Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
Analisis Manajemen Keuangan PadaTaman Kanak-Kanak Darussalam P4a Kota Semarang
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen keuangan pada taman kanak-kanak Darussalam P4A Kota Semarang dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen keuangan TK Darussalam P4A. Manajemen keuangan merupakan salah satu aspek penting dalam mengelola keuangan di bidang administrasi pendidikan yang secara khusus menangani tugas-tugas yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan yang digunakan dalam lembaga pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen keuangan di TK Darussalam P4A didasarkan pada evaluasi tahun sebelumnya dalam rapat yang dihadiri oleh pengurus yayasan, kepala sekolah, dan guru. Perencanaan untuk tahun ajaran 2023/2024 disusun bersama dan dilaksanakan di awal tahun. Pengorganisasian dilakukan oleh kepala sekolah kepada bendahara sekolah, guru, dan orang tua siswa. Pelaksanaan dilakukan saat penerimaan peserta didik baru dan setiap bulan dengan pencatatan oleh bendahara, dilaporkan kepada kepala sekolah bulanan, dan ke yayasan setiap 3 bulan sekali. Evaluasi dilakukan di akhir semester dan dilaporkan kepada yayasan untuk mengoptimalkan penggunaan dana. Peningkatan transparansi pelaporan keuangan juga diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas. Evaluasi dan perbaikan berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan pengelolaan keuangan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif Miles and Huberman, yaitu Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan/Verifikasi.Evaluasi dan perbaikan berkelanjutan juga diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam mengelola keuangan. Dengan adanya solusi tersebut, dapat dikerjakan dengan baik untuk mendukung kegiatan pendidikan
Studi Deskriptif Komponen Pelaksanaan Discharge Planning Pada Pasien Pasca Pembedahan Di Rsud Lamandau
Latar belakang: Perencanaan pulang (discharge planning) dianggap sebagai bagian yang penting dalam pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien pasca pembedahan. Discharge planning pasien pasca pembedahan dapat digambarkan melalui lima indikator, antara lain manajemen pengobatan, manajemen diet, pengelolaan aktivitas dan latihan, perawatan luka sayatan, dan pencegahan infeksi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan discharge planning oleh perawat pada pasien pasca pembedahan di RSUD Lamandau. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif observasional. Populasinya yaitu seluruh perawat di ruang bedah yang menangani pasien pasca pembedahan di RSUD Lamandau dengan jumlah 48 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 48 responden dengan teknik total sampling.
Hasil: Pelaksanaan discharge planning pada pasien pasca pembedahan di RSUD Lamandau memiliki kategori baik (89.6%), dengan rincian pelaksanaan manajamen pengobatan medis sebesar 85.4%, manajemen diet 81.2%, pengelolaan aktifitas fisik dan latihan 85.4%, dan pencegahan infeksi 91.7%.
Saran: Disarankan bagi perawat dan tenaga kesehatan lainnya untuk lebih meningkatkan pelayanan dan asuhan keperawatan tentang pelaksanaan discharge planning bagi pasien pasca pembedahan. Tidak hanya berfokus pada pra pembedahan maupun pada saat pelaksanaan pembedahannya saja
Hubungan Kepatuhan Minum Obat Dengan Terkontrolnya Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kelurahan Nyatnyono Kabupaten Semarang
Latar Belakang : Kepatuhan pada pasien pengobatan hipertensi merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup penderita hipertensi. Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama yang dapat dimodifikasi untuk penyakit kardiovaskular, dan berhubungan dengan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Hipertensi adalah ketika hasil pengukuran tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg.
Tujuan : Menganalisis hubungan antara kepatuhan minum obat dengan terkontrolnya tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Kelurahan Nyatnyono Kabupaten Semarang.
Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional, dengan menggunakan desain pendekatan cross-sectional. Subjek dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 82 responden. Pengambilan data untuk mengukur kepatuhan minum obat menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS) dan mengukur tekanan darah menggunakan tensimeter aneroid.
