Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
    4951 research outputs found

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI DESA GONOHARJO KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL

    Get PDF
    Latar Belakang: Seiring dengan proses penuaan, lansia rentan terhadap gangguan kesehatan fisik, dan perubahan fisiologis salah satunya penyakit hipertensi. Hipertensi pada lanjut usia mempunyai efek buruk pada kualitas hidupnya. Kualitas hidup merupakan persepsi atau penilaian subjektif individu yang mencakup dimensi fisik, dimensi psikologi, dimensi hubungan sosial dan dimensi lingkungan. Dukungan keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada lansia dengan hipertensi. Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif non eksperimental dengan metode korelasional dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang mengalami hipertensi sebanyak 150 orang, sampel penelitian sebanyak 109 orang dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Analisa data uji Rank-Spearman. Hasil Penelitian: Sebagian besar dukungan keluarga dengan kategori baik yaitu sebanyak 87 responden (79.8%) dan kualitas hidup lansia yang mengalami hipertensi sebagian besar memiliki kualitas hidup sedang yaitu sebanyak 71 responden (61.5%). Hasil Uji Rank Spearman di dapatkan pvalue= 0.044 < 0.05. Simpulan: Ada hubungan signifikan dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia yang mengalami Hipertensi di Desa Gonoharjo Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Kata kunci: hipertensi, dukungan keluarga, kualitas hidup Daftar pustaka: 36 (2010-2020

    PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SEBELUM DAN SETELAH DIBERIKAN PENDIDIKAN KESEHATAN SADARI MELALUI VIDEO ANIMASI PADA SISWI MAN SALATIGA

    Get PDF
    Latar belakang: Anak usia sekolah merupakan anak dengan rentang 6-12 tahun. Anak rentan mengalami kekerasan verbal. Faktor kekerasan verbal yaitu faktor internal seperti pengetahuan dan pengalaman, serta faktor eksternal seperti ekonomi dan lingkungan. Salah satu dampak kekerasan verbal adalah kecemasan. Tidak sedikit anak yang mengalami kecemasan akibat kekerasan verbal. Kecemasan yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kecemasan jangka panjang, dapat dikaitkan dengan fobia sosial dan depresi berat, serta dapat meningkatkan risiko bunuh diri. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kekerasan verbal dan tingkat kecemasan pada anak usia sekolah. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan tehnik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Analisa bivariat menggunakan uji rank spearman. Hasil: Hasil penelitian sebagian besar anak mengalami kekerasan verbal tingkat sedang sejumlah 54 anak (45%), anak mengalami kecemasan tingkat sedang sejumlah 50 anak (41,7%). Hasil uji statistik rank spearman didapatkan p value 0,000 yang berarti ada hubungan antara kekerasan verbal dengan tingkat kecemasan terhadap anak usia sekolah. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kekerasann verbal dengan tingkat kecemasan anak di MI Al Hamidiyyah Pancur. Saran: Diharapkan peneliti selanjutnya bisa mengontrol faktor yang mempengaruhi kekerasan verbal seperti latar belakang pendidikan dan pekerjaan, selain itu faktor yang mempengaruhi kecemasan yaitu perilaku anak. Kata kunci : kekerasan verbal, kecemasan, anak usia sekolah Kepustakaan : 43 (2011-2020

    GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN DAN KEMAMPUAN MENGONTROL PIKIRAN NEGATIF PADA PENDERITA HIPERTENSI

    Get PDF
    Latar Belakang : Penderita hipertensi merasakan dampak penyakitnya, sehingga menimbulkan konflik mental diantaranya cemas dan timbul pikiran negatif sebagai akibat terhadap stimulus yang dipersepsikan sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut akan membahayakan penderita. Tujuan : Mengetahui gambaran tingkat kecemasan dan kemampuan mengontrol pikiran negatif pada penderita hipertensi Metode : Desain pada penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diteliti penderita hipertensi di Klinik Yonzipur Banyubiru, Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang dengan jumlah sampel 15 orang, diambil mengunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian variabel kecemasan adalah HARS, sedangkan kemmapuan mengontrol pikiran negatif adalah ATQ. Data dianalisis menggunakan rumus distribusi frekuensi yang diolah menggunakan SPSS. Hasil : Tingkat kecemasan sebagian besar cemas sedang yatu sebanyak 15 orang (30,0%) dan kemampuan mengontrol pikiran negatif sebagian besar kategori buruk yaitu sebanyak 27 orang (54,0%). Kesimpulan : Penderita Hipertensi sebagian besar mempunyai tingkat kecemasan kategori sedang dan kemampuan mengontrol pikiran negatif sebagian besar kategori buruk. Saran : Penderita hipertensi menggunakan terapi sebagai salah satu alternatif untuk menurunkan kecemasan dan meningkatkan kemampuan mengontrol pemikiran negatif dengan pendampingan dari tenaga ahli. Kata Kunci : tingkat kecemasan, kemampuan mengontrol pikiran negatif, hipertensi Kepustakaan : 40 (2013-2022

