Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
120 research outputs found
Sort by
Peningkatan hasil belajar matematika Siswa melalui model Problem Based Learning berbantuan media video animasi
Matematika merupakan pelajaran yang telah dipelajari mulai sekolah dasar, namun rata-rata hasil belajar matematika di SMP Negeri 6 Samarinda masih di bawah nilai KKM yaitu 53,67. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tujuan meningkatkan hasil belajar matematika Siswa dengan menggunakan model Problem Based Learning dengan bantuan media video animasi di kelas VIII SMP Negeri 6 Samarinda. Subjek penelitian adalah 24 Siswa dan objek penelitian adalah penerapan model pembelajaran PBL dan media video animasi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumen, tugas, lembar observasi, dan tes akhir siklus. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah perhitungan rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menujukkan bahwa model PBL berbantuan media video animasi dapat meningkatkan hasil belajar matematika Siswa. Pada siklus I, II, dan III, aktivitas Guru termasuk dalam kategori sangat baik. Pada siklus I, aktivitas Siswa termasuk dalam kategori baik dan pada siklus II dan III termasuk dalam kategori sangat baik. Pada siklus I, nilai rata-rata hasil belajar matematika Siswa meningkat menjadi 73,64 dan 50% Siswa mencapai nilai KKM. Pada siklus II, nilai rata-rata hasil belajar meningkat menjadi 82,40 dan 75% Siswa telah mencapai KKM. Pada siklus III, nilai rata-rata hasil belajar meningkat menjadi 85,22 dan 87,5% Siswa telah mencapai nilai KKM
Pengembangan e-modul berbasis problem-based learning untuk melatih literasi numerasi siswa
Siswa mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal literasi numerasi menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa perlu dilatih. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul berbasis Problem Based Learning yang valid, praktis, dan efektif untuk melatih literasi numerasi siswa. Jenis penelitian ini ialah penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE dengan sampel penelitian terdiri dari 20 siswa kelas X SMKN 1 Sidayu. Data penelitian diperoleh dari lembar validasi oleh ahli materi dan ahli media, angket respon siswa, serta tes hasil belajar. Masing-masing instrumen mendapat perolehan rata-rata sebesar 3,4 dan 3,7 untuk validasi, rata-rata 3,19 untuk angket respon siswa, dan rata-rata 75,83 untuk tes hasil belajar. Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis Problem Based Learning yang dihasilkan layak digunakan untuk melatih literasi numerasi siswa.
 
Analisis kesalahan konsep Siswa pada materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi dalam menyelesaikan soal sitem pertidaksamaan linear kuadrat ditinjau dari pengamatan Guru dan yang Guru temukan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitan berjumlah 34 orang Siswa kelas X MIPA di salah satu SMA Negeri yang ada di Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan memberikan soal sistem pertidaksmaan linear dua variabel yang didalamnya menyangkut linear-kuadrat dan kuadrat-kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi pada penyelesaian soal sistem pertidaksamaan linear dua variabel pada indikator pertama terdapat 45% Siswa belum dapat menerapkan rumus, 61% belum dapat memenuhi indikator kedua, dalam indikator kedua ini dibagi menjadi empat bagian yaitu 41% Siswa tidak menggambarkan model pertidaksamaan linear dua variabel kedalam diagram kartesius, 4% Siswa dapat menggambar model pertidaksamaan dengan lengkap, 9% Siswa dapat menggambar model kedalam diagram kartesius dengan tanpa kesalahan dan sisanya 7% sudah menggambarkan kedalam diagram karetsius namun masih ada yang belum tepat, pada indikator ketiga 11% Siswa melakukan kesalahan dalam penggunaan metode yaitu miskonsepsi dalam penentuan daerah hasil pertidaksamaan tersebut
Eksplorasi etnomatematika pada permainan tradisional kaneker di Desa Bitefa
Riset ini bertujuan guna mengeksplorasikan etnomatematika pada game tradisional kelereng di Desa Bitefa. Kategori riset yang digunakan merupakan riset kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber informasi dalam riset ini merupakan salah satu toko adat serta anak-anak yang melaksanakan game tradisional kelereng di Desa Bitefa. Metode pengumpulan informasi memakai observasi, wawancara serta dokumentasi. Instrumen utama yang digunakan dalam riset ini periset sendiri dengan mengguakan perlengkapan bantu berbentuk pedoman observasi serta pedoman wawancara. Informasi tersebut dianalisis dengan metode analisis domain, analisis taksonomi, analisis komperensial serta analisis tema. Hasil riset ini membuktikan bahwa ada sebagian konsep matematika dalam game tradisional kelereng: 1). Etnomatematika dari permainan kelereng ditinjau dari struktur kelereng terdapat konsep bangun ruang berupa bola. 2). Etnomatematika ditinjau dari arena permainan terdapat konsep bangun datar berupa lingkaran dan segitiga. 3). Etnomatematika ditinjau dari aturan permainan kelereng terdapat konsep jarak. 4). Etnomatematika ditinjau dari pembidikan (kuti) kelereng terdapat operasi aljabar.
 
