Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI UU NO 8 TAHUN 2016 TENTANG PENYANDANG DISABILITAS TERHADAP HAK KESAMAAN DALAM BIDANG OLAHRAGA DI NPCI KOTA SALATIGA
National Paralympic Committee Indonesia Kota Salatiga saat ini menjadi
tempat bernaung penyandang disabilitas dari berbagai cabang olahraga seperti
cabang olahraga atletik, cabang olahraga renang, cabang olahraga tenis meja,
cabang olahraga three atlhlon, cabang olahraga catur, cabang olahraga bulutangkis
Olahraga bagi penyandang disabilitas dijadikan media untuk mengembangkan
potensi dan bakat yang dimiliki, mengingat setiap manusia selain mempunyai
kekurangan juga mempunyai kelebihan, kemampuan, dan keunikan tersendiri.
Pilihan sebagai altet bagi penyandang disabilitas memang dapat dimaklumi karena
dengan media olahraga para penyandang disabilitas dapat membuktikan bahwa
dirinya mampu berkompetisi dan meraih prestasi.Kegiatan olahraga tidak
membutuhkan banyak persyaratan dan setiap orang berhak mengikuti termasuk
para penyandang disabillitas Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui
apakah NPCI Kota Salatiga telah mengimplementasikan UU No 8 Tahun 2016
Tentang Penyandang Disabilitas terhadap Hak Kesamaan Dalam Bidang
Olahraga. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan
data menggunakan wawancara dan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini yaitu
14 Atlet NPC Kota Salatiga, 4 Pelatih NPCI Kota Salatiga, dan 2 Pengurus NPCI
Kota Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Salatiga telah
mengimplementasikan hak kesamaan dalam bidang olahraga yang terdapat pada
UU No 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. Adapun beberapa pasal
yang belum terimplementasi dengan sempurna yaitu Sarana dan Prasarana yang
ada belum semua nya ramah untuk penyandang disabilitas. Namun NPCI Kota
Salatiga telah mengusulkan untuk melakukan pembangunan agar semua tempat
olahraga yang ada bisa diakses untuk penyandang disabilitas
GAMBARAN KINERJA LAYANAN ADMINISTRASI ASN PENSIUN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
Pelaksanaan Pelayanan Administrasi ASN Pensiun bertujuan untuk memberikan
gambaran dan menggerakkan sumber daya manusia agar tujuan dari Sub.Bagian Tata
Usaha terkait kepegawaian dalam pengelolaan pensiun pegawai pada Dinas Kesehatan
benar benar dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang
berlaku. Administrasi kepegawaian merupakan bagian dari administrasi perkantoran
yang dikaitkan dengan aktivitas atau kegiatan yang mencakup masalah penggunaan
pegawai atau kerjasama agar tujuan tertentu bisa tercapai. Berdasarkan dari hasil
laporan yang disusun oleh penulis menunjukkan bahwa pelayanan administrasi ASN
pensiun pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat sudah berjalan efektif.
Walaupun masih perlu meningkatkan beberapa hal seperti sumber daya manusia yang
berkualitas, kecepatan dalam pelayanan, dan pemeliharaan sarana dan fasilitas kerja
yang sudah ada dan memadai. Untuk meningkatkan pelayanan kepada para ASN
pensiun maka pengelola membuat terobosan baru yaitu dengan sistem layanan
adminitrasi ASN pensiun pendekatan proaktif (Sistem jemput bola) ke setiap
puskesmas, dimana pelaksanaannya bersamaan dengan pelaksanaan monitoring
evaluasi kepegawaian. Dengan upaya peningkatan pelaksanaan pelayanan administrasi
ASN pensiun pada waktu yang datang diharapkan akan cenderung lebih meningkat
dan lebih baik sebagaimana yang diharapkan.
