Jurnal Online IAIN Madura
Not a member yet
3473 research outputs found
Sort by
Aktualisasi Wakalah dalam Pembiayaan Murabahah di PT. Bank Aceh Syariah: Studi Komparasi Penerapan PSAK Nomor 102
Actualization of Murabahah Financing at PT. Bank Aceh Syariah mostly implements murabahah transactions without orders. This model is classified by the bank into three models, namely murabahah application with additional wakalah contract, murabahah transaction plus wakalah and urbun and murabahah plus down payment without wakalah contract. In its operations, banking entities predominantly apply the first model for reasons of efficiency. This transaction requires recognition of the wakalah contract in the acquisition of the murabahah object. However, the bank did not present the agreement in its records so that the application of this model is not in accordance with the provisions of PSAK 102. This is the main focus for elaborating the provisions of PSAK related to the Murabahah Financing model and comparing the implementation at the Institution. The solution method used is descriptive qualitative with a case study approach to describe the phenomenon comprehensively. Based on the results of the analysis of observation data, interviews and documentation, it was concluded that PT. Bank Aceh Syariah has not followed PSAK in its entirety, especially the recognition of wakalah contracts, plus the lack of supervision in the procurement process of goods by customers, so that there are several cases of customers not buying what is listed in the murabahah contract.Aktualisasi Pembiayaan Murabahah pada PT. Bank Aceh Syariah mayoritas menerapkan transaksi murabahah tanpa pesanan. Model ini oleh pihak bank diklasifikasikan menjadi tiga model yakni aplikasi murabahah dengan tambahan akad wakalah, transaksi murabahah ditambah wakalah dan urbun dan murabahah ditambah uang muka tanpa akad wakalah. Pada operasionalnya, entitas perbankan lebih dominan menerapkan model pertama dengan alasan efensiensi. Transaksi ini mengharuskan pengakuan akad wakalah dalam perolehan objek murabaha. Akan tetapi, pihak bank tidak menghadirkan akad tersebut dalam pencatatannya sehingga penerapan model ini tidak sesuai dengan ketentuan PSAK 102. Hal ini menjadi fokus utama untuk mengelaborasikan ketentuan PSAK terkait model Pembiayaan Murabahah dan membandingkan pelaksanaan pada Lembaga tersebut. Metode penyelesaian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus guna mengambarkan fenomena secara komprehensif. Berdarkan hasil analisis data observasi, wawancara dan dokumentasi disimpulkan PT. Bank Aceh Syariah belum mengikuti PSAK secara utuh terutama pengakuan akad wakalah di tambah pihak kurang pengawasan dalam proses pengadaan barang oleh nasabah, sehingga ada beberap kasus nasabah tidak membeli apa yang terdaftar dalam kontrak murabahah
The Effect of Key Financial Indicators on Bank Profitability
Banking companies experienced fluctuations in average profitability during the 2019-2023 period. This study aims to analyze the effects of Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR) and Firm Size on profitability. The research employs a quantitative method using secondary data collected from the Indonesia Stock Exchange and Bank Indonesia websites. The population of the study includes banking sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2019 to 2023. The sample was selected using a purposive sampling technique, resulting in 20 companies as the sample. Hypothesis testing was conducted using multiple linear regression analysis with the assistance of the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) software. The findings reveal that the Capital Adequacy Ratio (CAR) and Firm Size (FS) have no effect on profitability, while Non-Performing Loan (NPL) and Loan to Deposit Ratio (LDR) significantly influence profitability.
