Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
1871 research outputs found
Sort by
Strategi Pengelolaan Pendapatan dalam Mengoptimalkan Operasional Perguruan Tinggi Swasta
Effective financial management is vital for private universities in ensuring operational sustainability and improving the quality of education. However, many private universities, especially those located in areas far from large cities, face major challenges in managing their sources of income. Based on previous research, there is still a gap in understanding in depth how to calculate and manage sources of income in private universities, especially in the local context. This study aims to identify and analyse sources of income, mechanisms for managing and calculating income, and challenges faced by STAI Sangatta East Kutai in optimising income. The research method used is a case study with a qualitative approach, through interviews and document analysis. The main findings of this study indicate that financial management at STAI Sangatta East Kutai shows significant challenges, especially related to sudden needs that are not planned in the Budget and Cost Plan and initial budget limitations. To overcome these obstacles, STAIS has implemented various innovative solutions, such as optimising temporary funds, returning the budget after the next disbursement, and prioritising programs with spending efficiency. In addition, strategic steps such as strengthening relations with local governments, increasing the efficiency of fund management, and developing independent income strategies through flagship programs have contributed to the sustainability of the institution's operations. This adaptive and strategic approach not only strengthens the financial stability of STAI Sangatta East Kutai but also becomes a relevant management model for similar institutions facing higher education financing dynamics
ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE PRESERVICE TEACHERS' EXPERIENCE IN PLAYING ONLINE GAMES FOR READING COMPREHENSION
This research was conducted to determine whether playing games affects English-speaking students, especially students' reading comprehension skills in the academic field/in the classroom. The students studied were students of the English language education program at the Faculty of English, Mulawarman University, class of 2019. This research used a mixed methods approach with a case study design. This research involved 5 English students from the English Faculty of Mulawarman University class of 2019. Mixed method data is taken from interviews and quantitative data is taken from tests as a tool to validate and convince interview data. This research found that students felt helped by playing online games and improving their English language skills, especially their ability to read and understand in class. This research also found that although in theory, online games can improve students' English skills, there are also challenges behind it all. For the students themselves, they face challenges such as unfamiliar words which make it difficult for them to understand the context/message they want to convey when reading while playing online games
Indonesian EFL Students’ Views on Short-form Video Language Learning
This study explored how Indonesian EFL students with different levels of short-form video (SFV) consumption perceived its impact on their English language proficiency. Using a qualitative phenomenological approach, three participants were selected based on their daily duration of English-language SFV usage. Data were collected through interviews, 7-day learning logs, and reflective journals. Findings indicated that all participants reported improvements in listening, speaking, and vocabulary, particularly through repeated exposure to authentic speech and mimicry. However, reading and writing development remained limited. Crucially, the study found that the quality of engagement—such as intentional mimicry, vocabulary tracking, and content curation—was more influential than the amount of time spent watching. Participants who used SFVs strategically experienced greater gains than those who consumed them passively. Additionally, attention span and distraction emerged as factors affecting learning depth, especially in high-exposure contexts. The study concluded that SFVs can support informal language learning when used purposefully and in moderation
Perencanaan Kepemimpinan Pendidikan Nonformal dalam Penguatan Karakter tentang Etika dan Moralitas Masyarakat Kutai Kartanegara
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan kepemimpinan pendidikan nonformal dalam penguatan karakter tentang etika dan moralitas masyarakat di wilayah Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali makna mendalam dari pengalaman subjek. Data dikumpulkan melalui tiga teknik utama, yaitu observasi langsung, wawancara mendalam dan studi dokumen. Temuan dari penelitian mengungkapkan bahwa, pertama, perencanaan kepemimpinan pendidikan nonformal di Kutai Kartanegara melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk mengidentifikasi kebutuhan peserta didik, penyusunan kurikulum berbasis karakter, dan evaluasi berkala. Kedua, pelaksanaan program dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, lokakarya dan keterlibatan komunitas lokal yang bertujuan untuk memastikan keselarasan program dengan nilai moral dan budaya setempat. Ketiga, pengawasan pendidikan nonformal dilaksanakan sesuai dengan kebijakan dan regulasi yang telah ditetapkan, dengan meningkatkan kompetensi pengawas, mengoptimalkan sumber daya, serta menjalin kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah dan masyarakat. Evaluasi program dilakukan secara berkala untuk menilai efektivitas dan memberikan rekomendasi perbaikan dimasa mendatang. Temuan penelitian ini menegaskan pendidikan nonformal memiliki peran penting dalam memperkuat karakter masyarakat serta mempersiapkan generasi yang lebih beretika dan bermoral di tengah tantangan globalisasi
Penerapan Media Aplikasi Quizizz Dalam Kegiatan Evaluasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMK Negeri 2 Bontang
