Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
1871 research outputs found
Sort by
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Di SMAN 11 Samarinda Dalam Mengakomodasi Keberagaman Peserta Didik
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pembelajaran berdiferensiasi di SMA Negeri 11 Samarinda untuk mengakomodasi keberagaman peserta didik dan pemenuhan kurikulum merdeka. Melalui pendekatan kualitatif dengan observasi partisipatif, penelitian ini menganalisis bagaimana guru menerapkan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan individual peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah melakukan upaya signifikan dalam memvariasikan tugas dan metode pembelajaran. Namun, terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu dan sumber daya yang menghambat optimalisasi penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Secara keseluruhan, pembelajaran berdiferensiasi berpotensi meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik. Penelitian ini menyarankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi
Pengaruh Pendekatan Socio Scientifict Issues Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas III Samarinda Ulu
Dilatarbelakangi oleh kesulitan peserta didik dalam melibatkan berbagai sudut pandang terhadap keputusan saat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendekatan Socio Scientifict Issues terhadap kemampuan berpikir kritis pada hasil belajar IPAS siswa kelas III SDN 001 Samarinda Ulu. Menggunakan pendekatan kuantitatif, berjenis quasi eksperimen pada pembelajaran IPAS materi cerita tentang daerahku. 75 peserta didik dijadikan populasi penelitian, sementara itu 52 siswa dijadikan sempel. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan teknik pengumpulan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis soal dan analisis hipotesis penelitian.Sebagai hasil dari penelitian rata-rata skor post-test kelompok eksperimen adalah 43.35 poin dan kelas control 30.92. Setelah diuji menggunakan Uji Mann-Whitney U diketahui bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran dengan pendekatan SSI dan kelas kontrol yang menggunakan pendekatan konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik
Strategi Pembelajaran dan Implementasi Dalam Pendidikan Profesi Guru: Menghadapi Tantangan di Era Digital
Dalam era digital, strategi pembelajaran yang efektif tidak hanya menekankan pada penyampaian materi, tetapi juga mengajak siswa untuk terlibat aktif dalam proses belajar, meningkatkan pemahaman yang mendalam, serta mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan dunia digital. Selain peran strategi pembelajaran, cara implementasinya juga menjadi faktor penting untuk memastikan keberhasilan pembelajaran di era ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran strategi pembelajaran dan cara implementasinya dalam konteks digital. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian kualitatif. Untuk mencapai tujuan tersebut, pendekatan kualitatif diadopsi dengan mengumpulkan data dari berbagai literatur yang relevan. Strategi pembelajaran di era digital berperan sebagai faktor pendukung yang membantu meningkatkan motivasi belajar siswa, mencapai tujuan pembelajaran, dan memperbarui keterampilan pengajaran guru. Implementasi strategi pembelajaran pada era digital yaitu pemanfaatan platform pembelajaran online, konten digital interaktif, simulasi virtual dan augmented reality, serta analitika pembelajaran
Development of E-Assessment Instruments for Assessing Metacognition Skills of Students in The Research Methodology Course
This research is focused on the creation of a valid and dependable tool designed for the assessment of students' metacognitive abilities within the context of the Research Methodology course. The research methodology employed for this research follows the Research and Development (R&D) framework outlined by Mardapi, which encompasses ten distinct phases. The participants involved in this research comprised four lecturers responsible for instructing research methodology courses and a total of 61 students who were enrolled in these courses. The data collected for this research consisted of quantitative data acquired through expert validation questionnaires and trial instruments. Data analysis was conducted employing quantitative techniques, specifically utilizing Microsoft Excel and employing the Item Response Theory (IRT) Politomus data analysis approach within the R programming environment. The research outcomes indicated that the instrument employed to evaluate students' metacognitive skills in the research methodology course achieved a valid status as per expert evaluations, meeting the criteria for goodness. It was found to be valid in terms of the response distribution across all 24 items, and collectively, the instrument items were deemed capable of offering insights into the state of the test participants (respondents) by more than 85%. Moreover, the instrument demonstrated a very high level of reliability as 0,94
Utilization of Local History Studies of The Soeracarta Heritage Society Forum as Enrichment in Learning History at Regina Pacis Senior High School in Surakarta
This research was conducted to find out the utilization of local history study of Soeracarta Heritage Society forum in enriching the insight of SMA Regina Pacis Surakarta students. This research used descriptive qualitative method. The data collection techniques applied were interviews and direct observation. Data analysis in this study used interactive model analysis. The results showed that: 1) the identification of local history studies in the history learning process at SMA Regina Pacis Surakarta is still not optimal due to the lack of breadth of insight. 2) the utilization of local history studies of Soeracarta Heritage Society forum is very effective in enriching the insight of SMA Regina Pacis Surakarta students
Does the Merdeka Curriculum Potentially Integrate with the Cambridge Curriculum? Perspective Through Physics Subject
