Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
1871 research outputs found
Sort by
Meningkatkan Hasil Belajar dan Perilaku Pro-Lingkungan Siswa melalui Implementasi Bahan Ajar pada Materi Pemanasan Global
Permasalahan di lingkungan sekolah salah satunya adalah kurangnya informasi untuk meningkatkan perilaku peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan perilaku peserta didik kelas X SMA Negeri 8 Samarinda setelah penerapan bahan ajar berbasis pro-lingkungan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 34 peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes (pilihan ganda dan esai) serta kuesioner perilaku pro-lingkungan pada materi pemanasan global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 38,87 (pretest) menjadi 78,68 (posttest) dengan N-Gain sebesar 0,64 (kategori sedang). Perilaku pro-lingkungan juga mengalami peningkatan dari 75,32% menjadi 83,53% dengan N-Gain sebesar 0,33 (kategori sedang). Dengan demikian, penerapan bahan ajar berbasis pro-lingkungan efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan perilaku peserta didik kelas X SMA Negeri 8 Samarinda
Development of Interactive Learning Media Using the Canva Website on the Topic of Elasticity and Hooke's Law
This research develops Canva website-based physics learning media for Elasticity and Hooke's Law. The research focuses on introducing and utilizing the free version of the Canva website as an interactive learning media for teachers in the classroom. The practicality of this site makes it easily accessible to everyone and has a fairly wide reach. Using the Research and Development (R&D) research method, researchers used the 4-D research model, which consists of defining, designing, developing, and distributing products to prospective physics teachers to assess their feasibility. The feasibility results obtained showed about 78.94% (feasible) for the aspect of manipulating software, 80.58% (feasible) for the aspect of learning design, and 78.17% (feasible) for the aspect of visual communication. In addition, this website is feasible to use according to prospective physics teachers, and an average percentage of feasibility characterizes it at 82.23% (very feasible). It is hoped that the Canva website innovation on Elastasis and Hooke's Law material can help teachers integrate technology in education
SULUH INKLUSIVITAS ENERGI TERBARUKAN DARI PENYANDANG DISABILITAS: STUDI KASUS PROGRAM PELITA BERSAMA PT PLN INDONESIA POWER UBP KAMOJANG
Program Pelita Bersama merupakan inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN Indonesia Power UBP Kamojang Unit PLTP Kamojang dalam menanggapi dinamika sosial dan lingkungan di Kabupaten Garut, khususnya yang dihadapi oleh kelompok masyarakat penyandang disabilitas. Program ini menerapkan pendekatan pemberdayaan partisipasi aktif untuk memastikan keterlibatan penuh subyek sasaran dalam setiap tahapan pemberdayaan. Studi ini menganalisis dinamika inovasi sosial dalam Program Pelita Bersama, dengan fokus pada pengembangan kendaraan ramah lingkungan, serta mengkuantifikasi reduksi emisi GRK dari transisi energi kendaran berbahan bakar fosil ke listrik pada lingkup mitra binaan dan operasional perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Pelita Bersama tidak hanya sekadar memberdayakan penyandang disabilitas melalui peningkatan keterampilan dan akses ekonomi yang inklusif, namun juga berkontribusi pada adaptasi perubahan iklim melalui konversi kendaraan motor listrik dan utilisasinya. Program ini berhasil mengurangi emisi GRK dengan akumulasi penurunan emisi sebesar 83.302,98 kg CO₂eq /tahun dari ruang lingkup mitra binaan dan operasional perusahaan. Lebih lanjut, program ini menghasilkan penghematan ekonomi dari biaya bahan bakar dan potensi penghematan pajak karbon hingga Rp30.524.823,40. Program Pelita Bersama menjadi contoh praktik baik pada implementasi inovasi sosial yang menyongsong sinergi pemberdayaan disabilitas dengan upaya adaptasi perubahan iklim, sehingga mampu memberikan manfaat multidimensi bagi masyarakat serta lingkungan hidup
Pengaruh Motivasi Belajar dan Kedisiplinan Belajar terhadap Kepuasan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Muhammadiyah Kota Samarinda
Peran motivasi belajar dan kedisiplinan belajar sebagai faktor internal yang berpengaruh pada kinerja akademik penting yang dimiliki siswa khususnya dalam implementasi pada pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan kedisiplinan belajar terhadap kepuasan belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi. Penelitian menggunakan analisis pendekatan kuantitatif dengan regresi linier berganda, dengan sampel 60 siswa yang memilih mata pelajaran ekonomi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan kuesioner. Hasil uji f diperoleh nilai Fhitung = 18,498 > Ftabel 3,16, dengan signifikansi 0,000 < 0,05 maka disimpulkan motivasi belajar dan kedisiplinan belajar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel kepuasan belajar siswa. Berdasarkan hasil perhitungan uji koefisien determinasi (R2) diperoleh nilai R square sebesar 0,394 artinya motivasi belajar dan kedisiplinan belajar berpengaruh sebesar 39,4% terhadap kepuasan belajar. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa motivasi belajar dan kedisiplinan belajar memiliki hubungan yang erat dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih positif dan meningkatkan kepuasan siswa dalam pembelajaran ekonomi
