Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBANTUAN MEDIA FLASHCARD PAKYNO TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA SD NEGERI KLEPU 05 PRINGAPUS
Model pembelajaran dan media pembelajaran di SD Negeri Klepu 05 Pringapus masih kurang
bervariasi, sehingga berdampak pada pemahaman konsep siswa yang belum optimal.
Pembelajaran yang cenderung monoton dan kurangnya media pendukung yang menarik
menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami konsep yang diajarkan. Oleh karena itu,
diperlukan model pembelajaran yang lebih inovatif untuk meningkatkan pemahaman konsep
siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Student Team
Achievement Division (STAD) berbantuan media Flashcard Pakyno terhadap pemahaman konsep
siswa. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control
Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Klepu 05 Pringapus, di mana
kelas IV A sebanyak 25 siswa dijadikan kelompok eksperimen dan kelas IV B sebanyak 24 siswa
sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep, observasi, dan
angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t-test dan regresi linier
sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok
eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai sig = 0,001 (< 0,05). Rata-rata pemahaman konsep
siswa pada kelas eksperimen mencapai 95,08, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang
memperoleh rata-rata 90,42. Selain itu, hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa
model pembelajaran STAD berbantuan media Flashcard Pakyno memberikan pengaruh sebesar
24,5% terhadap pemahaman konsep siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model
STAD dengan dukungan media Flashcard Pakyno efektif dalam meningkatkan pemahaman
konsep siswa.
Kata Kunci: Model Pembelajaran STAD, Media Flashcard Pakyno, Pemahaman Konsep,
Matematika, Pembelajaran Kooperatif
Dilema Pengguna Paylater : Analisis Persepsi Kemudahan, Risiko, Dan Manfaat Dengan Kebutuhan Individu Sebagai Moderasi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan
penggunaan, persepsi risiko, dan persepsi manfaat terhadap keputusan
penggunaan fitur PayLater, serta peran tingkat kebutuhan individu sebagai
moderator dengan menerapkan teori Technology Acceptance Model (TAM)
sebagai dasar penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah
purposive sampling dengan kriteria-kriteria responden yang telah ditetapkan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif, data
dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden melalui
Google Form. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100
responden mahasiswa program studi S1 Bisnis Digital Universitas Ngudi Waluyo.
Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan
bantuan program SmartPLS versi 3.00 dan dianalisis menggunakan outer model
dan inner model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan
penggunaan, persepsi risiko, dan persepsi manfaat memiliki pengaruh signifikan
terhadap keputusan penggunaan fitur PayLater. Tingkat kebutuhan individu juga
berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan fitur PayLater. Namun,
tingkat kebutuhan individu tidak memperkuat arah hubungan antara persepsi
kemudahan, persepsi risiko, dan persepsi manfaat terhadap keputusan penggunaan
fitur PayLater.
Kata Kunci : Persepsi, Kemudahan Penggunaan, Risiko, Manfaat, dan Tingkat Kebutuhan individu
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Pemanfaatan Buku Kia Di Desa Karangtengah Puskesmas Tuntang,Kabupaten Semarang Tahun 2025
Masih rendahnya pemanfaatan buku KIA masih terkendala oleh rendahnya pengetahuan dan sikap ibu tentang manfaat dari buku KIA dan sebagian ibu juga menganggap hal-hal yang berhubungan dengan buku KIA hanya sekedar buku catatan pemeriksaan (Yayu, dkk,2015).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan pemanfaatan Buku KIA di Desa Karangtengah,Puskesmas Tuntang, Kabupaten Semarang tahun 2025. Variabel independen nya adalah pengetahuan dan variabel dependen nya adalah pemanfaatan buku KIA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai balita di Desa Karangtengah pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling dengan responden dalam kriteria inklusi berjumlah 94 responden.pengambilan data menggunakan data primer. Analisis data meliputi univariat dengan melakukan uji distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan karakteristik yaitu usia yang lebih banyak 20-35 tahun sebanyak 69 responden (73,4%). Berdasarkan karakteristik pendidikan adalah pendidikan menengah sebanyak 60 responden (63,8%). Berdasarkan menurut karakteristik pekerjaan yaitu yang tidak bekerja sebanyak 51 responden (54,3%). Berdasarkan Pengetahuan ibu tentang cara mendapatkan buku KIA yaitu berpengetahuan baik sebanyak 65 responden (69,1%). Dan untuk Pengetahuan ibu tentang pemanfaatan buku KIA yaitu berpengetahuan baik sebanyak 74 responden (78,7%). Dan untuk Pengetahuan ibu tentang penggunaan buku KIA yaitu berpengetahuan baik sebanyak 41 responden (43,6%) Kesimpulannya di Desa Karangtengahtahun 2025 responden memanfaatkan buku KIA dan memiliki pengetahuan dengan baik.
Kata kunci:Pemanfaatan buku KIA, pengetahuan ibu
Peran Ketua Pelaksana Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2mw) Clitoria Gummy Pada Kompetisi Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (Kmi) Award
Latar Belakang: Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW)
merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mendorong kewirausahaan mahasiswa
melalui dukungan inovasi, pelatihan, dan pendanaan. Salah satu inovasi dari
P2MW adalah Clitoria Gummy dengan bahan baku bunga telang (Clitoria
ternatea L.) yang kaya akan antioksidan dan dikemas menjadi suplemen praktis
berbentuk gummy. Tujuan karya prestasi ini adalah mengetahui peran ketua
pelaksana dalam mendorong inovasi Clitoria Gummy hingga lolos Program
Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dan menjadi finalis pada Kompetisi
Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Award 2022.
Proses: Peran ketua pelaksana dalam mendorong inovasi Clitoria Gummy dimulai
dari tahap formulasi, pengujian mutu, pengemasan, legalitas, strategi pemasaran,
dan penjualan produk Clitoria Gummy. Ketua pelaksana juga bertanggung jawab
dalam menyusun rencana kegiatan hingga target capaian.
Hasil: Produk Clitoria Gummy lolos pendanaan hibah pada Program Pembinaan
Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dan sesuai penilaian laporan kemajuan kelompok
Clitoria Gummy dinyatakan lolos menjadi finalis dalam Kompetisi
Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Award 2022.
Kesimpulan: Produk Clitoria Gummy berhasil dirintis melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) hingga lolos dalam Kompetisi Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Award 2022. Hal ini menunjukkan bahwa ketua pelaksana berhasil menunjukkan daya saing inovasi Clitoria Gummy.
Kata Kunci: Ketua Pelaksana, Clitoria Gummy, P2MW, KMI Award 2022
Pengaruh Teknik Ekstraksi Berbeda Terhadap Aktivitas Antioksidan Senyawa Bioaktif Dalam Bekatul Padi (Oryza Sativa L.)
Latar Belakang: Bekatul padi mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan steroid yang berperan sebagai antioksidan. Bekatul padi memiliki potensi sebagai kosmetik karena memiliki sifat antioksidan yang
dibutuhkan oleh pembuatan produk kosmetik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kandungan metabolit sekunder secara kualitatif dan kuantitatif serta aktivitas antioksidan ekstrak bekatul padi (Oryza sativa L.) metode maserasi dan
sokletasi.
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Simplisia bekatul padi (Oryza sativa L.) diberikan perlakuan metode ekstraksi yang berbeda yaitu
metode maserasi dan sokletasi. Skrining fitokimia dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif dengan pengujian flavonoid total. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan metode ABTS dan nilai IC
50 sebagai parameter analisis SPSS Uji Parametrik One Way Anova.
Hasil: Ekstrak bekatul padi metode maserasi dan sokletasi positif mengandung alkaloid, flavonoid dan triterpenoid. Nilai rata-rata kadar flavonoid total metode maserasi sebesar 2,520 ± 0,005 mgQE/g dan metode sokletasi sebesar 2,815 ± 0,006 mgQE/g. Uji aktivitas antioksidan metode maserasi memiliki nilai rata-rata IC 50 sebesar 421,689 ± 1,453 ppm sedangkan metode sokletasi memiliki nilai ratarata
IC 50 sebesar 482,407 ± 2,620 ppm.
Kesimpulan: Ekstrak bekatul padi metode maserasi maupun sokletasi mengandung alkaloid, flavonoid dan steroid. Metode maserasi dan sokletasi memiliki perbedaan yang signifikan berdasarkan nilai IC 50. Aktivitas antioksidan ekstrak bekatul padi metode maserasi maupun sokletasi memiliki kategori sangat lemah.
