Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L) DENGAN VARIASI KONSENTRASI ETANOL TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus
Daun sirih (Piper betle L) salah satu tanaman herbal yang dapat
dimanfaatkan untuk pengobatan. Daun sirih mengandung senyawa metabolit
sekunder yang memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini mengetahui
pengaruh varian pelarut terhadap aktivitas antibakteri ekstrak daun sirih terhadap
bakteri Staphylococcus aureu.
Metode : Jenis penelitian ini adalah eksperimental diawali dengan ekstraksi
metode maserasi dengan varian konsentrasi pelarut etanol 40%, etanol 70%, dan
etanol 96%, dibuat konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Kontrol positif
menggunakan disk kloramfenikol dan kontrol negatif DMSO. Uji aktivitas
antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Data diuji menggunakan SPSS
dengan uji kruskal wallis.
Hasil : Rata-rata diameter zona hambat daun sirih konsentrasi 5%, 10%, 15%,
20%, dan 25% ekstrak etanol 40% secara berturut-turut 2,69 mm, 3,40 mm, 3,38
mm, 3,93 mm, dan 4,32 mm. ekstrak etanol 70% berturut-turut 4,53 mm, 5,01
mm, 5,45 mm, 6,34 mm, dan 6,8 mm. etanol 96% secara berturut-turut 3,73 mm,
4,01 mm, 5,32 mm, 5,75 mm, dan 6,29 mm. Hasil uji SPSS menunjukan terdapat
perbedaan signifikan pada aktivitas antibakteri ekstrak daun sirih (Piper betle L)
menggunakan variasi konsentrasi etenol.
Kesimpulan: Terdapat perbedaan signifikan pada aktivitas antibakteri ekstrak
daun sirih (Piper betle L) menggunakan variasi konsentrasi etanol dengan nilai
signifikan P value 0,016 (P < 0,05). Pelarut yang memiliki aktivitas antibakteri
yang paling baik pada ekstrak daun sirih yaitu etanol 70% dengan konsentrasi
10% yang memiliki rata-rata zona hambat sebesar 5,01 mm sehingga termasuk
kategori sedang
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Sikap Ilmiah Dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Di Sdn Kalongan 02
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media audio visual terhadap sikap ilmiah dan kemampuan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen kuantitatif dengan desain Quast Experimental (Non Equivalent Control Group Design).Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD Negeri Kalongan 02.Sampel penelitian ini adalah kelas III A sebagai kelas Kontrol sedangkan kelas III B sebagai kelas eksperimen.Teknik pengumpulan data dengan Teknik tes melalui pretest dan posttest serta Teknik non tes meliputi observasi, dokumentasi, dan angket.Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test dan uji regresi linier sederhana.Hasil penelitian menunjukan : (1) Terdapat perbedaan dalam penggunaan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media audio visual terhadap sikap ilmiah dan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dibuktikan dengan hasil uji independent sample t-test menunjukan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. (2) Terdapat pengaruh dalam penggunaan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media audio visual terhadap sikap ilmiah dan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan hasil uji regresi linier sederhana menunjukan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05.Berdasarkan hasil penelitianm dapat disimpulkan bahwa penggunakan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap sikap ilmiah dan kemampuan berpikir kritis siswa. Kata Kunci : Discovery Learning, Audio Visual, Sikap Ilmiah, Kemampuan Berpikir Kriti
PENGARUH SHOPEE LIVE, BRAND AMBASSADOR K-POP EXO, DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PRODUK SCRALETT WHITENING DI E- COMMERCE SHOPEE (Studi Kasus Pada Konsumen Scralett Kota Semarang)
Tujuan penelitian ini untuk mengatahui pengaruh Shopee Live, Brand
Ambassador k-pop EXO, dan Brand Image terhadap keputusan pembelian produk
Scarlett Whitening di e-commerce Shopee. Lokasi penelitian ini dilakukan pada
konsumen Scarlett Whitening Kota Semarang. Jenis penelitian ini menggunakan
penelitian kuntitatif serta metode yang digunakan adalah penelitian survei dan
penelitian pendekatan asosiatif. Instrumen utama penelitian ini adalah kuesioner
dengan 100 responden yang menggunakan rumus Rao Purba. Pengumpulan data
didapatkan dengan cara menyebarkan kuesioner pada konsumen Scarlett Whitening
Kota Semarang yang dipilih secara purposive sampling. Pengolahan data
menggunakan software Microsoft Excel dan IBM SPSS Versi 25. Analisis data
yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian
menyimpulkan dari analisis data hasil uji F menunjukkan bahwa Shopee Live,
Brand Ambssador K-Pop EXO, dan Brand Image berpengaruh positif secara
simultan terhadap keputusan pembelian produk Scarlett Whitening di e-commerce
Shopee. Selanjutnya analisis data hasil uji T menunjukkan bahwa Shopee Live tidak
memiliki pengaruh positif secara parsial terhadap keputusan pembelian Scarlett
Whitening di e-commerce Shopee, sedangkan Brand Ambassador K-Pop EXO dan
Brand Image memiliki pengaruh positif secara parsial terhadap keputusan
pembelian Scarlett Whitening di e-commerce Shopee.
