Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
    1871 research outputs found

    The Pengembangan LKPD Berbasis Discovery Learning Pada Materi Hukum Termodinamika Untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya tingkat berpikir kritis siswa Indonesia berdasarkan hasil survey penelitian PISA dan TIMSS semenjak tahun 2003. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD pada materi hukum termodinamika untuk melatih berpikir kritis siswa kelas XI SMA dengan berbasis model pembelajaran discovery learning yang teruji valid, efektif, dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian research and development dengan metode pengembangan ADDIE. Hasil dari penelitian ini menunjukkan hasil 80,9% pada tingkat efektivitas yang menyatakan LKPD yang dikembangkan telah sangat efektif dalam melatih kemampuan berpikr kritis siswa SMA pada materi Hukum Termodinamika. LKPD ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi untuk penelitian serupa dan bahan ajar tambahan bagi guru dalam memberikan materi fisika yang lebih terfokus pada kegiatan student-center learning

    PROGRAM BATIK RAMLI SEBAGAI INOVASI SOSIAL DALAM PENINGKATAN KAPABILITAS BAGI PENYANDANG DISABILITAS

    Get PDF
    Upaya mewujudkan kesetaraan akses dalam pemenuhan hak dan pengembangan diri bagi Penyandang Disabilitas di Indonesia masih disertai dengan kondisi ketidakberdayaan kelompok rentan tersebut. Padahal, angan untuk mengimplementasikan pendekatan yang inklusif telah menjadi visi bersama bagi berbagai pemangku kepentingan agar terwujud pelibatan Penyandang Disabilitas untuk dapat aktif terlibat sebagai subjek dalam proses pembangunan. Menanggapi fenomena tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Madiun menginisiasi cara baru untuk memberdayakan penyandang Disabilitas yang dikonfigurasikan dalam Program Inovasi Sosial Batik Ramli (Batik Ramah Lingkungan). Inisiatif inovasi sosial tersebut telah berjalan sejak tahun 2021 dan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Artikel ini membahas terkait proses pengembangan Inovasi Sosial Batik Ramli mulai dari tahap awal hingga pencapaiannya dalam menciptakan perubahan sistemik. Pendekatan yang digunakan dalam membahas pengembangan Inovasi Sosial Batik Ramli adalah metode kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Program Inovasi Sosial Batik Ramli telah melalui berbagai proses secara gradual dan inklusif dalam memberdayakan Penyandang Disabilitas dengan basis kegiatan produktif pada sektor industri kreatif dan agribisnis. Inovasi Sosial Batik Ramli juga telah menimbulkan perubahan sistemik sehingga mampu meningkatkan taraf kehidupan secara multidimensi yang mencakup aspek sosial, ekonomi, lingkungan dan kesejahteraan

    Percepatan Pendidikan Kalimantan Timur Menuju Indonesia Maju 2045

    Get PDF
    Pendidikan merupakan instrumen untuk memajukan dan meningkatkan kualitas SDM. Kualitas SDM merupakan modal utama untuk memajukan negara. Bentuk kebijakan pendidikan dan implementasinya untuk memajukan bangsa dan negara merupakan cerminan political will pemerintah. Untuk daerah adalah political will pemerintah daerah. Milestone 2045 merupakan ukuran di saat itu seberapa berhasil kinerja pendidikan baik secara nasional maupun lokal-daerah. Untuk hari ini, 23 tahun sebelum sampai ke 2045, masih ada waktu untuk berbuat “lebih” sehingga ukuran-ukuran keberhasilan Indonesia Maju patut disematkan pada waktunya, termasuk kepada kepala-kepala daerah

    Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa melalui model pembelajaran Problem Based Learning di kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Samarinda. Subjek dari penelitian ini adalah 26 siswa kelas VIII-2 dan objek dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui dokumen, lembar observasi, tugas dan tes. Teknik analisis data menggunakan perhitungan nilai rata-rata hasil belajar siswa dan persentasi peningkatan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Pada siklus I, terjadi peningkatan dari rata-rata nilai dasar 57,52 menjadi 63,65 dengan persentase ketuntasan kelas sebesar 14,81. Aktivitas guru dan siswa termasuk dalam kategori cukup. Pada siklus II, nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 71,38 dengan persentase ketuntasan kelas sebesar 51,85%. Aktivitas guru termasuk dalam kategori sangat baik sedangkan aktivitas siswa termasuk kategori baik. Pada siklus III, terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar siswa menjadi 78,09 dengan persentase ketuntasan kelas sebesar 88,89%. Aktivitas guru termasuk kategori sangat baik dan aktivitas siswa termasuk kategori baik

    Persepsi Peserta Didik Terhadap Implementasi Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Evaluasi Belajar Matematika pada Kelas IX SMP Negeri 1 Samarinda

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi peserta didik terhadap penggunaan media sosial Instagram sebagai sarana evaluasi belajar matematika. Jenis penelitian ini termasuk pada penelitian deskriptif serta menggunakan metode kualitatif. Proses pengumpulan data yang dipergunakan adalah wawancara dan observasi, serta dokumen pendukung lainnya.Proses analisis data mencakup tahap mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, persepsi peserta didik terhadap media Instagram sebagai pembelajaran cukup baik. Peserta didik merasa lebih terbantu memahami pelajaran setelah guru menggunakan media sosial Instagram dalam proses pembelajaran matematika, akibatnya peserta didik antusias mengikuti pembelajaran apabila guru memberikan konten-konten pada media sosial Instagram

    Sosialisasi Anti Bullying Sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Dan Perilaku Baik Peserta Didik Di SMA Negeri 1 Samarinda

    Get PDF
    Perilaku bullying dapat terjadi di berbagai lingkungan dengan berbagai pula jenis bullying yang dilakukan. Perilaku bullying verbal dan relasional di lingkungan sekolah sering kali dianggap peserta didik sebagai candaan atau bahkan tidak menyadari bahwa kedua tindakan tersebut adalah bullying. Kesadaran yang lebih baik mengenai bullying, serta sikap dan perilaku anti-bullying yang lebih positif, menjadi tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini kepada para pelajar. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi kepada peserta didik di lingkungan sekolah dengan metode yang digunakan berupa penyampaian materi, diskusi interaktif, dan demonstrasi hasil karya peserta didik. Lingkungan sekolah yang aman dan penuh rasa hormat dapat tercipta ketika peserta didik berpartisipasi dalam kegiatan ini dan pemahaman mereka tentang perilaku anti-bullying meningkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1% peserta didik memiliki tingkat pemahaman sangat tinggi, 34% peserta didik memiliki tingkat pemahaman tinggi, 53% peserta didik memiliki tingkat pemahaman sedang, 8% peserta didik memiliki tingkat pemahaman rendah, dan 4% peserta didik memiliki tingkat pemahaman sangat rendah

    Pelatihan Pembelajaran Berdiferensiasi Dan Penyusunan Modul Ajar Di SMPN 6 Balikpapan

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan mengenai pembelajaran berdiferensiasi dan penyusunan modul ajar di SMPN 6 Balikpapan. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh seluruh guru SMPN 6 Balikpapan. Metode yang digunakan meliputi presentasi, diskusi kelompok, dan praktek langsung dalam penyusunan modul ajar. Para peserta sangat antusias dan aktif dalam setiap sesi, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk meningkatkan keterampilan mereka. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan pemahaman guru tentang pembelajaran berdiferensiasi dan kemampuan mereka dalam menyusun modul ajar yang lebih variatif dan sesuai dengan karakteristik siswa. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran di SMPN 6 Balikpapan. Kegiatan ini berjalan dengan lancar berkat kerjasama yang baik antara tim pelaksana, pihak sekolah, dan para peserta. Diharapkan, pelatihan ini dapat menjadi model bagi sekolah-sekolah lain dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang lebih personal dan inovatif

