Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
    1871 research outputs found

    Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Webgis Kependudukan Terhadap Keterampilan Berpikir Spasial Siswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan Problem Based Learning (PBL) berbantuan WebGIS Kependudukan terhadap keterampilan berpikir spasial siswa dalam pembelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Tejakula. Berbagai studi sebelumnya telah memanfaatkan WebGIS dalam pembelajaran, namun penggunaan WebGIS Kependudukan secara khusus masih sangat terbatas. penelitian sebelumnya yang memanfaatkan WebGIS Kependudukan menggunakan model Project Based Learning (PjBL), sehingga efektivitasnya dalam model PBL belum banyak dieksplorasi. Kondisi ini menjadi celah penelitian yang penting untuk dikaji lebih mendalam. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan pretest–posttest control group yang melibatkan 68 siswa. Keterampilan berpikir spasial diukur melalui tes esai yang dikembangkan berdasarkan empat indikator utama, yaitu comparisons, region, aura, dan transitions. Analisis peningkatan kemampuan dilakukan menggunakan uji N-Gain untuk menilai efektivitas pembelajaran secara proporsional antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berbantuan WebGIS Kependudukan memberikan peningkatan keterampilan berpikir spasial yang lebih tinggi dibandingkan pembelajaran konvensional. Kelas eksperimen memperoleh nilai N-Gain sebesar 0,72 (kategori tinggi), sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 0,24 (kategori rendah). Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi PBL dan teknologi geospasial mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan membantu siswa memahami data keruangan secara lebih mendalam

    The Correlation Between Students’ Motivation and Their Achievement in Studying English at a Junior High School in Samarinda

    Get PDF
    English plays a pivotal role as a global language and is taught as a compulsory subject in Indonesia. However, students’ low enthusiasm toward learning English remains a critical concern, particularly at the junior high school level. Motivation is widely recognized as a major determinant of success in second or foreign language learning. This study aims to investigate the correlation between students’ motivation and their English language achievement at a Junior High School in Samarinda. Employing a quantitative correlational method, the study involved 170 ninth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected using a motivation questionnaire adapted from Gardner’s Attitude/Motivation Test Battery (AMTB) and English achievement scores provided by the school. Validity and reliability tests were conducted prior to data collection, with 11 out of 20 questionnaire items declared valid (r > 0.300) and Cronbach’s Alpha indicating reliable consistency (α = 0.701). Descriptive statistics revealed that the majority of students showed moderate motivation (37.1%) and high average English scores (M = 91.94). However, the results of the Spearman rank correlation showed a weak and negative correlation (r = -0.025, p = 0.747) between students’ motivation and English achievement. These findings suggest that although motivation exists, it is not a strong predictor of performance in this context. Other influencing factors such as teaching quality, parental involvement, and prior exposure to English may play a more significant role. This study highlights the need for a multifaceted approach in language teaching, addressing both motivational and environmental aspects to improve learning outcomes

    Strategies in Coping with Problems Faced by University Students in Speaking Class Across Different Proficiency Levels

    Get PDF
    This study aimed to describe the problems faced by university students in English speaking classes across different proficiency levels at one of the universities in East Kalimantan and their strategies to overcome the problems. This research used a quantitative survey method. The data was collected using a questionnaire divided into two sections, speaking problems and strategies, shared using Google Forms. 85 of 100 students answered the questionnaire. The findings revealed that the most prevalent problems were affective-related (68.7%) and linguistic-related (62.0%). Specifically, 83.5% of students reported fear of making mistakes, 82.4% struggled with overuse of their mother tongue, and 75.3% faced insufficient grammar knowledge. Beginner students exhibited the highest frequency of issues, with 100% acknowledging fear of mistakes, while intermediate and advanced students also reported significant affective and linguistic challenges, albeit at slightly lower rates (e.g., 86% and 74% for fear of mistakes, respectively). Coping strategies varied by proficiency level: beginners relied heavily on passive methods like watching movies (75%), while intermediate students incorporated more interactive strategies, such as peer practice (37.9%). Advanced learners demonstrated balanced strategies, including regular speaking practice (52.2%) and peer interaction (60.9%). The study results underline the need for tailored pedagogical interventions to support students’ emotional readiness and language competence, emphasizing the importance of strategic practice environments and personalized feedback

    Performatif Gender dalam Fitur Bahasa oleh Tokoh Nimona: Analisis Pragmatik Berdasarkan Teori Judith Butler: Gender Performance In Language Features By Nimona: A Pragmatic Analysis Based On Judith Butler's Theory