Kata Kunci : bekatul, maserasi, sokletasi, antioksidan
Implementation of Website-Based Student Attendance System Using Codelgniter Framework at NU Ungaran Vocational High School
Nowadays, the use of technology is really needed by all levels of humans and education to make it easier to process data.
The attendance information system at Vocational School NU Ungaran is currently still implemented conventionally or
manually, such as the teacher taking the attendance data book in administration, then the teacher calls the students one by
one for the process of filling in the attendance, then the teacher hands it over to the picket officer after finishing class time
to be attended to. recap of attendance data, according to one of the teachers and picket officers, it was less efficient, which
often resulted in damage or loss of the attendance book. The aim of this research is to make it easier for teachers and
picket officers at Vocational School NU Ungaran when recording attendance data for all students. In this way the author
designed my attendance using PHP and MySQL to process the database. My absence website is equipped with a QR code
which is supported by using a camera or laptop camera which functions to take photos of students' barcodes for
attendance. The results of this research aim to make it easier for teacher picket officers at Vocational School NU Ungaran
to carry out attendance recaps.
Keywords: Implementation, Student Attendance System, Website, Codeigniter Framewor
"EXPERT SYSTEM FOR THE DIAGNOSIS OF DEPRESSION IN STUDENTS OF THE UNIVERSITY OF NGUDI WALUYO USING THE METHOD OF CERTAINTY FACTOR"
The primary concern that underpins this study is the high prevalence of depression
among college students, a condition that frequently remains undetected until it reaches a
more advanced stage. Academic pressure, inadequate emotional support, and life
transitions can compound the condition. Early diagnosis is imperative to avert long-term
detrimental consequences on students' mental, academic, and social well-being. However,
conventional manual diagnostic methods are often laborious, dependent on expertise,
and challenging to scale widely. An expert system was developed using a quantitative
research method with a user acceptance test. The UAT metrics include: Ease of Use,
System Effectiveness, and Overall Satisfaction. The highest Certainty Factor was found
for moderate depression at 79%. The research involved quantitative methods with a User
Acceptance Test (UAT) with 32 student respondents, resulting in a satisfaction level of
71.7%. The expert system successfully diagnoses the type of depression based on the
symptoms experienced by the patient, thus helping students make an initial diagnosis
before consulting a specialist. The practical impact of the system is threefold. The
facilitates rapid early diagnosis, fosters increased mental health awareness, and the
efficiency of the diagnostic process Finally, the system ensures better accessibility,
contributing to the overall well-being of the student population. Technology-based
systems can be accessed anytime and from any location, providing opportunities for
students reluctant to see a psychologist in person.
Keywords: Expert System, Diagnosis, Depression, Certainty Factor Metho
Persepsi Dan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pelayanan Di Apotek Karunia Sehat Baru Kabupaten Semarang
Persepsi dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan apotek penting karena mempengaruhi
efektivitas layanan, kepatuhan pasien, dan loyalitas pelanggan, yang pada akhirnya meningkatkan
penjualan dan keuntungan apotek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan tingkat
kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Apotek Karunia Sehat Baru di Kabupaten Semarang.
Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional,
menggunakan kuesioner terhadap 92 responden. Hasil survei menunjukkan sebagian besar
pengunjung datang untuk membeli obat tanpa resep (81,5%) dan dengan resep (18,5%). Sebanyak
82,6% responden menilai apoteker peduli dan berpengetahuan tentang obat, dengan 52,2%
mengidentifikasi apoteker sebagai orang pertama yang dihubungi terkait masalah obat. Masyarakat
mengharapkan apoteker memberikan saran (81,5%). Hambatan utama berkonsultasi adalah
kesibukan (69,6%) dan ketidakhadiran apoteker (40,2%). Tingkat kepercayaan masyarakat
terhadap apoteker Karunia Sehat Baru menunjukkan 67,4% dengan kategori tinggi, 29,3% kategori
sedang, dan 3,3% kategori rendah.