 
Implementation of Islamic Education Values Based on Prophetic Communication in Forming Akhlakul Karimah in Madrasah Tsanawiyah
This research aims to determine the implementation of Islamic education values based on prophetic communication in forming akhlakul karimah at MTs Darul Ulumissyar'iyyah Telang Karya in producing quality students. The research methods used are observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques include data condensation, data presentation, and conclusions. The research results obtained show that efforts to produce quality students are implemented to be able to create students with a spirit of humanization (amar ma'ruf), liberation (nahi munkar), and transcendence (tu'minu billah). The implications of implementing Islamic education values based on prophetic communication at MTs Darul Ulumissyar'iyyah Telang Karya include (a) humanization: mutual respect, tolerance, social care, love of the country, compassion, respect for differences, mutual help among others; (b) liberation: high learning motivation; (c) transcendence: discipline, having responsibility in matters of worship.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi nilai-nilai pendidikan Islam berbasis komunikasi profetik dalam pembentukan akhlakul karimah di MTs Darul Ulumissyar’iyyah Telang Karya dalam mencetak peserta didik yang berkualitas. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Adapun hasil penelitian yang diperoleh yaitu upaya mencetak peserta didik yang berkualitas diterapkan agar mampu mewujudkan peserta didik berjiwa Humanisasi (amar ma’ruf), liberasi (nahi munkar), dan transendensi (tu’minu billah). Implikasi dari implementasi nilai-nilai pendidikan Islam berbasis komunikasi profetik di MTs Darul Ulumissyar’iyyah Telang Karya diantaranya yaitu (a) humanisasi: saling menghargai, toleransi, kepedulian sosial, cinta tanah air, kasih sayang, menghargai perbedaan, tolong menolong antar sesama; (b) liberasi: motivasi belajar yang tinggi; (c) transendensi: disiplin, memiliki tanggung jawab dalam hal ibadah
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS LIVEWORKSHEETS PADA MATA KULIAH PERENCANAAN PEMBELAJARAN DI IAIN MADURA
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses pengembangan E-LKPD berbasis Liveworksheets dan efektifitasnya dalam pembelajaran pada mata kuliah perencanaan pembelajaran di IAIN Madura. Penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model pengembangan ADDIE. Data diperoleh dari sumber primer yaitu hasil uji coba produk sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur terdahulu yang terkait. Adapun teknik pengumpulan dan analisis data dilakukan dengan validasi dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Proses pengembangan E-LKPD berbasis Liveworksheets dilakukan dengan model pengembangan ADDIE yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation. Sedangkan efektifitas pengembangan E-LKPD berbasis Liveworksheets pada mata kuliah perencanaan pembelajaran di IAIN madura, mendapatkan persentase total 97%, dengan kategori sangat efektif.
 
Kinesik Berkonteks Maluku dalam Film Cahaya Dari Timur Beta Maluku (Kajian Pragmatik)
This research examines kinesics, or the study of body movements in nonverbal communication. It aims to describe the forms and meanings of kinesics in the cultural context of Maluku, as depicted in the film Cahaya dari Timur Beta Maluku, from a pragmatic perspective. This research employs a qualitative descriptive method. The data source is the film Cahaya dari Timur Beta Maluku, with the research data consisting of nonverbal kinesic language. Data collection was conducted using observation and documentation techniques. The data analysis process involved: (1) selecting and verifying the clarity and completeness of the collected data, (2) identifying data that referred to kinesic nonverbal language, (3) categorizing the data, (4) describing the data, and (5) drawing conclusions from the research findings. The results of the study reveal three types of kinesics found in the film: facial expressions, body movements, and body positions. The facial expressions include raised eyebrows. Body movements in the film encompass hand gestures, head movements, and body motions resembling the traditional Cakalele dance. Body positions include movements of approaching and distancing. This study demonstrates that kinesics in the film serves not only as a technical visual aspect but also as a medium of nonverbal communication that enriches viewers’ interpretation of the characters and the cultural