Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
PENGARUH LATIHAN DRILL - SPIKE TERHADAP HASIL KETEPATAN SMASH PADA ATLET UNIT KEGIATAN MAHASISWA BOLA VOLI UNIVERSITAS NGUDI WALUYO
PENGARUH LATIHAN DRILL - SPIKE TERHADAP HASIL KETEPATAN
SMASH PADA ATLET UNIT KEGIATAN MAHASISWA BOLA VOLI
UNIVERSITAS NGUDI WALUY
PENERAPAN TEKNIK ITAJIME SHIBORI PADA BUSANA READY TO WEAR DENGAN SILUET I
Penelitian ini berjudul “Penerapan Teknik Itajime Shibori pada Busana
Ready to Wear Dengan Siluet I” bertujuan untuk mengembangkan dan
melestarikan seni menghias kain Indonesia, khususnya teknik shibori, dengan
mengintegrasikannya ke dalam desain busana modern. Teknik itajime shibori,
diaplikasikan untuk menciptakan motif yang unik dan menarik pada kain,
sehingga mampu menarik minat kalangan anak muda yang semakin terpengaruh
oleh tren fashion global. Penelitian menggunakan metode penelitian dan
pengembangan (R&D) yang meliputi beberapa tahapan, mulai dari identifikasi
masalah, pengumpulan data, hingga desain dan validasi produk. Proses pembuatan
dimulai dengan teknik mordanting pewarnaan dan fiksasi, diikuti dengan
pembuatan busana menggunakan kombinasi kain shibori dan jeans. Kombinasi ini
dipilih karena belum banyak dijadikan sebagai produk fashion, serta untuk
memberikan kesan edgy dan modern.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik itajime shibori
dapat menghasilkan motif yang menarik. Busana yang dihasilkan melalui
penelitian ini dinilai memiliki nilai estetika, serta mampu memenuhi kebutuhan
pasar busana ready to wear yang semakin berkembang. Validasi produk oleh para
ahli materi dan fashion menunjukkan hasil yang positif, dengan penilaian baik
terhadap desain, kenyamanan, dan fungsionalitas busana. Busana ready to wear
hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desainer muda untuk
terus berinovasi dalam menggabungkan teknik membuat kain dengan desain
modern. Penelitian ini menegaskan bahwa teknik itajime shibori memiliki potensi
besar untuk diterapkan dalam industri fashion, khususnya dalam pembuatan
busana yang sesuai dengan selera anak muda. Penelitian ini diharapkan dapat
menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya serta memberikan kontribusi positif
dalam pengembangan industri fashion di Indonesia.
Kata Kunci : Teknik Itajime Shibori, Busana Ready To Wear, Siluet
GAMBARAN KETANGGUHAN REMAJA SMA YANG MENGHADAPI UJIAN SEKOLAH
Remaja sering mengalami tekanan akademik yang tinggi,
terutama saat menghadapi ujian sekolah. Tekanan ini dapat menyebabkan stres,
kecemasan, bahkan depresi, yang berdampak pada kesehatan mental dan akademik
mereka. Ketangguhan (hardiness) menjadi faktor penting dalam membantu remaja
menghadapi ujian dengan lebih baik. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman
tentang faktor-faktor yang mempengaruhi ketangguhan remaja dalam menghadapi
ujian sekolah.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketangguhan remaja
SMA dalam menghadapi ujian sekolah, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya,
seperti usia, jenis kelamin, dan dukungan sosial.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan
desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 200 siswa kelas 12 di SMA Negeri 1 Boja
yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan
melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis secara deskriptif.
Hasil: Mayoritas responden berusia 18 tahun (52%), dengan komposisi jenis
kelamin 65% perempuan dan 35% laki-laki. Sebagian besar siswa memiliki
ketangguhan sedang dalam menghadapi ujian sekolah. Faktor usia, jenis kelamin,
dan dukungan sosial berpengaruh terhadap ketangguhan siswa dalam mengatasi
tekanan akademik.
Kesimpulan: Sebagian besar siswa memiliki ketangguhan yang cukup baik dalam
menghadapi ujian sekolah, namun masih ada yang mengalami stres dan kecemasan
tinggi. Dukungan dari keluarga, teman, dan sekolah berperan penting dalam
meningkatkan ketahanan mental mereka.