Kata Kunci : Pelayanan Administrasi, ASN Pensiun
FACULTY OF HEALTH SCIENCES
NGUDI WALUYO UNIVERSITY
MAJORING IN ADMINISTRATION AND PUBLIC HEALTH POLICY
2024
ABSTRACT
SUROTO
PERFORMANCE OVERVIEW OF ASN PENSION ADMINISTRATION SERVICES AT
THE HEALTH SERVICE OF KOTAWARINGIN BARAT REGENCY
The implementation of ASN Pension Administration Services aims to provide an
overview and mobilize human resources so that the objectives of the Administration
Sub-Section related to personnel in managing employee pensions in the Health Service
are truly implemented in accordance with applicable laws and regulations. Personnel
administration is a part of office administration that is associated with activities or
events that include the use of employees or cooperation so that certain goals can be
achieved. Based on the results of the report compiled by the author, it shows that the
administrative services for retired ASN at the Health Office of West Kotawaringin
Regency have been running effectively. Although it is still necessary to improve several
things such as quality human resources, speed of service, and maintenance of existing
and adequate work facilities and infrastructure. To improve services to retired ASN, the
management has made a new breakthrough, namely with a proactive approach to the
retired ASN administrative service system (outreach system) to each health center,
where its implementation is carried out simultaneously with the implementation of
employee evaluation monitoring. With efforts to improve the implementation of retired
ASN administrative services in the future, it is hoped that it will tend to increase and be
better as expected.
Keywords: Administrative Services, ASN Retiremen
PENYIMPANGAN KODE ETIK “BUSHIDO” PADA KARAKTER SAMURAI JIN SAKAI DALAM VIDEO GAME GHOST OF TSUSHIMA KARYA SCKER PUNCH PRODUCTION: KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA SUCKER PUNCH の制作されたビデオゲーム『ゴースト・オブ・対 馬』における侍の主人公・境井仁の『武士道』倫理規定の逸脱:文 学人類学研究
Video Game merupakan hiburan yang sudah ada sejak zaman dahulu, dari game tradisional berubah menjadi game digital. Diera sekarang banyak game yang sudah disisipi budaya. Salah satunya game yang akan penulis teliti yaitu Ghost of Tsushima. Game samurai yang berlatar pada invasi bangsa Mongol ke pulau Tsushima. Bushido merupakan budaya yang melekat pada samurai Jepang pun disisipakan kedalam game ini. Kejamnya bangsa Mongol membuat Jin Sakai harus melepas wibawanya sebagai seorang Samurai demi memerdekakan pulau Tsushima dari bangsa Mongol. Penelitian ini berisi mengenai nilai nilai bushido dan penyimpangannya yang dilakukan oleh Jin Sakai yang terdapat pada game Samurai karya Sucker Punch Production berdasarkan teori antropologi sastra. Adapun metode penelitian yang digunakan penulis ialah metode kualitatif
Pengelolaan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Dengan Fisioterapi Dada Pada Anak Prasekolah Dengan Ispa Di Wilayah Puskesmas Ambawarawa
ABSTRAK
Anak pra sekolah adalah seorang individu berusia 3-6 tahun yang memilik
potensi sesuai dengan tahap pertumbuhan dan perkembangannya. Karakteristik anak
prasekolah akan beresiko terhadap penyakit, salah satu ISPA pada anak biasanya
ditandai dengan batuk dan pilek, sehingga dapat menganggu bersihan jalan napas.
Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengeluarkan sekret pada anak dengan
fisioterapi dada. Fisioterapi dada adalah tindakan rehabilitasi untuk menangani
gangguan pada saluran pernapasan. Fisioterapi dada terdiri dari beberapa metode
yaitu perkusi, vibrasi, dan postural drainage. ISPA adalah penyakit saluran
pernapasan atas atau bawah, biasanya menular, yang dapat menimbulkan berbagai
spektrum penyakit yang berkisar dari penyakit tanpa gejala atau infeksi ringan sampai
penyakit yang parah dan mematikan, tergantung, faktor lingkungan. Adapun gejala
dan tanda bersihan jalan tidak efektif tidak mampu batuk, sputum berlebih. Tujuan
penulisan ini memberikan gambaran pengelolaan bersihan jalan napas tidak efektif
dengan fisioterapi dada pada anak pra sekolah dengan ISPA.
Metode yang digunakan berupa studi kasus dengan pendekatan asuhan
keperawatan. Pendekatan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis
keperawatan, intervensi dan evaluasi. Unit analisis pada penelitian ini adalah anak
usia pra sekolah yang rawat jalan dengan infeksi saluran pernapasan atas yang
mengalami masalah bersihan jalan napas tidak efektif di lingkungan Tambakboyo,
pengelolaan dilakukan selama tiga hari.