atmosphere of Maluku.Penilitian ini mengkaji kinesik atau studi tentang gerak tubuh dalam komunikasi nonverbal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna kinesik berkonteks budaya Maluku yang terdapat dalam film Cahaya dari Timur Beta Maluku dilihat dari sudut pandang pragmatik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini yaitu film Cahaya dari Timur Beta Maluku. Data penelitian ini berupa bahasa nonverbal kinesik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan dengan (1) memilih dan memeriksa kejelasan dan kelengkapan data yang telah terkumpul, (2) mengidentifikasi data-data yang merujuk pada bahasa nonverbal kinesik (3) mengelompokkan data, (4) mendeskripsikan data, (5) menyimpulkan hasil penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat tiga jenis kinesik yang ditemukan yaitu ekspresi wajah, gerak tubuh, dan posisi tubuh. Ekspresi wajah dalam film ini berupa ekspresi menaikkan alis. Gerakan badan yang terdapat dalam film ini meliputi gerakan tangan, gerakan kepala, dan bentuk gerakan badan menyerupai tarian cakalele. Posisi tubuh dalam film ini berupa posisi mendekat dan menjauh. Penelitian ini menunjukkan bahwa kinesik dalam film tersebut tidak hanya sebagai aspek teknis visual semata, tetapi juga sebagai sarana komunikasi nonverbal yang memperkaya interpretasi penonton terhadap karakter dan suasana budaya Maluku
Diferensiasi dalam Perkuliahan Penulisan Kreatif Strategi Meningkatkan Capaian Pembelajaran Berbasis Ekonomi Kreatif dan Teknologi
This study aims to describe a differentiated learning approach in creative poetry writing lectures as a strategy to improve learning achievement based on the creative economy and technology. Using quantitative descriptive methods, with percentage data analysis. The subjects of the study were 40 students of the 2022 intake who were programmers of the Creative Writing course. The research data were in the form of initial formative assessment results at the beginning of the lecture and final summative assessment at the end of the lecture which had the same assessment focus on knowledge and skills with the same instrument. Formative assessments in learning, RPS, and RPP were used as secondary data. Data collection techniques with objective tests on initial formative assessments of learning and non-objective on final summative assessments of learning. The results of the study, in the initial formative assessment of learning focused on knowledge and skills showed scores with a low category of 5%, medium 60%, and high 35% increased in the final summative assessment of learning with a low score category of 0%, medium 15%, and high 85%. The differentiated learning method when applied in the integration of the MBKM and OBE curriculum, offers a holistic and adaptive approach to learning. Differentiated learning by adjusting the process to individual learning achievements, needs, interests, and learning styles, not only improves learning achievements in writing poetry but also improves technology usage skills and is able to produce derivative poetry products that have economic value.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dalam perkuliahan penulisan kreatif sastra puisi sebagai strategi meningkatkan capaian pembelajaran berbasis ekonomi kreatif dan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan analisis data persentase. Subjek penelitian 40 mahasiswa angkatan 2022 pemprogram mata kuliah Penulisan Kreatif. Data penelitian berupa hasil asesmen formatif awal perkuliahan dan asesmen sumatif akhir perkuliahan yang memiliki kesamaan fokus penilaian pada pengetahuan dan keterampilan dengan instrumen yang sama. Asesmen formatif dalam pembelajaran, RPS, dan RPP dimanfaatkan sebagai data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan tes objektif pada asesmen formatif awal pembelajaran dan nonobjektif pada asesmen sumatif akhir pembelajaran. Hasil penelitian, pada asesmen formatif awal pembelajaran fokus terhadap pengetahuan dan keterampilan menunjukkan skor dengan kategori rendah 5%, menengah 60%, dan tinggi 35% mengalami peningkatan pada asesmen sumatif akhir pembelajaran dengan kategori skor rendah 0%, sedang 15%, dan tinggi 85%. Metode pembelajaran berdiferensiasi ketika diterapkan dalam integrasi kurikulum MBKM dan OBE, menawarkan pendekatan yang holistik dan adaptif dalam pembelajaran. Pembelajaran berdiferensiasi dengan menyesuaikan proses pada capaian pembelajaran, kebutuhan, minat, dan gaya belajar individu, tidak hanya meningkatkan capaian pembelajaran menulis puisi tetapi juga meningkatakan keterampilan penggunaan teknologi dan mampu menghasilkan produk turunan puisi yang bernilai ekonomis