Saran: Siswa perlu meningkatkan manajemen stres dan strategi belajar. Sekolah
disarankan menyediakan layanan konseling serta pelatihan manajemen stres,
sementara orang tua diharapkan memberikan dukungan emosional dan akademik
agar siswa lebih siap menghadapi ujian
Pengaruh Penerapan Aromaterapi Lavender Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Rsud Dr. H. Jusuf Sk Tarakan
Latar Belakang: Perubahan tekanan darah pada orang hipertensi disebabkan oleh interaksi kompleks antara curah jantung, volume darah, viskositas darah, sirkulasi darah, dan kondisi dinding pembuluh darah. Pada penderita hipertensi, jantung harus bekerja lebih keras untuk melawan resistensi di pembuluh darah, volume darah sering meningkat karena retensi cairan, dan dinding pembuluh darah menjadi kaku serta mengalami penebalan, yang menyebabkan tekanan darah semakin tinggi.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group design. Sampel terdiri dari 30 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan aromaterapi lavender sebanyak 2 kali sehari selama 30-60 menit dalam jangka waktu 3 hari, sementara kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer digital. Analisis data menggunakan uji T-Test.
Hasil: menunjukkan adanya penurunan tekanan darah yang signifikan pada kelompok intervensi setelah diberikan aromaterapi lavender. Rata-rata tekanan darah sebelum intervensi adalah 150,00/95,07 mmHg dengan standar deviasi 6,153, kemudian menurun menjadi 137,53/89,33 mmHg setelah intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value (0,001) < α (0,05), yang mengindikasikan bahwa penerapan aromaterapi lavender memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Simpulan: Penerapan aromaterapi lavender terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Aromaterapi lavender dapat digunakan sebagai terapi komplementer dalam pengelolaan hipertensi, terutama bagi pasien yang ingin mengurangi ketergantungan pada obat antihipertensi.
Kata Kunci: Hipertensi, Aromaterapi Lavender, Tekanan Dara
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) BERBANTUAN ALAT PERAGA JAPIN TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS 3 SEKOLAH DASAR
Permasalahan pada penelitian ini adalah kurangnya minta belajar siswa, hal
ini dibuktikan dengan observasi minat belajar terhadap siswa yaitu 47,7% yang
termasuk dalam kategori kurang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
pengaruh model pembelajaran TGT (Team Games Tournament) Berbantuan Alat
Peraga Japin Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar. Metode
penelitian ini menggunakan eksperimen kuantitatif dengan desain Quasi
Experimental (Non Equivalent Control Group Design) Teknik pengumpulan data
berupa angket tertutup. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan (1) Terdapat
perbedaan minat belajar menggunaan model pembelajaran TGT (Team Games
Tournament) berbantuan alat peraga Japin pada siswa kelas 3 Sekolah Dasar,
dibuktikan dengan uji Independen Sampe t-Test dengan nilai signifikasi kurang dari
0,05 yaitu 0,011. (2) terdapat Pengaruh model pembelajaran TGT (Team Games
Tournament) berbantuan alat peraga Japin terhadap minat belajar siswa, perihal ini
dibuktikan dengan uji Regresi Linier Sederhana AVOVA dengan nilai signifikasi
kurang dari 0,05 yaitu 0,002 yang berarti HO dan Ha diterima. Besarnya pengaruh
dibuktikan dengan uji Regresi Liniear Sederhana Summary Diperoleh R. Square =
0,380 = 38%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan
model pembelajaran TGT (Team Games Tournament) berbantuan Alat peraga Japin
ber pengaruh terhadap minat belajar siswa kelas 3 Sekolah Dasar.
Kata kunci: Team Games Tournament, alat peraga Japin, dan minat belajar
Gaya Hidup Digital Dan Persepsi Risiko: Pengaruhnya Terhadap Adopsi Qris Pada Generasi Z Dengan Literasi Keuangan Sebagai Mediasi
Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) semakin populer di
kalangan Generasi Z seiring perkembangan gaya hidup digital. Namun, persepsi risiko dapat
mempengaruhi intensitas penggunaannya. Literasi keuangan berperan sebagai mediator dalam
hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei terhadap
mahasiswa Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Humaniora (FEHH) Universitas Ngudi Waluyo.
Sampel dipilih menggunakan purposive sampling, dengan analisis data melalui regresi
berganda dan uji mediasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup digital dan persepsi risiko berpengaruh positif
dan signifikan terhadap intensitas penggunaan QRIS, Literasi keuangan terbukti memediasi
hubungan tersebut, meningkatkan pemahaman individu terhadap manfaat dan risiko QRIS.