The CORRELATION BETWEEN LISTENING STRATEGIES UTILIZED BY UNIVERSITY STUDENTS IN LISTENING CLASS AND STUDENTS LISTENING COMPREHENSION : A STUDY OF ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS AT ENGLISH STUDY PROGRAM OF MULAWARMAN UNIVERSITY
Valentino, Muhammad Serghei. 2025. The Correlation Between Listening Strategies Utilized by University Students in Listening Class and Students Listening Comprehension : a Study of English Department Student at English Study Program of Unmul. Thesis English Department, Faculty of Teacher Training and Education, Mulawarman University, Samarinda. Advisors: (1) Dr. Iwan Setiawan, M.Pd (2) Dr. Desy Rusmawaty, MA
Listening strategies are a method that provide aid and assistance for learners and teachers to obtain and comprehend more information and knowledge during the learning process. This study aimed: (1) To identify listening strategies utilized by English Department Students during an English listening class at Mulawarman University English Department (2) To Identify of English department students' listening level at Mulawarman University English Department. (3) To Identify the correlation between listening strategies and listening comprehension. This study used quantitative research design by using questionnaire as instrument to obtain important data. The participants of this study were English Department students at Mulawarman University that were picked purposively by certain criteria. The result of this study indicated that all of the Selected participants from English department had utilized and applied three given listening strategies which were metacognitive, cognitive and socio-affective with cognitive strategy came as the most dominant method used during listening courses with 40% in the 7th semester, 45% in the 5th semester and 44% in the 3rd semester. Followed by metacognitive as the second most used with 40% in the 7th semester, 36% in the 5th semester and 35% in the 3rd semester. Socio affective as the least preferred strategy with 20% percentage in the 7th semester, 19% in the 5th semester and 21% in the 3rd semester. The result of this study also showed that the listening level of English department students of mulawarman university were at the good level of listening level classification with the score of 76.34. This finding indicates that these students in this level were capable of comprehending spoken language in general and have a moderate level of understanding. Lastly, this research also showed that there was a positive correlation between listening strategy and students’ listening comprehension with a value of (0.496) and the p-value of <0.001. The results indicated that the higher the application of listening strategy during listening course, the higher students’ comprehension level. It showed that listening strategies correlate with listening comprehension
Efektivitas Kebijakan Link and Match dalam Pendidikan Vokasi: Menakar Kesiapan Lulusan Memasuki Dunia Kerja
Pelatihan vokasional berperan strategis dalam menyiapkan SDM kompeten dan siap kerja. Untuk menjawab kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri, pemerintah menerapkan kebijakan Link and Match melalui kurikulum berbasis industri, magang, sertifikasi, dan kolaborasi dengan DUDI. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis studi literatur dan analisis kebijakan. Hasil menunjukkan bahwa meski kebijakan telah diterapkan luas, tingkat pengangguran lulusan SMK masih tinggi, mencerminkan ketidaksesuaian kompetensi. Kendala utama meliputi kurikulum yang belum adaptif, minimnya partisipasi industri, dan disparitas mutu antar wilayah. Namun, praktik baik seperti Teaching Factory dan magang proyek nyata menunjukkan potensi kebijakan ini. Diperlukan kemitraan strategis, peningkatan kompetensi guru, dan kurikulum yang dinamis untuk mengoptimalkan Link and Match dalam meningkatkan daya saing lulusan vokasi
MENGAKAR DALAM KEBERLANJUTAN: PERUBAHAN SISTEMIK DALAM PRAKTIK PERTANIAN LOKAL MELALUI INOVASI SOSIAL PROGRAM “MANTAP BETUL, BAH”