Deskripsi Deskripsi Ecosemantik pada Karya Puisi D. Zamawi Imron
Natural factors can encourage a work of poetry that taps humans' consciences so that they are aware of what they have done to the environment. The purpose of this study is to describe the basic study aspects of ontology from the work of D. Zamawi Imron, the axiology of cultural elements, and the linguistic epistemology contained in a poem produced. Qualitative research here also describes the results of the research, so it is not used to draw broader conclusions. In addition, comparative research is based on cause and effect or comparing something. The subject of this research is a poem by D. Zamawi Imron with an environmental or ecosemantic theme, which has been published in several books that can be downloaded on googlebookstore.com in 2022-2023. The results of the research from the semantic, ecosemantic, and ecological studies show a complex and layered representation of nature and its ecology, the integration of knowledge, and the analysis of the aspects of knowledge sources from the three elements of the poetry work of D. Zawawi Imron on its axiological, epistemological, and ecosemantic values.Faktor alam dapat mendorong sebuah karya puisi yang dapat mengetuk hati nurani manusia, sehingga manusia sadar akan apa yang telah dilakukan terhdap lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aspek kajian dasar ontology dari karya D. Zamawi Imron, aksiology dari aspek budaya, dan epistemology bahasa yang terkandung dari sebuah puisi yang dihasilkan. Penelitian kualitatif disini yang juga mendeskripsikan hasil penelitian, sehingga tidak digunakan untuk menyimpulkan lebih luas. Selain itu, komparatif merupakan penelitian yang mendasarkan pada sebab akibat atau membandingkan sesuatu tersebut. Subjek penelitian ini adalah karya puisi dari D. Zamawi Imron yang bertema lingkungan atau ecosemantik, yang telah terbit dari beberapa buku yang bisa di download di googlebookstore.com pada tahun 2022-2023. Hasil penelitian dari kajian semantik, ekosemantik, dan ekologisnya yaitu menunjukkan representasi yang kompleks dan berlapis tentang alam dan juga ekologisnya, integrasi pengetahuan, dan bedah aspek sumber pengetahuan dari ketiga aspek hasil karya puisi dari D. Zawawi Imron terhadap nilai aksiologi, epistemologi, dan ecosemantiknya.
 
Penerapan Metode Story Prompt dalam Mengasah Keterampilan Menulis Teks Cerpen Ekologi pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 8 Pamekasan
Metode story prompt adalah pembelajaran dengan rangsangan berupa gambar yang dijadikan sebagai langkah awal untuk mendapatkan sebuah ide saat menulis cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran dengan menggunakan metode story prompt. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah deskripsi dan interpretasi data kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat empat tahapan proses pembelajaran, penyajian story prompt, penyajian story prompt, pembuatan kerangka, dan penulisan cerita. Penggunakan metode story prompt dengan lima gambar bertema “Kesadaran Lingkungan” dapat mengasah keterampilan menulis teks cerpen ekologi siswa. Hasil pembelajaran dengan menggunakan metode story prompt menunjukkan bahwa penerapan metode tersebut efektif dalam mengasah keterampilan menulis teks cerpen ekologi siswa. Tidak hanya itu, metode story prompt juga berhasil memadukan kegiatan mengasah keterampilan menulis dengan peningkatan kesadaran lingkungan dalam bentuk karya tulis berupa ceritaMetode story prompt adalah pembelajaran dengan rangsangan berupa gambar yang dijadikan sebagai langkah awal untuk mendapatkan sebuah ide saat menulis cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran dengan menggunakan metode story prompt. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah deskripsi dan interpretasi data kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat empat tahapan proses pembelajaran, penyajian story prompt, penyajian story prompt, pembuatan kerangka, dan menulis cerita. Penggunakan metode story prompt dengan lima gambar bertema “Kesadaran Lingkungan” dapat mengasah keterampilan menulis teks cerpen ekologi siswa. Hasil pembelajaran dengan menggunakan metode story prompt menunjukkan bahwa penerapan metode tersebut efektif dalam mengasah keterampilan menulis teks cerpen ekologi siswa. Tidak hanya itu, metode story prompt juga berhasil memadukan kegiatan mengasah keterampilan menulis dengan peningkatan kesadaran lingkungan dalam bentuk karya tulis berupa cerita
