Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
1871 research outputs found
Sort by
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui Penerapan Pendekatan Culturally Respon Teaching
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching pada peserta didik kelas IX-C SMP Negeri 5 Samarinda tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah 31 siswa kelas IX-C, terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar peserta didik. Aktivitas belajar meningkat dari siklus I dengan persentase 52,34% kategori kurang, menjadi meningkat di siklus II dengan persentase 74,25% kategori cukup baik. Hasil belajar juga meningkat dengan nilai rata-rata dari 51,13 pada pra-siklus menjadi 79,75 pada siklus II. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching efektif dalam meningkatkan minat, motivasi, aktivitas, dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IX-C SMP Negeri 5 Samarinda
Peningkatan Literasi Melalui Pendekatan TARL Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI C SDN 005 Samarinda Kota
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi peserta didik kelas VI C SDN 005 Samarinda Kota Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini berjenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2024 dengan instrumen utamanya adalah Pembelajaran Harian (RPPH), Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM), dan lembar tes. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi berkat pembelajaran melalui pendekatan TaRL pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia dengan total 86,67% dari total peserta didik kelas VI C dinyatakan tuntas dalam menyelesaikan tes kemampuan literasi. Maka dari itu, peneliti berharap penerapan pembelajaran dengan pendekatan TaRL ini dapat berkelanjutan baik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia maupun pada mata Pelajaran lainnya
The Issue of Islamic Higher Education Development in Indonesia from 1945 to Present
This research aims to analyze the issues surrounding the development of Islamic Higher Education through the application of literature review methodology. Literature review methodology involves collecting and analyzing relevant literature and references to understand the associated issues within the context of Islamic higher education institutions. The study adopts a qualitative approach by analyzing various literatures, journals, books, and related theoretical sources. The data obtained are descriptively analyzed to identify patterns and trends in the dynamics of Islamic higher education institutions. The findings reveal that these institutions face complex dynamics in addressing contemporary challenges. Furthermore, this abstract identifies challenges encountered by Islamic Higher Education institutions, such as competition with non-Islamic educational institutions, enhancing the quality of human resources, funding, and accreditation issues. These challenges require innovation and appropriate strategies to ensure the sustainability and success of Islamic Higher Education institutions. In conclusion, this abstract highlight the dynamics occurring within Islamic Higher Education institutions
Perbedaan Hasil Belajar Fisika dengan Memanfaatkan Aplikasi Media Zoom Cloud Meeting dan Youtube dalam Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi di SMK Farmasi Kelas XI
Penelitian ini membandingkan hasil belajar fisika antara penggunaan Zoom Cloud Meeting dan Youtube dalam pembelajaran daring di SMK Farmasi kelas XI selama pandemi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain posttest only control. Dua kelompok siswa, masing-masing 10 siswa, dipilih sebagai kelompok kontrol (menggunakan Zoom) dan kelompok eksperimen (menggunakan Youtube). Data dikumpulkan melalui tes posttest esai dengan 15 soal optika geometri dan alat optik. Hasil analisis menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05) antara kedua kelompok, dengan nilai thitung = 2,117 > ttabel = 2,101. Kesimpulannya, siswa yang menggunakan Youtube memiliki hasil belajar fisika yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang menggunakan Zoom Cloud Meeting. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan Youtube sebagai media pembelajaran daring lebih efektif dalam konteks pembelajaran fisika selama pandemi Covid-19
Analisis Hasil Penelitian Pendidikan Islam dengan Pendekatan Fisika
Pendidikan harus sesuai dengan perkembangkan masyarakatnya. Dengan demikian, agar pembelajaran tidak membosankan maka setiap sekolah dapat memasukan materi-materi yang menghubungkan pendidikan Islam. Maka, tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi terkait pendidikan Islam dengan pendekatan fisika. Penelitian ini menggunakan desain metode kajian literatur review yang diambil sesuai dengan pokok pembahasan. Dari hasil penelusuran, peneliti menemukan lima penelitian yang menjadi fokus analisis, yaitu jurnal nasional dan internasional, terbitan tahun 2017-2022. Kelimanya dianalisis dan ditemukan bahwa model pembelajaran IPA (sains) berbasis Islam pada pembelajaran fisika yang diintegrasikan pada kegiatan keagamaan tidak mengurangi kadar keilmiahan dari pendidikan Islam itu sendiri, bahkan sains dan agama tidak saling bertentangan, keduanya saling berhubungan. Sains bagian dari ilmu fisika (Atha-thabi’ah), Ilmu yang dianugerahkan oleh Allah Swt sebagai pengetahuan sekaligus bentuk bertafakkur kepada-Nya. Alquran dan hadis menjadi dalil dan rujukan utama yang memperkuat hubungan pendidikan Islam dengan fisika, dimana terang-terangan memberikan gambaran secara tersurat maupun tersirat tentang fenomena alam. Dengan demikian menepis pendapat bahwa pelajaran fisika sangat sukar dan membosankan bagi siswa, justru memberikan pengetahuan baru sesuai perkembangan jaman. Penerapan pembelajaran fisika berbasis integrasi sains-Islami dapat meningkatkan hasil belajar dan karakter Islami siswa. Dapat mengarahkan siswa kepada keimanan, ketakwaan dan rasa bersyukur, sejatinya menunjukkan kedudukan seorang muslim dihadapan Allah Swt, menuju Rahmatan Lil Alamin.
