Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
1871 research outputs found
Sort by
The Use of Estafet Writing Method in Learning Short Story Writing of Grade XI Students of Vocational School
This study aims to implement the estafet writing method to improve the short story writing skills of Grade XI students at SMK Kesehatan Madani Indonesia. The study employed a Classroom Action Research method conducted in two cycles. Each cycle consisted of planning, action implementation, observation, and reflection stages. Data collection techniques were carried out through direct observation and interviews with teachers and students. The results showed that the implementation of the estafet writing method effectively improved students' short story writing skills. In the first cycle, student participation increased, although challenges remained in discussions and story structuring. In the second cycle, with smaller group formations and more focused themes, students demonstrated significant improvements in contribution, creativity, and the quality of their writing. The average student scores increased from the pre-cycle to the second cycle, with a completion rate reaching 100%. This method not only enhanced students' writing skills but also fostered teamwork, creativity, and active participation in learning
ANALISIS KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK TAS JIMS HONEY DI KOTA SAMARINDA
Purchasing decisions are important for the sustainability of a business, this study aims to determine how purchasing decisions are made at the Jims Honey Store in Samarinda City. This study is a descriptive study with a quantitative approach, data collection using a questionnaire with a sample size of 30 people, while data analysis uses descriptive analysis. The results of the study showed that purchasing decisions at the Jims Honey store in Samarinda City were high with an average value of 4.11 which is categorized as high. This purchasing decision is measured by five indicators, namely problem recognition, information search, evaluation of various alternatives, purchasing decisions and post-purchase decisions, where the results of the study show that all of these indicators have high and very high values because they are responded positively by respondents. The indicator that is least lies in searching for information through friends, this is because various online platforms make it easier for consumers so they don't have to ask friends to get product information
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Siswa SMA untuk Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi
This study aims to determine the factors that influence the Continuing Study Interest to Higher Education Students SMA Negeri 1 Loakulu. The type of research used is descriptive research with a quantitative approach. The population in this study is the students of class XII SMA Negeri 1 Loakulu Academic Year 2024/2025. The sample of this study amounted to 70 students with proportional random sampling technique. Data collection techniques used questionnaires. The results showed that there was a positive and significant influence of Internal Factors and External Factors on the Interest in Continuing Studies to Higher Education Class XII Students of SMA Negeri 1 Loakulu as indicated by the Fcount value of 36,282 with a significance value of F of 0.001. The coefficient of determination is 0.520 or 52.0%
Edukasi Anti Bullying Melalui Kegiatan Sosialisasi Perlombaan Bagi Peserta Didik Kelas V SDN 007 Samarinda Ulu
Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) merilis catatan akhir tahun (Catahu) Pendidikan 2023 bahwa kasus bullying di satuan pendidikan sepanjang tahun 2023 mencapai 30 kasus. Dari 30 kasus tersebut, 30% terjadi di jenjang SD/sederajat. Salah satu kejadiannya di wilayah Kalimantan Timur tepatnya di Kota Samarinda. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi diperoleh bahwa di SDN 007 Samarinda Ulu juga kerap terjadi kasus bullying antar siswa. Oleh karena itu, melalui projek “Bully No More, Friendship Forever” ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kepedulian siswa terhadap isu bullying di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dengan narasumber ahli di bidang bimbingan konseling dan lomba dengan guru menjadi jurinya. Dilaksanakan di SDN 007 Samarinda Ulu, oleh siswa-siswi kelas V yang berjumlah 106 orang. Evaluasi dilakukan dengan observasi dan survey kepuasan. Hasil yang telah dicapai menunjukkan bahwa 94,6% siswa kelas V telah memperoleh pengetahuan baru tentang perundungan atau bullying. Respon peserta terhadap kegiatan positif, dan antusias mereka cukup tinggi atas kegiatan yang telah dilakukan sebesar 87%