Analisis Ekokritik dalam Peran Pandawara Group Tentang Sampah Melalui Media Tiktok
This research aims to analyze ecocriticism in the Pandawara Group's role regarding waste through the social media TikTok. as the main object in this study. Activities carried out by the Pandawara Group provide positive comments from various elements of society who use social media, especially TikTok. This research method uses a qualitative descriptive research method with data analysis techniques in this research, using data collection techniques that involve two interrelated components, namely Ecology and Literature. The results of the research in this study show that the ecological transformation in literary learning carried out by the Pandawara Group has been successful, but the awareness that exists among Indonesian society itself has made the ecological transformation uneven in several parts.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekokritik dalam peran Pandawara Group tentang sampah melalui media sosial tiktok. sebagai objek utama dalam kajian ini. Kegiatan yang dilakukan oleh Pandawara Group memberikan komentar positif dari berbagai elem masyrakat yang memanfaatkan media sosial erutama tiktok. Metode penelitian ini mengunakan metode penelitian deksirptif kualitatif dengan teknik analisis data yang ada dalam penelitian ini, menggunakan teknik pengumpulan data yang melibatkan dua komponen yang saling berkaitan yakni Ekologi dan Sastra. Hasil penelitian dalam kajian ini bahwa tranformasi ekologis dalam pembelajaran satsra yang dilakukan oleh Pandawara Group sudah berhasil, namun kesadaran yang ada pada masyarakat Indonesia sendiri yang membuat transformasi ekologi tidak merata di beberapa bagian
Exploration of the Relationship between Optimism, Resilience, and Psychological Well-Being in Guidance and Counseling Students
The purpose of this study was to examine the relations of optimism, resilience, and psychological well-being in guidance and counseling students. The method used in this research is descriptive quantitative. Data were collected through questionnaires, using 3 scales, namely the optimism scale (Revised Life Orientation Test/LOT-R), resilience scale (Connor-Davidson Resilience Scale/CD-RISC), and psychological well-being scale (Psychological well-being Ryff's Scale). A total of 246 guidance and counseling students participated in this study. The research data were analyzed using descriptive analysis techniques and multiple regression analysis. The results of this study indicate that there is a significant relationship between optimism and resilience variables on students' psychological well-being. The optimism variable has a positive influence on psychological well-being, while the resilience variable has an opposite (negative) influence on the psychological well-being of guidance and counseling students. Thus, it can be concluded that although guidance and counseling students have a high level of resilience, students may also experience greater stress, pressure, or demands so that resilience negatively affects the psychological well-being felt by students. In addition, students who have a high sense of optimism will tend to improve psychological well-being.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan optimisme, resiliensi, dan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa bimbingan dan konseling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dengan menggunakan 3 skala yaitu skala optimisme (Revised Life Orientation Test/LOT-R), skala resiliensi (Connor-Davidson Resilence Scale/CD-RISC), dan skala kesejahteraan psikologis (Psychological well-being Ryff’s Scale). Sebanyak 246 mahasiswa bimbingan dan konseling yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel optimisme dan resiliensi terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa. Variabel optimisme memiliki pengaruh positif terhadap psychological well-being, sedangkan variabel resiliensi memiliki pengaruh yang berlawanan (negatif) terhadap psychological well being mahasiswa bimbingan dan konseling. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa meskipun mahasiswa bimbingan dan konseling memiliki tingkat resiliensi yang tinggi, namun mahasiswa juga mungkin mengalami stress, tekanan, atau tuntutan yang lebih besar sehingga resiliensi berpengaruh negatif terhadap kesejahteraan psikologis yang dirasakan oleh mahasiswa. Selain itu, mahasiswa yang memiliki rasa optimis yang tinggi akan cenderung meningkatkan kesejahteraan psikologi