Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
    1871 research outputs found

    Students’ Perception and Experience of The Use Google form as An Online Assessment tool in The English Department at Mulawarman University

    Get PDF
    This study explores students' perceptions and experiences of using Google Forms as an assessment tool through a mixed-method explanatory design. Quantitative data were collected from 84 students of the 2021 cohort in the English Department at Mulawarman University using a 24-item Likert-scale questionnaire, while qualitative data were obtained from interviews with two students—one with a positive and one with a neutral perception. Findings indicate that students generally view Google Forms positively due to its simplicity, accessibility across devices, and user-friendly interface. However, concerns include its aesthetic appeal, reliance on stable internet—posing challenges for students in areas with poor connectivity—and potential academic dishonesty due to the lack of supervision. Multiple-choice questions were the most preferred, though some students valued essay questions for promoting deeper understanding. Participants emphasized the importance of receiving assessment links in advance and had mixed feelings about time limits. While the immediate feedback feature was appreciated, inconsistent implementation led to calls for more detailed responses. Overall, Google Forms is seen as a flexible and accessible assessment tool, with potential improvements in design, feedback mechanisms, and technical reliability

    Implementasi Reward Bintang Matematika (Math Star) untuk Meningkatkan Partisipasi dan Motivasi Belajar Siswa Kelas VII SMPN 7 Samarinda

    Get PDF
    Partisipasi siswa yang rendah dalam pembelajaran matematika masih menjadi tantangan di berbagai satuan pendidikan. Banyak siswa menunjukkan sikap pasif, enggan bertanya, serta menghindari interaksi dalam proses pembelajaran karena merasa kurang percaya diri atau takut salah. Penelitian ini berfokus untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran matematika melalui penerapan sistem reward Bintang Matematika (Math Star). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII E SMPN 7 Samarinda sebanyak 30 orang, sedangkan objek penelitian adalah sistem reward yang diberikan melalui papan bintang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan mencakup lembar observasi keaktifan siswa, catatan lapangan, dan dokumentasi visual. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta validasi data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keaktifan siswa setelah penerapan Bintang Matematika. Pada pra-tindakan, sebagian besar siswa tergolong kurang aktif. Namun setelah penerapan tindakan pada Siklus I dan II, jumlah siswa yang masuk kategori Sangat Aktif dan Aktif mengalami peningkatan, sedangkan siswa dalam kategori Kurang Aktif menurun drastis. Hasil wawancara juga memperkuat bahwa siswa merasa lebih termotivasi dan senang belajar matematika karena mendapatkan penghargaan visual secara terbuka. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem reward Bintang Matematika mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan kompetitif, sekaligus meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran matematika

    Pengembangan Video Animasi Pembelajaran Matematika Menggunakan Bahasa Pemrograman Python

    Get PDF
    Matematika sering dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dipahami oleh siswa karena sifatnya yang abstrak dan kompleks. Pembelajaran yang monoton serta kurangnya visualisasi dinamis menjadi salah satu penyebab rendahnya minat dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa video animasi matematika menggunakan Python library Manim dalam rangka meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Implementasi penggunaan media pembelajaran ini dilakukan di SMP Negeri 3 Samarinda. Hasil menunjukkan bahwa video animasi efektif dalam memvisualisasikan konsep matematika secara dinamis sehingga membantu siswa dalam memahami materi yang sebelumnya dianggap sulit. Respon positif dari guru mencapai rata-rata 96,25%, menunjukkan bahwa media ini sangat baik dari segi efektivitas, efisiensi, kreativitas, dan interaktivitas. Selain itu, antusiasme dan partisipasi siswa meningkat selama proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan video animasi berbasis Python memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran inovatif yang relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital

    Pelatihan Akrilik Guna Memberikan Keterampilan Baru Dan Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik Kelas X SMAN 3 Samarinda

