Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
    1871 research outputs found

    Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Kemampuan Kognitif Anak 5-6 Tahun di TK Aisyiyah Bustanul Atfal 4 Samarinda

    Get PDF
    Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dengan desain penelitian pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest design. Dalam penelitian ini sampel yang  digunakan ialah anak kelompok B yang berjumlah 39 anak. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest adalah 15.28 dengan 25.64% mulai berkembang dan 74.36% belum berkembang. Setelah adanya treatment nilai rata-rata posttest menjadi 29.94 dengan 25.64% berkembang sangat baik, 74.35% berkembang sesuai harapan. Berdasarkan hasil pretest dan posttest diperoleh n-gain score dengan kategori sedang, yaitu normalized gain 0.59 dengan 59.92% yang berarti kemampuan kognitif setelah diberikan perlakuan (treatment) melalui media audio visual berada pada kategori cukup efektif. Untuk menguji hipotesis menggunakan sample paired t-test dengan melihat nilai signifikansi pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh ialah kurang dari α, atau 0,00 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest pada kelompok eksperimen, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, pengaruh media pembelajaran audio visual terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal 4 Samarinda

    Studi Kasus Gangguan Mutisme Selektif (Selective Mutism) pada Anak Kelompok A di Children Center Brawijaya Smart School UB

    Get PDF
    Mutisme selektif mempunyai gejala yang berbeda dari sekedar sifat pemalu. Anak mutisme selektif memiliki kemampuan berbicara dan mendengar dengan baik. Hasil studi pendahuluan terhadap seorang anak TK A di CC BSS UB ditemukan bahwa anak sering tidak menjawab pertanyaan dari guru dan lebih banyak diam ketika di sekolah. Orang tua mengatakan bahwa anak sangat aktif berbicara ketika di rumah. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif studi kasus. Hasil penelitian diperoleh bahwa anak berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat. Salah satu faktor penyebabnya yaitu malu dan kurang percaya diri. Kendala yang dialami guru dalam mengatasinya yaitu sulit mendorong agar mau berbicara. Cara penanganan yang dilakukan yaitu menjadikan anak sebagai pemimpin

    Manfaat Permainan Tradisional Egrang dalam Melatih Keseimbangan Tubuh Anak

    Get PDF
    Permainan tradisional pada anak usia dini merupakan suatu bentuk implementasi budaya-budaya luhur bangsa dalam diri peserta didik untuk menambah pengetahuan budaya sejak dini dan meminimalisir penggunaan permainan moderen dan game online. Permainan tradisional memiliki peran penting dalam perkembangan anak khususnya dalam aspek motorik dan keseimbangan. Di era modern yang yang didominasi oleh permainan berbasis teknologi, permainan tradisional seperti egrang mulai terlupakan. Permainan egrang memberikan manfaat yang signifikan bagi anak, terutama dalam mengembangkan keterampilan keseimbangan, kemandirian, dan kepercayaan diri. Dengan bermain egrang dapat melatih koordinasi motorik, kekuatan otot, serta kesadaran tubuh anak. Selain itu, egrang juga mengasah kemampuan fokus, konsentrasi, dan keberanian anak untuk menghadapi resiko secara mandiri. Kajian ini mengulas manfaat permainan egrang berdasarkan studi literatur, serta pengalaman langsung oleh peneliti dalam bermain egrang yang menunjukkan bahwa permainan egrang dapat mendukung dan melatih keseimbangan serta keberanian pada anak, dan mendukung perkembangan motorik kasar. Penelitian ini juga bertujuan mengesplorasi potensi permainan egrang sebagai sarana yang efektif dalam mengembangkan keseimbangan dan keterampilan fisik anak

    Studi Pemahaman dan Kesiapan Calon Guru Sekolah Dasar terhadap Transisi PAUD-SD

    Get PDF
    Dominasi paradigma kesiapan masuk jenjang Sekolah Dasar masih menitikberatkan pada pencapaian akademik seperti membaca, menulis, dan berhitung. Untuk itu, Kemendikbudristek menekankan pentingnya transisi yang menyenangkan dan ramah anak dari jenjang PAUD menuju Sekolah Dasar melalui kebijakan Transisi PAUD-SD. Kebijakan ini memerlukan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk calon guru SD. Untuk itu, dilakukan penelitian kualitatif untuk mengidentifikasi pemahaman calon guru SD terkait konsep transisi PAUD-SD, pemahaman mereka terhadap regulasi terkait, dan kesiapan mereka untuk mendukung kebijakan tersebut. Data yang dikumpulkan diperoleh dari hasil wawancara terhadap 30 orang mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman dengan tiga tahapan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden belum memiliki pemahaman yang mendalam terkait konsep transisi PAUD-SD maupun regulasi yang menyertainya. Mayoritas responden telah menyadari bahwa pemahaman terkait psikologis dan tahapan perkembangan anak diperlukan untuk mendukung transisi PAUD-SD, namun masih banyak responden yang belum mempersiapkan hal tersebut

