Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
Pengelolaan Isolasi Sosial Dengan Penerapan Strategi Pelaksanaan Berkenalan Dengan Orang Lain Di Rumah Sakit Jiwa Prof.Dr. Soerojo Magelang
Latar Belakang: Isolasi sosial merupakan salah satu manifestasi yang dapat terjadi pada
seseorang yang mengalami gangguan jiwa. Setiap individu yang mengalami perilaku isolasi
sosial menunjukkan gejala seperti menarik diri dari lingkungan sosial dan kesulitan dalam
berinteraksi. Jika isolasi sosial tidak segera ditangani menimbulkan permasalahan yang lebih
fatal seperti kegagalan dalam hubungan sosial. Untuk mengatasi masalah isolasi sosial hal
yang bisa dilakukan adalah meningkatkan kemampuan berinteraksi dengan cara mengajak
berkenalan dengan orang lain sebagai intervensi Tujuan: Dari penelitian ini adalah
membentuk gambaran tentang penerapan strategi pelaksanaan berkenalan dengan orang lain
pada pasien isolasi sosial Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif bentuk studi kasus
dengan pendekatan asuhan keperawatan. Pendekatan asuhan Keperawatan meliputi
pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi dan evaluasi. Hasil: Pengkajian ditemukan
klien mengatakan tidak mau berkenalan, tidak mau bekerja dan bergaul dengan temantemannya.
Diagnosa keperawatan yang ditegakan yaitu isolasi sosial. Intervensi yang
dilakukan yaitu strategi pelaksanaan berkenalan dengan orang lain selama 3 hari Simpulan :
Strategi pelaksanaan dapat diterapkan untuk mengatasi masalah isolasi sosial dan dilakukan
sebagai Implementasi pertama penanganan dan dapat dilanjutkan dengan strategi pelaksanaan
selanjutnya atau lainnya.
Kata kunci : isolasi sosial, strategi pelaksanaan, berkenala
Pengaruh Likuiditas, Pertumbuhan Penjualan, Perputaran Modal Kerja Dan Leverage Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Food And Berverage Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2019-2023
Pesatnya kemajuan teknologi pada masa globalisasi saat ini memicu persaingan bisnis pada
perusahaan di Indonesia. Persaingan bisnis saat ini lebih kompetitif pada semua sektor
perusahaan termasuk pada sektor food and berverage. Perusahaan food and berverage
merupakan perusahaan industri dalam bidang makanan dan minuman yang berperan penting
dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh likuiditas, pertumbuhan penjualan, perputaran modal kerja dan leverage terhadap
profitabilitas pada perusahaan food and berverage pada tahun 2019-2023. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data
sekunder berupa laporan keuangan perusahaan. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh
perusahaan sektor Food and Baverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun
2019 – 2023. Hasil penelitian ini adalah Likuiditas (Current Ratio), Pertumbuhan Penjualan
dan Perputaran Modal Kerja, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Profitabilitas
(ROA). Sedangkan untuk leverage tidak memiliki pengaruh terhadap profitabilitas (ROA).