Kata kunci : persepsi, pelayanan, masyarakat, apote
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN TERHADAP DIET HIPERTENSI
Diet penting dalam pengelolaan hipertensi sangat penting. Gaya
hidup pada penderita tekanan darah tinggi dan pola nutrisi/diet membantu
meningkatkan dalam pengontrolan tekanan darah, dikombinasikan dengan
pengurangan garam, tekanan darah dapat diturunkan sehingga diperlukan
pengetahuan agar pola nutrisi diet dapat diterapkan dengan patuh. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan
kepatuhan terhadap diet hipertensi.
Metode: Penelitian ini adalah deskripsi korelasi yaitu mengkaji hubungan antara
variabel untuk menjelaskan suatu hubungan berdasarkan teori yang ada. Populasi
penelitian ini adalah penderita hipertensi di Desa Bendan Kecamatan Banyudono
Kabupaten Boyolali. Berjumlah 100 orang. Menggunakan purposive sampling
berjumlah 80 orang. Alat ukur yang digunakan Kuesioner untuk mengukur
pengetahuan dan kepatuhan. Analisa data yang digunakan adalah Chi-Square.
Hasil: sebagian besar dari responden berpengetahuan baik dengan kepatuhan baik
terhadap diet hipertensi sebanyak 23 responden (71.9%). Dan sebagian kecil dari
responden berpengetahuan cukup dengan kepatuhan cukup terhadap diet
hipertensi sebanyak 17 responden (60.7%). Sedangkan responden berpengetahuan
kurang dengan kepatuhan terhadap diit hipertensi sebanyak 15 responden (75.0%).
Hasil uji Chi-Square diperoleh hasil nilai p= 0.000 < α = 0,05. Hal ini berarti
9
bahwa ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan diet hipertensi di Desa
Banden.
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan
patuhan terhadap diet hipetensi.
Saran: penderita hipertensi diharapkan meningkatkan motivasi diri untuk
melakukan kegiatan yang bermanfaat dan melakukan diet hipertensi untuk
mencegah terjadinya komplikasi hipertensi
GAMBARAN HYGIENE PERSONAL DAN KEBERSIHAN PERALATAN PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI WILAYAH UNGARAN BARAT (STUDI KASUS DI ALUN-ALUN LAMA UNGARAN BARAT)
Latar belakang. Keamanan pangan yang disediakan oleh pedagang kaki lima
(PKL) menjadi perhatian kesehatan masyarakat karena potensi risiko kontaminasi
makanan dan penyakit bawaan makanan. Kasus keracunan makanan di Indonesia
masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan, dengan 4.792 kasus dilaporkan
pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai
bagaimana melakukan praktik higiene personal dan kebersihan peralatan pada PKL
di Wilayah Ungaran Barat (alun-alun lama), mengingat peran penting mereka
dalam menyediakan makanan yang terjangkau bagi masyarakat. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai
kebersihan pribadi dan kebersihan peralatan pada pedagang kaki lima di Wilayah
Ungaran Barat (alun-alun lama). Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi karakteristik umum pedagang kaki lima, menggambarkan
bagaimana praktik kebersihan pribadi yang diterapkan oleh pedagang, serta
mengidentifikasi tingkat kebersihan peralatan yang digunakan dalam proses
pengolahan dan penyajian makanan.
Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan
kuantitatif. Populasi adalah 101 PKL di Wilayah Ungaran Barat (alun-alun lama),
dengan sampel 51 pedagang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner untuk menilai kebersihan
pribadi dan kebersihan peralatan.
Hasil. Hasil penelitian terhadap 51 pedagang kaki lima menunjukkan bahwa semua
responden (100%) tidak memenuhi standar kebersihan personal higiene dan
kebersihan peralatan. Temuan ini mengindikasikan risiko tinggi kontaminasi
makanan dan potensi penularan penyakit bawaan kepada konsumen.
Kesimpulan. Sebagian besar PKL di Wilayah Ungaran Barat (alun-alun lama) telah
memenuhi standar kebersihan peralatan, namun praktik kebersihan personal masih
perlu ditingkatkan. Diperlukan intervensi edukatif dan pengawasan rutin untuk
meningkatkan kesadaran dan praktik kebersihan pribadi di kalangan PKL guna
melindungi kesehatan masyarakat dari risiko penyakit bawaan makanan.
Kata Kunci: Hygiene personal, kebersihan peralatan, pedagang kaki lima