Hasil : Kepatuhan minum obat sebagian besar kategori patuh yaitu sebanyak 47 responden (57,3%), tekanan darah sebagian besar kategori ringan yaitu sebanyak 43 responden (52,4%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat dengan terkontrolnya tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Kelurahan Nyatnyono Kabupaten Semarang dimana P-value
= 0,000 = < (0,05) dengan nilai correlation coefficient 0,875 yang artinya kekuatan antar variable pada suatu tingkat yang sangat kuat dengan arah hubungan yang positif
Saran : Lansia penderita hipertensi sebaiknya lebih aktif dalam mengikuti semua program posyandu lansia dan aktif menggali informasi melalui tenaga kesehatan ketika pelaksanaan kegiatan posyandu lansi
Gambaran Perilaku Caring Perawat Kepada Pasien Di Rs Restu Ibu Balikpapan
Latar belakang: Perilaku caring merupakan bentuk dukungan emosional perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang merupakan komitmen moral untuk melindungi, meningkatkan martabat manusia, dan merupakan inti dari keperawatan yang membedakan perawat dengan profesi lain. Perilaku caring dapat memberikan rasa aman, nyaman, sehingga mempercepat penyembuhan pasien. Tujuan Penelitian: Mengidentifikasi gambaran perilaku caring perawat kepada pasiendi RS Restu Ibu Balikpapan. Metode Penelitian: Penelitia deskriptif dengan pendekatan crossectional pada 109 pasien rawat inap dewasa minimal 2 hari perawatan dan berusia 17 tahun yang diambil dengan teknik sampling stratified random sampling serta Instrumen menggunakan kuesioner. Hasil: Responden dengan jenis kelamin perempuan sebanyak (63.3%), berdasarkan tingkat pendidikan mayoritas adalah berpendidikan Sekolah Menengah Atas yaitu 80.7%. Rerata umur responden adalah 37.71 tahun dengan rentang umur 23-46 tahun dan rerata lama rawat pasien saat diambil data adalah 2.90 hari dengan rentang 1-4 hari. perilaku caring perawat tinggi 97.2% dan perilaku caring perawat rendah 2.8%. Sub-variabel perilaku caring afektif tinggi (98.2%) dan rendah (1.8%) ; Sub variabel perilaku caring instrumen tinggi yaitu (97.2%) dan rendah (2.8%). Kesimpulan: Perilaku caring perawat didapatkan tinggi, namun masih terdapat yang mempunyai perilaku caring rendah sehingga perlu terus ditingkatkan untuk memberikan asuhan keperawatan prima kepada pasie
Gambaran Tingkat Kecemasan Ibu Dari Bayi Yang Dirawat Di Ruang Nicu Rsud Merah Putih Kabupaten Magelang
Latar Belakang : Masalah kesehatan pada bayi memerlukan perawatan di Unit Perawatan Intensif Neonatal (NICU) dalam upaya mencegah perburukan dan menyembuhkan berbagai komplikasi medis yang terjadi pada bayi. Ketika bayi berada di NICU, orang tua terutama Ibu akan rentan stres sehingga dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan ialah perasaan yang muncul disebabkan dari dalam atau luar individu dan berdampak signifikan pada perilaku individu tersebut. Kecemasan yang dialami Ibu dapat memicu gejala fisik seperti kram, mati rasa, dan kesemutan, serta gejala psikologis seperti ketakutan, depresi, dan mudah tersinggung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan ibu dari bayi yang dirawat di ruang NICU RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif, data dikumpulkan dari 36 ibu yang bayinya dirawat di NICU selama periode 17 Juni - 30 Juni 2024. Metode pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS).
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan 19 responden (52.8%) mengalami kecemasan ringan, 14 responden (38.9%) mengalami kecemasan sedang, dan 3 responden (8.3%) mengalami kecemasan berat.
Simpulan : Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berada pada rentang usia 26-35 tahun, dengan pendidikan SMP-SMA, dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga dengan penghasilan di bawah UMR Kabupaten Magelang. Tingkat kecemasan ibu berada pada kategori ringan. Hasil ini menunjukkan pentingnya peran perawat dalam memberikan dukungan emosional dan informasi yang memadai kepada orang tua untuk mengurangi kecemasan mereka
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK DI INDONESIA TAHUN 2020-2022
Pada umumnya, perusahaan didirikan dengan tujuan untuk
menghasilkan laba/profit. Untuk menghasilkan laba yang optimal, perlu
menerapkan good corporate governance (tata kelola usaha yang baik). Penelitian
ini menguji pengaruh good corporate governance yang diwakili oleh
keberagaman gender dan usia dewan direksi, ukuran dewan komisaris, dan
frekuensi rapat dewan direksi terhadap kinerja keuangan perusahaan yang
dihitung dengan ROE (Return on Asset).