Hasil dari pengelolaan selama 3 hari masalah bersihan jalan napas tidak
efektif teratasi sebagian. Hal ini disebabkan anak rewel dan saat dilakukan tindakan
terapi inhalasi sederhana pasien tidak melakukan sampai proses selesai. Selain itu
faktor penghambat yang selanjutnya adalah ketidakmampuan anak untuk menghirup
aromaterapi dan ketidakmampuan anak untuk batuk efektif.
Simpulan setelah dilakukan tindakan keperawatan selama tiga hari
pengelolaan dengan tindakan fisioterapi dada dan inhalasi sederhana, menunjukan
kondisi pasien produksi sputum berkurang.
Kata kunci : Anak prasekolah, ISPA, Bersihan jalan napas tidak efektif, fisioterapi dad
Pengaruh Terapi Baru Kombinasi Hydrotherapy Dengan Aromaterapi Citronella Terhadap Tekanan Darah Sistolik Pada Penderita Hipertensi Usia Produktif
Latar Belakang: Hipertensi pada usia produktif merupakan masalah kesehatan serius yang dipicu oleh minimnya skrining kesehatan, pola makan tidak seimbang, stres, kurang aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok, meningkatkan risiko komplikasi seperti penyakit kardiovaskular dan stroke. Terapi medis konvensional efektif menurunkan tekanan darah, sehingga diperlukan terapi pendamping yang aman dan praktis. Hydrotherapy melalui perendaman kaki dalam air hangat merangsang vasodilatasi, meningkatkan sirkulasi darah, dan mengaktifkan baroreseptor untuk menurunkan tekanan darah, sementara aromaterapi citronella, mengandung geraniol dan linalool, menghambat respons kontraktil noradrenalin, menyebabkan vasodilatasi, dan meningkatkan relaksasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi baru kombinasi hydrotherapy dan aromaterapi citronella terhadap tekanan darah sistolik pada penderita hipertensi usia produktif. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Quasi-Experimental Pretest-Posttest Control Group populasi sampel adalah penderita hipertensi usia produktif wilayah Puskesmas Tengaran dengan 90 responden (45 intervensi, 45 kontrol) yang dipilih secara accidental sampling. Intervensi berupa kombinasi hydrotherapy dan aromaterapi citronella selama 3 hari. Pengukuran tekanan darah dilakukan dengan sphygmomanometer digital dan dianalisis menggunakan independent t-test pada SPSS. Hasil: Hasil Independent T-Test menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam penurunan tekanan darah sistolik antara kelompok intervensi dan kontrol (p = 0.001 < α). Kelompok intervensi mengalami penurunan rata-rata 5.58 mmHg, sedangkan kelompok kontrol penurunan lebih kecil yaitu 0,69 mmHg. Simpulan: Kombinasi hydrotherapy dan aromaterapi citronella terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik pada penderita hipertensi usia produktif .
Kata Kunci: hydrotheraphy, aromaterapi citronella, hipertensi, usia produkti
KEEFEKTIFAN SENTRA SENI TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF KELOMPOK B USIA 5-6 TAHUN
TK Darussalam P4A Pudakpayung Semarang berusaha untuk meminimalkan penggunaan lembar
kerja (LK) dan menggantinya dengan memaksimalkan metode bermain, antara lain bermain dalam
sentra seni untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak didik. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis keefektifan sentra seni terhadap kemampuan kognitif kelompok B usia 5-6 tahun
serta menganalisis faktor –faktor yang mempengaruhi keefektifan sentra seni terhadap
kemampuan kognitif pada kelompok B usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan secara tes dengan
menggunakan pre-test dan post-test. Berikutnya dilakukan analisis statistik deskriptif dilanjutkan
dengan uji normalitas menggunakan SPSS. Dan karena jumlah sampel 15 anak maka data
terdistribusi tidak normal sehingga digunakan pengujian non-parametrik Wilcoxon Signed Rank
Test. Berdasarkan hasil analisis statistik, diketahui bahwa Asymp.Sig (2 tailed) adalah sebesar
0.000. Karena nilai Asymp.Sig (2 tailed) < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya adalah
ada pengaruh pembelajaran sentra seni terhadap peningkatan kemampuan kognitif anak didik
kelompok B di TK Darussalam P4A Semarang. Simpulannya adalah penggunaan media sentra
seni efektif untuk meningkatkan kemampuan kognitif kelompok B usia 5-6 tahun TK Darussalam
P4A Pudakpayung Semarang dan penggunaan sentra seni mendukung intervensi terhadap faktor
lingkungan dan faktor pembentukan yang berpengaruh terhadap kemampuan kognitif anak.
