Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
Engklek Eduflex
Engklek Eduflex adalah media pembelajaran modern yang dimodifikasi dari permainan tradisional engklek. Dinamakan Education Flexible karena fleksibilitasnya untuk digunakan di semua mata pelajaran. Terdiri dari 10 kotak seperti pola engklek tradisional, permainan ini melibatkan siswa melompat dari satu kotak ke kotak lain. Setiap kotak berisi soal-soal yang mengasah kemampuan kognitif dan kerja sama siswa. Engklek Eduflex menggabungkan unsur permainan dan tujuan pendidikan, menjadikannya alat pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan
Kantong Surat
Kantong Surat merupakan media pembelajaran yang berupa papan dengan kantong-kantong yang dapat dimainkan secara kelompok. Kantong-kantongnya berisi berbagai macam materi dan soal-soal yang dapat mengasah pemahaman konsep siswa. Dengan apresiasi yang diberikan jika dapat menjawab soal dengan benar dan tepat
Dice Board Gets Smart
Dice Board Gets Smart merupakan sebuah media pembelajaran yang mengedepankan proses dengan hal yang menyenangkan. Sebuah media yang melibatkan siswa untuk berfikir dengan jangka waktu yang dibatasi dengan setiap kotaknya yang berisi soal yang diharuskan siswa untuk menjawabnya. Melalui media ini, pembelajaran yang dilakukan secara tidak langsung akan mengatifkan dan mengembangkan tingkat berfikir siswa
Ruang Pengetahuan
Ruang pengetahuan merupakan media yang berbentuk alat peraga, media yang berukuran besar digunakan untuk menjelaskan dan menarik antusias siswa dalam melaksanakan pembelajaran serta menjawab soal secara kelompok. Siswa dapat menjawab pertanyaan secara bergilir bersama kelompoknya masing-masing dan meletakkan pada kotak yang ada dalam media, permainan ini juga mendapatkan reward yang sudah disediakan dengan memainkan media yang sudah disediakan
Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Apoteker terhadap Penggunaan Obat-obat Off label pada Pasien Obstetri dan Ginekologi di Kota Semarang
Penelitian terkait penggunaan obat off label di Indonesia mayoritas terfokus pada pasien pediatri daripada pasien obstetri dan ginekologi. Padahal penggunaan off label pada pasien obstetri dan ginekologi perlu mendapat perhatian khusus karena perlu memperhatikan banyak aspek kondisi pasien. Pada kondisi hamil umumnya obat-obatan dapat melintasi plasenta sehingga dapat memengaruhi kondisi janin (Wibowo et al. 2021). Penelitian di Inggris menemukan mayoritas resep yang digunakan secara off label beresiko tinggi bagi pasien dan dokter yang meresepkan (Herring, McManus, and Weeks 2010). Kemungkinan terjadinya pravalensi tinggi terkait penggunaan obat-obat off label pada pasien obstetri dan ginekologi sehingga perlu dilakukan penelitian terkait pengetahuan, sikap dan perilaku apoteker terhadap penggunaan obat - obat off label pada pasien obstetri dan ginekologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui terkait pengetahuan, sikap dan perilaku apoteker terhadap penggunaan obat-obat off label pada pasien obstetri dan ginekologi di Kota Semarang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui google form. Sebanyak 157 anggota IAI kota Semarang berpartisipasi dalam penelitian ini. Data kuantitatif yang diperoleh dari survey penelitian ini akan dianalisis menggunakan microsoft excel dan program IBM SPSS version 25 berlisensi. Analisis hubungan variabel dilakukan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Apoteker kota Semarang memiliki perilaku yang baik sebesar 77,08 %, sedangkan presentase sikap baik sebesar 70,10% dan pengetahuan mengenai peresepan obat-obat off label berbasis indikasi sebesar 91,7%. Terdapat hubungan yang signifikan perilaku dan pengetahuan dengan pendidikan terakhir, jumlah apoteker dan lama apoteker berpraktik dengan nilai Pearson chi- Square yang dihasilkan 0,05
An Analysis Of Liberal Feminism Values Of The Main Character In Moana Movie
Judul penelitian ini adalah “An Analysis of Liberal Feminism Values of the Main Character in Moana Movie” yang diproduksi oleh Walt Disney Animation Studios (2016).Film ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana karakter utama, “Moana”, mewujudkan dan menantang nilai-nilai feminis liberal dalam narasi film tersebut. Penelitian ini berfokus pada analisis karakter dan penokohan karakter utama dalam film tersebut, serta peran mereka dalam mendefinisikan kembali representasi perempuan dalam sinema animasi kontemporer, khususnya dari perspektif feminis liberal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana penokohan karakter utama dalam film Moana? 2) Bagaimana nilai- nilai feminisme liberal yang digambarkan oleh karakter utama dalam film Moana? Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menjelaskan penokohan karakter utama dalam film Moana. 2) Menganalisis nilai-nilai feminisme liberal yang dimiliki oleh karakter utama dalam film Moana. Penelitian ini menggunakan tinjauan pustaka, analisisisi, analisis teori feminis, pengumpulan data kualitatif, pengkodean dan analisis, serta interpretasi da n pembahasan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian tentang perempuan dalam karya sastra, khususnya dalam konteks sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa untuk mempelajari lebih lanjut tentang sastra, khususnya tentang peran perempuan.
Kata Kunci: Nilai-nilai Feminisme Liberal, Karakter dan Penokohan, Tokoh Utama
EFEKTIFITAS PIJAT COMMON COLD DALAM MENGURANGI KELUHAN BATUK PILEK PADA BALITA DI UPTD PUSKESMAS MEKAR SARI BALIKPAPAN
Lаtаr Belаkаng: Common cold merupakan gangguan saluran pernafasan atas yang paling sering mengenai anak dan anak. Anak yang masih sangat muda akan sangat mudah tertular, penularan masih tetap terjadi karena seseorang yang batuk pilek akan sering memegang hidungnya karena rasa gatal atau membuang ingusnya. Salah satu metode non farmakologi untuk menurunkan keluhan batuk pilek pada balita adalah pijat common cold. Studi pendahuluan yang peneliti lakukan pada tanggal 26 Mei 2023 didapatkan jumlah anak usia 0-5 tahun yang mengalami batuk pilek datang berobat pada bulan Mei 2023 sebanyak 156 anak, dari 322 anak. Penelitiаn ini bertujuаn untuk mengetаhui efektifitas pijat common cold dalam mengurangi keluhan batuk pilek pada balita di UPTD Puskesmas Mekar Sari Balikpapan. Metode: Jenis penelitiаn menggunаkаn pra-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan rancangan One Group Pre-test Post-test. Populаsi penelitiаn аdаlаh balita usia 2-3 tahun dengan diagnosis batuk pilek di UPTD Puskesmas Mekar Sari Balikpapan dаn teknik pengаmbilаn sаmpel menggunаkаn purposive sаmpling sebаnyаk 16 orаng. Pengumpulаn dаtа menggunаkаn lembar observasi. Аnаlisis dаtа аdаlаh аnаlisis univаriаt dаn аnаlisis bivаriаt menggunаkаn uji wilcoxon. Hаsil: Gambaran keluhan batuk pilek sebelum diberikan pijat common cold pada balita di UPTD Puskesmas Mekar Sari Balikpapan didapatkan nilai Mean sebesar 5,63. Gambaran keluhan batuk pilek setelah diberikan pijat common cold pada balita di UPTD Puskesmas Mekar Sari Balikpapan didapatkan nilai Mean sebesar 1,13. Hasil uji statistik wilcoxon diperoleh ρ value (0,000) < α (0,05) menunjukkan bahwa Ha diterima. Simpulаn: Pijat common cold efektif dalam mengurangi keluhan batuk pilek pada balita di UPTD Puskesmas Mekar Sari Balikpapan
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG INISIASI MENYUSU DINI DI PUSKESMAS GUNUNG SARI ULU BALIKPAPAN
Latar Belakang: Inisiasi menyusu dini merupakan upaya pertama dalam proses menyusui, IMD difinisikan sebagai proses membiarkan bayi menyusu sendiri setelah kelahiran, Pengetahuan ibu tentang Inisiasi Menyusu Dini (IMD), terutama manfaatnya sangat penting dalam keberhasilan menyusui bayi. Pelaksanaan IMD di Puskesmas Gunung Sari Ulu Balikpapan tahun 2023 mencapai 82,5%, namun masih terdapat rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang IMD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang inisiasi menyusu dini di Puskesmas Gunung Sari Ulu Balikpapan Metode: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi Penelitian ini adalah Ibu hamil yang melakukan kunjungan kehamilan di wilayang kerja Puskesmas Gunung Sari Ulu Balik Papan tahun 2023 periode bulan November-Desember 2023 dengan jumlah populasi 58 orang Hasil: Dalam penelitian ini, hasil menunjukkan bahwa Sebanyak 46 responden (79,3%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang pengertian inisiasi menyusu dini, tentang tujuan dan manfaat inisiasi menyusu dini, sebanyak 34 responden (58,6%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup, dalam tatalaksana inisiasi menyusu dini, sebanyak 30 responden (51,7%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup, terakhir ebanyak 48 responden (82,8%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang inisiasi menyusu dini, sementara 10 orang (17,2%) memiliki tingkat pengetahuan yang kurang. Simpulan: Diharapkan deningkatkan pelaksanaan program penyuluhan secara berkala mengenai inisiasi menyusu dini, melibatkan tenaga kesehatan dan petugas Puskesmas untuk lebih mendekatkan informasi kepada ibu hami
PENDIDIKAN KESEHATAN BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) DAN PENGGUNAAN AUTOMATED EXTERNAL DEFIBRILLATOR (AED) BAGI MASYARAKAT AWAM DI KOTA PALEMBANG TAHUN 2024
Latar Belakang: Kejadian henti napas dan henti jantung merupakan bentuk
kegawatdaruratan yang harus mendapatkan penanganan yang tepat dan segera dari medis
atau masyarakat umum yang terlatih. Henti Jantung dapat dipulihkan jika tertangani
segera dengan cardiopulmonary resuscitation atau Resusitasi Jantung Paru (CPR/RJP)
dan defibrilasi untuk mengembalikan denyut jantung normal. Untuk itulah, guna
melaksanakan BHD yang tepat bagi masyarakat umum, Yayasan Jantung Indonesia
(Indonesian Heart Foundation) Cabang Propinsi Sumatera Selatan sebagai lembaga
nirlaba yang fokus kepada peningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan
pentingnya upaya pencegahan Penyakit Jantung dan Pembuluh darah melalui
pemasyarakatan Panca Usaha Jantung Sehat turut berperan serta dalam melakukan
sosialisasi pemberian BHD kepada masyarakat awam guna mencegah kematian yang
diakibatkan oleh henti jantung mengingat kejadian henti nafas dan henti jantung dapat
terjadi kapan saja, dimana saja dan mengenai siapa saja
Kinerja Pengabdian: Melaksanakan BHD yang tepat bagi masyarakat umum, yang
melibatkan penyampaian edukasi dan pelatihan kepada masyarakat awam, mahasiswa,
dan pelajar SMA/SMK dalam menyediakan pertolongan hidup, diharapkan mampu
menjadi langkah pengendalian yang lebih akurat dan responsif. Dengan demikian, hal ini
berpotensi mengurangi risiko terjadinya situasi yang semakin memburuk.
Kinerja pengembangan: Pengembangan keterampilan dari sosialisasi BHD bagi Siswa
SMA/SMK, Mahasiswa, Dosen, dan Karyawan, serta masyarakat awam oleh Yayasan
Jantung Indonesia Cabang Propinsi Sumatera Selatan adalah dengan memberikan
pengetahuan tentang penggunaan AED bagi masyarakat awam
Hasil : Dari hasil Pre test dan Post test diperoleh data peningkatan jumlah responden
dengan hasil baik yang semula berjumlah 26 responden (28.26 %) menjadi 87 responden
(94.57%) setelah dilakukan Sosialisasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Penggunaan
Automated External Defibrillator (AED)
Kata kunci : Resusitasi Jantung Paru, sosialisasi BHD, penggunaan AE