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel berisi 62
perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2020-2022 yang didapat
melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode analisis
regresi berganda. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan uji statistik
deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji regresi.
Hasil: keragaman gender dewan direksi berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja keuangan, keragaman usia dewan direksi berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kinerja keuangan, ukuran dewan komisaris berpengaruh
positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, frekuensi rapat dewan direksi
(X4) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan
TINGKAT KESUKAAN DAN KANDUNGAN NILAI GIZI BISKUIT TEPUNG KENTANG HITAM (Coleus tuberosus)
Biskuit adalah produk bakeri kering dengan memanggang
adonan yang terbuat dari tepung terigu. Kandungan gluten dan indeks glikemik
yang tinggi pada tepung terigu dapat berdampak buruk pada kesehatan, sehingga
kentang hitam sebagai pengganti tepung terigu dan upaya untuk diversifikasi
pangan lokal.
Tujuan : Mendiskripsikan tingkat kesukaan dan kandungan nilai gizi biskuit
tepung kentang hitam (Coleus tuberosus).
Metode : Penelitian eksperimental menggunakan 3 formulasi dengan
perbandingan tepung kentang hitam : tepung daging ayam. F1 (80% : 20%), F2
(70% : 30%) dan F3 (60% : 40%). Uji tingkat kesukaan dilakukan oleh 30 panelis
tidak terlatih menggunakan uji deskriptif. Analisis nilai gizi berupa energi dengan
metode proksimat, protein dengan kjedhal, lemak dengan soxhlet, karbohidrat
dengan metode by difference, kadar air dan kadar abu dengan gravimetri. Analisis
nilai gizi dilakukan di Laboratorium Teknologi Pangan Unika
Hasil : Hasil tingkat kesukaan formula 1 (80% : 20%) sebesar 63,5%, formula 2
(70% : 30%) sebesar 64,8%, dan formula 3 (60% : 40%) sebesar 62,2%. Nilai gizi
pada biskuit kentang hitam per 100 gram kandungan energi 429,94 gram, protein
14,36 gram, lemak 9,02 gram, karbohidrat 72,83 gram, kadar air 1,3% dan kadar
abu 2,2%.
Simpulan : Formulasi paling tinggi adalah formula 2 (70% : 30%) sebesar 64,8%,
dengan kategori kurang diterima oleh konsumen. Kandungan nilai gizi biskuit
kentang hitam sudah memenuhi standar SNI 01-7111.2-2005 biskuit MPASI.
Biskuit kentang hitam dapat digunakan untuk alternatif MPASI balita dengan
klaim tinggi protein
HUBUNGAN TINGKAT ASUPAN ZAT BESI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA SISWI MTSN 1 MURUNG RAYA DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PURUK CAHU
Anemia adalah ketidakcukupan jumlah sel darah merah di
dalam darah yang ditandai dengan penurunan kadar hemoglobin, hematokrit dan
eritrosit. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat asupan zat besi
pada siswi MTSN 1 Murung Raya di wilayah kerja UPT Puskesmas Puruk Cahu,
mendeskripsikan kejadian anemia pada siswi MTSN 1 Murung Raya di wilayah
kerja UPT Puskesmas Puruk Cahu dan menganalisis hubungan tingkat asupan zat
besi dengan kejadian anemia pada siswi MTSN 1 Murung Raya di wilayah kerja
UPT Puskesmas Puruk Cahu.
Metode: Desain penelitian ini adalah observational analitik dengan pendekatan
cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 86 remaja putri dengan teknik
pengambilan sampel yaitu non probability sampling. Instrumen penelitian
menggunakan kuesioner yang diberikan kepada responden, semi quantitative food
frequency questionnaire (SQ-FFQ) dan pemeriksaan hemoglobin (Hb). Analisis
data meliputi analisis univariat dengan mendeksripsikan karakteristik dan analisis
bivariat menggunakan uji Fisher's Exact Test.
Hasil penelitian: Responden yang mengalami kejadian anemia sebanyak 50 n
(58,1%), sedangkan yang tidak mengalami kejadian anemia sebanyak 36 (41,9%).
