Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an (JHQ)
Not a member yet
211 research outputs found
Sort by
Penerapan Istinbath Hukum Munawir Sjadzali Terkait Pembagian Harta Waris Di Masyarakat Rantau Perkumpulan Keluarga Minang Pekanbaru
Pembagian harta waris adalah salah satu aspek penting dalam hukum Islam yang memerlukan perhatian khusus. Dalam hukum Islam, pembagian harta waris dilakukan berdasarkan prinsip keadilan dan kesetaraan. Namun, dalam prakteknya, pembagian harta waris seringkali mengalami kesulitan dan konflik, terutama dalam masyarakat yang memiliki budaya dan adat istiadat yang berbeda.Dalam masyarakat Minang, pembagian harta waris memiliki tradisi dan adat istiadat yang khas. karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk memahami bagaimana penerapan istinbath hukum Munawir Sjadzali terkait pembagian harta waris di masyarakat rantau Perkumpulan Keluarga Minang Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi empiris mengenai penerapan istinbath hukum Munawir Sjadzali terkait pembagian harta waris di masyarakat rantau Perkumpulan Keluarga Minang Pekanbaru dan faktor-faktor yang mempengaruhi kelancaran dalam penerapan istinbath hukum Munawir Sjadzali.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan istinbath hukum Munawir Sjadzali terkait dengan pembagian harta waris di masyarakat rantau Perkumpulan Keluarga Minang Pekanbaru dilaksanakan dengan mempertimbangkan nilai-nilai keadilan dan budaya masyarakat. Pembagian warisan dilakukan secara angka berbeda namun secara nilai sama. Faktor-faktor yang mempengaruhi kelancaran dalam penerapan istinbath hukum Munawir Sjadzali meliputi pola pembagian harta waris 1:1, sistem pembagiannya yang lebih mudah dipahami, musyawarah untuk mufakat, dan bersikap arif dan adil.Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan istinbath hukum Munawir Sjadzali terkait pembagian harta waris di masyarakat rantau Perkumpulan Keluarga Minang Pekanbaru dilaksanakan dengan mempertimbangkan nilai-nilai keadilan dan budaya masyarakat, serta menggunakan sistem yang lebih mudah dipahami dan efektif dalam mengharmoniskan keluarga
Perbedaan Status Gizi Santri Putri Yang Telah Mengalami Menarche Dan Belum Menarche Di Pondok Pesantren Putri Hamalatul Quran Putri Kediri
Menarche atau menstruasi pertama adalah tanda anak perempuan Anda berada di masa remaja menuju dewasa. Usia remaja putri pada waktu mengalami menarche berbeda-beda, sebab hal itu tergantung kepada faktor genetik (keturunan), bentuk tubuh, serta gizi seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hipotesis bahwa ada perbedaan status gizi dari santri pondok pesantren hamalatul quran putri yang telah mengalami menarche dan belum menarche di pondok pesantren hamalatul quran putri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis cross sectional dengan pengambilan sampel acak sederhana. Target populasi adalah semua santri pondok pesantren hamalatul quran putri , sebanyak 54 siswa. Jumlah sampel 42 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner tertutup untuk mengetahui data tentang terjadinya menarche dan untuk mengetahui tentang status gizi dengan mengukur tinggi dan berat badan untuk semua subyek penelitian dengan menggunakan prosedur standar. Status gizi dihitung sebagai BMI [BB (kg) / TB (m2)] dan dibandingkan dengan nilai persentil. Setelah data dikumpulkan, ditabulasi dan diuji dengan menggunakan Mann Whitney U-Test. Hasil penelitian diperoleh ada perbedaan status gizi dari santri pondok pesantren hamalatul quran putri yang telah mengalami menarche dan belum menarche di pondok pesantren hamalatul quran putri . (Z hitung > Z tabel yaitu 9,4 > 1,96). Penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pihak pondok pesantren untuk meningkatkan status gizi yang berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi santri merek
Pengaruh Antara Peran Serta Wali Santri dengan Pengetahuan Santri Putri Usia 12-19 Tahun Tentang Kesehatan Reproduksi di Lingkungan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Putri Pare - Kediri
