Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
120 research outputs found
Sort by
Teknologi dalam pembelajaran matematika peminatan di Sekolah Menengah Atas (SMA)
Teknologi dalam pendidikan telah menjadi suatu keharusan, karena pendidikan bersifat dinamis, demikian pula perkembangan peserta didik yang berubah seiring dengan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknologi berupa perangkat lunak yang dapat digunakan dalam pembelajaran Matematika Peminatan tingkat SMA berdasarkan kompetensi pada kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat library research dengan metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah perangkat lunak (software) yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika, sedang sampel yang digunakan adalah purpose sampling, sampel penelitian ini adalah perangkat lunak (software) yang dapat digunakan pada pembelajaran Matematika Peminatan di SMA berdasarkan kompetensi pada kurikulum 2013. Teknik Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah ada beberapa perangkat lunak (software) yang dapat digunakan dalam pembelajaran Matematika Peminatan tingkat SMA, diantaranya ialah Geogebra untuk materi terkait Geometri, yaitu lingkaran pada kelas XI dan vektor pada kelas X. Probability Distribution untuk materi statistik pada kelas XII, dan Trigonometry Unit Circle untuk materi persamaan trigonometri pada kelas XI. Hasil penelitian ini dapat menjadi informasi bagi guru Matematika SMA terkait penggunaan teknologi dalam pembelajaran.
 
Pengaruh model Problem Based Learning terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika Siswa pada Pokok Bahasan Trigonometri. Sampel penelitian yaitu Siswa kelas X IPA 1 dan kelas X IPA 3 SMAN 1 Karangbinangun yang masing-masing berjumlah 29. Adapun kelas kontrol yaitu kelas X IPA 1 dan kelas eksperimen yaitu kelas X IPA 3. Data kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh dari nilai pretest dan posttest. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji independent sample t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika lebih tinggi dari kelas kontrol. Hal ini dibuktikan dengan analisis statistik menggunakan uji independent sample t yang menunjukkan bahwa nilai sig.(2-tailed) kurang dari 0,05 (0,002<0,05). Jadi dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika pada Pokok Bahasan Trigonometri dengan menggunakan model Problem Based Learning berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika Siswa dibanding dengan yang menggunakan pembelajaran konvensional. Sehingga dari hasil yang telah didapat, Guru dapat menggunakan model Problem Based Learning sebagai usaha untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika Siswa
Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Salah Satu SMP Unggulan Di Wilayah Sleman
Kemampuan berpikir kritis memiliki peran penting pada perkembangan diri siswa, dikarenakan siswa dapat berpikir dan menganalisis permasalahan secara rasional dan objektif, namun di beberapa sekolah menengah khusunya pada tingkat SMP yang terbilang sekolah unggulan kemampuan berpikir kritis yang masih tergolong dalam kategori rendah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan mengukur kemampuan berpikir kritis matematis pada peserta didik pada salah satu SMP unggulan di wilayah kabupaten Sleman. Indikator dalam penelitian ini menggunakan 4 indikator yaitu, menganalisis kebenaran dari suatu pertanyaan atau pernyataan, menyatakan kebenaran dari suatu pertanyaan atau pernyataan, mengungkapkan pendapat, dan membuat kesimpulan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan paradigma post-positivisme. Subjek di dalam penelitian ini adalah siswa SMP yang berjumlah 4 orang di salah satu SMP unggulan di Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes yang terdiri dari 2 soal dengan materi bangun datar. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP unggulan di Kecamatan Kalasan sudah sangat baik
Investigasi Persepsi Mahasiswa Calon Guru Matematika Terhadap Penerapan Pembelajaran STEAM Di Sekolah
Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) saat ini diakui dan banyak digunakan sebagai metadisiplin yang menjembatani berbagai displin ilmu untuk menciptakan pengetahuan secara keseluruhan. Pembelajaran STEAM berperan penting dalam menghasilkan sebuah produk dengan mengintegrasikan lima disiplin ilmu. Namun, pembelajaran STEAM di Indonesia belum banyak diterapkan untuk mempelajari matematika dengan menghasilkan sebuah produk STEAM. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi persepsi calon guru matematika terhadap pembelajaran STEAM melalui proyek Straw Bridge (Jembatan dari Sedotan Plastik) yang diterapkan di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui angket tertutup yang terdiri dari empat item pertanyaan. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah 15 mahasiswa calon guru matematika yang sebelumnya telah terlibat langsung dalam pembelajaran STEAM. Analisis deskriptif dilakukan untuk mengetahui persepsi mahasiswa calon guru matematika terhadap proyek Straw Bridge (Jembatan dari Sedotan Plastik) yang diterapkan di sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui pembelajaran STEAM, mahasiswa calon guru matematika berkeyakinan mampu meningkatkan keaktifan, kreativitas, dan konsentrasi belajar peserta didik sehingga peserta didik dapat menemukan dan mengembangkan ide-ide baru dalam mendesain dan menyelesaikan proyek STEAM-Straw Bridge (Jembatan dari Sedotan)
Matematisasi Pasar: Penerapan Pendekatan Realistic Mathematics Education Untuk Meningkatkan Minat Siswa Pada Matematika
Penggunaan konteks yang sesuai pada pembelajaran matematika merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh untuk membuat pembelajaran matematika dapat dirasakan manfaatnya oleh siswa serta dapat digunakan untuk meningkatkan minat belajar. Penelitian ini menerapkan pendekatan Realistic Mathematics Education pada materi Aritmatika Sosial dengan menggunakan konteks pasar dengan tujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa terhadap matematika. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain Solomon Four-Group Design. Sampel penelitian adalah 28 siswa SMP di Kabupaten Konawe Selatan. Pada kelas eksperimen, siswa dibawa langsung ke pasar tradisional untuk mempelajari konsep untung, rugi, rabat, bruto, tara, dan netto. Sedangkan, untuk mempelajari konsep diskon dilakukan lewat pasar digital. Hasil penelitian ini menunukan bahwa terdapat perbedaan minat siswa pada matematika antara kelompok yang diberikan perlakuan (treatment) dengan kelompok yang tidak diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil uji lanjut diperoleh bahwa setiap group memiliki perbedaan yang signifikan tentang tingkat minat siswa terhadap matematika. Terjadinya peningkatan nilai minat pada kedua group yang diberikan pendekatan RME baik yang diberi pre tes maupun yang tidak diberi pre tes menunjukan bahwa perubahan yang terjadi karena perlakuan, bukan karena adanya pre tes. Temuan ini menujukkan bahwa penerapan pendekatan RME efektif untuk meningkatkan minat siswa pada mata pelajaran matematika
Pengembangan Media Pembelajaran E-Modul Interaktif Berbantuan Aplikasi Anyflip Pada Materi Lingkaran Untuk Siswa SMP
Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan yaitu mengembangkan media pembelajaran e-modul interaktif berbantuan aplikasi anyflip pada materi lingkaran SMP dan mengetahui kevalidan serta keefektifan penggunaan e-modul pada saat pembelajaran daring. Penelitian pengembangan ini menerapkan model penelitian 4-D, namun dalam pengembangannya hanya pada tahap 3-D yang meliputi: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan media (develop). Penelitian ini meliputi uji validitas pakar media oleh dosen ahli, uji validitas pakar materi oleh guru matematika SMP dan uji percobaan produk oleh siswa sebanyak 10 orang. Hasil akhir yang diperoleh pada uji validitas ahli media yaitu dengan persentase nilai 73% dengan keterangan bahwa e-modul ini cukup valid dan revisi secukupnya. Hasil akhir yang diperoleh dari ahli materi yaitu dengan persentase nilai 86,25% dengan keterangan bahwa e-modul valid dan tidak revisi. Hasil akhir untuk uji coba produk diperoleh hasil persentase nilai 77,75% dengan keterangan bahwa e-modul efektif. Sehingga pengembangan media pembelajaran E-modul Interaktif berbantuan aplikasi anyflip pada materi lingkaran efektif digunakan sebagai media pembelajaraan saat proses pembelajaran daring
Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Bentuk Pecahan Pada Komposisi Dan Invers Fungsi
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan dan mendeskripsikan kesalahan-kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal bentuk pecahan pada materi Komposisi Fungsi dan Invers Fungsi di kelas XI TKJ/MM SMK. Penelitian ini merupakan penelitian dengan subjek penelitian terdiri dari siswa kelas XI TKJ/MM SMK sebanyak 33 siswa dan objeknya adalah kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi bentuk pecahan. Data penelitian dikumpulkan dari dokumen jawaban hasil instrumen penelitian berupa tes yang terdiri dari 4 butir soal uraian dan pedoman wawancara dilakukan terhadap siswa yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal tes. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber penelitian melalui wawancara terhadap guru matematika yang mengajar dikelas di XI TKJ/MM SMK. Hasil penelitian diketahui bahwa kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal berbentuk pecahan pada materi Komposisi Fungsi dan Invers Fungsi terdiri dari (1) kesalahan memahami konsep, (2) kesalahan algoritma, (3) kesalahan operasi dan (4) kesalahan hitung