Kata kunci : Likuiditas, Pertumbuhan Penjualan, Perputaran Modal Kerja, Leverage,Profitabilitas
Restrukturisasi Kinerja Keuangan Dengen Aksi Korporasi Pada Perusahaan Bumn Sektor Kontruksi 2017-2023
Sektor infrastruktur menjadi pusat prioritas utama selama 10 tahun terakhir bagi
pemerintah Indonesia, dimana pembangunan infrastruktur seringkali melibatkan
BUMN sektor kontruksi sebagai pemborong proyek tersebut. fenomena yang terjadi
rata-rata perusahaan BUMN Kontruksi dalam beberapa tahun terakhir cenderung
mengalami penurunan kinerja keuangan. Kondisi tersebut diperparah dengan pandemi
covid-19 yang berdampak bagi pembangunan infrastruktur yang menyebabkan banyak
proyek terpaksa berhenti kondisi tersebut membuat beberapa perusahaan sempat
mengalami kerugian. Langkah restrukturisasi Perusahaan sedang diupayakan salah
satunya adalah dengan rencana merger pada BUMN kontruksi. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisa pengaruh kinerja keuangan BUMN Kontruksi terhadap
nilai perusahaan sebelum dan sesudah melakukan merger. Penelitian ini menggunakan
variabel moderasi yatiu merger sebagai langkah restrukturisasi dengan tujuan untuk
mengetahui apakah merger berdampak memperkuat atau memperlemah pengaruh
kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode
kuantitatif dengan sampel 7 perusahaan Bumn sektor kontruksi. Teknik analisis data
menggunakan Eviews 12 dengan regresi data panel dan pengujian MRA. Hasil
menunjukan bahwa kinerja keuangan 1) ROA berpengaruh positif namun tidak
signifikan pada nilai perusahaan, 2) CR berpengaruh positif dan signifikan pada nilai
perusahaan, 3) DER berpengaruh negatif dan tidak signifikan pada nilai perusahaan, 4)
TATO berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, 5) Ukuran
Perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, 6) Merger
mampu memoderasi memperkuat pengaruh ROA terhadap nilai perusahaan, 7) Merger
mampu memoderasi memperkuat pengaruh CR terhadap nilai perusahaan, 8) Merger
tidak mampu memoderasi pengaruh DER terhadap nilai perusahaan, 9) Merger mampu
memoderasi memperkuat pengaruh TATO terhadap nilai perusahaan, 10) Merger
mampu memoderasi memperkuat pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap nilai
perusahaan.
Kata Kunci: Nilai Perusahaan, Korporasi, Restrukturisasi, Kinerja Keuangan,Merger
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM 2023 DAN KURIKULUM MERDEKA
Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan suatu bentuk layanan pendidikan yang
dirancang untuk mendukung optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan anak secara holistik.
Setiap satuan pendidikan memiliki acuan kurikulum yang menjadi dasar pada metode
pembelajaran anak. Tujuan dari penelitian ini, guna mengevaluasi perbedaan pencapaian hasil
belajar dalam ranah kognitif pada anak usia 5-6 tahun dalam penerapan Kurikulum 2013 dan
Kurikulum Merdeka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif,
dengan teknik pengumpulan data yang mencakup observasi, wawancara, serta dokumentasi.
Analisis data dilakukan melalui uji normalitas serta uji Independent Sample Test untuk menguji
signifikansi perbedaan antar kelompok. Hasil penelitian mengindikasikan adanya perbedaan
perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun antara implementasi Kurikulum 2013 pada PAUD
dan Kurikulum Merdeka di TK Isriyati Sugito.
kata kunci: BELAJAR, KEMAMPUAN KOGNITIF, ANAK,
USIA 5-6 TAHUN, KURIKULUM 2023 DAN
KURIKULUM MERDEK
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Flashcard Terhadap Minat Belajar Dan Pemahaman Konsep IPA Siswa Kelas IV SD N Pringapus 02
Kurangnya minat belajar dan pemahaman konsep siswa, yaitu pada minat belajar siswa SDN
Pringaous 02 sebesar 56% sedangkan pada siswa SDN Pringapus 01 sebesar 65%. Kemudian
pada pemahaman konsep siswa SDN Pringapus 02 sebesar 49% sedangkan pada siswa SDN
Pringapus 01 sebesar 65%. Guru juga belum menggunakan model pembelajaran berbantuan
media/permainan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran
problem based learning berbantuan media flashcard terhadap minat belajar dan pemahaman
konsep IPA siswa kelas IV SDN Pringapus 02 dan SDN Pringapus 01. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode kuasi eksperimen. Teknik analisis data adalah uji normalitas, uji
homogenitas, serta uji hipotesis yang berupa uji regresi linier sederhana, uji independent sample t-
test. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Pringapus 02 yang dipilih dengan
metode purpossive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik
tes dan teknik non tes (observasi, angket, dan dokumentasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
: (1) Terdapat pengaruh menggunakan model problem based learning berbantuan flashcard
terhadap minat belajar siswa, dibuktikan dengan nilai sig kelas ekperimen maupun kelas kontrol
sebesar 0,000<0,005. (2) Terdapat perbedaan minat belajar menggunakan model problem based
learning berbantuan media flashcard, dibuktikan dengan nilai sig kelas eksperimen dan kontrol
sebesar 0,001<0,05. (3) Terdapat pengaruh model problem based learning berbantuan media
flashcard terhadap pemahaman konsep siswa, dibuktikan dengan dengan nilai sig 0,002<0,005.