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan fitur bahasa laki-laki dan perempuan oleh tokoh Nimona dalam film animasi Nimona (2023), serta menjelaskan bagaimana bahasa digunakan sebagai sarana performatif gender berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Judith Butler. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui transkripsi tuturan karakter Nimona. Data dianalisis menggunakan teori fitur bahasa perempuan oleh Lakoff dan fitur bahasa laki-laki oleh Coates. Kemudian, data-data tersebut dikaji melalui perspektif performativitas gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nimona lebih dominan menggunakan fitur bahasa laki-laki (59,54%) dibandingkan fitur bahasa perempuan (40,46%). Fitur yang paling sering digunakan antara lain perintah dan arahan, pertanyaan langsung, serta respons minimal. Fitur khas bahasa perempuan seperti bentuk super sopan, penggunaan istilah warna spesifik, dan penghindaran penggunaan kata umpatan yang kuat sama sekali tidak muncul. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan oleh Nimona sebagai alat untuk menegosiasikan identitas gendernya secara subversif

    Pelatihan Pembuatan Pupuk Jakaba Dari Limbah Air Cucian Beras Untuk Paguyuban Ibu Paroki Sumber, Magelang

    Get PDF
    Warga Desa Sumber, Magelang, yang mayoritas bekerja sebagai petani dan pekebun, masih membuang air cucian beras tanpa dimanfaatkan. Padahal, air cucian beras berpotensi menjadi bahan dasar pupuk organik cair yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan hasil panen. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk JAKABA (Jadi Kaya Bakteri) sebagai upaya pemanfaatan limbah air cucian beras. Metode kegiatan meliputi penyuluhan dan praktik langsung pembuatan pupuk JAKABA, dengan peserta sebanyak 35 orang di Taman Doa Ibu Maria Tuk Ing Katentreman, Desa Sumber, Magelang. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil pre-test menunjukkan hanya 4 peserta mengetahui manfaat pupuk organik cair, 2 mengetahui cara pembuatannya, dan 2 telah memanfaatkannya dalam pertanian. Setelah pelatihan, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada ketiga aspek tersebut. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan berkomitmen untuk menerapkan hasil pelatihan di lahan pertanian mereka. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair yang bermanfaat dan ramah lingkungan

    Pendampingan Pembentukan Komunitas Belajar Di MTs DDI Baru-Baru Tanga, Kabupaten Pangkep

    Get PDF
    Program pendampingan dalam pembentukan komunitas belajar "Cendekia" di MTS DDI Baru-Baru Tanga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kolaborasi aktif antara guru dan siswa. Melalui serangkaian kegiatan seperti penyuluhan, pelatihan, workshop, dan pendampingan langsung, program ini berhasil mendorong partisipasi aktif siswa serta meningkatkan keterampilan pedagogik guru, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) dalam proses pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan: 85% guru memahami teknologi pembelajaran digital (dari sebelumnya 45%), 78% guru merasa percaya diri menggunakan AI (dari 30%), serta kenaikan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran digital sebesar 76%. Temuan ini menunjukkan bahwa komunitas belajar dapat menjadi strategi efektif dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Implikasi dari program ini membuka peluang untuk replikasi di satuan pendidikan lain dengan dukungan lintas pihak, termasuk masyarakat dan orang tua

    Innovative Learning Design Assisted by Comic Media in Social Studies

    Get PDF
    Learning innovation in social studies learning is important, especially for designing learning. This study aims to examine the effectiveness and relevance of comic media as a tool for developing social studies learning. This study uses a literature study method by analyzing various indexed and accredited journals that highlight the use of comics in social studies learning. The results indicate that comics in addition increase students' interest in learning but also help in understanding complex concepts through visualization. Comic media, when combined with innovative learning strategies, can have a positive impact on student learning outcomes in social studies learning

    Increasing Madrasah Aliyah Teacher Creativity through Madrasah Principal Leadership, Madrasah Climate, and Scientific Literacy

    Get PDF
    This research aims to examine the leadership of madrasah heads, madrasah climate, and scientific literacy that can encourage and have a positive influence on teacher creativity at Madrasah Aliyah. Teacher creativity plays an important role in the success of the learning process, influenced by several factors such as leadership support from the madrasah head, the madrasa environment, and strong scientific literacy. This research uses a quantitative approach with a survey design, data collection is carried out through questionnaires distributed to Madrasah Aliyah teachers. Research findings reveal that the leadership of madrasah heads has a significant positive effect on teacher creativity, encouraging the exploration of new ideas and the development of creativity. Apart from that, the supportive madrasah climate encourages teacher creativity in the learning process. Scientific literacy helps teachers in designing and delivering learning with scientific knowledge. The research concluded that these three factors interact with each other and are essential in increasing teacher creativity at Madrasah Aliyah. Therefore, support from the leadership of the madrasah head, a conducive madrasah climate, and increasing scientific literacy are the keys to increasing teacher creativity in education at the Madrasah Aliyah level