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipicu oleh meningkatnya permintaan produk akrilik, namun diimbangi oleh kekurangan pekerja terampil dalam mengelola materi tersebut. Siswa di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) memiliki potensi besar untuk memahami serta menguasai teknik pembuatan kerajinan akrilik. Tujuan latihan ini yaitu memberikan keterampilan baru, mengembangkan kreativitas, menyemai semangat berwirausaha, serta memberikan bantuan kepada sekolah dalam menjalankan proyek berkesinambungan. Implementasi latihan ini mengadopsi metode workshop dan praktikum yang mencakup penyampaian materi, demonstrasi, sesi tanya jawab, praktik langsung, dokumentasi, pameran karya, dan sesi testimoni. Kegiatan latihan terbagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan mencakup koordinasi dengan pemilik usaha mikro di bidang akrilik, permohonan izin, persiapan peralatan dan materi, serta penyiapan tempat. Tahap pelaksanaan melibatkan penerimaan peserta, pembukaan dan perkenalan kegiatan, penyampaian materi workshop, demonstrasi dan praktik, bimbingan dan pengawasan, evaluasi, dan penutupan. Hasil latihan menunjukkan bahwa 97% peserta memahami teori dengan baik, 91% peserta menguasai sepenuhnya proses pembuatan akrilik, 79% peserta menunjukkan kerjasama yang sangat baik, dan 83% peserta memiliki tingkat kreativitas desain akrilik yang sangat baik. Tantangan dalam pelaksanaan latihan adalah keterbatasan ruang untuk kegiatan akrilik dan ibadah sholat. Untuk mengatasinya, diperlukan upaya mencari ruang tambahan atau menyesuaikan waktu pelatihan dengan seoptimal mungkin

    Pemanfaatan karbon aktif dari kulit singkong (Manihot utilissila) sebagai adsorben zat pewarna tekstil methylene blue

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan massa, waktu dan konsentrasi optimum kulit singkong yang dapat menyerap warna metilen biru. Kulit singkong mengandung unsur karbon yang cukup tinggi sebesar 59,31% sehingga dapat dijadikan sebagai karbon aktif dengan metode adsorpsi menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Kulit singkong diubah menjadi karbon aktif dengan NaOH 0,1 N sebagai aktivator. Kemudian menentukan massa, waktu dan konsentrasi optimum berdasarkan persentase penyerapan larutan zat warna metilen biru tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam variasi massa 0,5; 0,25 dan 0,125 gram didapatkan persentase berturut-turut sebesar 98,98%; 98,65% dan 96,58%, variasi waktu 5; 10; 15; 30; 60; 120 menit dan 240 menit didapatkan persentase sebesar 87,89%; 90,65%; 91,21%; 92,28%; 97,96%; 98,51% dan 98,76%, dan variasi konsentasi 25; 50; 75; 125 dan 150 ppm didapatkan persentase berturut-turut sebesar 97,41%; 98,43%; 98,42%; 79,01%; dan 70,33%. Dapat disimpulkan persentase penyerapan tertinggi larutan zat warna metilen biru yaitu pada massa 0,5 gram selama 240 menit konsentrasi larutan zat warna metilen biru 50-75 ppm

    Analisis fitokimia dan aktivitas antimikroba ekstrak diklorometan kulit batang Melochia umbellata (Houtt) Stapf var. Degrabrata

    Get PDF
    Telah dilakukan uji fitokimia dan penentuan aktivitas antimikroba ekstrak diklorometana Melochia umbellata (Houtt) Stapf var Degrabrata terhadap bakteri uji Staphillococcus aureuasn, Bacillus substilis, Escerecia coli, dan Salmonella tiphy serta jamur uji Candida albicans, Malassezia furfur, dan Aspergillus niger. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan senyawa mentabolit sekunder dan potensi mikroba ekstrak diklorometana kulit batang M. umbellata. Uji fitokimia ekstrak diklorometana kulit batang M. umbellata secara kualitatif yang terdiri dari uji alkaloid, flavonoid, triterpenoid, steroid, saponin, dan tanin. Metode yang untuk penentuan aktivitas antimikroba adalah metode difusi agar menggunakan kertas cakram.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak diklorometana kulit batang M. umbellata mengandung senyawa metabolit sekunder golongan; alkaloid, flavonoid, triterpenoid, dan senyawa fenolik. Pada konsentrasi 1.000 ppm, ekstrak diklorometana kulit batang M. umbellata memiliki daya hambat tertinggi terhadap pertumbuhan jamur uji C. albicans dengan zona hambatan 16,0 mm dengan kategori kuat. Kemudian pada konsentrasi 1.000 ppm, ekstrak diklorometana juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri uji S. aereus dan E. coli masing-masing dengan zona hambatan 13,0 mm dan 12,0 mm dengan kategori sedang. Ekstrak diklorometana berpotensi dikembangkan sebagai antimikroba terutama untuk jamur C. albicans, dan bakteri S. aereus dan E. coli

    Video pembelajaran kimia: media untuk meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar peserta didik: Chemistry learning videos: media to enhance concept understanding and student learning outcomes