Kata kunci: keputusan Pembelian, Shopee Live, Brand Ambassasor K-Pop
EXO, Brand Image
HUBUNGAN KECANDUAN GADGET DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI SMA NEGERI 6 TASIKMALAYA
Latar belakang : Penggunaan gadget pada anak saat ini menjadi perhatian banyak
pihak karena banyak anak dan remaja yang terpapar gadget mengalami dampak
negatif dari segi tumbuh kembangnya. Gadget berdampak buruk pada seseorang
dimana dapat menyebabkan meningkatkan resiko gangguan kesehatan mental
seperti stres, cemas dan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan kecanduan gadget dengan kesehatan mental remaja
Metode : metode kuantitatif korelasional dengan rancangan penelitian cross-
sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 1353 remaja di SMA Negeri 6
Tasikmalaya dengan jumlah sampel 309 remaja dengan teknik purposive sampling.
Pengambilan data menggunakan kuesioner Smartphone Addiction Scale-Short
Version (SAS-SV) dan Mental Health Inventory (MHI). Analisa data bivariat
menggunakan uji kendall tau
Hasil : kecanduan gadget remaja di SMA Negeri 6 Tasikmalaya sebagian besar
responden mengalami kecanduan dalam kategori rendah sebanyak 180 responden
(58.3%), kesehatan mental remaja di SMA Negeri 6 Tasikmalaya sebagian besar
responden mengalami kesehatan mental yang dalam kategori baik sebanyak 180
responden (58.3%), Ada hubungan gadget dengan kesehatan mental remaja di SMA
Negeri 6 Tasikmalaya dengan nilai p value 0,000 dan nilai koefisien korelasi
sebesar -0.148
Simpulan : ada hubungan dengan korelasi lemah antara kecanduan gadget dengan
kesehatan mental remaja dan terdapat hubungan yang negative, berarti semakin
tinggi kecanduan terhadap gadget maka kesehatan mental semakin buruk.
