Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Alat Kontrasepsi Dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Mkjp Di Kelurahan Candirejo Kabupaten Semarang Tahun 2024
Latar Belakang :Penggunaan kontrasepsi dengan metode Jangka Panjang
(MKJP) masih rendah hal ini dapat disebabkan oleh beberapa factor salah satunya adalah pengetahuan atau informasi tentang metode kontrasepsi jangka panjang disebabnya kurangnya pemberian pendidikan kesehatan tentang MKJP masih dalam bentuk penyuluhan dengan metode ceramah dan leflet, sehingga perlunya pengetahuan tentang metode kontrasepsi jangka panjang.
Tujuan : Mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang alat kontrasepsi dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang MKJP di Kelurahan Candirejo
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif instrument penelitian menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dari penelitian ini adalah semua akseptor KB yang masih menggunakan KB di Kelurahan Candirejo yaitu sebanyak 74 responden. Dan uji statistic yang digunakan pada penelitian ini adalah Chi-Square.
Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan akseptor KB kurang 58 orang dengan nilai p-value 0,015<0,05 maka Ho ditolak artinya, ada pengaruh hubungan pengetahuan ibu tentang alat kontrasepsi dengan pemilihan alat kontrasepsi MKJP di Kelurahan Candirejo
Kesimpulan : ada hubungan pengetahuan ibu tentang pemilihan kontrasepsi jangka Panjang bahwa semakin tinggi Pendidikan ibu maka akan banyak memilih kontrasepsi jangka panjan
KOMPETENSI LITERASI KESEHATAN DIGITAL PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI FARMASI UNIVERSITAS NGUDI WALUYO
Mahasiswa program studi sarjana farmasi sebagai calon tenaga
kesehatan dimasa mendatang perlu memiliki kompetensi literasi kesehatan digital
untuk menjawab tuntutan perkembangan pelayanan kesehatan di era digitalisasi.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kompetensi literasi kesehatan digital
pada mahasiswa program studi farmasi Universitas Ngudi Waluyo.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan
pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa regular
program studi farmasi dengan sampel sebanyak 72 responden menggunakan
teknik Proportional Stratified Random Sampling. Instrumen pada penelitian ini
yaitu menggunakan Digital Health Literacy Competencies for Citizen (DHLC)
dengan 26 pernyataan yang sudah teruji validitasnya dan mempunyai No IPR.
EC00202247489 (Rachmani et al., 2022). Analisis data pada penelitian ini adalah
univariat dengan metode analisis deskriptif dan bivariat dengan menggunakan uji
Kruskal Wallis.
Hasil: Berdasarkan sampel mahasiswa program studi farmasi Universitas Ngudi
Waluyo sebanyak (86,1%) berjenis kelamin perempuan dan (13,9%) berjenis
kelamin laki-laki. Secara keseluruhan rata-rata setiap angkatan yaitu angkatan
2021, angkatan 2022 dan angkatan 2023 memiliki kategori kompetensi yang sama
yaitu mandiri tingkat lanjut. Hasil statistik menunjukkan tidak ada perbedaan yang
signifikan antara tingkat kompetensi dengan angkatan responden penelitian
dengan nilai p-value 0,609.
Simpulan: Kompetensi literasi kesehatan digita
Implementasi Algoritma K – Nearest Neighbor Dalam Mengukur Tingkat Keaktifan Dan Prestasi Karang Taruna Di Desa Bedono Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keaktifan dan prestasi Karang Taruna di Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang dengan menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor (K-NN). Karang Taruna merupakan organisasi pemuda yang berperan penting dalam pengembangan sosial dan kegiatan komunitas. Namun, penilaian terhadap keaktifan dan prestasi anggotanya sering kali dilakukan secara subjektif dan kurang sistematis. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menerapkan algoritma K-NN, sebuah metode pembelajaran mesin yang umum digunakan dalam klasifikasi dan regresi. Data yang digunakan mencakup berbagai indikator keaktifan, seperti frekuensi kehadiran dalam pertemuan dan keterlibatan dalam kegiatan, serta prestasi yang dicapai oleh anggota.