Kata Kunci : Efektif, Sentra Seni, Kemampuan Kogniti
Penerapan Terapi Benson Dan Aromaterapi Lavender Terhadap Kualitas Tidur Pada Pasien Di Ruang Hcu Rsud Dr.H. Jusuf Sk Tarakan
Pasien yang dirawat di rumah sakit sering mengalami gangguan kualitas tidur, terutama mereka yang dalam kondisi parah. Gangguan tidur ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti masalah medis, lingkungan, dan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi benson dan aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur pada pasien di ruang HCU RSUD Dr.H.Jusuf SK. Tarakan. Berdasarkan hasil dari pengembangan karya kinerja yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penerapan intervensi terapi benson kombinasi aromaterapi lavender menghasilkan penurunan skor kualitas tidur pada lima orang pasien di ruang HCU Rumah Sakit Dr. H. Jusuf SK. Tarakan menunjukkan peningkatan kualitas tidur setelah penerapan terapi benson kombinasi aromaterapi lavender.
Kata Kunci: Terapi Benson, Aromaterapi Lavender, Kualitas Tidu
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA SMART KUARTET TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA
Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya tingkat kemampuan
pemahaman konsep siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh
Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Smart
Kuartet Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa. Jenis penelitian ini
adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan jenis quasi
experimental bentuk desain the nonequivalent control group design. Teknik
pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan cara nonprobability
sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas IV
SD Negeri Gondoriyo 02 dan SD Negeri Gondoriyo 03. Teknik pengumpulan data
pada penelitian ini adalah teknik tes (pre test dan post test) dan non tes (observasi,
angket, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi). Teknik analisis data yaitu
dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sampel t test, dan uji
regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Terdapat
perbedaan penggunaan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT)
berbantuan media Smart Kuartet terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa,
hal ini dapat dibuktikan dengan hasil uji independent sampe t test dengan nilai
signifikansi 0,030 < 0,05 H0 di tolak dan Ha diterima; dan (2) Terdapat pengaruh
penggunaan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan
media Smart Kuartet terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa, hal ini dapat
dibuktikan dengan hasil uji regresi linear dengan nilai signifikansi 0,027 < 0,05 H0
di tolak dan Ha diterima. Hasil pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
penggunaan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan
media Smart Kuartet berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa
kelas IV.
Kata Kunci : Teams Games Tournament (TGT); Smart Kuartet; Pemahaman
Konse
KEEFEKTIFAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA KOMIK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD
Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan model Problem Based Learning
berbantuan komik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD Negeri
Bandungan 01. Penelitian yang dilaksanakan berjenis kuantitatif menggunakan
metode quasi eksperimen, dengan bentuk desain one-group pretest–posttest design.
Teknik pengumpulan data untuk mengukur hasil belajar kemampuan berpikir kritis
siswa dengan penilaian berupa pretest dan posttest. Sampel penelitian adalah siswa
kelas IV A SD Negeri Bandungan 01 sebanyak 28 siswa. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa dibuktikan dengan
perbandingan hasil pretest dan posttest, nilai posttest jauh lebih tinggi dengan rata-
rata 64,57 dibandingkan nilai pretest dengan rata-rata 39,57. Sehingga dapat
diambil kesimpulan bahwa model Problem Based Learning berbantuan komik
efektif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD Negeri Bandungan
01. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat diberikan saran agar guru bisa
mengimplementasikan model Problem Based Learning berbantuan komik agar
tercipta pembelajaran efektif serta menyenangkan untuk siswa.
Kata kunci: Problem Based Learning, Komik, Berpikir Kriti