Kata kunci : kecanduan gadget, kesehatan mental, remaj
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG FEEDING RULES PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUDAKPAYUNG
Latar Belakang : Salah satu cara dalam mengatasi praktik pemberian makan yang salah pada anak, Chatoor memperkenalkan pedoman makan yang disebut Basic Feeding Rules, yang mencakup tiga elemen utama, yakni jadwal, lingkungan, dan prosedur atau metode pemberian makan. Sesuai dengan keadaan praktik pemberian makan pada anak di Indonesia, maka feeding rules menjadi rekomendasi oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk orang tua atau pengasuh dalam memberikan makan kepada anak. Feeding Rules dapat dijadikan acuan orang tua atau pengasuh untuk mengatasi praktik pemberian makan yang tidak tepat, terutama untuk orang tua atau pengasuh yang terlalu cemas karena anak mengalami kesulitan makan. Dengan adanya aturan pemberian makan pada anak, maka pertumbuhan anak di Indonesia baik dan risiko terjadinya gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak berkurang. pengetahuan ibu tentang feeding rules berpengaruh pada status gizi anak balita. Selain pengetahuan ibu yang kurang, kekurangan asupan makanan dan penyakit infeksi adalah faktor langsung yang menyebabkan masalah gizi. Anak yang kekurangan asupan makanan dapat mengalami penurunan daya tahan tubuh, sehingga rentan terhadap penyakit. Kurangnya asupan makanan dapat disebabkan oleh ketidaktersediaan pangan di tingkat rumah tangga, sehingga tidak ada makanan yang dapat dikonsumsi. Meskipun sebenarnya di rumah tangga terdapat cukup pangan, pemberian makanan yang tidak sesuai juga dapat menjadi faktor penyebabnya Selain itu, kurangnya asupan makanan juga bisa dipengaruhi oleh perilaku atau pola asuh yang kurang optimal dari orang tua terhadap anak Tujuan : Untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Feeding Rules pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Pudakpayung Kota Semarang Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. populasi pada penelitian ini yaitu seluruh seluruh ibu yang mempunyai balita usia 12-59 bulan yang berjumlah 42 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrument yang digunakan yaitu berupa data primer dengan kuesioner. Hasil : Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah Sebagian besar pengetahuan ibu dalam kategori Baik sejumlah 18 (42,9%), kategori cukup 16 (38,1%) dan kategori kurang 8 (19,0%). Simpulan : Sebagian besar pengetahuan ibu tentang feeding rules dalam kategori baik. Saran : Diharapkan orang tua yang memiliki balita bisa lebih memperhatikan cara pemberian makan sesuai dengan Feeding Rules (Aturan Dasar Pemberian Makan) pada balita dan ibu mengetahui bahwa tidak dibenarkan memberikan mainan, HP, atau menonton TV saat anak sedang makan karena dapat mengganggu kosentrasi anak pada rasa lapar dan kenyang yang mereka rasakan
GAMBARAN KUALITAS HIDUP PASIEN TUBERKULOSIS DI BALAI KESEHATAN MASYARAKAT WILAYAH AMBARAWA
Latar belakang : Tuberculosis merupakan salah satu faktor pendukung tingginya angka
kematian di Indonesia. Tuberculosis mempengaruhi kualitas hidup termasuk psikologi, fungsi
fisik dan peranan sosial.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien
tuberkulosis di Balai Kesehatan Masyarakat Wilayah Ambarawa.
Metode penelitian: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan
pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling
dengan jumlah sampel 40 pasien tuberculosis. Instrument penelitian menggunakan kuesioner
WHOQOL-BREF (World Health Organization Quality-of-Life Scale). Analisa data yang
digunakan adalah analisa univariat.
Hasil penelitian : Hasil penelitian didapatkan kesehatan fisik buruk sebanyak 3 orang (7,5%)
sedang 11 orang (27,5%) baik 22 orang (57,0%) sangat baik 4 orang (10,0%), kualitas hidup
berdasarkan psikologis buruk sebanyak 1 orang (2,5%) sedang 12 orang (30,0) baik 21 orang
(52,5%) sangat baik 6 orang (15,0%), kualitas hidup berdasarkan hubungan sosial sebanyak
21 orang (52,5%) sedang, 16 orang (40%) baik, 3 orang (7,5%) sangat baik, kualitas hidup
berdasarkan lingkungan sedang sebanyak 12 orang (30,0%) baik 24 orang (60%) sangat baik
4 orang (10,0%).
Kesimpulan : Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gambaran kualitas hidup pasien
tuberculosis di Balai Kesehatan Masyarakat Wilayah Ambarawa dalam kategori kualitas hidup
buruk sebanyak 5 orang (12,5), sedang sebanyak 15 orang (37,5), baik sebanyak 19 orang
(47,5), sangat baik sebanyak 1 orang (2,5).
Saran: Penelitian ini responden diharapkan menambah informasi dan wawasan untuk
mengetahui gambaran kualitas hidup pasien tuberculosis.