Peningkatan literasi keuangan diperlukan agar pengguna lebih bijak dalam memanfaatkan
QRIS. Regulator dan penyedia layanan diharapkan memperkuat keamanan serta edukasi
pengguna untuk meningkatkan kepercayaan terhadap pembayaran digital.
Kata Kunci: Gaya Hidup Digital, Persepsi Risiko, Literasi Keuangan, QRIS, Generasi Z
HUBUNGAN SEDENTARY BEHAVIOR DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMAN 1 GUNTUR
Revolisi industry 4.0 mengakibatkan kemajuan dalam teknologi.
Kemajuan teknologi ini memudahkan kehidupan manusia. Akibat dari kemudahan
teknologi ini menyebabkan berkurangnya aktivitas fisik. Remaja saat ini
mengadopsi aktivitas fisik kurang dan gaya hidup sedentary behavior. Sedentary
behavior yang terjadi berakibat terjadinya obesitas pada remaja.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan sedentary behavior dengan kejadian obesitas
pada remaja.
Metode : Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif korelasi yang bertujuan
untuk mengungkapkan hubungan korelatif antar variabel menggunakan pendekatan
cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 278 orang menggunakan purposive
sampling. Data yang diperoleh diolah secara statistic dengan menggunakan Uji
korelasi nonparametrik, yaitu uji Rank Spearman
Hasil : Berdasarkan hasil analisa dari 278 responden didapatkan hasil gambaran
sedentary behavior sebagian besar kategori sedang sebanyak 218 responden
(78,4%), tinggi sebanyak 46 responden (16,5%), dan rendah sebanyak 14 responden
(5,0%). Gambaran obesitas didapatkan hasil sebagian besar tidak obesitas
sebanyak 222 responden (79,9%), dan obesitas sebanyak 56 responden (20,1%).
Kesimpulan : Hasil analisa uji rank spearman menunjukkan ada hubungan yang
bermakna antara sedentary behavior dengan kejadian obesitas pada remaja di
SMAN 1 Guntur dengan p value = 0,000 < (0,05).
Saran : Remaja diharapkan dapat melakukan aktivitas fisik rutin minimal 30
menit/hari untuk mengurangi sedentary behavior dan menjaga berat badan agar
meminimalkan kejadian obesitas pada remaja. Diperlukan upaya dari pihak sekolah
dan tenaga kesehatan dalam hal ini
Gambaran Tingkat Kepatuhan Perawat Melaksanakan Surgical Safety Checklist (SSC) di Kamar Operasi RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan
Latar Belakang : Surgical safety checklist (SSC) merupakan alat komunikasi di kamar bedah untuk keselamatan pasien dalam pra operatif, intraoperatif dan pasca operatif agar menurunkan tingkat komplikasi dan kematian karena tindakan pembedahan. Checklist ini mengidentifikasi tiga fase yaitu sebelum induksi, sebelum insisi kulit dan sebelum pasien meninggalkan kamar operasi. Dampak tidak dilaksanakan SSC di kamar operasi dapat menyebabkan infeksi nosokomial atau infeksi luka, meningkatkan komplikasi, memperpanjang waktu rawat dan kematian. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran tingkat kepatuhan perawat melaksanakan SSC di Kamar Operasi RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan.
Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, yaitu metode penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian metode survey dengan pendekatan studi potong lintang (cross sectional study). Penelitian ini menggunakan sampel 56 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ada 2 yang terdiri dari kuesioner A untuk karakteristik responden, kuesioner B untuk mengukur tingkat kepatuhan penerapan surgical safety checklist (SSC). Analisis data yang digunakan adalah analisa univariat bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian.
Hasil : Hasil penelitian di dapatkan pelaksanaan SSC bahwa sebanyak 33 orang (58,9%) sangat patuh melaksanakan SSC. Kepatuhan terhadap SSC cenderung tinggi pada kelompok umur 25-45 tahun, individu dengan pendidikan D3, dan mereka yang memiliki masa kerja > 10 tahun.