    Aktivitas antioksidan ekstrak etanol daging buah rambutan hitam (Nephelium ramboutan-ake) dengan metode DPPH, ABTS dan FRAP: Antioxidant activity of rambutan hitam (Nephelium ramboutan-ake) flesh ethanol extract utilizing DPPH, ABTS, and FRAP methods

    No full text
    Rambutan hitam atau maritam (Nephelium ramboutan-ake) merupakan tumbuhan tropis khas Kalimantan Timur. Tumbuhan ini tumbuh liar dihutan-hutan Kalimantan. Secara empiris, masyarakat setempat menggunakan buah rambutan hitam untuk pengobatan kanker. Namun demikian, penelitian ilmiah mengenai rambutan hitam masih sangat terbatas. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan dari buah rambutan hitam dengan menggunakan metode DPPH, ABTS, dan FRAP. Analisis aktivitas antioksidan dilakukan secara kolorimetri menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang tertentu. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ekstrak etanol daging buah rambutan hitam memiliki aktivitas antioksidan dengan kategori kuat baik dianalisis menggunakan metode DPPH (IC50 = 32,51 ± 0,21 mg/L), ABTS (IC50 = 30,04 ± 0,31 mg/L), dan FRAP (EC50 = 34,22 ± 0,17 mg/L). Aktivitas antioksidan yang kuat dari rambutan hitam menggambarkan potensi yang besar dari rambutan hitam dalam mengurangi dampak negatif radikal bebas. Adapun aktivitas antioksidan buah rambutan hitam dilaporkan pertama kali pada tulisan ini

    Hubungan Status Gizi dan Perkembangan Motorik Kasar pada Anak Kelompok A di PAUDPercontohan Muslimat Hajjah Mariyam Kota Batu

    Get PDF
    Faktor gizi yang baik dipercaya dapat mendukung pertumbuhan fisik motorik anak. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan peneliti pada anak kelompok A di PAUD Percontohan Muslimat Hajjah Mariyam Kota Batu dari 66 jumlah anak ditemukan terdapat 24 anak yang diduga memiliki masalah gizi. Selain itu, masih terdapat 37% anak yang perkembangan motoriknya belum sesuai harapan. Berdasarakan hasil studi pendahuluan tersebut peneliti ingin mengetahui bagaimanakah keadan status gizi dan perkembangan motorik kasar anak, serta apakah terdapat hubungan antara status gizi dan perkembangan motorik kasar pada anak kelompok A di PAUD Percontohan Muslimat Hajjah Mariyam Kota Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan  kuantitatif degan metoe ekplansi. Desain yang digunakan yaitu cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan teknik total sampling yaitu sebanyak 66 responden. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dan TGMD-2nd Edition. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan korelasi Product Moment. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan data keadaan status gizi menggunakan perhitungan IMT/U tergolong cukup baik, 2 responden yang memiliki badan kurus dan sangat kurus (2%), 7 responden gemuk (11%), 5 responden obesitas (8%), dan normal sebanyak 52 responden (79%). Perkembangan motorik kasar berdasarkan hasil TGMD- 2 Sebanyak 19 responden (29%) belum mampu menyelesaikan 75% kriteria tes dengan baik (kurang), 29 responden (44%) mampu menyelesaikan tes 75-90% kriteria tes (cukup), dan sebanyak 27 responden mampu menyelesaikan 90-100% kriteria tes (baik) yang diujikan. Hasil perhitungan korelasi Product Moment Pearson menunjukkan nilai sig sebesar 0,538. Kesimpulan penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif signifikan antara kedua variabel. Saran bagi orang tua perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi anak agar gizi yang dibutuhkan sesuai dan tercukupi dengan baik, serta perlu adanya stimulasi pada aspek motorik kasar agar perkembangannya tercapai secara optimal. Bagi sekolah perlu adanya sosialisasi tumbuh kembang. Bagi Peneliti selanjutnya dapat mengadakan penelitian lebih lanjut mengenai faktor lain yang dapat memengaruhi perkembangan motorik kasar anak

    1,676

    full texts

    1,871

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