Journal of STIM Shanti Bhuana
Not a member yet
100 research outputs found
Sort by
THE INFLUENCE OF CELEBRITY ENDORSE, BRAND CREDIBILITY AND PROMOTION ON PURCHASE INTENTION
Internet-based technology has shifted people's shopping patterns, where currently people are more interested in making online transactions rather than to come directly to a store or mall. The increase in people's online transactions is accompanied by the increasing number of e-commerce emerging in Indonesia, which of course they have to compete in developing various strategies to be able to survive and run their business. The use of celebrity endorsements in marketing activities is a method that is widely used today. The celebrities must certainly consider credibility, expertise and physical attractiveness as well as the suitability between the celebrity and the product they carry. Celebrity endorsements is also able to increase the credibility of a brand so that it can influence consumer behavior and encourage purchase intention. This research aim to knowing the influence of celebrity endorsements, brand credibility and promotions on consumer buying interest. The research method used is quantitative method and data analysis using multiple linear regression, data was obtained by distributing online questionnaires to 168 respondens. The results showed that celebrity endorsement credibility had a significant positive effect on e-commerce consumer buying interest, brand credibility had a significant positive effect on consumer buying interest and promotion had a significant positive effect on e-commerce consumer buying interest.Teknologi berbasis internet telah menggeser pola belanja masyarakat, di mana saat ini masyarakat lebih tertarik untuk melakukan transaksi online daripada harus datang langsung ke toko atau Mall. Meningkatnya transaksi online masyarakat di sertai dengan semakin banyaknya bermunculan e-commerce di Indonesia yang tentu mereka harus bersaing menyusun berbagai strategi untuk dapat tetap bertahan dan menjalankan usahanya. Penggunaan selebriti endorse dalam kegiatan marketing merupakan metode yang banyak dilakukan saat ini. Penggunaan selebriti tersebut tentu harus mempertimbangkan kredibilitas, keahlian dan daya tarik fisik serta kesesuaian antara selebriti dan produk yang dibawakannya. Penggunaan selebriti endorse yang sesuai juga mampu meningkatkan kredibilitas dari suatu merek sehingga dapat mempengaruhi perilaku konsumen dan mendorong minat beli. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh selebriti endorse, kredibilitas merek dan promosi terhadap minat beli konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan analisis data menggunakan regresi linear berganda yang diolah dengan menggunakan SPSS versi 25 pada Windows 10. Data diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner online sehingga terkumpul sebanyak 168 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas selebriti endorse berpengaruh positif signifikan terhadap minat beli konsumen e-commerce kredibilitas merek berpengaruh positif signifikan terhadap minat beli konsumen dan promosi berpengaruh positif signifikan terhadap minat beli konsumen e-commerce
PENGARUH CUSTOMER ENGAGEMENT BEHAVIOR TERHADAP BRAND LOYALTY YANG DIMEDIASI OLEH SOCIAL INTERACTIVITY PADA BRAND LOKAL KECANTIKAN DI INSTAGRAM
Adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat dan menjadikan internet sebagai kebutuhan pokok bagi mayoritas orang. Meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia diiringi pula dengan peningkatan jumlah pengguna media sosial. Lalu, pasar kosmetik di Indonesia juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan diprediksi akan mengalami peningkatan di tahun berikutnya. Pada tahun 2021 lalu, tercatat lima merek kecantikan lokal di Indonesia terlaris, yaitu Make Over, Wardah, Pixy, Luxcrime, dan MS Glow. Penelitian ini bertujuan mengenai pengguna Instagram terhadap merek kecantikan lokal di Indonesia yang secara signifikan mempengaruhi hasil kinerja brand dari pengalaman merek konsumen dengan social interactivity yang menghasilkan pengembangkan sikap dan persepsi konsumen terhadap suatu merek. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan menggunakan 140 sampel pengguna Instagram yang mengikuti 5 brand kecantikan lokal, yaitu Wardah, Make Over, MS Glow, Luxcrime, dan Pixy serta berada dalam kelompok usia 17 hingga 35 tahun. Hasil penemuan ini menunjukkan bahwa customer engagement behavior berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand loyalty yang dimediasi oleh social interactivity pada brand lokal kecantikan di Instagram. Pada brand kecantikan lokal tersebut dapat memperhatikan postingan, tren, dan fitur terbaru pada Instagram untuk meningkatkan interaksi konsumen.The development of information and communication technology is very rapid and makes the internet a basic need for the majority of people. The increasing number of internet users in Indonesia is accompanied by an increase in the number of social media users. Then, the cosmetics market in Indonesia has also increased from year to year and is predicted to increase in the following year. In 2021, there were five best-selling local beauty brands in Indonesia, namely Make Over, Wardah, Pixy, Luxcrime, and MS Glow. This study aims to find Instagram users towards local beauty brands in Indonesia which significantly influence the results of brand performance from consumer brand experience with social interactivity which results in the development of consumer attitudes and perceptions of a brand. This study uses a quantitative method with a purposive sampling technique and uses a sample of 140 Instagram users who follow 5 local beauty brands, namely Wardah, Make Over, MS Glow, Luxcrime, and Pixy and are in the age group of 17 to 35 years. The results of these findings indicate that customer engagement behavior has a positive and significant effect on brand loyalty mediated by social interactivity for local beauty brands on Instagram. These local beauty brands can pay attention to the latest posts, trends and features on Instagram to increase consumer interaction
PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, DAN LOKASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KETERLIBATAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MODERATING PADA TOKO BATANG MARAO BANGUNAN SUNGAI PENUH
Bisnis adalah usaha menjual barang atau jasa yang dilakukan oleh perorangan, sekelompok orang atau organisasi kepada konsumen (masyarakat) dengan tujuan utamanya adalah memperoleh keuntungan/laba (profit). Pada dasarnya, kita melakukan bisnis adalah untuk memperoleh laba atau keuntungan (profit). Dalam menjalankan bisnisnya, sebuah toko harus memiliki sebuah produk yang memiliki agar dapat dijual kepada konsumen dengan uang sebagai alat tukarnya sehingga dapat menghasilkan laba. Tujuan toko sendiri yaitu untuk mengahasilkan laba yang maksimal. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, maka perusahaan harus dapat menghasilkan produk yang bernilai. Analisis Statistik Menggunakan SEM AMOS Structural Equation Modeling (SEM) adalah alat statistik yang dipergunakan untuk menyelesaikan model bertingkat secara serempak yang tidak dapat diselesaikan oleh persamaan regresi linear. SEM merupakan sebuah teknik pemodelan statistik yang sangat umum dan saat ini semakin populer digunakan secara luas diberbagai lingkup ilmu pengetahuan. Berbeda dengan metode statistik seperti parametrik, non parametrik maupun multivariate, SEM melibatkan banyak perhitungan matematis yang sangat kompleks. Saat ini terdapat beberapa program aplikasi statistik yang digunakan untuk menyelesaikan SEM dan salah satunya adalah Analysis Moment of Structural (AMOS). Berdasarkan pengujian hipotesis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Kualitas produk, harga ,lokasi dan keterlibatan konsumen memberikan kontribusi sebesar 80,8%. Sisanya 19,2% merupakan kontribusi dari variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian. Dengan demikian membuktikan Kualitas produk, harga, lokasi dan keterlibatan konsumen bersama-sama berkontribusi Terhadap Keputusan Pembelian di Toko batang Marao Bangunan Kota Sungai Penuh
ANALISIS KEPUASAN WISATAWAN TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE OBJEK WISATA KABUPATEN KERINCI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Banyaknya keluhan pengunjung setelah berkunjung ke beberapa objek wisata yang ada di Kabupaten Kerinci berupa kritik dan saran. Kritik dan saran tersebut menunjukkan adanya perasaan kurang puas pengunjung setelah mengunjungi beberapa objek wisata yang ada di Kebupaten Kerinci yang mungkin disebabkan oleh berkurangnya daya tarik maupun menurunnya kualitas pelayanan dari pengelola. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Kepuasan, daya tari wisata dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan wisatatawan dan minat berkunjung ulang. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini merupakan orang yang pernah berkunjung ke salah satu objek wisata di Kabupaten Kerinci berjumlah 100 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan analisis jalur. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa variabel kepuasan wisatawan berpengaruh positif terhadap minat berkunjung ulang (hipotesis 1 diterima), variabel daya tarik berpengaruh positif terhadap kepuasan wisatawan (hipotesis 2 diterima), variabel kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap kepuasan pengunjung (hipotesis 3 diterima), variabel daya tarik berpengaruh positif terhadap minat berkunjung ulang (hipotesis 4 diterima), variabel kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap minat berkunjung ulang wisatawan (hipotesis 5 diterima)
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RISIKO KREDIT PADA SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BEI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal perbankan terhadap non-performing loans. Penelitian ini menggunakan variable independent yaitu ukuran bank, rasio kecukupan modal, kinerja bank, pertumbuhan pinjaman, inefisiensi bank, konsentrasi kepemilikan, diversifikasi, pertumbuhan PDB, inflasi dan pengangguran dengan variable dependen yaitu non-performing loans. Sampel yang digunakan sebanyak 35 bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020. Metode analisis yang digunakan adalah analisis panel data multiple regression.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank size, bank capitalization, bank performance, ownership concentration, gross domestic product growth, inflation, dan unemployment berpengaruh signifikan terhadap Non Performing Loan.Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan manajer dan investor dalam melihat faktor-faktor yang akan mempengaruhi tingkat risiko kredit bank.This study aims to analyze the internal and external factors of banking on non-performing loans. This study uses independent variables, namely bank size, capital adequacy ratio, bank performance, loan growth, bank inefficiency, ownership concentration, diversification, GDP growth, inflation and unemployment with the dependent variable being non-performing loans. The sample used was 35 banks listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2016-2020 period. The analytical method used is multiple regression panel data analysis. The results show that bank size, bank capitalization, bank performance, ownership concentration, gross domestic product growth, inflation, and unemployment have a significant effect on Non Performing Loans. The results are expected to be a reference for managers and investors in looking at the factors that will affect the level of bank credit risk
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINANCIAL LITERACY PADA GENERASI Z DI DKI JAKARTA
Literasi keuangan saat ini menjadi masalah bagi Sebagian masyarakat khususnya bagi Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan dari beberapa variable yaitu pengetahuan keuangan, sikap keuangan, dan perilaku keuangan terhadap literasi keuangan pada Generasi Z di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan data primer yang sumber datanya dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner sebanyak 135 responden yang berupa Generasi Z di DKI Jakarta. Data ini diolah menggunakan aplikasi aplikasi yang Bernama SPSS versi 25, dan AMOS versi 21. Metode analisis data menggunakan alat SEM. Penemuan dari penelitian ini adalah pengetahuan keuangan berpengaruh negatif terhadap literasi keuangan. sikap keuangan berpengaruh positif terhadap literasi keuangan. Sedangkan perilaku keuangan berpengaruh negatif terhadap literasi keuangan pengetahuan keuangan, sikap keuangan dan perilaku keuangan saling berhubungan positif. Penelitian ini diharapkan Generasi Z dapat meningkatkan literasi keuangan dengan mengikuti berbagai pendidikan formal maupun nonformal.Financial literacy is currently a problem for some people, especially for Generation Z. This study aims to analyze the relationship of several variables, namely financial knowledge, financial attitudes, and financial behavior to financial literacy in Generation Z in DKI