Kata Kunci : Penderita TB Paru, Karakteristik, Kualitas Hidup, WHOQOL-BRE
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PASIEN MINUM OBATANTI HIPERTENSI DI RAWAT INAP RS RESTU IBU BALIKPAPAN
Lаtаr Belаkаng: Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan dimana
tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg.
Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan pasien minum obat anti
hipertensi adalah pengetahuan. Prevalensi hipertensi berdasarkan diagnosis dokter
pada penduduk umur ≥ 18 tahun di Indonesia sebesar 8,36% dan Provinsi
Kalimantan Timur sebesar 10,57%. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di Rawat
Inap RS Restu Ibu Balikpapan didapatkan data kunjungan pasien hipertensi pada
tahun 2022 sebanyak 111 orang, pada tahun 2023 sebanyak 148 orang dan pada
periode Januari-Februari tahun 2024 sebanyak 41 orang. Penelitiаn ini bertujuаn
untuk mengetаhui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan pasien minum
obat anti hipertensi di Rawat Inap RS Restu Ibu Balikpapan.
Metode: Jenis penelitiаn menggunаkаn penelitiаn kuаntitаtif dengаn desаin
penelitiаn deskriptif korelаsionаl dengаn pendekаtаn cross sectionаl. Populаsi
penelitiаn аdаlаh seluruh pasien hipertensi di Rawat Inap RS Restu Ibu Balikpapan
dаn teknik pengаmbilаn sаmpel menggunаkаn total sаmpling sebаnyаk 59 orаng.
Pengumpulаn dаtа menggunаkаn lembar kuesioner. Аnаlisis dаtа аdаlаh univаriаt
dаn аnаlisis bivаriаt menggunаkаn uji chi squаre (χ
2
).
Hаsil: Gambaran tingkat pengetahuan tentang hipertensi sebagian besar dengan
kategori cukup yaitu 40 orang (67,8%). Gambaran kepatuhan pasien minum obat
anti hipertensi sebagian besar dengan kategori sedang yaitu 31 orang (52,5%). Hasil
uji statistik chi square (χ
2
) diperoleh ρ value (0,000) < α (0,05) menunjukkan bahwa
Ha diterima.
Simpulаn: Terdаpаt hubungаn аntаrа tingkat pengetahuan dengan kepatuhan
pasien minum obat anti hipertensi di Rawat Inap RS Restu Ibu Balikpapan.
Kаtа Kunci:Pengetahuan, Kepatuhan, Hipertensi
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG AKUPRESUR UNTUK MENGURANGI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI KLINIK IBNU SINA BALIKPAPAN
Latar Belakang : Mual muntah merupakan hal yang sering terjadi pada ibu hamil
dan prevalensinya cukup besar mencapai 90%. Mual muntah dapat menyebabkan
masalah kesehatan ibu dan menyebabkan dehidrasi parah serta membahayakan
kondisi bayi, untuk itu perlu penanganan non farmakologis salah satunya
menggunakan akupresur, tetapi masih banyak ibu hamil yang tidak mengetahui
teknik akupresur untuk mengurangi mual muntah sehingga perlu adanya
penyuluhan untuk memberikan dan mengajarkan teknik akupresur pada ibu hamil
trimester I yang mengalami mual muntah.
Tujuan penelitian : mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat
pengetahuan tentang akupresur untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil di
Klinik Ibnu Sina Balikpapan.
Metode Penelitian : Penelitian ini termasuk pada penelitian quasi eksperimen,
dengan pendekatan rancangan desain one group pretest – posttest design. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh ibu trimester I di yang berobat ke Klinik Ibnu
Sina dengan keluhan mual muntah pada bulan Mei-Juni 2024 sebanyak 26 orang.
Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan consecutive sampling dengan
jumlah sampel sebanyak 15 responden. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil Penelitian : Tingkat pengetahuan tentang akupresur untuk mengurangi mual
muntah pada ibu hamil trimester I sebelum diberikan penyuluhan sebagian besar
kurang yaitu 86,7%. Tingkat pengetahuan tentang akupresur untuk mengurangi
mual muntah pada ibu hamil trimester I sebelum diberikan penyuluhan sebagian
besar baik yaitu 80%. Ada pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan
tentang akupresur untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil di Klinik Ibnu
Sina Balikpapan (p value 0,000).