Pengaruh strategi PBL dan TPS terhadap kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan komunikasi matematis
Metodologi pembelajaran dan bakat siswa adalah dua hal penting yang terus sebagai fokus pengajar. Pemecahan masalah dan komunikasi matematis merupakan dua keterampilan penting yang harus dimiliki peserta didik dalam pendidikan matematika. Problem Based Learning (PBL) dan Think Pairs Share ialah dua metodologi pembelajaran yang bisa dipergunakan untuk mengajar matematika (TPS). Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh metodologi pembelajaran problem Based Learning serta Think Pairs Share terhadap kemampuan pemecahan masalah serta komunikasi matematis. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas IX MTs Negeri dua Medan, dengan populasi sebanyak 178 siswa dan sampel sebanyak 60 siswa yang dipilih dengan memakai teknik cluster sampling. Alat yang digunakan merupakan tes keterampilan pemecahan masalah dan komunikasi matematis. Data diuji dengan menggunakan analisis varians dua arah dan uji t. Bila dibandingkan menggunakan teknik pembelajaran Think Pair Share, strategi pembelajaran berbasis masalah mempunyai dampak yang menguntungkan 7,264% lebih besar terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Sedangkan hasil tes kemampuan komunikasi matematika menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua metode pembelajaran tersebut.
 
Analisis kesalahan Siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika melalui tahap Newman
Keterampilan berpikir dan menyelesaikan soal cerita matematika Siswa masih cukup rendah. Sehingga diperlukannya suatu metode yang cocok untuk menganalisis kesalahan pada soal cerita salah satunya menggunakan tahapan Newman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan Siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika melalui tahap Newman. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di kelas VII SMP Negeri 1 Kanigoro. Teknik yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan pemberian tes. Hasil yang diperoleh adalah 4 Siswa mengalami kesalahan membaca, 10 Siswa mengalami kesalahan memahami, 6 Siswa mengalami kesalahan transformasi, 9 Siswa mengalami kesalahan keterampilan proses, dan 7 Siswa mengalami kesalahan menuliskan jawaban akhir
Mediasi regulasi diri atas pengaruh lingkungan belajar terhadap hasil belajar matematika Siswa SMP
Penelitian ini menyelidiki pengaruh lingkungan belajar terhadap hasil belajar matematika Siswa, di semester 2 kelas VIII SMP Negeri Samarinda Ulu tahun ajaran 2022, dan juga menyelidiki apakah variabel regulasi diri merupakan mediasi dari pengaruh tersebut. Pengumpulan data dengan kuesioner dan tes hasil belajar diterapkan terhadap 380 Siswa dari 4 lembaga sekolah negeri jenjang SMP, yang diperoleh melalui Proportional Cluster Random Sampling. Pemodelan persamaan struktural diterapkan, yang didahului dengan analisis faktor konfirmasi untuk memantapkan pengukuran bagi tiga variabel yang diteliti. Hasil menunjukan bahwa lingkungan belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika Siswa, dengan regulasi diri sebagai mediasi parsial.
 
