Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
1871 research outputs found
Sort by
Model Pembiayaan Pendidikan Berkelanjutan (Sustainable Financing) untuk Mewujudkan Generasi Emas 2045
Pendidikan merupakan pilar strategis dalam pembangunan nasional dan menjadi faktor penentu keberhasilan pencapaian Visi Indonesia 2045. Namun, sektor ini masih menghadapi berbagai persoalan mendasar, seperti keterbatasan anggaran yang terus berulang, ketimpangan akses dan mutu antarwilayah, serta minimnya partisipasi pemangku kepentingan non-pemerintah dalam mendukung pembiayaan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menyajikan analisis komprehensif mengenai model-model pembiayaan pendidikan berkelanjutan yang berpotensi diadaptasi untuk memperkuat sistem pendidikan nasional. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, studi ini memadukan telaah literatur yang mendalam dengan pembandingan kasus di Finlandia, Singapura, dan Australia, tiga negara yang dikenal memiliki kerangka pembiayaan pendidikan yang inovatif, adil, dan tangguh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada satu model tunggal yang mampu menyelesaikan kompleksitas permasalahan pembiayaan pendidikan di Indonesia. Sebaliknya, dibutuhkan kombinasi strategi, seperti skema pinjaman berbasis pendapatan, kemitraan publik-swasta yang terstruktur, penguatan dana abadi nasional maupun daerah, serta peningkatan kontribusi filantropi untuk wilayah tertinggal. Studi ini menegaskan bahwa pembiayaan pendidikan berkelanjutan harus ditopang oleh tata kelola yang kuat, transparan, dan akuntabel. Secara keseluruhan, arsitektur pembiayaan yang terintegrasi dan inovatif menjadi prasyarat penting untuk meningkatkan ketahanan sistem serta memperluas akses pendidikan bermutu menuju Generasi Emas 2045
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Melalui Media Interaktif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar: Implementation of Differentiated Learning Through Interactive Media to Enhance Learning Motivation
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran teks puisi melalui penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi yang dilengkapi dengan penggunaan media interaktif. Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya minat dan motivasi siswa terhadap materi teks puisi dalam pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Malang. Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, yang mencakup empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas VIII. Data dikumpulkan melalui observasi, angket motivasi belajar, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi belajar siswa, yang tercermin dari peningkatan partisipasi aktif dari 55% di siklus I menjadi 85% di siklus II, serta peningkatan skor rata-rata angket motivasi belajar dari kategori sedang (68) menjadi tinggi (84). Selain itu, 87% siswa menyatakan bahwa media interaktif membantu mereka memahami materi puisi dengan lebih baik. Oleh karena itu, strategi pembelajaran berdiferensiasi yang didukung media interaktif terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang adaptif, kolaboratif, dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa
Keputusan Mahasiswa dalam Menentukan Pilihan Program Studi Pendidikan Ekonomi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman
Keputusan yang diambil oleh siswa dalam memilih Program Studi Pendidikan Ekonomi di FKIP Universitas Mulawarman dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam diri mereka sendiri maupun dari luar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, informasi dikumpulkan melalui wawancara dan pengamatan terhadap tujuh mahasiswa dari angkatan 2024 yang dipilih secara sengaja. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi, minat, dan kesadaran akan pentingnya pendidikan merupakan faktor internal utama yang mendorong siswa dalam membuat pilihan. Sementara itu, dukungan dari keluarga, pengaruh lingkungan sosial, dan reputasi universitas berfungsi sebagai faktor eksternal yang memperkuat keyakinan mereka. Proses pengambilan keputusan siswa dibentuk oleh perpaduan antara pertimbangan yang logis dan emosional yang menyelaraskan harapan pribadi dengan kondisi sosial dan ekonomi. Secara keseluruhan, pilihan yang diambil mahasiswa tidak hanya mencerminkan keinginan individu, tetapi juga mempertimbangkan peluang karier dan citra institusi pendidikan
Analisis Pola Asuh Permisif pada Perkembangan Sosial Emosional Anak
Pola asuh permisif yaitu pola asuh orang tua yang tidak mau ikut campur tangan dalam kehidupan anaknya. Jangan tertipu ketika anak-anak berpikir bahwa orang tuanya dan hidup lebih penting daripada keberadaan mereka sendiri.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bimbingan permisif dalam perkembangan sosial emosional anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sample pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sample sebanyak tiga anak dengan karakteristik yang berbeda berdasarkan tingkat usia yang terdiri dari anak SD, SMA dan Perguruan Tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari ketiga anak yang diamati dengan pola asuh permisif memiliki dampak pada perkembangan sosial emosional nya, hal ini juga dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal anak. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa meskipun memiliki pola asuh yang sama namun memiliki karakter dan perkembangan sosial emosional yang berbeda-beda
Analisis Fatherless terhadap Pola Asuh Anak
Fatherless ialah sebuah peristiwa yang dimana ketika seorang ayah tidak memiliki rasa bertanggung jawab kepada anaknya untuk memenuhi kewajiban serta perannya sebagai sosok seorang ayah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pola asuh pada anak yang mengalami fatherless di berbagai tingkat usia dan terdapat dua dampak yaitu postif dan negatif dari kondisi fatherless tersebut yang terjadi pada tiga narasumber kami. penelitian kualitatif merupakan suatu prosedur penelitian untuk lebih memahami berbagai macam peristiwa manusia atau social dengan membuat gambaran yang menyatu dan bergantung sehingga dapat di tampilkan dengan kata kata. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dimana teknik ini memiliki kriteria dan tujuan tertentu pada sampel yang akan diteliti. Sample yang digunakan sebanyak tiga orang berdasarkan usia yang terdiri dari AD (7 tahun) yang mengalami pola asuh demokratis, sedangkan AB (20 tahun)mengalami pola asuh otoriter, dan yang terakhir AC (27 tahun) mengalami pola asuh demoktaris. hasil dari penelitian ini bahwa AC berhasil melewati kondisi fatherless dimana dia bisa berdamai dengan keadaannya dan menjadi sosok pengganti ayahnya untuk adikadiknya dan ibunya. Kesimpulan dari hasil penelitian ini dari tiga narasumber kami mengalami keberhasilan dari kondisi fatherless karena mendapatkan pola asuh yang baik dan mendapatkan sosok pengganti peran seorang ayah