    GAMBARAN PENERAPAN FAMILY CENTERED CARE (FCC) DI RUANG ANAK

    Get PDF
    Latar belakang: Family Centered Care (FCC) adalah cara yang tepat untuk memberikan perawatan kesehatan yang memungkinkan keluarga untuk anak-anak yang berada di rumah sakit. Pengaplikasian Family Centered Care (FCC) 4 prinsip Family Centered Care (FCC) yaitu martabat dan kehormatan, berbagi informasi, partisipasi, dan kolaborasi. Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana gambaran penerapan Family Centered Care (FCC) di ruang anak. Tujuan: Menganalisis bagaimanakah Gambaran Penerapan Family Centered Care (FCC) di ruang Anak. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif analitik dengan rancangan penelitian deskriptif, sampel penelitian ini menggunakan 72 responden dengan alat ukur kuesioner Family Centered Care (FCC). Teknik sampling accident sampling dan analisa datanya menggunakan distribusi frekuensi. Hasil: Berdasarkan hasil spss Family Centered Care (FCC) didapatkan hasil kategori cukup sebanyak 1 responden (1,4%) dan kategori baik sebanyak 71 responden (98,6%). Kesimpulan: Gambaran Family Centered Care (FCC) di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun kategori baik. Saran: Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan peneliti dalam mengaplikasikan asuhan keperawatan yang holistik dan bermanfaat bagi pasien dan keluarga pasien dan untuk Rumah Sakit sebagai penilaian mutu dari Rumah sakit. Kata kunci: Anak, Family Cantered Care (FCC) Kepustakaan: 22 (2019-2023

    HUBUNGAN PERSEPSI PERILAKU CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DI RS ROEMANI MUHAMMADIYAH SEMARANG

    Get PDF
    Latar Belakang: Kecemasan adalah suatu kondisi di mana orang merasa khawatir, takut dan menanggapi ancaman dengan tidak jelas. Ini adalah salah satu peristiwa paling umum yang dapat menyebabkan kecemasan ketika menunggu operasi bedah. Kecemasan pra operasi dapat dikurangi dengan perilaku peduli perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi. Metode: yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien pre operasi dengan anestesi umum, Untuk sampel dalam penelitian ini ada 85 pasien pre operasi pada bulan Desember 2024 di RS Roemani Muhammadiyah Semarang. Instrumen yang digunakan adalah questioner CBI-24 dan HARS Hasil: dari penelitian ini menunjukan sebagian besar koresponden menyatakan persepsi perilaku caring yang sangat baik 92.9 % dan 76,5% pasien termasuk kategori tidak cemas. Analisa bivariat menunjukan nilai p = 0,028 sehingga p < 0,05. Simpulan: berdasarkan hasil dapat disimpulakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi di RS Roemani Muhammadiyah Semarang. Kata Kunci : Persepsi, Caring, Kecemasa

    ANALISIS FAKTOR UMUR, JENIS KELAMIN, AKTIVITAS FISIK, DAN POLA MAKAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS DI RSUD LAMANDAU