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi guru mengenai penggunaan aplikasi Quizizz sebagai alat evaluasi pembelajaran. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk efektivitas penggunaan aplikasi Quizizz sebagai alat evaluasi pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang memaparkan serta menjelaskan hasil subjek yang telah diteliti. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi secara langsung, mulai dari wawancara dan praktik dengan guru. Dari hasil penelitian yang diperoleh Melalui survei dan wawancara, penelitian ini menemukan bahwa mayoritas guru berpendapat bahwa Quizizz dapat meningkatkan interaktivitas dalam proses pembelajaran, memberikan umpan balik yang cepat kepada siswa, serta menghemat waktu dalam proses koreksi. Namun, beberapa guru juga menyoroti kendala seperti keterbatasan akses internet dan kurangnya pelatihan dalam penggunaan fitur-fitur Quizizz
Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Berbahan Dasar Sampah Organik Di SMPN 7 Samarinda Dalam Upaya Menciptakan Sekolah Ramah Lingkungan
Sampah organik, terutama daun kering, menjadi permasalahan di SMPN 7 Samarinda, yang memiliki banyak pepohonan. Sampah daun yang menumpuk tidak dikelola dengan baik, bahkan sering dibakar, yang berdampak pada pencemaran udara. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan pupuk kompos berbahan dasar sampah organik bagi siswa SMPN 7 Samarinda, untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberikan solusi pengolahan sampah yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik pembuatan pupuk kompos dengan 30 siswa perwakilan dari OSIS dan Palang Merah Remaja (PMR). Evaluasi dilakukan dengan observasi langsung dan wawancara. Hasil kegiatan memberikan pengetahuan, wawasan, keterampilan serta pengalaman bagi siswa dalam memanfaatkan limbah organik berupa daun kering yang diolah menjadi pupuk kompos yang bernilai lebih dan bisa bermanfaat serta menciptakan kompos yang bersifat ramah lingkungan
Pola Asuh Demokratis dan Penerapannya pada Anak Usia 5-6 Tahun dalam Perspektif Ibu di Desa Kembaran Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas
Democratic parenting is one of the parenting styles that provides children with broad opportunities for expression and exploration. Parents serve as the central figures in its implementation, with mothers playing a dominant role due to fathers’ work responsibilities. This parenting style emphasizes open communication, freedom for children to express opinions, and the establishment of clear rules to foster discipline. This study employs a qualitative case study method to describe findings collected through interviews and observations involving mothers and children in Kembaran Village. The results indicate that mothers apply democratic parenting adaptively, based on their children’s developmental needs. Key influencing factors include understanding the child’s character, the involvement of fathers, and age-appropriate adjustments. The implementation of democratic parenting positively affects children’s social and emotional development and helps prevent psychological cases of fatherlessness and motherlessness. This research is expected to contribute as an academic reference in parenting studies, supporting holistic growth and development in early childhood
Perancangan Alat Praktikum Koefisien Gesekan Digital pada Bidang Miring dengan Sensor FC-51 Berbasis Arduino Uno
Pembelajaran konsep gaya gesek pada bidang miring sering kali hanya disampaikan secara teoretis sehingga kurang memberikan pengalaman empiris kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat praktikum koefisien gesekan digital pada bidang miring berbasis mikrokontroler Arduino Uno menggunakan sensor inframerah FC-51. Alat ini mampu mengukur waktu, kecepatan, percepatan, dan menghitung nilai koefisien gesekan secara otomatis. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan tiga tahap, yaitu perancangan, perangkaian, dan pengujian alat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat dapat mengukur nilai koefisien gesekan dengan akurasi tinggi, yakni sebesar (96,98 ± 0,01)% hingga 100%. Hasil pengukuran juga menunjukkan hubungan linear yang kuat antara nilai luaran alat dan nilai teoritis, dengan koefisien determinasi sebesar 0,9986. Temuan ini menunjukkan bahwa alat yang dikembangkan dapat dijadikan sebagai media praktikum yang efektif dan relevan dalam pembelajaran fisika, khususnya dalam memahami gaya gesekan pada bidang miring
Pengembangan media pembelajaran berbasis Scratch pada materi dilatasi
Media pembelajaran digital dapat membantu siswa dalam memahami materi. Scratch dengan kemudahan dalam penggunaan dapat membantu guru untuk membuat media pembelajaran yang dapat meningkatkan minat siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis Scratch pada materi dilatasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu angket terbuka, angket tertutup, wawancara, dan dokumentasi untuk survei user acceptance test. Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajaran ini telah diselesaikan dengan baik melalui tahapan MDLC serta memperoleh kategori sangat baik pada survei user acceptance test yaitu rata-rata 98,4% untuk angket terbuka dan 92,75% untuk angket tertutup. Namun, terdapat hal yang harus diperbaiki pada media pembelajaran yaitu peningkatan kualitas gambar serta diperlukan adanya penelitian lanjutan terkait efektifitas penggunaan media pembelajaran ini pada kegiatan belajar mengajar di sekolah
Literasi matematika siswa SMP Negeri Makassar ditinjau dari domain proses, konten, dan konteks PISA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa SMP Negeri di Kota Makassar berdasarkan tiga domain literasi matematika PISA, yaitu proses, konten, dan konteks. Metode penelitian menggunakan pendekatan survei kuantitatif pada 12 SMP Negeri yang dipilih melalui stratified random sampling berdasarkan level sekolah. Instrumen penelitian berupa 12 butir soal uraian literasi matematika yang telah divalidasi dan memiliki reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,812. Data dianalisis menggunakan estimasi interval untuk menentukan rata-rata kemampuan literasi matematika populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa secara umum berada pada kategori rendah dengan estimasi interval 7,16–8,18 dari skor maksimal 24. Pada domain proses, formulate dan interpret berada pada kategori rendah, sedangkan employ berada pada kategori sedang. Pada domain konten, Change & Relationship dan Space & Shape merupakan konten dengan kategori rendah. Pada domain konteks, scientific menjadi konteks dengan kategori terendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam merumuskan masalah kontekstual, memahami struktur matematika, dan menafsirkan solusi ke dalam situasi nyata. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pembelajaran yang lebih menekankan pemodelan matematika, pemberian soal kontekstual yang variatif, serta penguatan materi geometri dan fungsi berdasarkan situasi kehidupan sehari-hari