Ejournal Institut Agama Kristen Negeri Manado
Not a member yet
812 research outputs found
Sort by
Hubungan Antara Konformitas Dan Perilaku Konsumtif Pakaian Pada Remaja Akhir
Masyarakat pada zaman ini memiliki prioritas utama dalam berpenampilan tidak terkecuali remaja. Perilaku konsumtif merupakan salah satu contoh dampak yang timbul akibat perilaku remaja yang berkonformitas.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara konformitas dengan perilaku konsumtif pada remaja akhir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Partisipan pada penelitian ini adalah 51 orang perempuan dan 21 orang laki-laki. Metode pengumpulan data menggunakan google form / skala konformitas oleh Kurniasari (2017) sebanyak 13 aitem, skala perilaku konsumtif oleh Faradhila (2018) sebanyak 23 aitem. Berdasakan hasil uji korelasi product moment-Pearson dan didapatkan r = 0,629 dengan sig. = (p > 0,05), artinya hipotesis dalam penelitian ini terdapat hubungan positif antara konformitas dengan perilaku konsumtif pada remaja akhir
Tanggung Jawab Guru PAK Dalam Pemanfaatan Media Teknologi Informasi Terhadap Hasil Belajar Siswa
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui untuk mengetahui tanggung jawab guru PAK dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi terhadap hasil belajar di SMK Negeri 3 Tahuna, untuk mengetahui kendala guru PAK dalam tanggung jawab memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi terhadap hasil belajar di SMK Negeri 3 Tahuna, untuk mengetahui upaya guru PAK dan sekolah dalam tanggung jawab untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi terhadap hasil belajar di SMK Negeri 3 Tahuna. Penelitian ini menggunakkan metode kualitatif. Hasil yang didapatkan tanggung jawab pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi di SMK Negeri 3 Tahuna belum maksimal karena para guru PAK secara khusus masih belum memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan baik, teknologi sudah lama dipergunakan tetapi hanya untuk mata pelajaran jurusan, guru mata pelajaran jurusan yang lebih menguasai teknologi tersebut. Sedangkan kendala guru berasal dari dirinya sendiri, rasa tanggung jawab yang rendah dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi mengakibatkan hasil belajar yang belum maksimal. Namun, guru PAK akan berupaya meningkatkan tanggung jawab lewat mengikuti pelatihan dengan tujuan agar lebih mengetahui cara memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran.
 
Strategi Komunikasi Internal dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Guru Sekolah Dasar GMIM IV Tomohon di Era Pandemi Covid-19
Internal communication is the key to the sustainability of an organization. Educational Institutions such as schools capable to maintain quality, even in the middle of the Covid-19 Pandemic. Quality and grade are largely determined by the work motivation of teachers in the school. This research will examine the implementation of internal communication at GMIM IV Tomohon Elementary School in motivating teacher’s performance so it will remain productive, creative, and innovative in providing teaching and assistance to students, even during the Covid-19 pandemic. The purpose of this study to determine and understand the implementation of internal communication in increasing the work motivation of teachers at GMIM IV Tomohon Elementary School. This research used is a qualitative approach method with data collection techniques through in-depth interviews with three informants selected by purposive technique. The results showed that the implementation of internal communication at the Tomohon was able to increase teacher’s work motivation even during the Covid-19 pandemic. The researcher found various communication strategies employed by the principal to create effective vertical and horizontal communication. Group communication and interpersonal communication neither formally and informally can create an atmosphere of mutual assistance in the constraints of work and are open to receive input and suggestions that can increase the motivation of teachers' work
PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM KELUARGA: PENGEMBANGAN NILAI MEALTABLE SHARING TERHADAP KEHARMONISAN HUBUNGAN KASIH ANTARA ORANG TUA DAN ANAK DI JEMAAT GMIM BUKIT SION MAPANGET
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengembangan terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Mealtable Sharing yang berkaitan dengan nilai keharmonisan dalam keluarga, proses pengembangan nilai mealtable sharing di Jemaat GMIM Bukit Sion Mapanget dalam kaitannya dengan keharmonisan hubungan kasih antara orang tua dan anak, faktor-faktor penghambat dalam proses pengembangan Nilai Mealtable Sharing Terhadap Keharmonisan Hubungan Kasih antara Orang Tua dan Anak di Jemaat GMIM Bukit Sion Mapanget, dan upaya yang dilakukan orang tua dan tokoh Gereja dalam mengatasi faktor-faktor penghambat yang berkaitan dengan pengembangan Nilai Mealtable Sharing Terhadap Keharmonisan Hubungan Kasih antara Orang Tua dan Anak di Jemaat GMIM Bukit Sion Mapanget. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif berciri deskriptif yang dilaksanakan di Jemaat GMIM Bukit Sion Mapanget.