    Video Animasi Pengembangan Media Video Animasi Berbasis Adobe Flash yang Diintegrasikan dengan Powtoon Pada Materi Dinamika Atmosfer di SMA Negeri 1 Suwawa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video animasi berbasis Adobe Flash yang diintegrasikan dengan Powtoon pada materi Dinamika Atmosfer. Metode pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Tahapan pengembangan meliputi analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Validasi media oleh ahli media, ahli materi, dan guru mata pelajaran Geografi. Implementasi dilakukan pada siswa Kelas X-1 SMA Negeri 1 Suwawa. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran berbasis Adobe Flash yang diintegrasikan dengan Powtoon telah melewati uji validitas oleh ahli materi yang mendapatkan persentase nilai sebesar 88,88% (sangat valid). Hasil validasi ahli media diperoleh persentase nilai 86,36% (sangat valid). Validasi oleh Guru Mata Pelajaran Geografi memperoleh persentase nilai 95,78% (sangat Valid). Hasil respon siswa pada implementasi media diperoleh 83,29% memberikan respon yang sangat baik terhadap media pembelajaran  berbasis Adobe Flash yang diintegrasikan dengan Powtoon . Dengan demikian media tersebut dapat digunakan dalam proses pembelajaran dikelas terkait dengan materi dinamika atmosfe

    Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMA Swasta Al Azhar Medan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepemimpinan kepala sekolah, kinerja guru dan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah di SMA Swasta Al Azhar Medan  dalam meningkatkan kinerja guru di SMA Swasta Al Azhar Medan. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Data diperoleh menggunakan observasi dan angket instrumen penilaian. Data dianalisis dengan menggunakan Uji Regresi Linear Berganda berbantuan SPSS 22 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kepemimpinan kepala sekolah SMA Swasta Al Azhar Medan pada variabel kepemimpinan indikator aspek yang paling bagus adalah terdapat pada aspek pengetahuan serta kemampuan berkomunikasi. Penilaian kinerja guru SMA Swasta Al Azhar Medan sudah pada kategori baik, hal itu diperoleh dari beberapa data yang diberikan kelima aspek indikator kepemimpinan dan hanya pada aspek kinerja guru indikator sosial yang mendapati hasil hipotesis, yaitu Ho diterima dan Ha ditolak menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru pada aspek sosial dan dari R square diperoleh 0,260 yang menunjukkan pengaruhnya ada tapi sangat kecil berkisar 26%, Hal ini menunjukkan kepemimpinan kepala sekolah tidak selalu berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru terkhususnya pada aspek sosial hal ini dikarenakan aspek sosial tiap guru sudah terbentuk sendirinya dari berbagai pengalaman hidup para guru dalam melakukan tugas dan tanggung jawab yang diembannya selama ini

    The Controversy of The Hijab for Students in State Schools During the New Order Era (1978-1991)

    Get PDF
    Hijab is a form of identity for Muslim women. Muslim women are required to cover their nakedness from head to toe except for the face, palms and soles of the feet. The ban on wearing the head scarf in public schools was considered an act of Islamic activism and religious primordialism by the New Order government. Hijab is an Arabic term which means loose clothing that covers the genitals from the shoulders to the feet, so it doesn't form curves. The use of headcarves for female students in public schools stems from the influence of the ITB Salaman Mosque da'wah movement and the PII (Indonesian Islamic Students) organization. The Iranian revolution of 1979 has increased the enthusiasm of santri and Islamic values, including the widespread use of the head scarf among young women. The prohibition and discrimination of wearing the head scarf during the New Order led to a polemic for religious organizations. Therefore, this article will examine the relationship between Muslim organizations and the New Order government and discrimination in the use of the head scarf in educational institutions during the New Order. To answer this problem, the writing of the article will use a descriptive analysis approach and data collection by conducting a literature search

    1,676

    full texts

    1,871

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