Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
ULAR SEBAGAI SUMBER IDE BUSANA EKSENTRIK DENGAN MENGAPLIKASIKAN TEKNIK TUCKING
Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan desain busana eksentrik yang
terinspirasi dari ular sanca kembang dengan mengaplikasikan teknik tucking. Tucking
salah satu teknik manipulasi kain teknik manipulasi kain yang jarang diaplikasikan
pada busana eksentrik untuk menciptakan tekstur dan bentuk yang inovatif. Busana
eksentrik dipilih sebagai bentuk eksplorasi dalam dunia fashion yang unik dan
menarik perhatian. Permasalahan yang diangkat rendahnya pengenalan tentang
manipulasi kain teknik tucking pada busana eksentrik . Penelitian ini bertujuan untuk
memperkenalkan manipulasi kain teknik tucking pada busana eksentrik dengan cara
memvisualisasikan teknik tucking ke dalam busana eksentrik. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode OCVICK, yang meliputi observasi,
konseptualisasi, visualisasi, implementasi, koreksi, dan penyampaian hasil. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa teknik tucking yang diterapkan pada busana
eksentrik menciptakan efek tiga dimensi pada busana. Delapan desain busana
eksentrik berhasil diciptakan sumber ide ular sanca kembang, yang masing-masing
dianalisis unsur dan prinsip desain untuk menyampaikan karya ciptaan.
Kata Kunci: Ular, busana eksentrik, manipulasi kain, teknik tucking
Pengaruh Keputusan Investasi, Kebijakan Dividen, Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan di BEI (Studi Kasus: Perusahaan yang Masuk Indeks LQ – 45 Periode 2019 - 2023)
Latar Belakang : Penelitian ini menganalisis pengaruh keputusan investasi, kebijakan
dividen, ukuran perusahaan, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan dalam Indeks
LQ-45 di BEI periode 2019-2023. Nilai perusahaan yang tinggi mencerminkan
kepercayaan investor terhadap kinerja perusahaan. Keputusan investasi berperan dalam
meningkatkan laba dan daya saing, sementara kebijakan dividen dapat menarik
investor. Ukuran perusahaan mencerminkan stabilitas operasional, dan profitabilitas
menunjukkan efisiensi manajemen dalam menghasilkan laba, yang berkontribusi pada
peningkatan nilai perusahaan.
Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan
teknik analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder
yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan di Bursa Efek
Indonesia.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan investasi, kebijakan
dividen, dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai
perusahaan, sementara profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai
perusahaan.
Kata Kunci : Keputusan Investasi, Kebijakan Dividen, Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Nilai Perusahaa
Gambaran Stress Lansia Dalam Grandparenting Di Dusun Tretes, Desa Terjan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang
Latar Belakang : Lansia yang terlibat dalam grandparenting menghadapi berbagai tantangan yang dapat memicu stres, baik dari segi fisik, emosional, maupun sosial. Faktor-faktor seperti kondisi ekonomi, kurangnya dukungan keluarga, serta kesulitan dalam mengasuh cucu menjadi penyebab utama stres pada lansia.
Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran stres lansia dalam grandparenting Di Dusun Tretes, Desa Terjan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Sampel penelitian adalah lansia yang terlibat dalam grandparenting di Dusun Tretes dengan jumlah total 34 responden, yang dipilih dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Gambaran Stres Lansia Dalam Grandparenting.
Hasil : Hasil penelitian dari 34 lansia dalam grandparenting di Dusun Tretes dengan keseluruhan responden berjenis kelamin perempuan (100%) yang diteliti terdapat 13 responden (38,2%) yang tidak stres ketika mengasuh cucu dan sebanyak 21 responden (61,8%) mengalami stres ketika mengasuh cucu.
Kesimpulan : Hasil penelitian didapatkan jumlah lansia yang mengalami stres ketika mengasuh cucu lebih banyak dengan 21 responden (61,8%) dibanding lansia yang tidak stres ketika mengasuh cucu sebanyak 13 reponden (38,2%).
Saran : Dukungan keluarga sangat diperlukan, baik dalam aspek finansial maupun emosional, untuk mengurangi beban lansia. Selain itu, edukasi mengenai manajemen stres dan strategi pengasuhan yang lebih sehat dapat membantu meningkatkan kesejahteraan lansia dalam menjalankan peran grandparenting.