 
TATA KELOLA PENDIDIKAN : PERAN PROAKTIF SUPERVISION KEPALA SEKOLAH SEBAGAI PEMBINA KOMPETENSI PROFESIONAL GURU
Kegiatan analisis ini bertujuan dalam mengekplorasi peran yang dimainkan oleh supervisor kepala sekolah di dalam upaya peningkatan kemampuan profesional guru serta mengidentifikasi strategi efektif yang digunakan dalam proses tersebut. Konteks penelitian didasarkan pada pemahaman bahwa pendidikan berkualitas memerlukan pendidikan yang memiliki kemampuan profesional yang secara baik, dan supervisor kepala sekolah berperan penting dalam memfasilitasi pengembangan kompetensi tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab dua pertanyaan utama: (1) seberapa besar peran supervisor kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru? (2) Strategi apa saja yang efektif digunakan oleh supervisor kepala sekolah didalam upaya mendukung pengembangan kompetensi guru. Pendekatan penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan dengan melakukan wawancara secara kualitatif komprehensif terhadap supervisor kepala sekolah dan guru yang menjadi obyek pengamatan. Menganalisis data yang dikumpulkan secara tematik serta diidentifikasikan susunan kalimat dan pokok pikiran terkait peran dan strategi supervisor kepala sekolah dalam upaya peningkatan kemampuan profesional guru. Diharapkan hasil penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang pentingnya peran supervisor kepala sekolah terhadap upaya pembinaan guru dan juga akan memberikan wawasan yang berharga tentang strategi yang efektif dalam mendukung pengembangan kompetensi profesional guru. Implikasi dari temuan hasil bisa memberikan kontribusi yang berarti dalam usaha untuk meningkatkan kualitas. pendidikan melalui pembinaan guru yang lebih efektif, sehingga berdampak pada peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan.
Kata kunci: Supervisor kepala sekolah, kompetensi guru, strategi efektif, pembinaan, mutu pendidika
Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Deli Murni Bandar Baru
Penelitian ini membahas peran kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Deli Murni Bandar Baru, Sibolangit. Sebagai sekolah penggerak, SMA Deli Murni Bandar Baru diharuskan menerapkan Kurikulum Merdeka sesuai Permendikbud No. 5 Tahun 2022. Kepemimpinan transformasional dianggap krusial dalam memfasilitasi perubahan positif dan pengadopsian Kurikulum Merdeka. Dalam konteks ini, kepala sekolah berperan sebagai pemimpin pedagogis, menginspirasi staf dan siswa untuk mengadopsi perubahan positif, mengembangkan potensi, dan mencapai tujuan pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Tantangan implementasi Kurikulum Merdeka melibatkan kesiapan sekolah, terutama dalam aspek sumber daya manusia dan faktor geografis. Diperlukan kesiapan dan kompetensi kepala sekolah dalam memimpin dan menggerakkan seluruh elemen sekolah agar implementasi kurikulum berjalan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah berhasil menerapkan kepemimpinan transformasional dengan melibatkan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan. Kepemimpinan tersebut memberikan dukungan terhadap perubahan kurikulum, mengatasi hambatan, dan menciptakan lingkungan kondusif untuk implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Deli Murni Bandar Baru
Pola Kalimat Opini Gubernur dalam JawaPos untuk Komunikasikan Hari Guru Nasional
Penelitian ini menyoroti peran krusial gubernur sebagai pemimpin daerah dalam menyampaikan pesan dan kebijakan kepada masyarakat, khususnya melalui opini yang dipublikasikan di media massa. Fokus pada penggunaan bahasa formal dan informal dalam komunikasi gubernur, serta analisis pola kalimat dalam opini Gubernur Jawa Timur pada Jawa Pos edisi 25 November 2023 menjadi tujuan utama penelitian ini. Metode analisis konten digunakan untuk mengevaluasi teks opini, memeriksa jenis kalimat, pola kalimat, dan penggunaan bahasa formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan dominasi penggunaan kalimat aktif dalam opini gubernur, menandakan