Metakognisi Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metakognisi siswa SD, SMP, dan SMA dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan hasil penelitian-penelitian sebelumnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan metode Systematic Literature Review. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metakognisi awareness pada siswa SD, SMP, dan SMA yaitu memikirkan apa yang telah diketahui dan ditanyakan pada masalah dan memikirkan apakah semua informasi yang diperoleh dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah. Selain itu, siswa SMP juga dapat mengingat kembali apakah pernah menyelesaikan masalah seperti ini sebelumnya, memikirkan apakah pengetahuan sebelumnya dapat membantu menyelesaikan masalah, serta menghubungkan apa yang telah diketahui dan ditanyakan pada masalah dengan pengetahuan sebelumnya. Pada metakognisi regulation, siswa dapat memilih langkah-langkah penyelesaian yang sesuai dengan informasi yang terdapat pada masalah dan menerapkan langkah-langkah penyelesaian yang telah dipilih untuk menyelesaikan masalah. Dalam hal ini, siswa SMP juga dapat memikirkan langkah-langkah penyelesaian yang berhubungan dengan pengetahuan sebelumnya. Pada metakognisi evaluation, siswa memeriksa kembali apakah semua langkah-langkah penyelesaian sudah diterapkan dalam menyelesaikan masalah. Selain itu, siswa SMA juga dapat memutuskan bahwa langkah yang digunakan sudah sesuai dan penyelesaian yang diperoleh sudah benar
Penerapan Pembelajaran Melalui Google Classroom Pada Siswa SMP Negeri 1 Megaluh Jombang
Salah satu cara yang dapat digunakan dalam proses kegiatan pembelajaran di masa pandemi sekarang ini supaya tetap dapat berjalan dengan menggunakan aplikasi google classroom. Dalam aplikasi ini terdapat berbagai fitur yang dapat digunakan. Melalui aplikasi ini diharapkan semua kegiatan pembelajaran khususnya aktivitas siswa dalam pembelajaran dapat terlaksana dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi perbandingan yang dilaksanakan secara online melalui aplikasi google classroom. Aktivitas siswa meliputi kegiatan dalam kegiatan kelompok kecil dan mengerjakan tugas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menerapkan pre-eksperimen pada sampel siswa kelas VIID SMP Negeri 1 Megaluh Jombang. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi aktivitas siswa dan lembar tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas siswa berada dalam kategori cukup aktif dan aktif sesuai dengan indikator yang telah ditentukan. Hasil belajar siswa tuntas secara klasikal dan menunjukkan hasil pada kategori sedang dan tinggi
Literature Review: Model Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) Pada Pembelajaran Matematika
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Model Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) pada pembelajaran matematika dan untuk mengetahui keefektifan model Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) dalam pembelajaran matematika dalam penelitian-penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat studi literatur yang menggunakan jurnal-jurnal dan literatur lainnya sebagai objek penelitian yang utama. Sumber data dalam penelitian ini dikumpulkan dari artikel penelitian terkait teori-teori model pembelajaran POGIL. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi (content analysis) dengan pengambilan pandangan yang sesuai. Model pembelajaran POGIL secara umum menggunakan 3 tahapan, 5 tahapan dan 7 tahapan. Model POGIL yang menggunakan 3 tahapan melewatkan orientasi dan evaluasi pada penerapannya, sedangkan model pembelajaran dengan 5 tahapan merupakan penggabungan dari 7 tahapan model POGIL yang memiliki kesamaan dalam aktivitas pembelajarannya. Dari 13 penelitian yang dianalisis, ada 5 penelitian yang meneliti keefektifan model pembelajaran POGIL dan semuanya mengemukakan bahwa model POGIL efektif jika diterapkan pada pembelajaran matematika dan 8 penelitian lainnya lebih mengarah kepada pengaruh model pembelajaran POGIL terhadap tingkatan kemampuan siswa