Raudhah Proud To Be Professionals - Jurnal Tarbiyah Islamiyah
Not a member yet
    257 research outputs found

    MEMAKMURKAN BUMI DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI PENDIDIKAN

    Get PDF
    Kehadiran manusia di muka bumi ini, tiada lain adalah untuk beribadah kepada Allah. Demikianlah kehendak Allah sebagai pencipta manusia, Allah menciptakan manusia agar melakukan pengabdian kepadaNya, bentuk pengabdian yang dimaksud bukan saja dengan melaksanakan ibdah mahdhah melainkan juga ghairu mahdah yang kesemuanya itu diperuntukkan untuk mencari ridho Allah SWT. Seperti halnya kewajiban memakmurkan dunia di mana manusia telah Allah anugerahkan berbagai macam fasilitas yang terhamr dimuka bumi ini untuk dikelolanya karena manusia adalah khalifatullah, semua itu bukan untuk kepentingan Allah, akan tetapi justru untuk kepentingan manusia itu sendiri. Agar terwujud tugas pemakmuran dunia yang maksimal, maka dibutuhkan sumber daya manusia yang terdidik, dan cara satu-satunya adalah dengan pendidikan, diperlukan pendidikan untuk menopang kualitas sumber daya tersebut, selanjutnya pada akhirnya manusia mampu memajukan dunia, memakmuran dunia dengan memunculkan penemuan-penemuan yang baru di segala bidang yang akan dibutuhkan oleh generasi setelanya yang relevan dengan waktu dan tempat, dan hal tersebut telah dibuktikan manusia dari masa kemasa yaitu dengan semakin banyaknya penemuan terbaru di segala bidang, lebih-lebih pada sektor teknologi dan pendidikan

    PENGEMBANGAN KURIKULUM PESANTREN, MADRASAH DAN SEKOLAH

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang pengembangan kurikulum pesantren, madrasah dan sekolah. Dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang berfokus kepada studi kepustakaan (library reseach). Hasil penelitian membuktikan bahwa Pesantren dan Madrasah merupakan suatu lembaga pendidikan yang lebih menekankan pada pendidikan agama. Kurikulum PAI di Madrasah memiliki suatu hal yang lebih pokok yang memang diharapkan dan bukan hanya dalam target tujuan PAI tapi juga sebagai pendidikan yang lahir dari agama islam diharapkan dapat berkompetensi jasmani dan rohani, artinya berkompetensi dalam hal sikap, skill, pengetahuan secara afektif, kognitif, psikomotorik sesuai dengan ajaran agama islam dalam aspek jasmani. Dan dengan adanya kurikulum madrasah diharapkan menjadikan anak didik menjadi makhluk yang beriman dan bertaqwa kepada Allah serta senatiasa mau mengamalkan apa yang telah diajarkan di dalam madrasa

    PENERAPAN METODE QIRO’ATI DALAM MENINGKATKAN KEFASIHAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA KELAS VI MADRASAH IBTIDAIYAH PONDOK PESANTREN RAUDHATUL ULUM SAKATIGA KECAMATAN INDRALAYA KABUPATEN OGAN ILIR