kesadaran akan subjek sebagai pelaku utama dalam pesan yang disampaikan. Pola kalimat yang umum seperti KSPO dan SPK menjadi pola yang sering digunakan, namun terdapat juga variasi pola lain yang memberikan dimensi lebih luas dalam komunikasi. Terlihat juga paduan unik antara bahasa formal dan informal dalam teks gubernur, menciptakan suasana yang lebih personal dan terhubung dengan audiens secara lebih menyeluruh. Namun, penelitian ini memiliki batasan, terutama dalam representasi keseluruhan dari gaya komunikasi gubernur yang mungkin tidak mencakup semua strategi komunikasi dalam situasi yang berbeda. Kesimpulannya, penelitian ini mengungkapkan kompleksitas dan variasi dalam penggunaan bahasa serta pola kalimat dalam opini gubernur
Perencanaan Pembelajaran Matematika Di Kelas VIII SMP Negeri 21 Samarinda Berdasarkan Implementasi Kurikulum Merdeka
Perencanaan pembelajaran berdasarkan implementasi kurikulum merdeka memiliki beberapa hal baru yang secara tidak langsung membuat guru sebagai tenaga pendidik harus mempelajari bagaimana perencanaan pembelajaran dalam kurikulum merdeka agar dapat membuat perencanaan pembelajaran yang sesuai dengan kebijakan baru tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rangkaian kegiatan perencanaan pembelajaran matematika di kelas VIII SMPN 21 Samarinda pada elemen geometri fase D. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Subjek penelitiannya adalah guru matematika yang mengajar di kelas VIII SMPN 21 Samarinda, sedangkan objek penelitiannya adalah perencanaan kegiatan pembelajaran matematika pada materi menyelidiki sifat-sifat bangun geometri dan segitiga. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa rangkaian kegiatan perencanaan yang dilakukan oleh guru, yaitu (1) Menganalisis capaian pembelajaran untuk menyusun tujuan pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran, yang dalam hal ini guru memanfaatkan contoh yang disediakan oleh pemerintah untuk dikembangkan dan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan peserta didik; (2) Melaksanakan asesmen diagnostik kognitif, dan asesmen diagnostik non-kognitif gaya belajar yang dilakukan pada awal tahun ajaran baru dan sebelum memasuki lingkup materi baru; (3) Mengembangkan modul ajar dalam komunitas belajar guru matematika di SMPN 21 Samarinda. Secara keseluruhan rangkaian kegiatan perencanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru matematika di SMPN 21 Samarinda telah sesuai dengan panduan pembelajaran dan asesmen oleh Kemendikbudristek
Peningkatan Keaktifan Dan Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Media Pembelajaran Bebasis Game Pada Materi Teks Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penggunaan Wordwall sebagai media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan keaktifan, motivasi, dan pemahaman peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi teks deskripsi di kelas VII C SMP Negeri 5 Samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall secara signifikan meningkatkan keaktifan peserta didik. Peserta didik yang sebelumnya pasif menjadi lebih aktif bertanya, menjawab, dan berpartisipasi dalam aktivitas pembelajaran. Selain itu, Wordwall juga berhasil meningkatkan motivasi belajar melalui elemen interaktif dan kompetisi yang menyenangkan, sehingga membuat peserta didik lebih antusias mengikuti pembelajaran. Pemahaman peserta didik terhadap materi teks deskripsi juga mengalami peningkatan yang signifikan, di mana peserta didik lebih cepat menguasai konsep-konsep dasar melalui pengalaman belajar yang langsung dan interaktif. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan, seperti keterbatasan akses teknologi di sekolah. Oleh karena itu, dukungan infrastruktur teknologi yang memadai diperlukan untuk memaksimalkan potensi penggunaan media interaktif seperti Wordwall dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik dalam menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan efektif, serta meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran