Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an (JHQ)
Not a member yet
211 research outputs found
Sort by
Pengembangan Tauhid Anak Usia Dini di Era Digital
Permasalahan yang sedang dihadapi oleh Bangsa Indonesia yaitu turunnya pemahaman tauhid terhadap generasi digital. Jika dalam diri anak usia dini tidak diperkenalkan dan ditanamkan tauhid dengan benar maka anak akan memiliki pribadi yang kurang berkarakter dan berakhlak. Dalam ajaran agama islam, tauhid merupakan pedoman atau tuntutan supaya dapat direalisasikan didalam kehidupan sehari-hari sebab tauhid merupakan suatu ajaran islam yang dibangun berdasarkan syariat-syariat agama. Dengan di tanamkan pengetahuan tauhid sejak dini maka dapat mengantisipasi anak memiliki sifat menyekutukan Allah, menyimpang dari kebenaran islam dan menampakan diri sebagai muslim tetapi hatinya kafir. Gagasan dan ide klinik parenting menjadi sebuah usulan agar orang tua dapat berperan sebagai guru atau pendidik pertama bagi anak dalam mengajarkan ilmu tauhid yang sesuai dengan ajaran islam, selain itu Allah telah berfirman pada Al Qur’an surah Luqman ayat 13 yang artinya adalah “Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan (Allah) sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”. (QS. Luqman: 13) Dengan begitu sudah dijelaskan bahwasanya orang tua anak memiliki kewajiban kepada anak supaya mengajarkan Tauhid sejak dini, dengan progam parenting maka orang tua dapat lebih dekat dengan anak, sehingga anak usia dini akan selalu mengikuti bimbingan yang diajarkan oleh orang tua anak dan selalu menghubungkan kegiatan sehari-hari dengan ilmu tauhi
Tinjauan Tingkat Kedisiplinan Santri Berdasarkan Kegiatan Shalat Tahajud Berjamaah
oai:ojs2.jogoroto.org:article/5Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui gambaran tingkat kedisiplinan santri Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Putri 3 berdasarkan kegiatan shalat tahajud berjamaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskrptif kuantitatif. Jenis metode penarikan sampel yaitu systematic random sampling. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Hammalatul Qur’an Putri III, dengan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santri Pondok Pesantren Hammalatul Qur’an Putri III dengan jumlah 120 santri, sedangkan sampel penelitian sebanyak 15 santri berdasarkan metode penarikan yang diterapkan dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data primer yaitu data kuantitatif melalui behavior checklist yang digunakan untuk mengetahui konsistensi kedisiplinan dalam pelaksanaan shalat tahajud subjek selama 7 hari, sedangkan pengumpulan data sekunder yakni data kualitatif melalui wawancara terstruktur untuk mengetahui gambaran kedisiplinan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kedisiplinan santri dapat ditinjau berdasarkan kegiatan shalat tahajud berjamaah. Presentase tingkat kedisiplinan santri dalam mengikuti kegiatan shalat tahajud berjamaah selaras dengan pemahaman koseptual mengenai disiplin dan memengaruhi kedisiplinan pada program kegiatan rutin pondok lainny
Penerapan Metode Latihan dalam Pengembangan Kemampuan Menghafal Surat-Surat Pendek Al-Qur’an
Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi penerapan metode Latihan dalam mengembangkan kemampuan menghafal surat-surat pendek Al-Qur’an siswa; dan mngetahui kendala-kendala dalam menerapkan metode Latihan dalam mengembangkan kemampuan menghafal surat-surat pendek Al-Qur’an siswa. Jenis Penelitian ini adalah penelitian dengan metode deskriptif, yaitu pencarian fakta dengan interprestasi yang tepat. Untuk mendapatkan data yang di peroleh penulis menggunakan teknik Observasi, Interview (Wawancara) Mendalam dan dokumentasi, analisis data di lakukan melalui proses Reduksi Data (Data