    DINAMIKA KONSEP DIRI PADA ANAK JALANAN DI LAMPU MERAH KOTA MAKASSAR

    Get PDF
    Fenomena merebaknya anak jalanan merupakan persoalan sosial yang komplek yang dapat dijumpai di berbagai wilayah di Indonesia. Mengenai fenomena yang peneliti dapatkan dimana anak jalanan lebih menggunakan sebagian besar waktunya untuk melakukan aktivitas di jalan, dengan tujuan untuk membantu ekonomi keluarganya dan mencukupi kebutuhannya, dengan cara mengamen di lampu merah. Dalam penelitian ini subjek merupakan anak jalanan yang senantiasa setiap hari pulang kerumah dan masih memiliki hubungan baik dengan orang tuanya. Konsep diri sendiri merupakan gambaran yang dimiliki individu mengenai dirinya sendiri. Konsep diri juga bisa diartikan sebagai evaluasi individu mengenai dirinya sendiri, penilaian atau penafsiran mengenai diri sendiri oleh individu yang bersangkutan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran konsep diri anak jalanan yang ada di sekitaran lampu merah Kota Makassar dimana pada penelitian ini dilakukan di titik rawan anak jalanan yaitu di lampu merah perempatan jalan sungai saddang Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara semi terstruktur, observasi non- partisipan dan dokumentasi. Keabsahan data yang peneliti gunakan yaitu trianggulasi sumber. Subjek pada penelitian ini berjumlah 3 orang anak jalanan dengan rentang usia 12-18 tahun. Hasil penelitian yang peneliti dapatkan bahwa gambaran konsep diri ketiga subjek yaitu positif. Terlihat dari subjek yang merasa bersyukur dengan keadaan dirinya, merasa cukup puas dengan dirinya meskipun diri subjek sadar bahwa dirinya memiliki kekurangan, merasa jadi pribadi yang tepat, memiliki hubungan baik dengan keluarga dan memiliki hubungan baik dengan lingkungan sekitarnya

    PENGEMBANGAN INOVASI SOSIAL DALAM UPAYA PENGENDALIAN PERUBAHAN IKLIM: STUDI KASUS PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT INISIASI PT PERTAMINA PATRA NIAGA FUEL TERMINAL MADIUN

    Get PDF
    Pertumbuhan populasi penduduk terus merangkak naik dengan kecepatan idealnya dalam beberapa dekade terakhir. Proyeksi peningkatan jumlah populasi penduduk yang terus bertambah seiring berjalannya waktu membawa tantangan pemenuhan kebutuhan ruang hidup yang membawa pada pertanyaan tentang bagaimana kondisi ekologis bumi di masa mendatang. Kebutuhan ruang hidup dalam realitas sosial menghasilkan pola urbanisasi dan membawa residu berupa produksi timbulan sampah sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk. Pada akhirnya akan menimbulkan degradasi lingkungan dan perubahan iklim yang semakin buruk apabila tidak dilakukan intervensi yang optimal. PT Pertamina Patra Niaga FT Madiun, mencoba merespon hal ini dengan implementasi inovasi sosial pada Program Kampung Iklim yang dicetuskan.  Artikel ini membahas bagaimana upaya yang dilakukan dalam mengatasi permasalahan sampah sebagai intervensi terhadap perubahan iklim. Menggunakan pendekatan kualitatif dan studi literatur, studi ini menuliskan hasil eksplorasi menggunakan spiral tahapan inovasi sosial mulai dari tahapan prompts, proposal, prototype, sustaining, scalling, sampai dengan systematic change. Bank Sampah Digital dan penerapan ekonomi sirkular dilihat sebagai lokus program yang akan dijelaskan. Hasil studi ini menemukan bahwa terdapat relevansi inovasi sosial berbasis pemberdayaan masyarakat yang dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pengelolaan sampah serta intervensi pada perubahan iklim melalui perpaduan teknologi dan ekonomi sirkular yang berkelanjutan