Reformasi kurikulum di Indonesia mempertimbangkan setiap kegiatan mata pelajaran dalam kaitannya dengan masyarakat dan ekonomi. Transformasi ini secara eksplisit terkait dengan kurikulum Cambridge sebagai kurikulum yang paling banyak digunakan di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemungkinan mengintegrasikan kurikulum Merdeka dengan kurikulum Cambridge sesuai dengan mata pelajaran fisika di tingkat SMA. Penelitian kualitatif dan metode analisis isi secara purposif digunakan untuk mendapatkan gambaran tentang kemungkinan mengintegrasikan kedua kurikulum. Berdasarkan kerangka kurikulum, keduanya saling berkaitan satu sama lain, kecuali poin " Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia " dalam kurikulum Merdeka yang tidak berkaitan dengan kerangka kurikulum Cambridge. Analisis lebih lanjut dilakukan dalam buku pelajaran fisika untuk sekolah menengah atas dan A level, mendapatkan hasil bahwa secara keseluruhan kedua kurikulum memiliki materi yang sama untuk diajarkan dan alur aktivitas siswa pada buku tersebut. Namun, tampilan buku ajar berdasarkan kurikulum Merdeka tidak semenarik di buku ajar Cambridge, karena pada buku ajar Cambridge memberikan lebih banyak contoh melalui gambar berwarna atau praktikum sederhana. Kurikulum Merdeka dan kurikulum Cambridge memiliki potensi untuk diintegrasikan. Mengingat pengintegrasian kurikulum membutuhkan banyak alokasi waktu, keuangan, dan sumber daya manusia, maka diperlukan analisis yang lebih dalam terhadap aspek-aspek lain dari kurikulum, termasuk perspektif siswa atau guru terhadap kurikulum integrasi
Terbentuknya Kota Bontang Periode 1975-1989
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah terbentuknya Kota Bontang periode 1975- 1989, untuk mengetahui kondisi sosial dan ekonomi Kota Bontang. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Bontang. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penyusunan dari skripsi ini digunakan metode penelitian sejarah dengan pendekatan kualitatif, dimana data diperoleh dari lapangan yang berhubungan dengan permasalahan penelitian. Data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan para tokoh yang mengetahui tentang sejarah dan perkembangan dari Kota Bontang, selain itu data juga diperoleh dari hasil observasi. Dari hasil penelitian, peneliti dapat mengetahui tentang sejarah Kota Bontang periode 1975-1989. Pertama, pada proses pembentukan awal hanya berupa sebuah desa yang berpenduduk awal masyarakat Bajau yang berprofesi sebagai nelayan, yang kemudian membangun pemukiman sederhana. Kemudian, tumbuhnya dua perusahaan besar yang memberikan dorongan dalam pembentukan kota Bontang sehingga mampu menjadi kota administratif dan menjadi kota mandiri. Kedua, hasil temuan peneliti dalam kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Bontang yang kian mengalami perkembangan di berbagai bidang
STUDI TENTANG PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET B DI SPNF SKB KOTA BANGUN
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap proses pembelajaran yang dilaksanakan pada Program Pendidikan Kesetaraan Paket B di SKB Kota Bangun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan tahapan-tahapan dalam proses pembelajaran yang diterapkan di SKB Kota Bangun. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan tutor, pengelola SKB, dan peserta program, serta teknik observasi dan studi dokumen untuk mendukung data yang diperoleh. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data oleh Miles and Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran dilaksanakan melalui tiga tahapan utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan pembelajaran yang dilakukan oleh tutor tercermin dalam dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), yang memudahkan pelaksanaan pembelajaran secara efektif dan efisien. Pada tahap pelaksanaan, tutor menggunakan metode ceramah untuk memberikan pemahaman awal kepada peserta didik, disertai dengan kegiatan diskusi untuk mengevaluasi pemahaman peserta. Evaluasi dilakukan melalui ujian untuk menentukan kelulusan peserta didik. Proses ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara tutor dan peserta didik dalam menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif dan mencapai tujuan pembelajaran yang optimal
Visimuka: Video Tour Situs Muara Kaman based on Instagram for Class X Students of SMA Negeri 1 Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara Regency
This development research was carried out based on observations of problems and potentials that exist in SMA Negeri 1 Tenggarong Seberang. The problem found is the lack of innovation in history learning media and the low knowledge of students about the Muara Kaman Site cultural heritage of the Kutai Kingdom, for this reason, learning media innovations are needed that can overcome these problems. Several potential schools can support the development of digital learning media, such as the Video Tour Situs Muara Kaman (Visimuka). Visimuka is a learning media in the form of short videos taken directly at the Muara Kaman Site, then edited using the InShot application, and uploaded on Instagram social media. The research uses the ADDIE model which has five steps, namely Analyze (analyze), Design (design), Development (develop), Implement (implement), and Evaluate (evaluate). Visimuka learning media is a digital media that has gone through a validation test with very valid media results and a product feasibility test with the results of the media very feasible to use for history learning
Development of LEKER SIRA E-LKPD on Nganggung Tradition to Enhance Learning Outcomes and Religious Values in Class X Social Studies at SMA 1 Pemali
In the process of learning in schools, teachers, students, media, and the environment form a complex interplay. The role of teachers becomes more challenging as students heavily rely on them, leading to ineffective learning. Due to this dependence, a solution can be found by utilizing instructional materials that help teachers facilitate independent learning for students. This research aims to produce "LEKER SIRA" to enhance learning outcomes and religious character values in the history lessons of Grade X Social Studies at SMAN 1 Pemali. The research adopts the ADDIE research model. Based on the findings, it is concluded that "LEKER SIRA" is highly suitable as instructional material for Indonesian history lessons. The school-based research indicates an improvement in learning outcomes, with the average increasing from 51.8 to 89.9. This suggests that all students have achieved proficiency. According to the questionnaire on religious character values, a percentage of 81.8% was obtained