Metode K-NN dipilih karena kemampuannya untuk mengidentifikasi pola dan hubungan antar data berdasarkan kedekatan fitur-fitur yang ada. Proses implementasi melibatkan pemilihan fitur relevan, pelatihan model menggunakan data historis, dan evaluasi kinerja model dalam mengklasifikasikan tingkat keaktifan dan prestasi anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma KNN dapat memberikan insight yang objektif dan terukur mengenai tingkat keaktifan dan prestasi, serta membantu dalam merancang strategi peningkatan kualitas dan efektivitas organisasi.
Dengan demikian, penerapan algoritma K-NN dalam penilaian Karang Taruna ini dapat menjadi solusi inovatif untuk memperoleh informasi yang lebih akurat dan sistematis, yang pada gilirannya dapat mendukung pengambilan keputusan dalam pengembangan program-program yang lebih efektif bagi pemuda di Desa Bedono. KATA KUNCI : KARANG TARUNA DESA BEDONO, K-NN, KEAKTIFAN, PRESTASI, CRISP -DM
EFEK RENOPROTEKTIF OBAT THIAMIN, CAPTOPRIL, VITAMIN E DAN HERBAL THREE IN ONE P\ADA TIKUS NEPHROLITHIASIS
Nefrolitiasis atau batu ginjal (BG) merupakan kondisi
umum yang mempengaruhi sistem kemih. Nefrolitiasis atau batu ginjal (BG)
merupakan kondisi yang mempengaruhi sistem kemih, sekitar 12% populasi
dunia (Alelign & Petros, 2018) . Diperkirakan 1-15% orang menderita
pembentukan batu ginjal selama hidupnya, dan prevalensi terjadinya batu
ginjal diketahui meningkat di seluruh dunia (Morgan & Pearle, 2016) . Tujuan
penelitian ini untuk menganalisis efek obat thiamin (T), captopril (C),
vitamin E (E), dan herbal kamil three in one (K) terhadap kadar kreatinin
ureum pada tikus induksi etilen glikol.
Metode: Penelitian eksperimental murni post test with control grup dengan
25 tikus dibagi 5 kelompok perlakuan secara acak. Sampel darah tikus
diambil melalui jantung setelah dilakukan anestesi dan pembedahan. Kadar
kreatinin dan ureum dianalisis dengan reagen kit dan data di uji dengan
oneway Anova.
Hasil: Kadar kreatinin tertinggi diperoleh kelompok K (0,196±0,191 mg/dl),
kelompok T (0,070±0,059 mg/dl), dan C (0,062±0,073 mg/dL), kadar ureum
tertinggi yaitu kelompok kamil K dan kelompok Negatif (N) dengan kadar
304,42±419,97 mg/dl dan 140,84±59,73 mg/dl, disusul vitamin E dengan
kadar 77,96±5,824 mg/dl. Ada perbedaan tidak bermakna kadar kreatinin dan
ureum terhadap kelompok perlakuan.
Kesimpulan: Analisis efek pengobatan menggunakan thiamin, captopril,
vitamin E dan kamil three in one, berbeda tidak bermakna terhadap kadar
kreatinin dan tidak berefek terhadap kadar ureum dengan p (>0,05)
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dengan Minat Iud Di Tpmb Catur Widayanti,S.Si.T,Bdn Balikpapan
Latar Belakang : angka kelahitan yang tinggi dapat dicegah melalui program KB, berbagai macam alat kontrasepsi dapat digunakan, salah satu alat kontrasepsi yang memiliki efektifitas tinggi, mudah dan murah adalah IUD, tetapi minat ibu menggunakan IUD masih rendah, hal ini dapat disebabkan karena pengetahuan yang kurang dan sikap negative terhadap IUD.
Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan minat IUD di TPMB Catur Widayanti, S.SI.T, Bdn Balikpapan.
Metode : Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB di TPMB Catur Widayanti, S.SI.T, Bdn Balikpapan sampai periode bulan November 2023 sebanyak 132 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sampel sejumlah 57 orang, alat pengumpulan data menggunakan kuesioner, teknik analisa data bivariat menggunakan uji Chi Square.
Hasil : Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan pengetahuan tentang IUD di TPMB Catur Widayanti, S.SI.T, Bdn Balikpapan sebagian besar cukup, sikap tentang IUD sebagian besar negative dan minat IUD sebagian besar rendah. Ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan minat IUD di TPMB Catur Widayanti, S.SI.T, Bdn Balikpapan dengan nilai p value 0,000.
Kesimpulan : semakin tinggi tingkat pengetahuan ibu tentang IUD maka semakin tinggi minat menggunakan IUD, semakin positif sikap terhadap IUD maka semakin tinggi minat menggunakan IUD
OPTIMASI FORMULA DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN NANOEMULSI MINYAK BIJI LABU KUNING (Cucurbita moschata D.)
Biji labu kuning memiliki kandungan metabolit sekunder yang
berperan sebagai antioksidan. Optimasi formula nanoemulsi minyak biji labu
kuning menggunakan design expert dapat memberikan komposisi optimum untuk
menghasilkan sediaan nanoemulsi stabil dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk
menentukan formula optimum nanoemulsi minyak biji labu kuning dengan
karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan dan aktivitas antioksidan yang kuat.
Metode: Penelitian eksperimental laboratorium dengan formulasi minyak biji labu
kuning sebagai fase minyak, aquadest sebagai fase air, tween 80 dan span 80
sebagai surfaktan, dan PEG 400 sebagai kosurfaktan. Nanoemulsi dikarakterisasi
fisik dengan parameter ukuran partikel, PDI, persen transmitan, organoleptis, pH,
viskositas, tipe nanoemulsi dan uji aktivitas antioksidan metode DPPH. Data
dianalisis menggunakan software SPSS Versi 25.
Hasil: Nanoemulsi minyak biji labu kuning memiliki komposisi optimum dengan
minyak biji labu kuning, kombinasi surfaktan tween 80 7,032%, span 2%, dan
kosurfaktan PEG 400 2,968%. Nanoemulsi minyak biji labu kuning memiliki
karakteristik yang memenuhi persyaratan meliputi ukuran partikel dengan rata-rata
42,36±8,518 nm, nilai PDI dengan rata-rata 0,410±0,036, persen transmitan
90,469±0,186%, organoleptis bentuk cair, tidak berbau, berwarna putih susu, dan
homogen. pH dengan rata-rata 5,173±0,025, viskositas dengan rata-rata 12±0 cP,
dan tipe nanoemulsi O/W. Hasil IC50 kuersetin 9,535±0,055 ppm, IC50 minyak biji
labu kuning 9,466±0,072 ppm, dan IC50 nanoemulsi minyak biji labu kuning hasil
optimasi sebesar 10,557±0,109 ppm.
Kesimpulan: Formula optimum nanoemulsi minyak biji labu kuning yang
dihasilkan design expert memiliki karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan
dan aktivitas antioksidan sangat kuat
GAMBARAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PEDAGANG PASAR PAGI DI PASAR BANDARJO
Latar Belakang:Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang menjadi
penyebab utama kematian dan peningkatan angka kesakitan, kecacatan serta
beban biaya kesehatan yang tinggi di Indonesia. Menurut WHO, hipertensi
bertanggung jawab atas setidaknya 45% kematian karena penyakit jantung dan
51% kematian karena stroke. Hasil survey pendahuluan yang dilakukan peneliti
dengan 10 orang pedagang di Pasar Bandarjo untuk mengetahui kejadian
hipertensi dari 10 orang pedagang dengan umur >18 tahun, mendapatkan hasil
bahwa 6 orang memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi (60%). Berdasarkan
hasil wawancara dengan seseorang yang menyediakan jasa untuk mengukur
tekanan darah di Pasar Bandarjo, selama 2 hari berturut turut terdapat sekitar 30
orang yang mengukur tekanan darah nya dan 60% atau 18 orang diantara nya
memiliki tekanan darah tinggi atau Hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui gambaran kejadian hipertensi pada Pedagang Pasar Pagi di Pasar
Bandarjo Kabupaten Semarang.
Metode : Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain
deskriptif, sampel dalam penelitian ini adalah Pedagang Pasar Pagi di Pasar
Bandarjo sebanyak 50 orang. Penelitian ini menggunakan data sekunder serta
tehnik analisis data menggunakan analisis univariat yang dihitung persentasenya
serta disajikan dalam bentuk tabel dan dinarasikan.
Hasil : Hasil penelitian didapatkan bahwa jumlah responden yang menderita
hipertensi sebanyak 19 responden (38%) dan yang tidak menderita hipertensi
sebanyak 31 responden (62%).