Berdasarkan hasil uji analisis Fisher's Exact Test menunjukkan bahwa nilai P
sebesar 0,001 (ρ-value < 0,05), artinya terdapat hubungan bermakna antara tingkat
asupan zat besi dengan kejadian anemia pada siswi MTSN 1 Murung Raya di
Wilayah UPT Puskesmas Puruk Cahu. Responden yang memiliki tingkat asupan
zat besi kurang mempunyai risiko 6,921 lebih tinggi untuk mengalami kejadian
anemia dibandingkan responden yang memiliki tingkat asupan zat gizi cukup.
Kesimpulan: Terdapat hubungan tingkat asupan zat besi dengan kejadian anemia
pada siswi MTSN 1 Murung Raya di wilayah kerja UPT Puskesmas Puruk Cahu
PENGARUH TERAPI MUROTTAL AL-QUR'AN TERHADAP KUALITAS TIDUR PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA
Latar Belakang: Chronic Kidney Disease (CKD) adalah gangguan fungsi ginjal
menahun, mengarah pada kerusakan jaringan ginjal yang bersifat irreversibel dan
progresif. Pasien penyakit ginjal kronis mengalami berbagai masalah yang timbul
akibat kerusakan ginjal, gangguan tidur lebih umum terjadi. Terapi Al-Quran
merupakan terapi non farmakologis yang dapat diterapkan untuk meningkatkan
kualitas tidur karena terapi bacaan Al-Qur’an dapat mengaktifkan sel tubuh yang
rusak. Durasi pemberian terapi Al-Qur’an atau suara selama 15-30 menit dapat
meningkatkan kualitas tidur.
Tujuan:.Untuk menganalisis pengaruh terapi murottal Al-Qur’an terhadap
kualitas tidur pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang rawat inap di RSUD
Dr. Moewardi Surakarta.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Desain quasy
experiment dengan pendekatan non-equivalent pre and post test with control
group. Jumlah sampel sebanyak 42 responden yang terbagi menjadi 21 kelompok
kontrol dan 21 kelompok intervensi dengan teknik purposive sampling. Alat
pengukuran kualitas tidur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index
(PSQI). Analisa data menggunakan mann whitney test.
Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) atau nilai
signifikansi p-value 0.000 (<α=0,05).
Kesimpulan: Ada pengaruh yang signifikan terapi murottal Al-Qur’an terhadap
kualitas tidur pasien CKD yang rawat inap di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.
Saran: Terapi murottal Al-Qur’an dapat digunakan sebagai alternatif intervensi
untuk penatalaksanaan dalam meingkatkan kualitas tidur pasien CKD.
Kata Kunci : CKD, Kualitas Tidur, Murottal Al-Qur’a
GAMBARAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS PADANGSARI SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH
Latar Belakang : Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas mayoritas
masih kurang puas. Penyebab ketidakpuasan pasien diantaranya faktor sarana prasarana yang
belum memadai dan pelayanan yang kurang ramah. Kepuasan pasien merupakan tingkat perasaan
pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja pelayanan kesehatan yang telah diperoleh setelah
pasien membandingkan dengan apa yang diharapkan. Aspek kualitas pelayanan yang meliputi
Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy dapat digunakan sebagai
gambaran melihat sejauh mana kepuasan pasien dalam menerima pelayanan yang diberikan.
Tujuan : Untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Padangsari
Semarang. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi pada
penelitian ini berjumlah 30 Responden pasien . Pengambilan sampel dilakukan dengan metode
Purpose Sampling. Sedangkan uji analisa yang digunakan pada penelitian ini ialah uji Univariat.
Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil analisa diperoleh karakteristik Umur bahwa remaja
berjumlah 12 orang, dewasa berjumlah 16 dan tua berjumlah 2 orang. Frekuensi kepuasan pasien
didapatkan 9 orang (30,0%) merasa sangat puas dan 21 orang (70,0%) merasa puas terhadap
pelayanan. Kesimpulan : Kesimpulannya bahwa pasien yang berkunjung di Puskesmas
mempunyai anggapan bahwa kepuasan pada pelayanan di Puskesmas Padangsari Semarang
tergolong puas.
Kata Kunci : Kepuasan, Puskesma