    No full text
    Pembelajaran kimia di sekolah sering kali dianggap sangat sulit dikarenakan materinya yang abstrak jika dijelaskan dengan monoton dan lisan saja. Pendidik memerlukan bantuan media yang tepat agar peserta didik dapat memahami materi menjadi lebih mudah. Literatur review ini bertujuan untuk melihat dan menganalisis berbagai literature review mengenai penggunaan video pembelajaran dalam pendidikan kimia yang sering dianggap rumit dan abstrak oleh banyak peserta didik. Melalui metode narrative literature review, artikel ini mengkaji berbagai literatur yang menunjukkan bagaimana video pembelajaran dapat mempermudah pemahaman konsep kimia yang kompleks. Video pembelajaran sebagai media audiovisual, tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik. Ditemukan bahwa penerapan video pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik. Dengan visualisasi yang menarik dan penyajian yang interaktif, video pembelajaran mampu menjembatani kesenjangan antara konsep abstrak kimia dan pemahaman konkret peserta didik. Berdasarkan literatur review yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran berperan positif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran kimia

    Analisis Kesulitan Guru dalam Mengimplementasikan Penilaian Autentik Kurikulum Merdeka di TK Keledang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan guru dalam mengimplementasikan penilaian autentik berdasarkan Kurikulum Merdeka di tingkat PAUD, khususnya di TK Keledang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi beberapa tantangan, antara lain ketidakhadiran anak yang tidak konsisten, keterbatasan waktu dalam mencatat perkembangan anak, minimnya pemahaman guru terhadap metode penilaian autentik, serta beban administrasi yang tinggi. Solusi yang dilakukan meliputi pendekatan kepada orang tua, pencatatan sederhana secara bertahap, pemanfaatan alat bantu edukatif, dan pembagian penilaian ke dalam kelompok kecil. Selain itu, pelatihan yang diberikan oleh sekolah serta kolaborasi antarguru turut mendukung upaya implementasi penilaian autentik. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan dalam bentuk pelatihan dan kebijakan yang mendukung fleksibilitas guru dalam melaksanakan penilaian autentik

    Permainan Tradisional Be Gasing sebagai Sarana Pengembangan Nilai Karakter Anak Usia Dini di Kalimantan Timur

    Get PDF
    Permainan tradisional merupakan jenis permainan turun-temurun yang diwariskan oleh nenek moyang. Permainan tradisional mengandung unsur dan nilai-nilai yang memiliki manfaat besar bagi para pemainnya. Gasing adalah suatu permainan yang berputar pada suatu sumbu dan menjaga keseimbangan pada suatu titik tertentu. Kebudayaan di Kalimantan Timur tidak hanya akan memperluas pengetahuan kita tentang keanekaragaman budaya, tetapi juga membantu dalam melestarikan adat istiadat dan praktik tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi, terutama pada anak usia dini. Metode penelitian dalam kajian ini menggunakan metode Studi Literatur Review, penelitian ini menekankan sumber pada penggunaan  ide - ide  tertulis  pada  analisis  dan  interpretasi. Penanaman karakter berbasis budaya lokal merupakan metode yang optimal untuk mengembangkan sumber daya manusia sekaligus membangun peradaban bangsa yang berkualitas. Hal ini disebabkan oleh adanya keberagaman budaya yang menyimpan nilai-nilai kearifan lokal yang mengatur perilaku dan komunikasi masyarakat ketika berinteraksi dengan individu, kelompok, atau lingkungan alam sekitar. Dengan melibatkan anak-anak dalam permainan tradisional seperti Be Gasing, masyarakat berupaya untuk melestarikan budaya lokal dan memastikan bahwa generasi mendatang tetap mengenal dan menghargai warisan budaya mereka

    Application of Digital Comic ‘History of Bestie and Bosque’ Prehistoric Period in Class X Students of SMA Negeri 10 Samarinda

    Get PDF
    This study aims to understand the application of digital comic media ‘Sejarah Bestie dan Bosque’ in learning prehistoric history in class X students of SMA Negeri 10 Samarinda. This research uses qualitative methodology with a case study approach. Data were obtained through interviews with both teachers and students, classroom observation and documentation. Data validity was carried out by means of data reduction, data presentation and conclusion drawing or verification. The results revealed that the use of digital comics ‘Sejarah Bestie dan Bosque’ strengthened students understanding of prehistoric material through interactive and fun visualisation. Students welcomed this digital comic as an innovative media. The results of this study are expected to provide practical insights for the development of history learning media that are more effective and relevant to technological developments, as well as input for schools to consider the integration of digital media in learning

    1,676

    full texts

    1,871

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