Dari hasil paparan data, temuan, dan pembahasan maka: diperluhkan pemahaman orang tua dan keluarga mengenai pentingnya duduk makan dan bercakap bersama di meja makan sehingga dapat mempererat keharmonisan hubungan kasih antara orang tua dan anak
BELENGGU TUJUH ROH JAHAT PESAN PASTORAL YESUS DALAM MATIUS 12:43-45
Humans have a unique system called character. Character is a pattern that distinguishes attitudes and traits from one human to another. This character then becomes a non-standard measuring tool, to determine whether someone can be called good or bad. Besides face, character is the identity of a human being. However, it turns out that changes in a person's character can be influenced by many factors, both internal and external. One of the factors to be discussed is the intervention of evil spirits. Jesus explained in his sermon that evil spirits can make a person's condition worse. Even when the evil spirit is gone, he will come back inviting seven other, more evil spirits to come and destroy again. however, the second damage has a very high level of destructiveness.
This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Because it involves Bible verses, specifically the New Testament, a hermeneutic method is needed. The hermeneutic method chosen is a combination of the methods of narrative criticism and historical criticism. This research will explore narrative elements and historical facts and then combine them in an analysis to obtain substantial meaning.
The results of this study are expected to provide new contributions in the field of Theology, especially Pastoral and Biblical New Testament. It is hoped that there will be a substantial understanding of evil spirits and their effects on human
“BIAR KALAH NASI MAR JANGAN KALAH AKSI” STUDI KASUS PASTORAL TERHADAP GAYA HIDUP HEDONIS PADA MASYARAKAT KOTA MANADO
The purpose of this paper is to explain about hedonism which is very influential in the cultural life of the Manadonese, this has become a habit or has been ingrained in the culture or lifestyle of the Manadonese, where the Manadonese like to party, in appearance must always be the best, do not want to look difficult, whereas in Christian teachings or values, things like that are not taught by God. The research location is taken in the Manado area and focuses on the habits or lifestyle of the Manadonese who behave hodonistically. The theory or approach taken is a gestalt pastoral approach and client center. The research method used is a pastoral case study methodology. Every human being does need something to satisfy himself, but if it will plunge them into a trap, then it is better not to overdo it, as much as possible so that you will not experience difficulties, and do not make an excessive lifestyle in everything as a benchmark for one's success, because success and Happiness is obtained when the person is able to live in peace and tranquility and feel sufficient in all his needs
Pendidikan Spiritual Melalui Peribadatan Taize di GMIM Sion Tomohon
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengkaji bagaimana proses peribadatan Taizé serta menemukan Nilai-nilai Pendidikan spiritual di jemaat GMIM Sion Tomohon Wilayah Tomohon Satu dengan menawarkan sebuah konsep Peribadatan Taizé. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Waktu dan tempat penelitian dilaksanakan di jemaat GMIM Sion Tomohon Wilayah tomohon Satu pada Tahun 2021.
Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Dari hasil Kajian dan pembahasan/interpretasi, maka diperoleh indikasi bahwa: (1) proses peribadatan Taizé bersifat oikumenis yang diatur agar jemaat menikmati dan puncaknya pada penghayatan akan makna hidup dalam membangun relasi dengan Tuhan sang hening, (2) nilai-nilai Pendidikan spiritual hendaknya mengajarkan jemaat akan pola hidup berbahagia dalam relasi dengan Tuhan dan sesama, sederhana, murah hati dan tangguh dalam menghadapi hidup.