(4) Terdapat perbedaan model problem based learning berbantuan media flashcard terhadap
pemahaman konsep siswa, dibuktikan dengan nilai sig sebesar 0,000<0,005 bahwa terdapat
pengaruh nyata antara hasil pre test dan post test.
Kata Kunci : Problem Based Learning, Flashcard, Minat Belajar dan Pemahaman Konsep
KEEFEKTIFAN MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN ULTADU TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS V SD
Penelitian ini dasari oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa.
Salah satu upaya untuk memperbaiki keadaan dengan menggunakan model
Team Games Tournament. Tujuan penelitian untuk menyelediki keefektifan
model Team Games Tournament (TGT) terhadap kemampuan pemecahan
masalah siswa berbantuan Ultadu (Ular Tangga Edukatif) pada siswa kelas V
SDN Sidomulyo 04. Jenis penelitian yang dipakai adalah quasi eksperimen
dengan desain penelitian non equivalent control grup design dengan
memberikan kemampuan tes awal pretest dan tes akhir posttest. Hasil
penelitian 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa
penerapan model Team Games Tournament berbantuan Ultadu dengan nilai
signifikansi < 0,05 yaitu 0,004, 2) Terdapat pengaruh penerapan model Team
Games Tournament berbantuan Ultadu terhadap kemampuan pemecahan
masalah siswa dilihat dari thitung = 4.873 > ttabel = 1.459 dan nilai signifikansi
yaitu 0,000, 3) Terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa
dengan signifikasi yaitu 0,000 < 0,05 dan Dengan demikian, dapat
disimpulkan bahwa model pembelajaran Team Games Tournament berbantuan
Ultadu efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V
Sekolah Dasar.
Kata Kunci : Team Games Tournament, Ultadu, Kemampuan Pemecahan
Masala
Pengaruh Psikologis, Harga Dan Tampilan Produk Terhadap Impulsive Buying Generasi Z Dengan Tren Sebagai Variabel Intervening Di Shopee
Seiring perkembangan teknologi yang didominasi oleh generasi muda,
secara tidak langsung teknologi ini juga dapat menimbulkan gaya hidup baru bagi
masyarakat, contohnya yang semula berbelanja offline saat ini lebih tertarik
melakukan belanja secara online. Oleh karena itu, peneliti mencoba mengangkat
masalah mengenai pembelian impulsif yang dilakukan oleh generasi Z pada
aplikasi Shopee. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk pengetahui pengaruh
perilaku psikologis, harga dan tampilan produk terhadap pembelian impulsif pada
aplikasi Shopee dengan tren sebagai variabel intervening. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik analisis deskriptif. Penelitian ini
menggunakan sampel sebesar 71 responden dengan peserta yang merupakan
mahasiswa Universitas Ngudi Waluyo prodi bisnis digital yang tergolong generasi
Z dari semester awal hingga akhir. Teknik pengambilan sampel yang digunakan
adalah probabilitas atau pemilihan acak. Data diolah dan dianalisis menggunakan
metode uji parsial (t) dan uji sobel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (i)
perilaku psikologis berpengaruh terhadap tren; (ii) harga berpengaruh terhadap
tren; (iii) tampilan produk berpengaruh terhadap tren; (iv) perilaku psikologis
berpengaruh terhadap impulsive buying; (v) harga berpengaruh terhadap impulsive
buying; (vi) tampilan produk berpengaruh terhadap impulsive buying; (vii) tren
berpengaruh terhadap impulsive buying; (viii) tren dapat memediasi pengaruh
harga terhadap impulsive buying; (ix) tren dapat memediasi pengaruh perilaku
psikologis terhadap impulsive buying; (x) tren dapat memediasi pengaruh
tampilan produk terhadap impulsive buying.