    Studi komparatif model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) melalui pendekatan saintifik dan pendekatan problem solving pada pembelajaran matematika

    Get PDF
    Berdasarkan pengalaman peneliti saat mengikuti Program Kampus Mengajar, ditemukan bahwa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika dan memecahkan masalah saat diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dengan pendekatan saintifik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan lain untuk meningkatkan pemahaman dan prestasi belajar siswa, salah satunya pendekatan berbasis pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD melalui pendekatan saintifik dan problem solving dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan data kuantitatif dan rancangan kuasi eksperimen pretest-posttest control group design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pretest dan posttest. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen (33 siswa) dan kelas kontrol (31 siswa). Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test dan uji independent sample t-test. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai P value sebesar 0,495 yang berarti melebihi 0,05 sehingga hipotesis awal diterima. Kesimpulannya, tidak ada perbedaan signifikan dalam prestasi belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol

    EFL Pre-service Teachers' Perceptions towards Digital Academic Reading

    Get PDF
    E-learning has increasingly focused on improving digital reading skills and developing an efficient digital reading mode as digital reading becomes more prevalent. This study explored students' perceptions of digital academic reading in e-learning, focusing on enhancing digital reading competency and establishing an effective reading mode. Using a qualitative research approach defined by Creswell (2014), the study targeted 2019 A English Department students at Mulawarman University. From a questionnaire, nine participants were selected for interviews. Findings indicated that all participants had positive attitudes toward digital academic reading, with an average questionnaire score of 80.6. Most preferred digital reading over printed materials, particularly in the EFL (English as a Foreign Language) context at higher education levels. The advantages of digital reading included accessibility, practicality, versatility, portability, lighting independence, and reduced sleepiness. However, disadvantages such as reliance on the internet and battery life, notification distractions, and eye strain were noted. Despite some drawbacks, the study concluded that digital academic reading was highly effective for higher-education EFL students. These insights contributed to developing more efficient digital reading strategies in e-learning environments

    The Effect of Repeated Reading for Developing Reading Fluency and Reading Comprehension in EFL Students: Pre Experimental Study

    Get PDF
    Reading is one of the skill that must be mastered by students from elementary school to college level. Reading is also one of the skill learned in learning English, especially students who study English as a foreign language. Students have difficulty reading fluently because English and Indonesian writing are different. This also has an impact on students' understanding or interpreting text in English. This study aimed to examine the effect of repeated reading on the development of reading fluency and reading comprehension. This study used a pre-experimental design method. Data collection was conducted through pretest and posttest. Data analysis was conducted used descriptive data analysis and paired sample t-tests. Based on the results of the study, it was found that repeated reading was able to improve students' reading fluency and reading comprehension, as seen from the average pretest score of 68.17 and then increased to the posttest score of 78.56. This increase increased by 8.35 points. This shows that repeated reading could improving reading fluency and reading comprehension in eighth grade students of SMP Negeri 1 Loa Janan. The implications of this research are expected to help teachers in choosing reading strategies for students learning English as a foreign language

    Nilai Marxisme dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari

    No full text
    Social inequality is a persistent phenomenon that continues to draw attention across various academic disciplines. This inequality manifests in different forms of social mobility, such as disparities in education, employment, healthcare access, and political power—none of which are evenly distributed across societal groups. To understand the dynamics of social inequality, it is essential to employ a theoretical framework that can elucidate the structure of social stratification. One such framework is Marxist theory, which critically examines class disparities within society. This study aims to explore Marxist values as reflected in Ahmad Tohari’s novel Ronggeng Dukuh Paruk, focusing on three key aspects: (1) social and economic inequality, (2) alienation, and (3) ideological domination. Employing a qualitative approach, this research adopts a literary study method. The primary data source is the novel Ronggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari, with data collected in the form of relevant textual excerpts. The data collection technique involved close reading and note-taking. The findings reveal that the novel presents several elements of social and economic inequality, including poverty and underdevelopment in Dukuh Paruk, limited life choices, the exploitation of women, and the commodification of women as economic tools. The theme of alienation is evident in the character Srintil, particularly through her identity crisis and sense of estrangement. Meanwhile, the analysis of ideological domination highlights the influence of traditional beliefs, ancestral worship, and imposed social ideologies within the community depicted in the novel

    1,676

    full texts

    1,871

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