Kata Kunci : Lansia, Stres, Grandparenting
Referensi : 50 (2008-2024
Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Struktur Modal Pada Perusahaan Otomotif Yang Terdaftar Di Bei Periode 2017-2023
Latar Belakang Perusahaan berfungsi sebagai wadah untuk menjalankan kegiatan
produksi barang dan jasa serta menjadi tempat berkumpulnya berbagai faktor produksi.
Tujuan utama perusahaan adalah memperoleh laba semaksimal mungkin. Struktur
modal memiliki peran krusial dalam perusahaan karena digunakan untuk membiayai
aset dan operasionalnya melalui berbagai sumber pendanaan.Rasio profitabilitas
merupakan indikator yang mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
keuntungan dari aktivitas operasionalnya. Semakin tinggi rasio ini, semakin baik
kinerja perusahaan. Sementara itu, rasio likuiditas menunjukkan sejauh mana
perusahaan mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya tepat waktu dengan
menggunakanUkuran perusahaan ditentukan berdasarkan besar kecilnya jumlah aktiva
yang dimiliki pada akhir tahun. Dalam industri otomotif, terdapat 12 perusahaan yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2017 hingga 2023.Penelitian ini
dilakukan pada perusahaan otomotif karena industri otomotif mengalami tren yang
fluktuatif dalam beberapa tahun terakhir pengaruh kondisi ekonomi dan kebijakan
pemerintah. Pertumbuhan penduduk dan bertambahnya jumlah kendaraan menciptakan
tantangan dalam memenuhi permintaan konsumen terhadap produk otomotif. Produk
otomotif dipilih masyarakat sebagai solusi untuk mendukung aktivitas sehari-hari agar
lebih efisien dan praktis. Oleh karena itu, perusahaan otomotif memerlukan modal yang
besar untuk meningkatkan kualitas produksi dan memenuhi kebutuhan pasar.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi berupa
perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia serta menerbitkan laporan
keuangan pada periode 2017-2023, yang berjumlah 12 perusahaan. Teknik
pengambilan sampel yang diterapkan adalah purposive sampling, dengan data
sekunder sebagai sumber utama.
Hasil : Profitabilitas (ROA) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap struktur
modal. Sementara itu, likuiditas (Current Ratio) serta ukuran perusahaan (Firm Size)
memiliki pengaruh yang signifikan terhadap struktur modal.
Kata Kunci : Return on Assets (ROA), Current Ratio (CR), Total Aset, DER
Optimalisasi Penandaan Pasien Resiko Jatuh Di Ruang Flamboyan 1 Rsud Salatiga
Latar Belakang:Pasien jatuh merupakan salah satu insiden keselamatan pasien yang dapat menyebabkan cedera serius, meningkatkan durasi rawat inap, serta memperburuk kondisi kesehatan pasien. Di RSUD Salatiga, khususnya di Ruang Flamboyan 1, sistem penandaan pasien berisiko jatuh telah diterapkan, namun masih ditemukan ketidakkonsistenan dalam pelaksanaannya. Maka diperlukan evaluasi tingkat kepatuhan tenaga kesehatan untuk mengidentifikasi kendala dan mengoptimalkan sistem penandaan pasien berisiko jatuh.
Tujuan:Karya kinerja ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan tenaga kesehatan dalam menerapkan sistem penandaan pasien berisiko jatuh. Selain itu, karya kinerja ini juga bertujuan untuk mengembangkan strategi perbaikan dalam meningkatkan kepatuhan tenaga kesehatan.
Hasil:Hasil karya kinerja menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan tenaga kesehatan dalam menerapkan sistem penandaan pasien berisiko jatuh berada pada kategori cukup baik, dengan persentase kepatuhan keseluruhan sebesar 78%. Aspek yang memiliki kepatuhan tertinggi adalah skrining risiko jatuh (88%) ,sedangkan aspek dengan kepatuhan terendah adalah komunikasi antar tenaga kesehatan terkait risiko jatuh (68%). Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya kepatuhan meliputi kurangnya edukasi, keterbatasan media informasi, serta tidak adanya pengingat visual yang dapat membantu tenaga kesehatan dalam mengingat prosedur secara konsisten.
Kata Kunci: Penandaan Pasien Berisiko Jatuh, Kepatuhan Tenaga Kesehatan, Keselamatan Pasie
GAMBARAN STRESS DAN MEKANISME KOPING PADA MAHASISWA DALAM MENYUSUN TUGAS AKHIR
Skripsi merupakan salah satu karya tulis ilmiah yang disusun
oleh mahasiswa yang bersumber pada hasil riset yang memiliki ketetntuan syarat
untuk menggapai gelar sarjana.. Kesulitan dalam menyelesaikan skripsi kadang
dapat menjadi penghambat yang membebani mahasiswa dalam menyelesaikan
skripsi, kondisi yang membebani tersebut dinamakan stress. Koping memiliki
sifat terencana dan disengaja sebagai usaha secara psikologis untuk mengelola
stres, jenis mekanisme koping yakni koping adaptif dan koping maladaptive.
Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan
cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik eksidentar sampling
dengan jumlah sampel sebnayak 46 responden. Instrumen yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu kuesioner Perceived Stres Scale (PSS-10) dan kuesioner Brief
COPE. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat.
Hasil : Tingkat stres yang dialami oleh mahasiswa S1 Keperawatan yang sedang
menjalani tugas akhir sebagian besar mengalami tingkat stres kategori sedang
yaitu sebanyak 32 orang (69,6%).Mekanisme koping yang dimiliki oleh
mahasiswa S1 Keperawatan yang sedang menjalani tugas akhir sebagian besar
memiliki mekanisme koping kategori maladaptif sebanyak 39 orang (84,8%).
Kesimpulan : Sebagian besar mengalami tingkat stres kategori sedang sebanyak
32 orang (69,6%), sedangkan mekanisme koping sebagian besar responden
memiliki mekanisme koping maladaptif sebnayk 39 orang (84,4%).
Saran : Diharapkan dapat menjadi sumber informasi untuk mengetahui tingkat
stres dan mekanisme koping yang digunakan untuk mengatasi masalah yang
sedang dirasakan oleh mahasiswa saat sedang mengerjakan tugas akhir
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) BERBANTUAN ENGKLEK EDUFLEX TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS V SD”
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya pemahaman konsep
siswa yang terlihat dari hasil studi pendahuluan di SD Negeri Banyukuning dan SD Negeri
Candi 01. Rata-rata pemahaman konsep siswa hanya mencapai 19,64%, jauh di bawah
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 60%. Selain itu, hasil
observasi menunjukkan rendahnya indikator pemahaman siswa dalam menyajikan konsep
matematis (13,59%) dan mengklasifikasikan objek berdasarkan konsep (12,73%).
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen,
melibatkan siswa kelas 5 SD Negeri Banyukuning sebagai kelompok eksperimen dan SD
Negeri Candi 01 sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes (Pre-test dan
Post-test) serta metode non-tes berupa observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan
kontrol. Nilai rata-rata Post-test kelompok eksperimen (76%) lebih tinggi dibandingkan
dengan kelompok kontrol (69%). Analisis uji Independent Sample T-Test menghasilkan
nilai signifikansi 0,001 (<0,05), yang mengindikasikan bahwa penggunaan model
pembelajaran TGT berbantuan Engklek Eduflex memberikan pengaruh signifikan terhadap
pemahaman konsep siswa. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa model
pembelajaran TGT berbantuan Engklek Eduflex memiliki pengaruh sebesar 33,5%
terhadap pemahaman konsep siswa dengan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar
0,335 dan korelasi (R) sebesar 0,579. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model
pembelajaran TGT berbantuan Engklek Eduflex efektif meningkatkan pemahaman konsep
siswa dibandingkan dengan pembelajaran TGT tanpa media. Hasil penelitian ini
merekomendasikan penggunaan model pembelajaran inovatif berbasis permainan untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan
untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan
Engklek Eduflex terhadap pemahaman konsep siswa kelas 5 sekolah dasar.
Kata Kunci: Team Games Tournament, Engklek Eduflex, Pemahaman Konse
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE BERBANTUAN ALAT PERAGA BUCANEL TERHADAP KEAKTIFAN SISWA SD
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Example Non
Example berbantuan alat peraga Bucanel terhadap keaktifan siswa Kelas 1 MI Al Mustajab.
Penelitian ini termasuk jenis desain Kuasi Eksperimen terhadap responden yang telah
ditentukan berdasarkan jumlah sampel yang udah diambil. Teknik pengumpulan data berupa
angket tertutup. Angket dengan alternatif jawaban Ya dan Tidak.Teknik analisis data yang
digunakan yaitu uji validasi dan uji reabilitas yang diuji dengan bantuan SPSS. Populasi
digunakan penelitian ini yaitu siswa kelas 1 berjumlah 1A 28 siswa dan 1 B 30 siswa. Dalam
model pembelajaran ini siswa dikelompokkan, dan dalam kelompok tersebut siswa akan
berdiskusi dengan teman kelompoknya untuk menganalisis contoh yang diberikan oleh guru
kepada siswa.