Reduction), Data Display (Display Data), Verifikasi Data (Data Verivication). Hasil Penelitian didapatkan proses pembelajarannya dilakukan setiap hari hingga menjadi suatu kebiasaan dan dengan langkah-langkah belajar aktif. Strategi pembelajrannya diantaranya menambah jam pembelajaran, melakukan evaluasi setelah kegiatan, meningkatkan mutu pendidik serta melakukan komunikasi rutin dengan wali siswa. Kendala yang dialami sekolah maupun pendidik, yaitu kurangnya jam pembelajaran, kurangnya tenaga pendidik di setiap kelasnya, kurangnya kerjasama dengan wali siswa dan peserta didi
Internalisasi Infaq untuk Meningkatkan Kepedulian Sosial dalam Perspektif Pendidikan Islam (Kajian Q.S Al-Baqarah Ayat 215)
Pudarnya nilai-nilai sosial dalam diri manusia mengakibatkan merosotnya kepedulian sosial yang seharusnya tetap terjaga sebagai bentuk kebersamaan manusia itu sendiri. Internalisasi infaq akan membantu dan memberi kesempatan kepada anak untuk menumbuh-kembangkan sikap peduli terhadap sesama serta menjadikan anak sebagai pribadi yang berjiwa sosial tinggi. Tujuan yang hendak dicapai dalam penulisan artikel ini adalah untuk menginternalisasikan infaq, mengetahui bentuk kepedulian sosial yang terkandung dalam Q.S Al-Baqarah ayat 215 dan relevansinya dengan pendidikan Islam di Indonesia saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sehingga analisisnya lebih bersifat kualitatif dan lebih banyak mendeskripsikan segala bentuk data yang diperoleh dari lapangan. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian kepustakaan (Library Research), menggunakan teknik anilisis isi dan analisis wacana. Untuk pengumpulan data penulis menggunakan metode studi dokumenter (dokumentasi) dan penelusuran data online. Pengumpulan datanya dilakukan dengan menghimpun data-data dari berbagai sumber yang sudah ada, yaitu sumber primer berupa Al-Qur’an dan sumber sekunder seperti buku-buku dan data kepustakaan lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam dunia pendidikan Islam, infaq dapat meningkatkan kepedulian sosial antar sesama manusia dan menumbuhkan jiwa-jiwa sosial dalam diri tiap manusia sehingga terjalin suatu hubungan masyarakat yang rukun, damai, harmonis dan sejahtera sesuai yang dicita-citakan manusia pada umumnya
Penerapan Metode Yanbu'a Pemula untuk Pengenalan Huruf Hijaiyah pada Anak
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan dan strategi metode yanbu'a pemula dalam pengenalan huruf hijaiyyah pada anak Kelompok Bermain Permata Wonokasihan. Guru memanfaatkan semua sumber daya yang ada dilembaga tersebut untuk mencapai semua visi, misi dan tujuan yang telah ditetapkan. Langkah-langkah pembelajaran metode yanbu'a yakni membuka pelajaran dengan memberikan salam, pembacaan chadlarah, berdo'a pembuka. Strategi pembelajaran pengenalan huruf hijaiyyah dengan sistem individual dan klasikal disesuaikan dengan masing-masing jilid yang telah ditentukan pada kurikulum. Strategi yang digunakan antara lain dengan sorogan, klasikal dan individual, klasikal baca simak, hafalan, talqin, proses evaluasi berupa tes harian dan tes kenaikan jilid ditetapkan guru. Kendala implementasi metode yanbu'a pemula dalam pengenalan huruf hijaiyyah KB Permata Wonokasihan adalah kurang adanya koordinasi rutin bagi guru untuk menyeragamkan bacaan antar guru satu dengan guru yang lain, belum ada guru yang menerapkan metode tadarus karena metode tersebut membutuhkan waktu yang lama, perbedaan kecepatan kenaikan jilid setiap anak dalam satu kelas yang berbeda-bed
Habituasi Pembacaan Surat Al-Fath Ayat 29 dan Shalawat Nariyah di Pondok Pesantren Hamalatul Quran Jogoroto Jombang
Habituasi pembacaan surat al-Fath ayat 29 dan shalawat Nariyah merupakan suatu fenomena sosial yang berada di Pondok Pesantren Hamalatul Quran Jogoroto Jombang sebagai upaya para santri untuk menghidupkan Alquran di tengah kegiatan harian. Kegiatan ini juga merupakan bentuk dzikr al-Quran yang dilaksanakan di setiap harinya. Dengan tujuan untuk memohon kepada Allah agar dilancarkan rizki dari segala arah yang tidak disangka-sangka, untuk memenuhi kebutuhan pokok pesantren yang digunakan untuk memakmurkan santri.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dasar dari kegiatan habituasi di Pondok Pesantren Hamalatul Quran Jogoroto Jombang, serta mengetahui kegiatan tersebut secara langsung dengan melakukan penelitian secara langsung ke lapangan. Selain itu untuk mengetahui manfaat dari diadakannya kegiatan tersebut. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian living Quran, dalam jenis penelitian ini berusaha mengkaji bentuk interaksi masyarakat muslim terhadap Alquran pada aspek penerapan teks Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Peneliti bekerja sebagai kunci dalam pengumpulan data yang diperlukan dalam memenuhi data untuk pertanyaan dan tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan cara mereduksi data, menyajikan data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: (1) Kegiatan habituasi pembacaan surat al-Fath ayat 29 dan shalawat Nariyah merupakan suatu amaliyah yang digunakan sebagai dzikr al-Quran setiap hari, yang dilaksanakan ditengah-tengah kegiatan lainnya, yang lebih tepatnya dilakukan setelah melaksanakan shalat Hajat. (2) Kegiatan ini melibatkan bahan pokok yang berupa beras dengan tujuan untuk mengundang beras-beras yang lainnya melalui pembacaan surat al-Fath ayat 29 dan shalawat Nariyah kepada Allah. (3) Kegiatan ini secara langsung tidak ada hubungannya dengan kegiatan menghafal Alquran melainkan dzikir kepada Allah, namun secara tidak langsung kegiatan ini juga mengajarkan kepada para santri bahwa sesulit apapun dalam menghafal ayat-ayat Alquran jika dibaca secara berulang-ulang maka dengan sendirinya ayat tersebut akan hafal. (4) Tujuan kegiatan ini adalah memohon kepada Allah agar memberi kecukupan rizki agar niat mulia dan tujuan pesantren memberikan fasilitas biaya gratis kepada para santri yang sedang menghafal Alqura
Peningkatan Kecerdasan IESQ Santri melalui Pembelajaran Tahfidzul Qur’an
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya sebuah lembaga pendidikan yang dapat mengembangkan potensi peserta didik dengan maksimal. Salah satu potensi yang sangat mendasar adalah kecerdasan. Jika lembaga pendidikan yang ada mampu mengembangkan ketiga ranah kecerdasan tersebut dengan baik, maka generasi penerus bangsa akan menjadi pemuda yang cerdas dan bertaqwa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan reduksi, sajian, dan verifikasi data. Pengecekan keabsahan datanya menggunakan triangulasi, perpanjangan pengamatan, dan pengecekan teman sejawat. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran tahfidzul Qur’an dapat meningkatkan kecerdasan intelektual santri dimana daya ingatan menjadi lebih tajam melalui program yang diterapkan; kecerdasan emosional santri dalam bentuk sikap tanggung jawab dan sifat ta’dzim meningkat dengan pembelajran tahfidzul Qur’an; Santri penghafal al-Qur’an memiliki tirakat ibadah sholat sunnah dhuha, qiyamullail, puasa Senin Kamis, dan puasa daud yang dapat meningkatkan kecerdasan spiritual merek
Implementasi Metode Drill dalam Pelaksanaan Pembelajaran Hafalan Juz ‘Amma di Madrasah Diniyah Miftahul Ihsan Berankepil Wonosobo
Al-Qur’an merupakan kitab suci terakhir yang paling sempuran yang diturunkan Alloh sebagai pedoman hidup seluruh umat manusia. Pengetahuan tentang Al-Qur’an dapat dipelajari oleh manusia melalui proses, membaca, menghafal dan memahami maknanya. Pembelajaran menghafal Al-Qur’an merupakan aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan sejak usia dini. Anak usia dini ini mempunyai daya ingat yang kuat, walaupun belum bisa membaca maupun mengetahui huruf hijaiyah dalam al-Qur’an. Pembahasan dalam tulisan ini berkaitan dengan pembelajaran menghafal juz amma menggunakan metode drill di Madrasah diniyah Mifathul Ihsan Beran Kepil Wonosobo. Juz Amma adalah bagian dari Al-Qur’an yang terdapat dalam juz 30. Pembelajaran dengan metode drill ini memberikan kontribusi positif dalam membentuk pola pembiasaan secara kontinyu dan meningkatnya kemampuan daya ingat para santri. Penerapan metode driil dalam pembelajaran hafalan juz ‘amma diawali dengan pertama, tahap persiapan dengan mempersiapkan target dan capaian hafalan bagi santrinya. Kedua, tahapan pelaksanaan dan bimbingan pembelajaran hafalan Juz ‘Amm oleh ustadz dikelas secara konvensional. Ketiga, tahap evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari masing-masing santri dan sebagai langkah diagnosis dalam meningkatkan pembelajaran di waktu selanjutnya. Adapun dampak dari implementasi metode dril untuk mambangun kebiasaan dan sikap positif santri dan sebagai dasar untuk melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tingg
Meningkatkan Kualitas Membaca al-Qur’an melalui Pembelajaran al-Qur’an Metode Thoriqoty
Banyak beredar pembelajaran al-Qur’an yang menawarkan kecepatan dalam membaca al-Qur’an namun tidak membuat orang yang belajar al-Qur’an mampu membaca dengan baik dan benar secara Tartil. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui cara meningkatkan kualitas membaca al-Qur’an melalui pembelajaran al-Qur’an Metode Thoriqoty di MI Plus Madania Pelas Kediri 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan reduksi, sajian, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan datanya menggunakan triangulasi, keajekan pengamat, dan pengecekan teman sejawat. Pembelajaran dengan menggunakan metode Thoriqoty dapat meningkatkan kualitas dalam membaca al-Qur’an di MI Plus Madania Pelas Kediri dimana peningkatannya menggunakan lagu Rost sebagai titik tolak dalam bacaan tajwid, karena lagu merupakan sebuah intrumen yang dapat mempengaruhi otak jangka panjang dan bacaan tajwid merupakan sebuah kode yang dimasukkan dalam sebuah lag
Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Anak Usia Dini (Kajian Qur’an Surat Luqman Ayat 17)
Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui penanaman pendidikan karakter terhadap anak usia dini yang terkandung dalam surat Luqman ayat 17. Mengetahui penanaman nilai-nilai pendidikan karakter Anak Usia Dini yang terkandung dalam Q.S. Luqman:17, dan Mengetahui penerapan penanaman nilai-nilai pendidikan karakter Anak Usia Dini dalam Q.S Luqman:17. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (Library research) dalam penelitian ini hakikatnya sumber data yang diperoleh dari sumber data primer dan sumber data sekunder, teknik data dalam penelitian ini menggunakan metode studi dokumenter dan penelusuran data online, analisis yaitu metode ini digunakan untuk memperoleh keterangan isi komunikasi, yang disampaikan dalam bentuk lambang yang terdokumentasikan atau dapat didokumentasikan, analisis isi berfungsi untuk menggali nilai-nilai yang terpendam, atau kata lain untuk mengungkapkan makna yang tersirat dan tersurat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai pendidikan karakter anak usia dini (kajian Q.S Luqman ayat 17) dilakukan melalui metode nasihat, dimana anak diberi arahan untuk melakukan shalat, amar ma’ruf nahi mungkar dan sabar dalam menghadapi cobaan. Metode ini baik digunakan oleh orang tua terhadap anak karena madrasah pertama seorang anak adalah orang tua dan lingkungan keluarga. efektif digunakan dalam dunia pendidikan dalam lingkup keluarga, sekolah, dan masyaraka