Pendahuluan: Masalah santri dengan alat reproduksinya kurang mendapat perhatian karena umur relatif muda, masih dalam status di pondok pesantren dan seolah-olah santri bebas dari kemungkinan menghadapi masalah penyulit dan penyakit yang berkaitan dengan alat reproduksinya. Hal ini dikarenakan kurangnya peran serta wali santri, karena kesibukan mencari nafkah sehingga kurang memperhatikan anaknya, serta kurangnya pengetahuan orang tua yang berhubungan dengan pendidikan reproduksi mereka serta beberapa wali santri merasa masih tabu membicarakan masalah reproduksi dengan putrinya Tujuan: Menganalisis Pengaruh antara peran serta wali santri dengan pengetahuan santri putri usia 12-19 tahun tentang kesehatan reproduksi di Pondok pesantren Hamalatul quran putri pare-kediri Tahun 2022 Metode: Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional merupakan rancangan penelitian yang pengukuran atau pengamatannya dilakukan secara simultan pada satu saat (sekali waktu) . Populasi Pada penelitian ini populasinya adalah seluruh santri putri PP HQ usia 12-19 yaitu 54 orang, teknik sampling menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan tabulasi silang Hasil: dapat diketahui bahwa lebih dari sebagian responden yang wali santrinya berperan memiliki pengetahuan baik yaitu 20 orang (66,67%), sedangkan kurang dari sebagian responden yang orang tuanya tidak berperan memiliki pengetahuan kurang yaitu 10 orang (41,67%). Kesimpulan: Dari hasil penelitian yang didapatkan, maka dapat diambil kesimpulan penelitian yaitu Sebagian besar wali santri responden di Ponpes HQ Putri berperan, Kurang dari sebagian responden di Ponpes HQ Putri Tahun 2022 memiliki pengetahuan cukup tentang kesehatan reproduksi dan Ada Pengaruh antara peran serta wali santri dengan pengetahuan santri putri usia 12-19 tahun tentang kesehatan reproduksi di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Putri Pare - Kediri Tahun 2022.Saran: Penelitian ini hendaknya dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk penelitian-penelitian yang berikutnya sehingga dapat memperoleh hasil yang lebih baik dan bermanfaat untuk lingkungan ponpes khususnyaPeran sert
Peningkatan Belajar menghafal Al Quran santri dengan hypnoterapi Study di Pondok Pesantren Hamalatul Quran putri Ringinagung
Setiap santri pasti memiliki motivasi belajar yang berbeda-beda, ada yang rendah namun juga ada yang tinggi. Faktor yang mempengaruhi motivasi belajar dari para santri dapat dari luar ataupun dari dalam diri individu. Dampak yang ditimbulkan dari motivasi belajar yang rendah yaitu kurang bersemangatnya saat proses pembelajaran. Motivasi belajar yang rendah dapat dialami oleh siapa saja. Masalah ini terjadi pada santri Pondok Pesantren Hamalatul Quran Ringinagung Keling Kepung Kabupaten Kediri yang mengalami motivasi belajar rendah yang ditandai dengan seperti ngobrol dan kadang tidur saat muroqobah, , tidak memperhatikan saat sedang proses pembelajaran dan jarang setoran hafalanya, Sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan motivasi belajar dengan menggunakan hipnoterapi pada santri Pondok Pesantren Hamalatul Quran Ringinagung Keling Kepung Kabupaten Kediri. Motivasi belajar sangat penting dalam pengembangan diri, sebab pengembangan diri adalah belajar, belajar adalah pengembangan diri. Jika seorang anak ingin lebih sukses dibanding pencapaian keberhasilan anak saat ini, kuncinya ialah jangan pernah berhenti belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh hipnoterapi terhadap motivasi belajar yang dialami oleh pada santri Pondok Pesantren Hamalatul Quran Ringinagung Keling Kepung Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Pre-Experimental design dan desain penelitian One group pretest- post test desain. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran skala motivasi belajar. Yang mana diambil 35 santri, terdiri dari 18 kelompok eksperimen dan 17 kelompok kontrol. Analisis data menggunakan teknik uji- t. Analisis data dengan menggunakan bantuan SPSS (Statistical Program For Social Service) versi 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan uji analisis Independent Samples Test diperoleh nilai T sebesar -2.607 dengan taraf signifikansi 0,014 sehingga berada di bawah 0,05. Artinya ada perbedaan perubahan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Namun dengan melihat nilai T yang negatif, dan melihat mean gainscore, perubahan kelompok kontrol lebih besar dari pada kelompok eksperimen. Berarti perubahan nilai tidak disebabkan oleh hipnoterapi. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi “ada Pengaruh Hipnoterapi terhadap Motivasi Belajar santri Pondok Pesantren Hamalatul Quran Ringinagung Keling Kepung Kabupaten Kediri” ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa hipnoterapi berpengaruh terhadap motivasi belajar pada pada santri Pondok Pesantren Hamalatul Quran Ringinagung Keling Kepung Kabupaten Kediri pada periode 2021/202
Pembelajaran Tahfidzul Qur’an di Pesantren pada Masa Pandemi Covid-19
Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mengenai pandemi Virus Covid-19 yang menggemparkan dunia mempengaruhi segala aspek kehidupan baik politik, ekonomi, sosial dan dunia pendidikan. Banyak sekolah yang terpaksa ditutup, sehingga para siswa harus melaksanakan pembelajaran secara virtual/daring (dalam jaringan). Akan tetapi, saat ini ada juga beberapa sekolah yang tetap melaksanakan pembelajaran dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, salah satunya yaitu Pondok Pesantren. Hal ini tentunya sangat berdampak terhadap psikis para santri, karna maraknya pandemi covid-19 ini menyebabkan para santri mengalami berbagai problematika dalam menghafal dan menjaga hafalannya. Oleh karena itu, dalam pengabdian ini, peneliti melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap santri tahfidzul Qur’an di Pondok Pesantren Mashlahatul Hidayah, dengan tujuan agar para santri tetap menjaga kualitas dan kuantitas hafalan ditengah maraknya pandemi Virus Covid-19. Selain itu, peneliti juga memberikan sedikit motivasi kepada para santri agar tetap semangat dalam menghafal Al-Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Moncek Timur, kecamatan Lenteng, kabupaten Sumenep. Sasaran dari pengabdian ini yaitu santri putri berjumlah 9 orang yang sedang menempuh jenjang Pendidikan MTs-MA, sekaligus penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Mashlahatul Hidayah. Dengan adanya pengabdian ini, membuat para santri penghafal Al-Qur’an semakin semangat, sehingga mereka mampu menghafal Al-Qur’an dengan baik. Hal ini dapat dibuktikan dengan bertambahnya kualitas dan kuantitas serta semangat mereka dalam menghafalkan Al-Qur’an
Program Majelisan dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan (Studi Living Qur’an di Pusat Pendidikan Ilmu Al-Qur’an Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peserta didik PPIQ yang mengalami ketidakseimbangan antara murajaah dan hafalan yang telah diperoleh. Mayoritas dari mereka tidak bisa mengimbangi antara murājaah dan hafalannya, bahkan murājaah-nya tidak mencapai separuh dari setoran hafalannya. Mereka lebih mementingkan kuantitas hafalan dan berlomba-lomba dalam menyelesaikan hafalan, tanpa mempedulikan kualitas hafalannya. Fenomena ini terjadi sebelum lembaga PPIQ menerapkan metode majelisan. Berangkat dari permasalahan tesebut, peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana program majelisan yang sudah menjadi tradisi di Lembaga PPIQ Pondok Pesantren Nurul Jadid. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, serta pengumpulan data melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa program majelis Al-Qur’anan yang diterapkan di Lembaga PPIQ dapat menjadi problem solving atas keresahan peserta didik PPIQ dalam menjaga hafalannya. Dengan adanya majelsian ini dapat membantu peserta didik untuk menjaga kualitas hafalan merek
Optimalisasi Penerimaan Santri Baru melalui Pengembangan Customer Relationship Management (CRM) di Pondok Pesantren Hamalatul Quran Putri
Sebuah organisasi maupun lembaga sangatlah penting untuk memiliki strategi pemasaran yang efektif dan berkualitas guna mewujudkan tujuan organisasi maupun lembaga itu sendiri. Perkembangan sistem informasi yang sangat cepat dalam memasuki era digitalisasi tak terkecuali pendidikan di pesantren memiliki persaingan yang semakin ketat dalam hal promosi maupun rekrutmen santri baru, selain harus mempertahankan jumlah santri yang sudah ada, juga perlu adanya penerapan-penerapan strategi promosi dan rekrutmen santri baru yang efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan alternatif penerimaan santri baru (PSB) yang masih dilakukan secara konvensional di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Putri. Metode peningkatan layanan yang terdigitalisasi dalam persaingan promosi dan rekruitmen santri baru yaitu dengan menggunakan konsep manajemen hubungan dengan pelanggan atau Customer Relationship Management (CRM). Penelitian ini menggunakan metode Waterfall (air terjun) dimana setiap tahapan harus selesai terlebih dahulu sebelum memasuki tahapan selanjutnya. Guna penyebaran informasi pendaftaran secara on line maka dibangun sistem berbasis web site sehingga meluaskan keterjangkauan aksesbilitas calon santri baru. Dengan Sistem website ini calon santri bisa mendaftar dan melihat informasi pendaftaran akan mempermudah panitia Penerimaan santri baru dalam mengolah data calon santri baru mulai pendaftaran sampai proses penerimaan santri baru yang berada diluar kota maupun didalam kota, dan informasi seputar penerimaan santri baru yang bisa diakses dari media website. Setelah diadakan pengujian bahwa 58,15% website berjalan dengan baik sesuai fungsinya. Maka dibuatlah sistem pendaftaran berbasis website yang menggunakan Sublime Text 3, PHP dan MySQL sebagai media penyimpanan data dan SMS Gateway sebagai penunjang sistem dalam mempermudah pelayanan terhadap santri dan orang tua Metode pengujian sistem yang dikembangkan adalah menggunakan black box & white box testing