    Get PDF
    Keberhasilan suatu program, terutama pengajaran dalam proses belajar mengajar tidak terlepas dari pemilihan metode. Metode adalah seperangkat cara, jalan dan teknik yang digunakan oleh pendidikan dalam proses pembelajaran agar peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran atau menguasai kompetensi tertentu yang dirumuskan dalam silabus mata pelajaran. Dan disini banyak sekali metode yang digunakan, yang tujuannya untuk meningkatkan kemampuan belajar anak. Akan tetapi metode yang digunakan tidak selalu cocok untuk peserta didik karena kadang-kadang metode yang digunakan tidak sesuai dengan keadaan peserta didik. Oleh karena itu metode qiroati sangatlah berpengaruh dalam sistem belajar mengajar terutama dalam pelajaran al-Qur’an. Penelitian ini mengangkat masalah, Bagaimana penerapan metode qiro’ati siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga Ogan Ilir? Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji statistik (kuantitatif).Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi serta kuesioner (angket) dan metode tes prestasi. Kemudian sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Objek dalam penelitian ini adalah guru al-Qur’an, dan 43 orang siswa sebagai responden. Setelah melakukan proses pengumpulan data dan analisis data, maka diperoleh kesimpulkan bahwa, Penerapan metode qiro’ati dalam meningkatkan kefasihan membaca al-Qur’an siswa kelas VI MI Raudhatul Ulum Sakatiga adalah 11 orang responden tinggi (25,58%), 28 orang responden sedang (65,11%). Dan 4 orang responden rendah (9,30%). Maka dapat dikatakan bahwa penerapan metode qiro’ati dalam meningkatkan kefasihan membaca al-Qur’an adalah dalam kategori sedang yaitu (65,11%). Dan kefasihan membaca al-Qur’an siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Raudhatul Ulim Sakatiga adalah 5 orang responden tingi (11,62%), 35 orang responden sedang (81,39%). dan 3 orang responden rendah (6,97%). Maka dapat dikatakan bahwa kefasihan siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Raudhatul Ulum Sakatiga Indralaya adalah dalam kategori sedang karena dari 43 siswa sebanyak 35 siswa atau 81,39% yang mendapatkan skor dengan kualifikasi sedang. &nbsp

    PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BACA TULIS AL-QUR‟AN KELAS IX DI MTs AISYIYAH PALEMBANG

    Get PDF
    Dalam proses pendidikan, guru merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan siswanya. Guru hendaknya selalu berusaha memberikan bimbingan dan selalu mendorong semangat belajar anak didik, mengorganisasikan kegiatan belajar sebaik mungkin dan menjadi media informasi yang sangat dibutuhkan siswa di bidang pengetahuan, keterampilan dan perilaku atau sikap. Penggunaan model pembelajaran think talk write adalah salah satu cara guru untuk membuat siswa berperan aktif di dalam kelas dengan adanya interaksi antara guru dan siswa serta adanya timbal balik dari siswa dengan guru, sehingga dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa yang signifikan. Dengan diterapkannya model pembelajaran think talk write hasil belajar siswa menjadi lebih baik dari pada sebelumnya, karena sebelumnya hasil belajar siswa masih tergolong rendah disebabkan kurangnya motivasi belajar siswa, sehingga siswa kurang memperhatikan waktu proses belajar.Jenis penelitian ini adalah bersifat deskriptif kuantitatif dan bersifat korelasional. Dalam hal ini, penelitian yang dilakukan adalah dengan menghubungkan penggunaan model pembelajaran think talk write terhadap hasil belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran Baca Tulis al-Qur’an. Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan beberapa teknik, diantaranya teknik observasi untuk mengetahui aktivitas siswa dalam proses pembelajaran, teknik tes untuk mengetahui hasil belajar siswa dan dokumentasi untuk mendapatkan data yang berupa dokumen. Dalam menganalisis data pada penelitian ini, peneliti menggunakan rumus tes “t” atau untuk dua sampel kecil yangsatu sama lain saling berhubungan. Berdasarkan data yang diperoleh dan kemudian dianalisis dengan cara membandingkan, maka hasil penelitian diketahui bahwa secara umum model pembelajaran think talk write lebih unggul dibandingkan menggunakan cara yang konvensional, karena berdasarkan perbandingan nilai “t” yang terdapat pada t0 adalah jauh lebih besar dari pada “t” tabel, baik pada taraf signifikansi 5% maupun pada taraf signifikansi 1% (2,06 < 7,56 > 2,80), hal ini juga dapat dilihat dari sudah semakin banyaknya jumlah siswa yang mendapatkan nilai tinggi. Dengan demikian, hipotesis nihil yang diajukan di depan ditolak dan hipotesis alternatifnya diterima yang berbunyi “terdapat pengaruh yang signifikan pada penggunaan model pembelajaran think talk writeterhadap hasil belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran BTA. &nbsp

    KONTEKS SYUKUR SEBAGAI PARADIGMA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM

    Get PDF
    Education is a rehumanisme, that was oriented to form individuals who able to understand the reality it self and the surrounding communities. The aim of education is to create significant social change in the life of mankind. One of the contents of the national education goals is to appreciate the reality of humanity and the potential that owned learners (human). Islam in its victorius was a center of the study of various discipline. It was proved by the emergence of Muslim scientists. But over time, the Islamic intellectualism began to decline along with cultural understanding and taqlid, whereas al-Qur`an have many signaled to examines all disciplines, not limited to the religious sciences. It can be seen from the verses of al-Qur`an that ordered to examine the verses kauniyah. Thus Islamic comprehensive assessment is a paradigm of Humanist Islamic Education or in other words, humanize human accordance with the primary task of man as a khalifah on earth. Keywords: Islamic Education, Paradigm, and Humanist. &nbsp

    PROSES PENDIDIKAN/PEMBELAJARAN

    Get PDF
    Proses pendidikan dalam literatur ilmu pendidikan, khususnya ilmu pengajaran, direduksi menjadi proses pengajaran atau proses pembelajaran, sebab mungkin proses pengajaran/pembelajaran lebih jelas, lebih tegas, objektif, bahkan universal, sedangkan proses pendidikan selain mengajar lebih subjektif, kurang jelas, kurang tegas, lebih bersifat seni daripada sebagai sains. Proses pembelajaran (Intructional) yang sering disingkat menjadi PBM (Proses Belajar Mengajar) adalah bagian terpenting yang bersifat aktif dari kurikulum. Kurikulum menurut Nasution meliputi 4 (empat) komponen pokok, terdiri dari (1) tujuan, (1) bahan pelajaran, (3) proses belajar mengajar, dan (4) penilaian. Dalam al-Qur’an dan hadits dapat ditemukan berbagai metode pendidikan yang sangat menyentuh perasaan, mendidik jiwa, dan membangkitkan semangat. Metode itu adalah: Metode hiwar (percakapan) Qurani dan Nabawi, Metode kisah Qurani dan Nabawi, Metode amtsal (perumpamaan) Qurani dan Nabawi, Metode keteladanan, Metode pembiasaan, Metode ‘ibrah dan mau’izah, dan Metode taghrib dan tarhib

    KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA AGAMA DI MTsN 01 OGAN ILIR

    Get PDF
    Kepala sekolah merupakan penanggung jawab tehadap pelaksanaan dan pengembangan pendidikan di MTsN 01 Ogan Ilir merupakan lembaga negeri yang mempuyai orientasi mengembangkan budaya agama dengan memperhatikan respon semua warga sekolah. Lembaga tersebut termasuk lembaga pendidikan yang perduli dalam pengembangan budaya agama. Budaya agama di MTsN 01 Ogan Ilir sementara ini yang di gambarkan adalah, komunitas (warga) Sekolah yang belum mengamalkan ajaran dan nilai-nilai agama secara maksimal dalam kehidupan sehari-hari. Kehidupan di lingkungan sekolah belum  memberikan corak kehidupan yang sesuai dengan  ajaran Islam, Kepala Sekolah berusaha mengawal dan menghimbau semua warga sepakat untuk menciptakan budaya agama di Sekolah dan berusaha untuk melaksanakannya semaksimal mungkin. Dalam kehidupan sehari-hari belum semua warga mengamalkan nilai-nilai  agama, sebagai budaya agama di sekolah seperti : (a) Membudayakan salam bagi warga / Komunitas Sekolah (b) Kegiatan Sholat berjamaah dzuhur belum maksimal dilaksanakan. (c) Berbusana Muslim belum sesuai denga harapan. (d) Kurang menyadari makna  hidup sehat dan bersih lingkungan (e) Budaya Shadaqoh belum dapat diterapkan secara maksimal  (f) Budaya sholat duha blm maksimal dilaksanakan (g) Belum semua siswa bisa membaca Al-qur’an, baik secara murottal maupun mujawwad. (h) Berdo’a sebelum dan sesudah pelajaran belum maksimal dilaksanakan. (i) Minimnya kesadaran warga terhadap pelaksanaan Imtaq bersama.(j) Banyaknya siswa yang tidak mentaati peraturan dan tata tertib sekolah. (k) Menghargai dan menghormati orang lain masih perlu untuk ditingkatkan

    KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM

    Get PDF
    Faktor terpenting dari seorang guru adalah kepribadiannya. Karena dengan kepribadian itulahseorang guru bisa menjadi seorang pendidik dan pembina bagi anak didiknya atau bahkan malahsebaliknya akan menjadi seorang perusak dan penghancur bagi masa depan anak didiknya.Kepribadian menjadi unsur yang turut menentukan keakraban guru dengan para peserta didiknya.Sebab, kepribadian inilah yang akan tercermin dalam sikap dan perkataan ketika membina danmembimbing anak-anak didiknya.Pendidikan yang dilaksanakan oleh guru dalam proses pembelajaran di sekolah dan masyarakatmemerlukan kompetensi dalam arti luas yaitu standar kemampuan yang diperlukan untukmenggambarkan kualifikasi seseorang baik secara kualitatif maupun kuantitatif dalam melaksanakantugasnya. Kepribadian yang sesungguhnya adalah abstrak,sulit dilihat dan tidak bisa diketahui secaranyata, yang dapat diketahui hanyalah penampilan dari segiluarnya saja misalnya : dalamtindakannya, ucapannya, cara bergaul,berpakaian dan menghadapi persoalan atau masalah baik yangringanatau yang berat. Kepribadian bukanlah sesuatu yang dapat dikenakan ataupun ditanggalkansebagaimana orang mengenakan pakaian ataupun mengikuti gaya model tertentu. Kepribadian adalahtentang pribadi secara keseluruhan, kepribadian adalah sesuatu yang unik pada diri masing-masingindividu

    HAKIKAT KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM

    Get PDF
    Pengertian kurikulum dalam pandangan modern merupakan program pendidikan yang disediakanoleh sekolah, yang tidak hanya sebatas bidang studi dan kegiatan belajarnya saja, akan tetapi meliputisegala sesuatu yang dapat mempengaruhi perkembangan dan pembentukan pribadi peserta didiksesuai dengan tujuan pendidikan yang diharapkan sehingga dapat meningkatkan mutukehidupannya, yang pelaksanaannya bukan saja di sekolah tetapi juga di luar sekolah. Ada 4komponen utama kurikulum, yaitu tujuan-tujuan yang ingin dicapai, pengetahuan (knowledge),metode dan cara-cara mengajar serta metode dan cara penilaian (evaluasi).Prinsip-prinsip kurikulumdalam Islam antara lain : prinsip berasaskan Islam, prinsip mengarah kepada tujuan, prinsip(integritas) antar mata pelajaran, prinsip relevansi, prinsip fleksibilitas, prinsip integritas, prinsipefisiensi, prinsip kontinuitas, prinsip individualitas, prinsip kesamaan, prinsip kedinamisan, prinsipkeseimbangan dan prinsip efektifitas

    KONSEP PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)

    Get PDF
    Dalam pendidikan Islam, pendidik adalah orang yang bertanggung jawab terhadap perkembanganpeserta didik dengan upaya mengembangkan seluruh potensi peserta didik, baik potensi afektif (rasa),kognitif (cipta), maupun psikomotorik (karsa).Aspek pendidikan di PAUD mencakup pengasuhan, pembiasaan, dan pengenalan belajar.Pengasuhan bertujuan untuk menjaga anak dari dampak negatif perbuatan anak, seperti tindakanberbahaya, maupun pelecehan dari orang yang lebih dewasa; baik fisik, oral, maupun psikologis.Pembiasaan merupakan perangkat adaptasi anak terhadap lingkungan sosialnya, lebih luas denganhidup dan kehidupan.Metode Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam perspektif pendidikan Islam sangat bervariasi,diantaranya metode keteladanan, metode pendidikan dengan latihan dan pengamalan, mendidikmelalui, permainan, nyanyian dan cerita, mendidik dengan (targhib) dan (tarhib), pujian dansanjungan, serta menanamkan kebiasaan yang baik.Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menurut perspektif Islam mencakup prinsip mendahulukanpenanaman aqidah, menuntun dan menuntut aktualisasi ibadah, pembinaan akhlak mulia danmelatih kemandirian serta prinsip keseimbangan antara dunia dan akherat serta prinsipkeseimbangan antara ilmu dan amal

    59

    full texts

    257

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Raudhah Proud To Be Professionals - Jurnal Tarbiyah Islamiyah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