Budidaya Tanaman Sayur Organik Di SDN 007 Sungai Pinang
Budidaya tanaman merupakan usaha pembibitan suatu jenis tanaman dengan cara-cara tertentu. SDN 007 Sungai Pinang merupakan salah satu instansi pendidikan yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung program-program lingkungan hidup, kesehatan, dan pembelajaran praktis bagi peserta didiknya. Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta mengajarkan nilai-nilai berkelanjutan, sekolah ini telah berpartisipasi aktif dalam kepedulian terhadap lingkungan. Dalam pengamatan langsung pada lingkungan sekolah, diidentifikasi bahwa potensi lahan yang tersedia belum dimanfaatkan secara optimal. Meskipun sekolah telah mengambil langkah-langkah menuju keberlanjutan, seperti pengelolaan sampah dan konservasi energi, namun kegiatan budidaya tanaman masih belum tergarap sepenuhnya. Dengan mempertimbangkan potensi lahan yang tersedia dan dukungan dari Kepala Sekolah proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi pendidikan dan lingkungan di SDN 007 Sungai Pinang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode penyuluhan dan pelatihan bertanam dengan teknik yaitu mencakup persiapan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Kegiatan ini dilakukan di SDN 007 Sungai Pinang dan diikuti oleh beberapa peserta didik perwakilan dari setiap kelas sebanyak 20 peserta didik. Hasil evaluasi dari pelaksanaan kegiatan Budidaya Tanaman Sayur Organik di SDN 007 Sungai Pinang yaitu peserta didik mendapatkan ilmu dan pengalaman baru dari penyampaian materi oleh narasumber terkait teknik budidaya sayuran organik serta dapat melakukan praktik langsung dengan menanam sayuran organik di lahan greenhouse yang dapat dimanfaatkan sebagai lahan atau lokasi budidaya tanaman organik dengan teknik media tanam polybag atau sejenisnya, sehingga dari kegiatan budidaya tanaman ini peserta didik dapat belajar menciptakan suasana yang asri dan menyenangkan, serta mengembangkan lahan hijau di lingkungan sekolah
Pendampingan Pagelaran Seni Teater Bagi Siswa SMAN 1 Samarinda
Proses mempersiapkan sebuah pementasan, peserta didik masih terkendala dalam perencanaan, pengorganisasian tim produksi dan evaluasi. Kendala tersebut dapat diatasi dengan adanya pendampingan dari guru. Pegelaran seni teater sebagai implementasi projek kepemimpinan di SMAN 1 Samarinda bertujuan mengembangkan potensi kepemimpinan, kreativitas, dan keterampilan peserta didik melalui pementasan teater. Mitra yang terlibat dalam kegiatan projek adalah para peserta didik yang mengikuti ekstrakulikuler Teater Dahana dan para panitia perpisahan SMAN 1 Samarinda. Dalam proses pendampingan kegiatan utama, yaitu pemilihan naskah, latihan, koordinasi aktor, penyusunan tata rias, kostum, musik, pencahayaan, pemasaran dan promosi pertunjukan. Kegiatan mencakup rekaman dubbing, latihan teater, dan pengambilan video. Peserta didik menerima arahan serta masukan dalam mengimprovisasi gerakan. Metode yang digunakan dalam projek adalah pembimbingan. Projek ini mengadopsi konsep Project Basedd Learning. Kegiatan ini memberikan kesempatan peserta didik mengembangkan keterampilan kepemimpinan, kerja sama, kreativitas, dan rasa tanggung jawab. Melalui pendampingan pagelaran seni teater, peserta didik belajar mengelola diri, memimpin tim, menyelesaikan masalah, serta mengembangkan rasa percaya diri dalam pementasan teater
Studi Radon (Rn-222) dalam Lingkungan: Pembentukan, Paparan, dan Dampaknya Bagi Manusia
Radon adalah salah satu jenis unsur radioaktif yang terdapat di alam dan menjadi penyumbang terbesar sumber radiasi alam dibandingkan radiasi alami yang lainnya. Masalah yang mendasari penelitian ini adalah potensi risiko kesehatan yang timbul dari paparan radon, terutama dalam ruang tertutup. Tujuan penelitian adalah untuk memahami pembentukan gas radon, paparannya terhadap manusia, serta mengevaluasi dampak kesehatan yang mungkin timbul dari inhalasi radon secara terus menerus. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang langkah-langkahnya menggunakan langkah-langkah penelitian kepustakaan menurut Kuhlthau yang terdiri dari enam tahap. Hasil penelitian menunjukkan radon terbentuk sebagai produk peluruhan alami dari uranium (U-238) dengan waktu paro uranium adalah 4,5 miliar tahun, melalui serangkaian peluruhan alfa dan beta yang berurutan. Radon ini kemudian dapat dilepaskan dari tanah dan batuan ke dalam atmosfer, serta dapat merembes ke dalam bangunan dan menjadi sumber paparan radiasi bagi manusia jika terakumulasi dalam jumlah yang signifikan. Paparan radon yang terjadi akibat inhalasi radon secara terus menerus akan mengakibatkan potensi kanker paru-paru bagi manusia yang terpapar