Kata Kunci : Hipertensi, Pedagang Pasar Pag
EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN RAWAT JALAN DENGAN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG TAHUN 2023
Infeksi saluran kemih merupakan infeksi yang disebabkan oleh
berkembangbiaknya mikroorganisme pada saluran kemih. American Urology
Association (AUA) menyatakan sekitar 150 juta orang di dunia didiagnosis
mengalami infeksi saluran kemih setiap tahunnya. Terapi utama Infeksi Saluran
Kemih yaitu antibiotik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan
antibiotik pada pasien rawat jalan dengan infeksi saluran kemih di RSI Sultan
Agung Semarang tahun 2023.
Metode: Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian non-eksperimental dengan
menggunakan rancangan penelitian deskriptif observasional, teknik pengambilan
sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara
retrospektif. Sempel dalam penelitian ini sebanyak 80 kasus. Analisis data
menggunakan analisis deskriptif.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan prevalensi ISK paling banyak terjadi pada
wanita 66,25%, rentang usia produktif (26 - 65 tahun) dengan rata-rata
persentasenya 70%, dan jenis ISK bawah (sistitis) 58,75%. Evaluasi penggunaan
antibiotik pada pasien infeksi saluran kemih di Rumah Sakit Islam Sultan Agung
Semarang didapatkan bahwa penggunaan antibiotik yang paling banyak yaitu
Fluorquinolone 58,75 %. Evaluasi penggunaan antibiotik untuk tepat indikasi dan
tepat pasien 100%, tepat obat 28,75% serta tepat dosis 78,26% dari 23 jumlah
kasus yang dianalisa berdasarkan ketepatan obat.
Simpulan: Rata-rata ketepatan penggunaan antibiotik yan
Lasitanattaya
Judul Karya " Lasitanattaya " merupakan Desain 2 Busana wanita casual dengan tema "Tropikal" menggunakan wariasi hiasan busana, dengan Teknik Lukis Kain, berbahan cat akrilik, pada bagian depan busana dan belakang, serta pada rok bagian bawah. Detail hisan lukis kain merupakan bentuk variasi dari bunga Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) yang indah dan segar untuk suasan
EVALUASI PENERAPAN PERESEPAN ELEKTRONIK (E-PRESCRIBING) DI RUMAH SAKIT ROEMANI MUHAMMADIYAH SEMARANG
Peresepan elektronik merupakan inovasi teknologi informasi di
bidang pelayanan kesehatan yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan
efisiensi, namun penerapannya masih menghadapi beberapa tantangan sehingga
perlu dilakukan evaluasi, khususnya di Rumah Sakit Muhammadiyah Roemani
Semarang yang telah menerapkan sistem ini sejak 2016. Penelitian ini bertujuan
untuk mengevaluasi penerapan sistem peresepan elektronik di Rumah Sakit
Roemani berdasarkan ketersediaan fiturnya.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik sampling
yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah responden pada penelitian ini
adalah 4 responden. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian lembar
observasi oleh Apoteker kemudian dilanjutkan dengan wawancara konfirmasi
dengan Apoteker. Selanjutnya hasil wawancara akan ditranskripsi ke dalam teks,
lalu dilakukan pengkodean pada poin yang akan dianalisis dan terakhir dilakukan
penarikan kesimpulan serta penyesuaian dengan lembar observasi.
Hasil: Sistem peresepan elektronik di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah
sudah cukup lengkap dan berjalan dengan baik, dengan kelengkapan fitur yang
mencapai 87,5% dari persyaratan yang ditetapkan Kemenkes RI. Lebih lanjut,
rumah sakit ini telah menerapkan 57,7% dari rekomendasi fitur pada jurnal ilmiah,
menunjukkan adanya perkembangan yang signifikan untuk meningkatkan kualitas
sistem. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala yang masih perlu diatasi,
seperti masalah jaringan internet yang lambat, perbedaan stok obat, serta
ketidakpatuhan penulis resep. Secara keseluruhan, sistem peresepan elektronik di
Rumah Sakit Roemani sudah cukup baik namun masih memerlukan perbaikan di
beberapa area untuk mengoptimalkan kinerjanya..
Simpulan: Sistem peresepan elektronik di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah
secara umum sudah berjalan dengan baik, namun masih memerlukan perbaikan
pada beberapa aspek seperti jaringan, stok obat, dan kepatuhan penulis resep untuk
lebih mengoptimalkan kinerja dan manfaat sistem