rendah yaitu mencapai 19 orang dengan presentase 52,7%.
Simpulan: Sesuai dari penelitian ini penulis dapat menyimpulkan gambaran kadar asam urat mengalami penurunan setelah dilakukan puasa. Puasa senin kamis dapat menurunkan kadar asam urat pada lansi