Simpulan : Penyuluhan berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan akupresur
untuk mengurangi mual muntah ibu hamil.
Kata kunci : Penyuluhan, Pengetahuan tentang Akupresur, Mual Muntah, Ibu
Hami
Hubungan Lingkar Pinggang Dengan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Lansia Dengan Dm Di Puskesmas Pandu Senjaya
Latar belakang: Indonesia merupakan salah satu dari 10 besar negara dengan jumlah penderita DM terbanyak. Peringkat ini diprediksi akan naik dua tingkat (menjadi peringkat ke-5) pada tahun 2025 dengan perkiraan jumlah penderita 12,4 juta jiwa. Salah satu faktor yang mempengaruhi dapat terjadinya DM adalah status gizi baik obesitas maupun obesitas sentral. Obesitas sentral dapat dilihat dari pengukuran rasio lingkar pinggang. Pencapaian status gizi yang baik selalu dikaitkan dengan kadar glukosa darah penderita DM.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis hubungan antara lingkar pinggang dengan kadar gula darah sewaktu pada lansia di Puskesmas Pandu Senjaya.
Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional survey. Populasinya yaitu seluruh lansia yang menderita DM di Puskesmas Pandu Senjaya pada bulan Maret-april 2024 sejumlah 58 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 58 responden dengan teknik total enumerative sampling.
Hasil: Hasil dari penelitian ini yaitu lansia yang memiliki lingkar pinggang dengan kategori normal sejumlah 27 lansia dan tidak normal sejumlah 31 lansia. Sebagian besar lansia di Puskesmas Pandu Senjaya besar lansia memiliki GDS buruk sebanyak 38 lansia (65.5%). Terdapat hubungan antara lingkar pinggang dengan kadar gula darah sewaktu pada lansia di Puskesmas Pandu Senjaya dengan nilai p value 0.033 (<0.05).
Saran: Disarankan kepada lansia agar menjaga pola makan, meningkatkan aktifitas fisik, dan mengelola manajemen stres sehingga terhindar dari obesitas yang berakibat terkena berbagai penyakit salah satunya DM
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PERSEDIAAN BARANG DAGANG DENGAN PENERAPAN AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN CV NARODOJI BHRANTA ADYAPI
Dalam dunia usaha seiring dengan perkembangan teknologi
yang akan membawa pengaruh begitu besar terhadap perekonomian, maka jika
perusahaan tidak mampu mengimbangi persaingan perusahaan lain maka
perusahaan akan menanggung hal yang tidak diinginkan. Perusahaan CV Narodoji
Bhranta Adyapi merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang distributor,
perusahaan tersebut melakukan aktivitas kinerja melakukan pengiriman barang
dagang. Sistem Pengendalian Internal menurut committee of sponsoring
organizations , definisi pengendalian intrtnal merupakan sebuah proses, yang
dilakukan oleh direksi perusahaan, manajemen, dan pegawai lainnya yang
rasional atas tercapainya tujuan. Rumusan masalah pada penelitian ini bagaimana
proses penerapan akuntansi pada sistem pengendalian internal persediaan barang
dagang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem
pengendalian internal persediaan barang dagang pada perusahaan.
Metode : Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian
kualitatif.
Hasil : Data yang diperoleh melaui observasi, wawancara, serta data documenter
meliputi bukti document adanya proses pengadaan barang dagang, wawancara
bukti sistem pengendalian persediaan barang, bukti rekap keuangan secara manual
pada Mr. Excel berdasarkan wawancara melalui accounting.
Simpulan : Berdasarkan metode penenilitian tersebut mendapatkan hasil bahwa
adanya prosedur pengadaan barang, sistem audit internal mencakup beberapa
kegiatan seperti menjaga intergritas dan profesionalisme, sistem akuntansi
perusahaan masih secara manual, dan adanya bebaraoa permasalahan dalam aspek
operasional dan manajerial