Berdasarkan hasil data angket keaktifan siswa menunjukkan bahwa sikap aktivitas
visual rata-rata 71%, lisan rata-rata 75,5%, mendengar rata-rata 78%, menulis 85,5%, gambar
mencapai 76,5%, emosi 78,5%, motorik 70%, dan mental 64%. Hasil uji Regresi Linear
Sederhana dengan nilai signifikasi kurang dari 0,05 yaitu 0,000 0,05. Mengenai peningkatan
pengaruh model pembelajaran Example Non-Example berbantuan alat peraga bucanel terhadap
keaktifan siswa dibuktikan dengan hasil Uji Paired sampel T-Test dengan nilai signifikasi
kurang dari 0,05 yaitu 0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa keaktifan siswa dipengaruhi
oleh model pembelajaran Example Non Example berbantuan alat peraga Bucanel di Kelas 1 MI
Ai Mustajab.
Kata Kunci: Example Non Example, Alat Peraga Bucanel, Keaktifan Sisw
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBANTUAN CANVA FOR ATTRACTIVE STUDY (CAFAS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA
Kemampuan siswa untuk memahami konsep sehingga mereka dapat menerapkan
pengetahuan dan pemahaman mereka tentang matematika. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory,
Visual, dan Intellectual) berbantuan Canva for Attractive Study (CAFAS) terhadap
pemahaman konsep siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II A dan II B
SDN Bandungan 01. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah
kuantitatif, dan metode quasi-experimental design dengan bentuk purposive
sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Tes (Pre Test dan
Post Test) dan Non Test (Observasi, Angket, dan Dokumentasi). Teknik analisis
data pada penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis yang
berupa uji Independent Sample T-Test dan uji regresi linier sederhana. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan pemahaman konsep siswa
siswa dengan penggunaan model pembelajaran SAVI berbantuan media CAFAS.
Perihal ini dibuktikan dengan hasil Uji Independent Sample T-Test dengan taraf
nilai signifikansi kurang dari 0, 05 yaitu 0,000 < 0, 05. Sehingga dapat disimpulkan
terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok belajar kelas eksperimen dan
kelas kontrol, yang dimana nilai rata-rata untuk kelas eksperimen 91,11 lebih besar
daripada rata-rata kelas kelas kontrol 82,75. (2) Terdapat pengaruh penggunaan
model pembelajaran SAVI berbantuan media CAFAS terhadap pemahaman konsep
siswa. Perihal ini dibuktikan dengan hasil Uji Regresi Linier Sederhana dengan
nilai signifikansi kurang dari 0,05 yaitu 0,008 < 0,05. Simpulan dari penelitian ini
adalah model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, dan Intellectual)
berbantuan media CAFAS efektif dalam pengaruh kemampuan pemahaman konsep
siswa.
Kata Kunci: SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual), Pemahaman Konsep,
CAFAS
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN STRESS KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD DR. H. JUSUF SK
Perawat dihadapkan pada berbagai masalah setiap harinya, sehingga perawat
mengalami tekanan yang mengakibatkan stres kerja. Banyak faktor yang dapat
menyebabkan stres kerja perawat, salah satunya adalah beban kerja. Beban kerja yang
berlebihan dapat memengaruhi perawat secara fisik dan psikologis. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan tingkat stress kerja
perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. H. Jusuf SK.
Penelitian ini merupakan jenis kuantitatif dengan desain penelitian
korelasional dan dengan jenis penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian
ini perawat yang bertugas di rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Jusuf SK
dengan jumlah 488 orang perawat. Penelitian ini purposive sampling yang
menggunakan rumus proporsi binomunal, yang melibatkan 220 perawat. Beban kerja
dan stress kerja perawat diukur menggunakan kuesioner, kemudian dilakukan analisis
data dengan rank spearman.
Hasil uji analisis didapatkan nilai correlation coefficient sebesar -0,631 yang
berarti antara beban kerja dan stres kerja perawat memiliki hubungan yang kuat, hasil
uji statistik didapatkan nilai p-value 0,001 yang berarti < 0,05 sehingga antara beban
kerja dan stres kerja perawat Ruang Rawat Inap RSUD Dr. H. Jusuf SK
Bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan
meneliti pengaruh lain yang dapat mempengaruhi tingkat stres perawat yang belum
diteliti dalam penelitian ini. Diharapkan juga pada Rumah Sakit agar selalu
memperhatikan keseimbangan antara beban kerja dengan stress kerja perawat yang
dapat mengarahkan perawat bekerja lebih bai