Kompres Hangat pada Remaja Putri yang Mengalami Dismenorhea di Lingkungan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Putri Pare - Kediri
Pendahuluan: Gangguan menstruasi atau sering disebut pre menstrual syndrome yang sering terjadi pada perempuan salah satunya adalah dismenore. Kejadian dismenorhea pada remaja putri khususnya akan memberikan dampak terhadap penurunan kualitas aktivitas fisik. Tujuan: Menganalisis pengaruh terapi kompres hangat terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri di lingkungan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Putri Pare - Kediri. Metode: Desain penelitian ini adalah pre-test and post-test design with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri yang mengalami dismenore di lingkungan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Putri Pare - Kediri. Sampel berjumlah 50 responden, teknik sampling menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, lalu dianalisis dengan paired samples t-test dan independent samples t-test. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa rerata dismenore sebelum pemberian kompres hangat adalah 7,00 dan setelahnya adalah 4,95, dengan p-value = 0,000, sehingga ada perbedaan dismenore antara sebelum dan sesudah diberikan kompres hangat. Hasil uji perbedaan antar kelompok menghasilkan p-value = 0,003, sehingga ada pengaruh terapi kompres hangat terhadap dismenore pada remaja putri di lingkungan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Putri Pare - Kediri. Kesimpulan: Pemberian kompres hangat efektif memberikan dampak untuk mengatasi masalah dismenorhea pada remaja putri dengan nilai p-value (p=0,000). Saran: Pemberian edukasi oleh guru tentang pentingnya kompres hangat untuk mengurangi nyeri dismenorhe
Efektivitas Program Sekolah Ramah Anak dalam Pembentukkan Karakter Positif pada Anak Kelompok B Usia 5-6 Tahun di RA Labschool IIQ Jakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ke-efektivitasan program sekolah ramah anak dalam upaya pembentukkan karakter pada anak usia 5 – 6 tahun. Metode yng digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur atau mengumpulkan pustaka dari jurnal nasional, jurnal internasional, dan buku kemudian di analisis memakai metode analisis studi literatur. Hasil dari penelitian ini menjukkan bahwa pembentukkan karakter pada anak usia 5 - 6 tahun di RA Labschool IIQ Jakarta sangat memberi pengaruh yang besar, dan ini terbukti dari perbedaan sebelum dan sesudah penerapan sekolah yang ramah anak. RA Labschool IIQ telah menerapkan sekolah ramah anak dengan baik meskipun masih ada beberapa komponen Sekolah Ramah Anak (SRA) yang belum terpenuhi pada sarana-prasarana, sedangkan dalam proses pembelajaran yang sekolah ramah anak RA Labschool IIQ Jakarta telah menerapkannya dengan program pembiasaan yang baik, dan menjadikan karakter anak didik menjadi lebih baik dari sebelum penerapan sekolah yang ramah anak. Meskipun masih ada beberapa anak yang tantrum dan super akti
Transformasi Pendidikan Sains di Pesantren, Perspektif Surah Al-Ankabut Ayat 41, Kajian Living Qur’an (Studi Kasus Pesantren Tebuireng)
Bermula dari minimnya para alumni pesantren yang tidak mampu memahami teks ayat-ayat kauniyah di dalam Al-Qur’an, mulai dari fenomena kejadian alam hingga pembentukannya, menyadarkan bahwasanya kitab suci Al-Qur’an beserta seluruh isinya masih dipahami sebagai bentuk yang kaku dan tidak ada pengembangan dari keilmuan selain ranah agama. Dari keresahan tersebut, mendorong peneliti untuk melakukan sebuah penelitian kepada salah satu lembaga pendidikan di pesantren yang telah melakukan transformasi pendidikan nya kepada ranah sains. Dari data yang ditemukan pada penelitian ini, peneliti mendapati bahwa SMA Tresains yang berada di naungan Pesantren Tebuireng telah melakukan terobosan memadukan keilmuan sains dengan dasar-dasar ilmu pesantren. Penelitian ini mengambil tempat Pesantren Tebuireng untuk menjadi Studi Kasus nya, dan menjadikan kajian Living Qur’an secara kualitatif untuk mendapatkan gambaran dan informasi mengenai transformasi pendidikan sains yang ada di Pesantre