Kesimpulan : Penelitisn ini mengindikasikan pengalaman (masa kerja), tingkat pendidikan tertentu (D3), dan usia (25-45 tahun) berkontribusi pada peningkatan kepatuhan terhadap SSC. Saran bagi rumah sakit meningkatkan evaluasi dan monitoring penerapan SSC, memberikan reward bagi yang sudah patuh dan terus memotivasi bagi yang belum patuh untuk melaksanakan SSC.
Kata Kunci : Kamar operasi, Kepatuhan, Surgical Safety Checklist
"Pengaruh Arus Kas Operasi, Arus Kas Investasi dan Laba Akuntansi terhadap Return Saham di BEI. (Studi Kasus : Perusahaan Pertambangan Periode 2018 - 2023)"
Latar Belakang : Pasar modal memainkan peran penting dalam perekonomian
Indonesia sebagai sarana investasi bagi investor dan sumber pendanaan bagi
perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh arus kas operasi,
arus kas investasi, dan laba akuntansi terhadap return saham pada perusahaan
manufaktur subsektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
periode 2018–2023. Temuan ini mengindikasikan bahwa informasi keuangan,
khususnya arus kas operasi dan laba akuntansi, dapat menjadi acuan bagi investor
dalam pengambilan keputusan investasi. Oleh karena itu, perusahaan disarankan
untuk meningkatkan transparansi dalam laporan keuangan guna memberikan sinyal
positif kepada investor.
Metode : Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data
sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan di
BEI. Teknik analisis yang digunakan mencakup uji statistik deskriptif, uji asumsi
klasik, serta analisis regresi linear berganda untuk menguji hipotesis penelitian.
Hasil penelitian : Menunjukkan bahwa arus kas investasi dan laba akuntansi
memiliki pengaruh signifikan terhadap return saham, sedangkan arus kas operasi
tidak berpengaruh secara signifikan. Secara simultan, arus kas operasi, arus kas
investasi, dan laba akuntansi berpengaruh terhadap return saham.
Kata Kunci: Arus Kas Operasi, Arus Kas Investasi, Laba Akuntansi, Return Saham, Bursa Efek Indonesi
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Tanda Bahaya Kehamilan Untuk Kader Posyandu Di Puskesmas Kaliwungu Kabupaten Semarang
Latar belakang Deteksi dini tanda bahaya tersebut dapat dilakukan oleh kader yang merupakan bagian terdekat dengan masyarakat. Peran terpenting kader kesehatan adalah meningkatkan kesadaran ibu hamil terkait pentingnya melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin serta memotivasi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan. Bidan koordinator KIA di Puskesmas Kaliwungu Kabupaten Semarang menyatakan bahwa selama ini kemampuan kader untuk melakukan deteksi dini masalah kesehatan pada keluarga termasuk tanda bahaya kehamilan masih sangat kurang dimana dalam 1 tahun hanya ada 3 ibu hamil yang terdeteksi melalui kader, penyuluhan kepada kader sudah berulang kali dilakukan walaupun belum fokus kepada deteksi resiko tinggi sehingga diperlukan penyuluhan ulang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tanda bahaya kehamilan untuk kader posyandu di Puskesmas Kaliwungu Kabupaten Semarang
Desain Penelitian jenis penelitian pra eksperiment dengan rancangan one-group pretest-posttest design, dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu semua kader posyandu di Puskesmas Kaliwungu Kabupaten Semarang pada bulan Januari 2025 sejumlah 132 responden, sampel yang digunakan pada penelitian ini ditetapkam 30 kader, Teknik sampling dalam penelitian ini adalah accidentall sampling. Hasil uji normalitas data berdistribusi tidak normal sehingga analisis data dengan wilcoxon.
Hasil Pengetahuan pengetahuan tanda bahaya kehamilan oleh kader sebelum dilakukan penyuluhan memiliki pengetahuan kurang dan cukup masing-masing yaitu 13 responden (43,3%). Pengetahuan tanda bahaya kehamilan oleh kader sesudah dilakukan penyuluhan mayoritas memiliki pengetahuan baik yaitu 15 responden (50,0%). Ada pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan pengenalan tanda bahaya kehamilan oleh kader posyandu di Puskesmas Kaliwungu Kabupaten Semarang (p-value 0,000 <0,05)
Kesimpulan Ada pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan pengenalan tanda bahaya kehamilan oleh kader posyandu di Puskesmas Kaliwungu Kabupaten Semarang.
Kata Kunci : pendidikan kesehatan, pengetahuan, pengenalan tanda bahaya kehamila, kader posyandu