Kata Kunci : Pembelian Impulsive, Generasi Z, Shope
PREDIKSI KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP KINERJA DOSEN PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS NGUDI WALUYO MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5
Abstract - The rapid development of the times has made the world of education face very tough
challenges. Very tight competition makes every college must pay more attention and improve the quality
of education including the quality of lecturers as the party that produces or provides educational services
to students. Lecturers who have good performance can also increase students' enthusiasm for learning
and improve the quality of their learning outcomes. For this reason, predicting student satisfaction with
lecturer performance is very important for development. This research was conducted with data mining
techniques using the C4.5 algorithm with the aim of knowing the accuracy level of the C4.5 algorithm
and in order to help universities to find out student satisfaction with lecturers so that they can continue
to improve the quality of academic services received by their students. The C4.5 algorithm is one of the
data mining classification methods whose results are in the form of decision tree patterns/models and
decision rules. This research produces accuracy results of 95.26%, class recall of 98.09%, and class
precision of 96.86%. These results show high accuracy because the rules or rules produced are close to
100% and the C4.5 algorithm can predict data correctly and close to the actual value.
Keywords - C4.5 Algorithm, Data Mining, Prediction, Student Satisfactio
GAMBARAN PENATALAKSANAAN KASUS TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH PUSKESMAS UNGARAN
Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang tahun 2023
menunjukan bahwa jumlah kasus tuberkulosis paru terkonfirmasi bakteriologis
yang ditemukan dan diobati sebanyak 295 dan jumlah semua kasus tuberkulosis
yang ditemukan dan diobati sebanyak 866. Masih rendahnya penemuan kasus TBC
yang berada di wiayah kerja Puskesmas Ungaran memiliki beberapa faktor, antara
lain (1) adanya stigma mahasiswa yang malu akan penyakitnya; (2) Keterampilan
petugas kesehatan dalam memberikan penyuluhan, pemeriksaan dan perawatan
belum optimal; dan (3) Jejaring penemuan kasus TBC, baik internal kesehatan
maupun eksternal belum optimal. Latar belakang permasalahan gambaran
penemuan penyakit tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Ungaran juga
belum pernah dilakukan penelitian sebelumnya.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran penatalaksanaan
kasus penyakit tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Ungaran.
Metode: Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain
deskriptif dan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 39
responden.
Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa gambaran cara penyembuhan pasien
TBC berada di kategori tinggi (79,5%); gambaran pencegahan kematian akibat
TBC pada kategori tinggi (56,4%); gambaran pemutusan mata rantai penularan
penyakit TBC pada kategori tinggi (76,95); dan gambaran pencegahan resistensi
kuman terhadap OAT pada kategori tinggi (82,1%). Dapat disimpulkan bahwa pada
umumnya gambaran penemuan kasus TBC di wilayah kerja Puskesmas Ungaran
pada kategori tinggi, namun masih ditemukan presentase cukup pada pemutusan
mata rantai penularan TBC yiatu sebesar 52,1%.
Saran: Disarankan bagi Puskesmas Ungaran untuk lebih meningkatkan pelayanan
kesehatan terhadap masyarakat terutama penderita TB Paru, terutama pada
pemutusan mata rantai penularan. Sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan
pasien dengan tuberkulosis paru, serta menurunkan angkat kematian akibat
penyakit tersebut