    Get PDF
    Latar belakang: Data Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Lamandau tahun 2021, menunjukkan jumlah penderita diabetes melitus sebanyak 11.769 dan termasuk ke dalam daftar 10 penyebab kematian terbanyak di Kabupaten Lamandau tahun 2021. Percepatan meningkatnya penderita DM di Indonesia, terutama diakibatkan oleh perkembangan pola makan dan gaya hidup yang salah. Pengendalian gula darah oleh pasien DM akan berhubungan dengan faktor diet atau perencanaan makan, aktivitas fisik, dan tingkat pengetahuan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan menganalisis faktor umur, jenis kelamin, aktifitas fisik, dan pola makan yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus pada RSUD Lamandau. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional survey. Sampel yang digunakan sebanyak 68 responden. Hasil: Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa bahwa ada hubungan antara umur dengan kejadian diabetes melitus di RSUD Lamandau dengan nilai p-value = 0.001 < α = 0,05, ada hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian diabetes melitus di RSUD Lamandau dengan nilai p-value = 0.006 < α = 0,05, ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian diabetes melitus di RSUD Lamandau dengan nilai p-value = 0.001 < α = 0,05, ada hubungan antara pola makan dengan kejadian diabetes melitus di RSUD Lamandau tahun 2023 dengan nilai p-value = 0.001 < α = 0,05. Saran: Lebih waspada dengan bertambahnya umur (≥ 45 tahun), karena pada usia tersebut sudah mulai rentan terkena penyakit termasuk diabetes melitus dan diharapkan agar bisa melakukan kotrol kesehatan secara rutin guna pencegahan sedini mungkin terhadap faktor risikonya. Kata kunci: Umur, Jenis Kelamin, Pola Makan, Aktivitas Fisik, Diabetes Melitu

    HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK IMAN HUSADA BANDUNGAN

    Get PDF
    Latar belakang: Hipertensi merupakan penyebab paling umum terjadinya gangguan kardiovaskular dan merupakan masalah utama di negara maju maupun berkembang. Hipertensi memerlukan penanganan seumur hidup dikarenakan hipertensi hanya dapat dikontrol agar tidak menimbulkan komplikasi. Jika penderita hipertensi mengalami keterbatasan dalam beraktivitas yang disebabkan oleh penyakitnya dapat semakin memperburuk derajat kesehatannya dan kualitas hidupnya. Hipertensi dapat dikendalikan dengan patuh meminum obat antihipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat antihipertensi terhadap kualitas hidup pada pasien hipertensi di Klinik Iman Husada Bandungan. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional survey. Sampel yang digunakan sebanyak 66 responden. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat 18 orang (27,8%) mengalami kualitas hidup rendah dan 48 orang (72,2%) mengalami kualitas hidup sedang. Hasil yang didapat dari uji kendall’s tau-b nilai p = 0,000 dan koefisien korelasi 0.79 sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan mengonsumsi obat antihipertensi dengan kualitas hidup pada penderita hipertensi di Klinik Iman Husada Bandungan. Saran: Diharapkan pasien hipertensi memperoleh edukasi tentang pentingnya dalam melakukan kepatuhan meminum obat antihipertensi guna dapat meningkatkan kualitas hidupnya lebih baik. Kata kunci: Kualitas Hidup, Kepatuhan, Hipertens

    FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK LOTION SARI LEMON (Citrus limon (L).) SEBAGAI ANTIOKSIDAN

    Get PDF
    Antioksidan terkandung dalam berbagai jenis buah dan sayuran diantaranya lemon (Citrus limon (L)) karena memiliki kandungan flavonoid dan vitamin C.Antioksidan yang terkandung dalam lemon dapat dimanfaatkan sebagai zat aktif dalam sediaan lotion. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pengaruh konsentrasi sari lemon terhadap mutu fisik dan aktivitas antioksidan sediaan lotion Metode penelitian : Jenis penelitian eksperimental, menggunakan sari buah lemon yang diformulasikan menjadi emulsi dan dibuat sediaan loion dengan seri konsentrasi 5, 10, 15%. Evaluasi karakteristik fisiknya meliputi organoleptis, tipe emulsi,pH,homogenitas,daya sebar, daya lekat,viskositas serta uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Analisis data menggunakan SPSS Versi 26 Hasil penelitian : Hasil skrining fitokimia sari buah lemon positif mengandung  senyawa flavonoid, tanin, terpenoid, alkaloid dan fenol. Hasil karakteristik organo leptis dari ketiga formula berwarna putih, tidak beraroma khas dan berbentuk semipadat. Hasil uji homogenitas ketiga formula tersebut homogen. Hasil uji pH 6, daya sebar (6,22 - 6,78 cm), tipe emulsi (M/A), viskositas (10,900 -12,480 cps), daya lekat (4,12 - 4,33 detik). Nilai rata-rata IC 50 lotion sari lemon formula I diperoleh nilai 117,19 ppm (sedang), formula II 97,84 ppm (kuat), formula III 88,94 ppm (kuat) dan kuersetin memiliki nilai IC 50  6,72 ppm (sangat kuat). Analisis data dengan Mann-Whitney p&lt;0,027. Kesimpulan : Konsentrasi sari buah lemon mempengaruhi uji mutu fisik sediaan lotion. Nilai IC 50 sediaan lotion sari buah lemon (Citrus limon (L)) dipengaruhi oleh konsentrasi sari buah lemon. Lotion sari buah lemon memiliki nilai IC 50 formula I 117, 19 ppm; formula 2 97,84 ppm dan formula 3 88,94 ppm

    HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET FE PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 WIROSARI KABUPATEN GROBOGAN

    Get PDF
    ABSTRAK Latar belakang: Anemia merupakan kelainan hematologi yang dapat terjadi ketika kadar hemoglobin berada di bawah normal. Pada tahun 2023, prevalensi anemia pada remaja putri di Kabupaten Grobogan mencapai 43.1%. Anemia dapat dicegah dengan pemenuhan kebutuhan zat besi yang cukup, namun remaja putri tidak ingin mengonsumsi Tablet Fe dikarenakan kurangnya pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi Tablet Fe pada remaja putri di SMAN 1 Wirosari Kabupaten Grobogan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dan pendekatan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 254 responden diambil menggunakan quota sampling sampling. Data pada penelitian ini diambil menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Analisis bivariat pada penelitian ini menggunakan uji Chi Square. Hasil: P value (0,884) atau lebih besar dari 0,05. Artinya tidak ada hubungan pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumi Tablet Fe pada remaja putri di SMAN 1 Wirosari Kabupaten Grobogan. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi Tablet Fe pada remaja putri di SMAN 1 Wirosari Kabupaten grobogan. Saran: Remaja putri diharapkan melakukan pencegahan anemia dengan cara mengonsumsi Tablet Fe secara rutin serta pelayanan kesehatan setempat lebih memperhatikan pendistribusian Tablet Fe dengan tepat waktu. Kata kunci : Pengetahuan, Anemia, Kepatuhan, Tablet F

    ANALISIS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEUMONIA PEDIATRI USIA 0-14 TAHUN DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD dr. GONDO SUWARNO UNGARAN TAHUN 2022

    Get PDF
    Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi penyebab kematian dan kesakitan balita tertinggi di dunia dan di Indonesia. Penggunaan antibiotik yang rasional dan tepat dapat meningkatkan keberhasilan terapi dan mencegah resistensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia pediatri usia 0-14 tahun di instalasi rawat inap RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran tahun 2022. Metode : Penelitian ini bersifat non eksperimental. Pengambilan data secara retrospektif yang diperoleh dari data sekunder berupa rekam medis pasien pediatri usia 0-14 tahun di instalasi rawat inap dengan diagnosa pnemonia CAP sepanjang tahun 2022 dan teknikapengambilan sampelgmenggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 100 pasien. Analisis ketepatan pemilihan obat, dosis dan interval penggunaan antibiotik berdasarkan perdoman dalam Permenkes RI No. 28 tahun 2021 dan Clinical Pathway pneumonia anak RSUD dr. Gondo Suwarno tahun 2015. Hasil : Penelitian menunjukkan sebanyak 61% pasien berjenis kelamin laki-laki dan 39% berjenis kelamin perempuan. Profil antibiotik pneumonia yang digunakan adalah antibiotik tunggal terdapat ampicillin sulbactam (15%), ceftriaxone (7%), antibiotikhkombinasigterdapathamikacin+ceftriaxoneb(2%),bampicillinjsulbacta m+gentamicin (11%), dan ampicillin sulbactam+ceftriaxone (63%), pergantian terapi (2%) terdiri dari amikacin diganti ampicillin sulbactam+ceftriaxone dan ceftriaxone diganti ampicillin sulbactam+gentamicin. Penggunaan paling banyak yaitu kombinasi ampicillin sulbactam+ceftriaxoneb(63%). Kesimpulan : Antibiotik pneumonia pediatri usia 0-14 tahun di instalasi rawat inap RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran 15% tepat pemilihan obat, 80% tepat dosis, dan 86,7% tepat interval obat berdasarkan Permenkes untuk pengelolaan pasien ICU pneumonia CAP

    4,702

    full texts

    4,951

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Ngudi Waluyo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