Comparative Study on the Role of Character Education in Shaping Social Studies Curricula in Japan and Indonesia
This study explores the character values as the foundation for Social Studies curriculum development through a comparative analysis between Indonesia and Japan. Employing a qualitative descriptive method with content analysis of official curriculum documents, the research reveals that both nations place strong emphasis on character formation, though shaped by distinct historical, cultural, and philosophical contexts. Japan’s approach is deeply rooted in a consistent and centralized education system that blends constitutional nationalism, cultural collectivism, and Bushidō ethics into daily school life. Meanwhile, Indonesia has experienced a dynamic transformation from ideological and centralized models to more flexible, contextual, and culturally responsive curricula, particularly under the Merdeka Curriculum. The findings underscore the need for localized pedagogical strategies and enhanced teacher competencies to effectively translate character education into practice, enabling the development of socially responsible, globally aware citizens grounded in national values
Identifikasi Konsep Fisika pada Arang Briket Limbah Tebu untuk Pembelajaran Fisika Berbasis Lingkungan
Limbah tebu atau yang dikenal dengan sebutan Blotong merupakan sisa pengolahan tebu yang diambil sarinya untuk gula. Blotong umumnya kurang dimanfaatkan sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Dengan pengolahan yang tepat, Blotong memiliki potensi menjadi energi alternatif dengan mengolahnya menjadi briket. Dalam pengolahan briket Blotong nyatanya menerapkan prinsip-prinsip fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip fisika dalam proses pembuatan briket Blotong, sebagai salah satu sumber alternatif belajar fisika berbasis lingkungan. Metode penelitian ini menggunakan kajian literatur dan observasi langsung untuk mengeksplorasi keterkaitan konsep fisika dalam proses pembuatan briket Blotong melalui pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis untuk memperoleh pemahaman mengenai integrasi konsep fisika pada pengolahan briket Blotong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat konsep fisika pada proses pembuatan briket Blotong antara lain perpindahan kalor, momentum, tekanan, gaya gesek, pemisahan campuran dan kerapatan zat. Oleh sebab itu integrasi proses pembuatan briket Blotong dalam pembelajaran dapat menjadi salah satu alternatif sumber belajar berbasis lingkungan
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Edpuzzle pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke sesuai Kurikulum Merdeka
Media pembelajaran memiliki peran penting dalam menunjang keberhasilan proses belajar mengajar. Salah satu media yang digunakan adalah Edpuzzle, platform video interaktif yang mendukung pembelajaran aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis Edpuzzle pada materi elastisitas dan Hukum Hooke sesuai Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, difokuskan pada tiga tahap awal: Analyze, Design, dan Development. Uji kelayakan dilakukan oleh satu ahli media, satu ahli materi, dan satu pendidik. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan sangat layak, dengan rata-rata skor kelayakan sebesar 90%. Ahli media memberikan nilai 91% dan ahli materi 92%, keduanya masuk kategori sangat layak. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Edpuzzle dapat digunakan secara efektif dalam pembelajaran fisika, khususnya dalam meningkatkan keterlibatan siswa, membantu pemahaman konsep, serta mempermudah guru dalam menyampaikan materi melalui video interaktif
Learning design for translation materials based on Realistic Mathematics Education (RME) principles using the snakes and ladders game
This study aimed to design a learning activity for the concept of translation using the Realistic Mathematics Education approach, incorporating the Snakes and Ladders game context. This context was chosen for its familiarity with students, making it an effective bridge to understanding the abstract concept of translation. This type of research was design research, specifically a validation studies, comprising the stages of preparation, design experimentation, and retrospective analysis. The research sample involved 16 students from Al Fatah Madrasah Aliyah Palembang, Grade XI, with data collected through observation, interviews, and document analysis. The results demonstrated that the context of the Snakes and Ladders game effectively facilitated students' understanding of translation through exploration activities, sketch modelling, and mapping on the Cartesian coordinate plane. Students could identify patterns and formulate the translation rule formally with minimal guidance. This study highlights that integrating game-based contexts within the RME approach can create meaningful learning experiences while enhancing students' comprehension of abstract mathematical concepts
Analisis kemampuan berpikir kreatif dan analitik dalam memecahkan masalah perbandingan
Pendidikan matematika di sekolah bertujuan tidak hanya untuk mengajarkan rumus, tetapi juga untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, seperti berpikir kreatif dan analitik. Keterampilan ini sangat penting dalam memecahkan masalah matematika, khususnya pada materi perbandingan yang diajarkan di kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana peserta didik dapat mengaplikasikan kemampuan berpikir kreatif dan analitik dalam menyelesaikan soal-soal perbandingan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan tiga peserta didik kelas VII SMP yang dipilih berdasarkan kemampuan matematika menengah hingga tinggi. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi hasil kerja siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing peserta didik menunjukkan kemampuan berpikir analitik dan kreatif yang berbeda dalam menyelesaikan masalah perbandingan. Penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan kedua keterampilan tersebut dalam pembelajaran matematika di sekolah