Ejournal Institut Agama Kristen Negeri Manado
Not a member yet
812 research outputs found
Sort by
STUDI ANALISIS TERHADAP ARTI MENGHUJAT ROH KUDUS MENURUT MATIUS 12:31, MARKUS 3:29 DAN LUKAS 12:10
Roh Kudus adalah pribadi ketiga dari Allah Tritunggal , meskipun dalam Perjanjian Baru tidak secara eksplisit menyebut Roh Kudus itu Allah namun Roh Kudus memiliki posisi yang sejajar dengan Allah. Tidak jarang terjadi penyimpangan-penyimpangan terhadap Roh Kudus, sebagaimana yang sering kenal dengan ungkapan atau perilaku penghujatan terhadap Roh Kudus. Adanya pendapat yang berbeda mengenai arti menghujat seperti menolak pertolongan, menolak memberikan pengakuan atau kesaksian, meninggalkan iman, perilaku orang Kristen yang tidak sopan dan perilaku menolak tanda perjanjian, sehingga hal tersebut menimbulkan penafsiran yang berbeda dan membingungkan. Metode penelitian hermeneutik digunakan untuk memperoleh hasil yang maksimal. Sehingga penelitian ini menemukan bahwa menghujat Roh Kudus adalah dosa yang sangat serius dan tidak akan diampuni. Dosa ini terjadi ketika seseorang menolak atau menentang Roh Kudus, mengaitkan pelayanan Yesus dengan kuasa setan, juga dihubungkan dengan ketidakpercayaan terhadap Yesus sebagai Mesias sebagai Anak Allah. Dosa menghujat Roh Kudus dianggap sebagai penolakan terhadap pekerjaan-Nya yang menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran akan dosa dan keinginan untuk bertobat
KONSEP KERAMAHTAMAHAN DAN WACANA MODERASI BERAGAMA DALAM KONTEKS SULAWESI UTARA
Religious moderation is one of the priority programs of the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia. This discourse was developed and socialized in such a way as to address various cases of intolerance that lead to crimes in the name of religion. Within the scope of Christianity, religious moderation which contains the values of openness and acceptance is found in one of the ancient traditions of Christianity, namely hospitality. In this article, the author will examine the concept of hospitality according to Christine Pohl's writings and its implications in the discourse on Religious Moderation, especially in North Sulawesi. The research method used is a qualitative method based on literature study
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP MOTIVASI BELAJAR BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI PSIKOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MANADO
Penggunaan gadget sangat mempengaruhi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Motivasi dapat menjadi pendorong bagi siswa untuk belajar. Dengan penggunaan gadget yang benar, siswa dapat termotivasi untuk belajar, namun ada juga yang sebaliknya. Pengaruh gadget terhadap motivasi belajar siswa meliputi dampak positif dan negatif. Penggunaan gadget yang dapat mempengaruhi pelajar yang sering kita temui di dunia perkuliahan adalah smartphone dan laptop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif . Dengan menggunakan metode kuantitatif penulis akan mengumpulkan data, mengolah dan mereduksi data, menganalisis dan terakhir menarik kesimpulan dari data hasil wawancara online. Penelitian ini dilakukan pada hari Minggu tanggal 2 Juni 2024 pada siswa kelas 8 Program Studi Psikologi Fakultas Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Manado
ANALOGI “MEJA MAKAN” UPAYA MENJAWAB TANTANGAN PLURALISME
Indonesia merupakan negara terbesar ke 14 di dunia, yang didalamnya dihuni oleh berbaga masyarakan dengan latar belakang yang berbeda mulai dari ras, golongan, agama, suku. Keberagaman Indonesia ini sangat memungkinkan untuk timbulnya berbagai gesekan yang dapat merambah hingga perpecahan. Sejarah mencatat bahwa Indonesia memiliki catatan kelam dan memilukan terkait pertikaian dengan membawa latar belakang agama, ras, dan suku.
Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan berbagai tulisan, catatan, dan teori yang mendukung judul penelitian. Sehingga setelah dilakukan penelitian maka ditemukan lah jawaban atas permasalahan diatas yaitu dengan melakukan pendekatan meja makan, sebab kegiatan-kegiatan ritual agama dan kebudayaan di Indonesia selalu berkaitan dengan jamuan mapkan bersama
Analisis PTSD dalam Kitab Hakim-Hakim 19:22-30 dan Relevansi Misi Perdamaian bagi Gereja Lokal: Berdasarkan Teori Judith Hermann
This article offers an analytical study related to PTSD (Post Traumatic Stress Disorder) contained in the Book of Judges 19:22-30 concerning a concubine or servant of the Levites who was mistreated by a stranger and triggered a conflict between communities. In this case the author compares the story and its relevance for the local church situation, using Judith Hermann's thoughts on trauma and recovery. By comparing the story of the concubine of a Lewi and the situation of the local church in an effort to create peace and uncover the deeper meaning contained in the book of judges. The author shows the psycho-social situation through the eyes of the mistress of a Lewi who was a victim and a Lewi who was a witness to the incident. The research shows that this story has a traumatic impact on the victims and witnesses and this can also be a reference for local churches in addressing PTSD and to create peace in congregational life
Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mewarnai
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan motorik halus melalui kegiatan mewarnai di TK Gembala Baik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan yang signifikan setelah dilakukannya kegiatan mewarnai. Anak dapat menunjukkan peningkatan dalam menggerakkan jari-jari tangan dan koordinasi antara mata dan tangan, serta kemampuan anak dalam memilih warna yang sesuai. Penting untuk diingat bahwa kegiatan mewarnai menjadi salah satu cara atau alat yang efektif untuk anak melatih perkembangan motorik halusnya pada masa-masa awal pendidikan anak
KONSELING PASTORAL DEFENSE MECHANISM PADA REMAJA PELAKU BULLYING
This study discusses the defense mechanisms of adolescent bullies, the factors that cause adolescents to use bullying as a form of defense mechanism and how defense mechanisms can be utilized as a pastoral counseling strategy. This study used the descriptive qualitative method. The data were obtained from observations, interviews and literature studies related to defense mechanisms for bullying adolescents. Where the defense mechanisms in adolescent bullies are irrational, destructive and aggressive. This is caused by an ego that has not yet developed and matured, as well as the bullies relationship with family, parents, peers, school and church. Therefore, through pastoral counseling, the bullies as the counselee will be assisted and directed to use a healthy defense mechanism. Defense mechanisms such as repression, diversion, reaction formation, regression and sublimation will be used as a pastoral counseling strategy. So negative defense mechanisms can be trained and diverted by processing or dealing with anxiety and conflicts in healthier manners. Defense mechanism can also be used to help bullies to stop using bullying as a defense mechanism through its use as a pastoral counseling strategy
Upaya Menangani Kecemasan Lansia Awal Menjelang Pensiun
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui Pengertian Pensiun (2) Mengetahui apa saja yang ditimbulkan dari lansia awal saat menjelang pensiun. (3) Mengetahui mengapa kecemasan dapat terjadi pada saat pensiun ataupun saat menjelang pensiun. (4) untuk mengetahui bagaimana upaya menangani atau mencegah dampak buruk yang dialami lansia awal saat menjelang pensiun ataupun saat pensiun. Pensiun merupakan jaminan di hari tua dan dalam hal seorang karyawan mendapat kecelakaan sehingga karyawan tersebut tidak dapat bekerja lagi atau meninggal dunia, hal ini merupakan masalah sosial yang tidak hanya menjadi tanggung jawab pribadi karyawan, tetapi juga menjadi tanggung jawab pemerintah atau badan-badan swasta. Namun walaupun pensiun dilihat menyenangkan karena akan tidak melakukan pekerjaan seperti biasa tidak semenyenangkan itu. Pensiun seringkali membawa dampak negative bagi yang mengalaminya karena adanya perubahan kehidupan. Perubahan-perubahan tersebutlah yang akan menyebabkan kecemasan pada pensiun ataupun seseorang yang menjelang pensiun. Hal tersebut tidak dapat dipungkiri, pensiun dapat menjadi awal mula kecemasan pada lansia awal. Maka dari itu dalam penelitian ini penulis memberikan upaya dalam menghadapi masalah kecemasan pada saat menjelang pensiun ataupun pada saat pensiun
Diseminasi Hasil Penelitian dan Kampanye Membangun Perilaku Peduli Satwa Langka Di Sulawesi Utara
Satwa langka di Sulawesi Utara, seperti Anoa, Maleo, dan Tarsius, menghadapi ancaman serius akibat perburuan liar, degradasi habitat, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Untuk mengatasi tantangan ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan tujuan membentuk karakter peduli satwa langka melalui pendekatan Pendidikan Agama Kristen (PAK) yang menanamkan nilai kasih, tanggung jawab, dan pelestarian ciptaan Tuhan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan gereja terhadap pentingnya perlindungan satwa langka serta mendorong partisipasi aktif dalam pelestarian.