Program “Mantap Betul, Bah” merupakan inovasi sosial berbasis komunitas yang diinisiasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) oleh Pertamina EP Bunyu Field. Program ini hadir sebagai solusi terhadap tantangan ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan di Pulau Bunyu, Kalimantan Utara, sebuah wilayah kepulauan yang rentan terhadap krisis ekologis dan keterbatasan sumber daya. Melalui pemanfaatan sumber daya lokal seperti akar pakis, kotoran hewan burung walet, botol plastik bekas, serta teknologi tepat guna berupa sistem pemanenan air hujan, program ini membentuk ekosistem pertanian hidroponik dan konvensional yang ramah lingkungan dan inklusif. Pendekatan partisipatif serta integratif dalam pelaksanaan program ini menghasilkan dampak multidimensi meliputi peningkatan kesejahteraan, pelestarian lingkungan, penguatan ekonomi lokal, hingga pembentukan kebijakan desa. Analisis dengan kerangka Social Innovation Spiral dan Sustainability Compass menunjukkan bahwa Mantap Betul, Bah telah mencapai tahap perubahan sistemik (systemic change), ditandai dengan efisiensi biaya produksi, peningkatan kapasitas kelompok rentan (lansia dan pemuda), serta pelembagaan praktik berkelanjutan melalui regulasi desa. Dengan demikian, inovasi ini tidak hanya menciptakan solusi teknis, tetapi juga mendorong transformasi sosial dalam sistem pertanian lokal
SISTEM SOSIAL EKOLOGIS MASYARAKAT DALAM UPAYA KEHIDUPAN BERKELANJUTAN: STUDI PADA PROGRAM LENTERA PAGESANGAN
Lentera Pagesangan merupakan salah satu program CSR yang diinisiasi oleh PT Pertamina Patra Niaga IT Surabaya. Program ini mengangkat isu sosial ekologis masyarakat bantaran Sungai Surabaya. Analisis dalam artikel ini dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sedangkan data dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara langsung dengan penerima manfaat dan dielaborasikan dengan berbagai data sekunder yang diperoleh melalui dokumen monitoring, evaluasi, maupun artikel ilmiah lainnya. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Program Lentera Pagesangan menjawab persoalan sosial ekologis Kelurahan Pagesangan melalui kegiatan Pengelolaan Limbah, Sekolah Aliran Sungai, Budidaya Ikan, pembuatan Eco-Enzyme, serta Gerakan Bersih Sungai. 2) Lentera Pagesangan berhasil meningkatkan efisiensi pengeluaran rumah tangga sebesar Rp480.000 per bulan. 3) Program Lentera Pagesangan merupakan tindak lanjut atas Gerakan Balik Kanan (GEBLAK) masyarakat bantaran Sungai Surabaya
Pentingnya Kompetensi Komunikasi SDM Pendidikan dalam Mendukung Strategi Pemasaran Institusi
Global competition among educational institutions demands marketing strategies that rely not only on formal promotional efforts but also on the communication competence of human resources (HR). Lecturers, administrative staff, and public relations personnel play a pivotal role as the frontliners in conveying the institution’s values, both directly and through digital media. This study employs a qualitative approach with a case study design at a private university in East Kalimantan. Data were collected through in-depth interviews, observation of promotional activities, and documentation of institutional communication content. The analysis was conducted through data reduction, thematic categorization, and source triangulation. Three main aspects were identified as significant contributions of communication competence to institutional marketing strategies: (1) Effective interpersonal communication (85%) contributes to strengthening student loyalty and attracting prospective students; (2) Adaptive digital communication (78%) expands information outreach and enhances the institution’s reputation through social media, email marketing, and promotional videos; (3) Internal branding through communicative services (73%) shapes a positive public perception of the institution’s quality and work culture. Communication competence of educational HR plays a strategic role in shaping the institution’s image and competitiveness. Therefore, developing interpersonal and digital communication soft skills must be integrated into educational HR management policies in a sustainable manner
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pelajaran IPAS Melalui Pendekatan Berdiferensiasi Proses Berbasis Gaya Belajar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi nilai-nilai tradisi di Indonesia melalui penerapan pendekatan berdiferensiasi proses berbasis gaya belajar pada peserta didik kelas III-C SDN 007 Samarinda Ulu. Masalah utama yang diidentifikasi adalah rendahnya hasil belajar peserta didik yang disebabkan oleh perbedaan gaya belajar yang tidak terfasilitasi dalam pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek 28 peserta didik kelas III-C. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, angket gaya belajar, dan tes hasil belajar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar peserta didik setelah penerapan pembelajaran berdiferensiasi proses berbasis gaya belajar. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya guru untuk mengidentifikasi dan memfasilitasi gaya belajar peserta didik dalam proses pembelajaran guna meningkatkan hasil belajar secara optimal