Analisis kemampuan pemahaman konsep matematika Siswa dalam menyelesaikan soal pada fungsi komposisi dan invers
Unsur terpenting dalam kegiatan pembelajaran matematika adalah pemahaman konsep karena dapat mencegah Siswa salah menafsirkan mata pelajaran dan merupakan prasyarat untuk menguasai mata pelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pemahaman konsep matematika Siswa kelas XI MAS Modern Arafah yang terdapat pada materi fungsi komposisi dan invers. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Tes tertulis berupa esai adalah sarana pengumpulan data. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar soal uraian materi fungsi komposisi dan invers. Terdapat indikator-indikator pada pengetahuan konseptual matematika Siswa diantaranya : 1) Nyatakan Kembali gagasan dengan menuliskan dengan lengkap, 2) Berikan contoh konkrit dan abstrak dari suatu ide, 3) Mengelompokkan objek-objek berdasarkan sifat tertentu sesuai dengan ide, 4) Menetapkan prasyarat atau kondisi yang cukup bagi suatu gagasan, 5) Menggunakan, memanfaatkan, dan memutuskan suatu proses atau Tindakan tertentu, 6) Gunakan ide atau algoritma untuk memecahkan masalah. Dalam penelitian ini, hasil persentase tentang kemampuan Siswa untuk memahami konsep matematika, diantaranya pada indikator pertama dan kedua sebesar 60%, indikator ketiga 50 %, indikator keempat 40%, indikator kelima 30% indikator keenam 20%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa masih perlu adanya peningkatan pemahaman konsep Siswa tentang fungsi komposisi dan fungsi invers pada XI MAS Modern Arafah
Pengembangan soal literasi numerasi SMP yang terintegrasi Islam
Berdasarkan hasil PISA capaian indeks Indonesia secara konstan selalu berada pada level bawah dalam indeks PISA. Sehingga pada masa abad 21 Menteri Pendidikan di Indonesia melakukan pemetaan dan mengevaluasi kualitas belajar dan proses pembelajaran melalui Asesmen Nasional yang memiliki 3 instrumen salah satunya Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengukur kompetensi dasar seperti Literasi Numerasi. Nilai keIslaman dipilih untuk diintegrasikan pada soal Literasi Numerasi, hal ini bertujuan agar generasi selanjutnya mampu menyeimbangkan antara pengetahuan umum dan pengetahuan tentang keIslaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan soal Literasi Numerasi SMP Yang Terintegrasi Islam yang valid dan reliabel. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan 4-D. Subjek uji coba yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII semester genap MTs. Tarbiyatus Shibyan Sidorejo. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pedoman wawancara, lembar validasi dan angket uji keterbacaan. Hasil pengembangan soal Literasi Numerasi materi bilangan kelas VIII diperoleh nilai validitas dari 2 validator ahli sebesar 4,4 yang berarti soal Literasi Numerasi berada pada kriteria sangat valid, dan nilai reliabilitas sebesar 0,63 yang berada pada kriteria tinggi, sehingga soal Literasi Numerasi yang dikembangkan telah memenuhi kategori valid dan reliabel.
 
Pembelajaran digital berbasis pendekatan MIKiR pada mata kuliah statistik pendidikan
Pembelajaran berbasis digital yang kreatif, inovatif, dan interaktif diperlukan sejalan mengikuti kemajuan perkembangan teknologi informasi. Beberapa media alternatif yang digunakan dalam menunjang perkuliahan statistik pendidikan materi ukuran pemusatan data, penyebaran data, dan letak data. Tanoto Foundation telah membuat langkah-langkah pembelajaran aktif dengan unsur mengalami, interaksi, komunikasi, dan refleksi yang disingkat MIKiR. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran digital berbasis pendekatan MIKiR pada mata kuliah statistik Pendidikan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang dilakukan di program studi Pendidikan Agama Islam semester V kelas khusus internasional FTIK UINSI Samarinda. Teknik yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil yang diperoleh yaitu mahasiswa menyelesaikan masalah yang diberikan melalui halaman web https://covid-19.kaltimprov.go.id terkait kasus penyebaran covid di Kalimantan Timur dengan menggunakan program Excel dan SPSS, kemudian melakukan uji pemahaman dengan mengerjakan tes dengan aplikasi Kahoot, seluruh kegiatan ini bagian dari unsur mengalami. Unsur komunikasi dan interaksi terjadi pada saat mahasiswa bertukar gagasan dan dosen memantau dari satu kelompok ke kelompok lainnya melalui breakout room zoom. Pada unsur refleksi, mahasiswa menuliskan perasaan ketika mengikuti perkuliahan, hal-hal yang telah dipelajari, dan hal-hal yang masih membingungkan melalui aplikasi Jamboard.