Dari hasil temuan tersebut maka direkomendasikan agar gereja melaksanakan pengajaran mengenai Spiritualitas melalui peribadatan Taizé, sehingga dapat memudahkan jemaat merefleksikan diri untuk kemudian menemukan kembali makna hidup dan menata kehidupan agar wujud nyata cinta kasih Kristus senantiasa nampak lewat tutur dan lakuny
Manfaat Edukasi Pencegahan Covid-19 Bagi Remaja Kristen
Di zaman sekarang ini bukanlah suatu hal yang asing bila mendengar istilah “Covid-19”. Covid-19 atau virus Corona merupakan suatu jenis virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus ini pertama kali muncul di Cina dan saat ini menyebarluas hingga ke seluruh dunia tak terkecuali di Indonesia. Di indonesia sendiri, virus ini terus berkembang hingga telah menyebabkan banyak orang yang meninggal dan membawa dampak pada berbagai macam aspek di negara ini terganggu. Menanggapi permasalahan pandemi Covid-19 ini pemerintah pun mengedukasi masyarakat dengan memberikan berbagai macam edukasi pencegahan Covid-19. Tentunya edukasi tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dapat memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Dalam kegiatan KKNT IAKN Manado 2021, mahasiswa KKNT IAKN Manado Desa Tateli meneruskan apa yang telah dilakukan oleh pemerintah dengan mengadakan kegiatan edukasi pencegahan Covid-19 dikalangan remaja GMIM Eben Haezer Buntong Tateli. Melalui kegiatan edukasi pencegahan Covid-19 ini diharapkan akan memberi dampak bagi para remaja ini agar mereka juga dapat berperan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan membawa dampak bagi masyarakat dan juga gereja
Katekisasi dan Retreat Calon Pelayan Khusus dan Keluarga Sebagai Penyamaan Persepsi Melayani di Jemaat GMIM El Roy Dimembe Wilayah Dimalak
Jemaat GMIM El Roy Dimembe merupakan salah satu jemaat di wilayah Dimalak yang telah mengadakan pesta iman pada beberapa pekan yang lalu. Para pelayan khusus yang terpilih di jemaat ini sedang dipersiapkan untuk melayani di periode selanjutnya. Berangkat dari pengamatan pelayanan di periode sebelumnya, nampak bahwa sebagian anggota keluarga pelayan khusus di jemaat ini yang masih jarang ke persekutuan ibadah, mabuk-mabukkan dan tawuran, sedangkan mereka sendiri mengetahui bahwa salah seorang keluarga mereka adalah pelayan khusus. Sehubungan dengan hakikat pelayanan dan peran keluarga pelayan khusus seperti yang tertuang dalam katekisasi bagi pelayanan khusus di jemaat GMIM, tentunya terdapat kesenjangan jika dibandingkan. Indikatornya, badan pekerja majelis jemaat (BPMJ) GMIM El Roy Dimembe masih kurang memberikan pemahaman tentang pentingnya hakikat pelayanan dan peran keluarga pelayan khusus, mengevaluasi dan introspeksi pelayanan sebelumnya sehingga permasalahan tersebut terus teradakan tanpa adanya sikap lebih lanjut. Berdasarkan realitas tersebut, maka dilaksanakanlah katekisasi dan retreat calon pelayan khusus sebagai penyamaan persepsi melayani di jemaat GMIM El Roy Dimembe Wilayah Dimalak. Hasilnya ialah mengenali diri, memahami panggilan diri sebagai pelayan khusus, serta harapan dan komitmen untuk melayani Tuhan.
 
MISI GEREJA DALAM KONTEKS PANDEMIK COVID-19, MIGRASI DAN DIASPORA
Gereja hadir di dunia ini bukan tanpa suatu maksud, suatu misi. Situasi dan konteks kehidupan dunia terus berkembang dan oleh karena itu gereja dalam menjalankan misinya di dunia ini perlu hadir secara kontekstual, artinya gereja perlu memiliki kemampuan untuk merespon tantangan-tantangan yang di hadapi umatnya dan juga masyarakat dimana gereja itu hadir. Ancaman wabah pandemik Covid-19, realitas migrasi dan komunitas diaspora merupakan tantangan-tantangan abad ke-21 yang mesti digumuli oleh gereja. Artikel ini berupaya untuk memberikan gambaran tentang apa saja tantangan-tantangan yang perlu direspon oleh gereja pada masa kini, khususnya yang berkaitan dengan dampak yang ditimbulkan oleh penyebaran wabah pandemik Covid-19 yang melanda masyarakat global; juga dampak dari perkembangan migrasi serta munculnya komunitas diaspora yang telah menjadi bagian dari fenomena global.
Narasi Rut, seorang perempuan Moab bersama dengan mertuanya Naomi dalam kitab Perjanjian Lama merefleksikan suatu pengalaman unik tentang bagaimana mereka menghadapi situasi krisis atau bencana dalam kehidupan mereka. Pengalaman perjalanan Rut, Orpah dan Naomi meninggalkan Moab menuju Betlehem di tanah Yehuda menggambarkan bahwa migrasi bukanlah semata-mata fenomena zaman modern. Munculnya konsep bêt ʼēm (Ibrani, artinya “rumah ibu”) dalam ingatan Naomi, bagi pembaca kitab Rut hari ini, serta merta dapat mengantar kita untuk mendialogkan peran “rumah ibu” di zaman Naomi dengan pentingnya kebijakan stay at home atau work from home di zaman pandemic Covid-19. Pembacaan dialogis dari kedua konteks yang berbeda ini telah diupayakan dalam tulisan ini dengan maksud untuk menggali sumber inspirasi bagi upaya memahami misi gereja hari ini