Implementasi Cultural Responsive Teaching (CRT) Dalam Pembelajaran IPAS Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas VI SDN 027 Samarinda Ulu
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SDN 027 Samarinda Ulu, dengan fokus pada peningkatan minat dan keterlibatan siswa. Metode yang digunakan adalah tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, di mana pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes formatif, dan refleksi dari siswa serta guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam partisipasi siswa, dengan 73,33% siswa terlibat aktif dalam diskusi kelompok dan 60% siswa menunjukkan keterlibatan yang sangat baik selama kegiatan pembelajaran. Selain itu, tes formatif menunjukkan bahwa 70% siswa memperoleh nilai baik, mencerminkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap materi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat memberikan dampak positif terhadap minat belajar dan keterlibatan siswa, serta pemahaman materi yang lebih baik. Disarankan agar guru terus menerapkan pendekatan responsif terhadap budaya dalam pembelajaran, serta memperkuat kolaborasi dengan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung perkembangan siswa
Efektivitas Konten Media Sosial Terhadap Pembelajaran Siswa Dalam Memori Jangka Pendek Dan Kinerja Akademik
Penggunaan media sosial yang semakin meluas sebagai merupakan dampak dari perkembangan teknologi, hal tersebut dapat memberikan dampak positif maupun negatif terhadap peserta didik. Dengan jumlah pengguna sosial media oleh peserta didik khususnya tingkat SMA/sederajat sebesar 91%, hal ini perlu adanya pertimbangan tentang isi konten dan pengaruhnya terhadap daya ingat anak. Sehingga peneliti melakukan eksperimen pada SMK Harapan terakhir dengan diambil peserta eksperimen sebanyak 30 peserta didik kelas XI . Kemudian peserta eksperimen dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelas kontrol dengan menerapkan metode pengajaran biasa dan kelas eksperimen dengan menggunakan media konten yang tersedia pada sosial media. Penelitian akan memberikan waktu yang sama dengan menerapkan jeda waktu untuk mengetahui daya ingat jangka pendek siswa dalam penilaian kompetensi literasi dan numerasi peserta didik. Berdasarkan hasil eksperimen ditemukan bahwa kelas kontrol dan kelas eksperimen sama – sama mengalami peningkatan nilai, akan tetapi peningkatan nilai kelas eksperimen lebih dominan atau lebih tinggi dibanding dengan kelas kontrol. Terdapat peningkatan rerata nilai literasi untuk kelas kontrol sebesar 0,9 poin, sedangkan untuk kelas eksperimen terjadi peningkatan sebesar 2 poin. Hasil rerata nilai numerasi untuk kelas kontrol meningkat sebesar 0,8 poin, sedangkan untuk kelas eksperimen terjadi peningkatan sebesar 1,1 poin. Selain dari peningkatan nilai, berdasarkan hasil observasi terdapat variabel lain bahwa kelas eksperimen lebih mudah dan tidak tertekan dalam menerima penjelasan melalui konten media sosial berbanding dengan kelas kontrol yang lebih terlihat serius dan tertekan dalam mendengar penjelasan dari guru. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media sosial efektif dalam peningkatan pemahaman siswa, sehingga isi konten dalam media sosial dapat lebih diperhatikan dan lebih banyak konten kreator yang membuat konten pembelajaran
Analisis Tingkat Pengetahuan Terhadap Bencana Kebakaran Hutan Dan Lahan Pada Siswa SDN 04 Rasau Jaya
SDN 04 Rasau Jaya merupakan sekolah yang terletak di Desa Rasau Jaya Tiga yang termasuk dalam Desa/Kelurahan rawan Karhutla dan salah satu desa yang mengalami kebakaran hutan dan lahan terbesar kedua setelah Desa Rasau Jaya Dua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan terkait bencana kebakaran hutan dan lahan pada siswa SDN 04 Rasau Jaya. Penelitian ini memakai penelitian kuantitatif deskriptif yang bertujuan mendeskripsikan secara sistematis mengenai fakta dengan mencoba menggambarkan fenomena dengan secara detail sehingga peneliti dapat menjelaskan bagaimana pengetahuan bencana kebakaran hutan dan lahan pada siswa SDN 04 Rasau Jaya secara terstruktur dan dipakai sampel sebanyak 71 orang. Data diperoleh memakai instrumen tes dan, kemudian dianalisis dengan teknik analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh persentase skor tingkat pengetahuan siswa sebesar 18% tinggi dan 82% sangat tinggi, dapat disimpulkan tingkat pengetahuan terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan siswa SDN 04 Rasau Jaya yakni sangat tinggi