Kegiatan ini menggunakan metode seminar dan workshop untuk diseminasi hasil penelitian kepada komunitas ilmiah dan praktisi, serta kampanye publik melalui penyebaran stiker "Save Satwa Langka Sulawesi Utara." Pendekatan ini mengintegrasikan transfer ilmu dengan tindakan nyata, terutama melalui program pelayanan anak yang mengajarkan nilai-nilai peduli lingkungan sejak dini.
Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya gereja, terhadap peran mereka dalam perlindungan satwa langka. Program ini juga berhasil mendorong tindakan nyata melalui keterlibatan dalam kampanye pelestarian serta membangun kemitraan strategis dengan organisasi konservasi dan pemerintah. Selain itu, pendekatan PAK yang digunakan memperkuat pelibatan anak-anak dalam program pelayanan berbasis lingkungan, yang menjadi fondasi pembentukan karakter peduli satwa langka
Efektivitas Budaya Literasi Dalam Meningkatkan Minat Membaca Alkitab Bahasa Manado (Studi pada ASM di GMIM Wilayah Mandolang)
Membaca Alkitab merupakan kegiatan yang wajib dilakukan oleh anak sekolah minggu sebagai bagian dari pelayanan di gereja dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari budaya literasi. Akan tetapi budaya literasi dan minat membaca khususnya Alkitab bahasa Manado merupakan hal yang baru dilaksanakan dalam lingkungan pelayanan GMIM. Tujuan dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut : 1.) untuk mengeksplorasi budaya literasi dalam lingkungan Anak Sekolah Minggu di GMIM Wilayah Mandolang; 2.) untuk mengeksplanasi seberapa besar minat membaca Alkitab Bahasa Manado pada anak Sekolah Minggu di GMIM Wilayah Mandolang?; 3.) untuk mengeksplanasi budaya literasi yang ada mampu meningkatkan budaya membaca Alkitab Bahasa Manado pada Anak Sekolah Minggu di GMIM Wilayah Mandolang. Hasil penelitian diketahui bahwa budaya literasi dalam lingkungan pelayanan ASM sudah terlaksana dalam penatalayanan yang diberikan oleh komisi pelayanan Anak walaupun pelaksanaannya berupa usaha untuk membaca dan memahami teks dalam Alkitab dan pelaksanaannya yang diajarkan dalam kehidupan mereka sehari-hari sebagai bagian dari pengajaran pendidikan agama Kristen namun dampaknya terutama dalam hal menumbuhkan minat membaca oleh sebagian besar anak sekolah minggu, hal ini terbukti dalam hasil angket yang disebarkan diketahui bahwa ASM ini 90% memiliki minat yang cukup dalam membaca Alkitab bahasa Manado, dan hanya 10% yang menunjukkan adanya minat yang tinggi dalam membaca, walaupun terkendala dengan kurangnya sarana yang tersedia seperti buku Alkitab dan kondisi lingkungan baik dalam keluarga, sekolah dan gereja. Budaya literasi yang sudah ada belum mampu meningkatkan minat membaca Alkitab bahasa Manado, oleh karena banyak faktor yang mempengaruhi baik eksternal maupun internal di lingkungan ASM GMIM Wilayah Mandolang.