Jakarta. This study used a quantitative approach and primary data whose data sources were collected through the distribution of questionnaires as many as 135 respondents in the form of Generation Z in DKI Jakarta. This data is processed using applications called SPSS version 25, and AMOS version 21. The data analysis method uses the SEM tool. The finding from this study is that financial knowledge negatively affects financial literacy. financial attitudes have a positive effect on financial literacy. Meanwhile, financial behavior negatively affects financial literacy, financial knowledge, financial attitudes, and financial behavior are positively interconnected. This research is expected to increase financial literacy by attending various formal and non-formal educatio
PENGARUH WLB, KARAKTERISTIK PEKERJAAN TERHADAP KEPUASAN KERJA, MODERASI SERVANT LEADERSHIP DI SETDA KABUPATEN PEKALONGAN
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis bagaimana Pengaruh Work Life Balance dan Karakteristik Pekerjaan Terhadap Kepuasan Kerja dengan Servant Leadership sebagai variabel moderasi pada Kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan. Dimana Kepuasan Kerja merupakan hal yang penting bagi pegawai dalam menjalankan tugas yang diembannya. Dengan adanya pipmpinan yang mengayomi bawahan diharapkan pegawai akan merasa nyaman dalam bekerja sehingga munculah kepuasan kerja pada pegawai. Penelitian ini dilakukan dengan metode populasi dan dilaksanakan pada Pegawai di Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan dengan status Aparatur Sipil Negara ( ASN ). Teknik pengujian data yang digunakan dalam melakukan penelitian ini meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi, uji t dan uji moderasi. Data yang terkumpul dilakukan uji validitas dengan metode analisis faktor dan dilakukan uji reliabilitas dengan koefisien alpha ( Alpha Cronbach ). Data tersebut dinyatakan valid dan hasil uji reliabilitasnya menunjukkan angka 0.911 untuk variabel Work Life Balace, 0.944 untuk variabel Karakteristik Pekerjaan, 0.924 untuk variabel Kepuasan Kerja, dan 0.960 untuk Servant Leadership. Hasil dari analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa Worklife Balance berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Kepuasan Kerja, Karakteristik Pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja, Work Life Balance terhadap Kepuasan Kerja dimoderasi oleh Servant Leadership, Karakteristik Pekerjaan terhadap Kepuasan Kerja dimoderasi oleh Servant Leadership.Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis bagaimana Pengaruh Work Life Balance dan Karakteristik Pekerjaan Terhadap Kepuasan Kerja dengan Servant Leadership sebagai variabel moderasi pada Kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan. Dimana Kepuasan Kerja merupakan hal yang penting bagi pegawai dalam menjalankan tugas yang diembannya. Dengan adanya pipmpinan yang mengayomi bawahan diharapkan pegawai akan merasa nyaman dalam bekerja sehingga munculah kepuasan kerja pada pegawai. Penelitian ini dilakukan dengan metode populasi dan dilaksanakan pada Pegawai di Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan dengan status Aparatur Sipil Negara ( ASN ). Teknik pengujian data yang digunakan dalam melakukan penelitian ini meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi, uji t dan uji moderasi. Data yang terkumpul dilakukan uji validitas dengan metode analisis faktor dan dilakukan uji reliabilitas dengan koefisien alpha ( Alpha Cronbach ). Data tersebut dinyatakan valid dan hasil uji reliabilitasnya menunjukkan angka 0.911 untuk variabel Work Life Balace, 0.944 untuk variabel Karakteristik Pekerjaan, 0.924 untuk variabel Kepuasan Kerja, dan 0.960 untuk Servant Leadership. Hasil dari analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa Worklife Balance berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Kepuasan Kerja, Karakteristik Pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja, Work Life Balance terhadap Kepuasan Kerja dimoderasi oleh Servant Leadership, Karakteristik Pekerjaan terhadap Kepuasan Kerja dimoderasi oleh Servant Leadership
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PERTUMBUHAN PERUSAHAAN BERDASARKAN LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA
Pertumbuhan perusahaan merupakan faktor penting yang akan menjadikan perekonomian perusahaan semakin dinamis. Dengan bertumbuhnya perusahaan menunjukkan bahwa perusahaan terus mengalami perkembangan dengan memperluas jangkauan produk atau layanannya untuk memberikan keragaman yang akan berpengaruh pada kondisi bisnis yang lebih stabil dan mengarah pada pengurangan resiko bisnis. Pentingnya pertumbuhan bagi perusahaan ditujukan untuk menciptakan kondisi bisnis yang mengarah kepada kesejahteraan ekonomi perusahaan. Dengan demikian, perusahaan harus tetap menjaga bisnisnya agar tetap stabil dan terus mengalami pertumbuhan. Terdapat faktor-faktor pertumbuhan perusahaan jika dilihat berdasarkan laporan keuangan perusahaan. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor pertumbuhan perusahaan berdasarkan dari laporan keuangan menggunakan variabel-variabel seperti ukuran perusahaan, likuiditas, profitabilitas yang akan diukur menggunakan Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE), dan leverage. Penelitian ini akan mengambil sebanyak 96 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai sampel selama periode 2016-2020. Penelitian ini akan menggunakan analisis regresi data panel sebagai metode analisis data dan hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh positif signifikan antara ukuran perusahaan, ROA, dan ROE terhadap pertumbuhan perusahaan. Sedangkan likuiditas dan leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan
PENGARUH PROFITABILITAS CAPITALTURNOVER FINANCIAL LEVERAGE KOMPOSISI ASSET UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTARDI BEI TAHUN 2019 SAMPAI 2021
Based on the above problem formulation, the objectives of this study are as follows: To obtain empirical evidence on the influence of profitability, capital turnover, financial leverage, asset composition, company size, affect the tendency of accounting fraud. The type of research that will be done is a type of quantitative research that is research that obtains data in the form of numbers or qualitative data used. The population used in this study is a manufacturing company listed on the Indonesian Stock Exchange (IDX). The sample in this study is a company that has complete data that can be used to analyze profitability, capital turnover, financial leverage, asset composition, and company size. The result of the variable Return on assets (X1) has no effect on the variable Tendency of accounting fraud, variable capital turnover (X2) has no effect on the variable Tendency of accounting fraud (Y), financial leverage variable (X3) has no effect on the variable Tendency of accounting fraud (Y), asset composition variable (X4) affects the variable Tendency of accounting fraud (Y). the firm size variable (X5) has no effect on the Tendency variable of accounting fraud (Y)
PENGARUH FLASH SALE PROMOTION DAN DISCOUNT TERHADAP ONLINE IMPULSIVE BUYING DI UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh flash sale promotion dan discount terhadap online impulsive buying pada Universitas Sari Mutiara Indonesia. Pengaruh antara flash sale dan discount akan dianalisis secara parsial dan secara simultan terhadap online impulsive buying. Metode penelitian yang digunakan adalah adalah penelitian kuantiatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner secara google form dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah Mahasiswa / I universitas sari mutiara indonesia yang menggunakan aplikasi shopee berjumlah 100 orang. Metode analisis yang digunakan adalah uji validitas, uji relibilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Variabel Flash Sale berpengaruh secara signifikan terhadap Online Impulsive Buying, Variabel Discount berpengaruh secara signifikan terhadap Online Impulsive Buying, Variabel Flash Sale dan Discount berpengaruh secara signifikan terhadap online impulse buying. Nilai adjusted R square atau nilai koefisien determinasi yang menunjukkan bahwa variabel Flash Sale dan Discount dapat menjelaskan variabel online impulsive buying sebesar 57% sedangkan sisanya sebesar 43% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk pada penelitian ini.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh flash sale promotion dan discount terhadap online impulsive buying pada Universitas Sari Mutiara Indonesia. Pengaruh antara flash sale dan discount akan dianalisis secara parsial dan secara similtan terhadap online impulsive buying. Metode penelitian yang digunakan adalah adalah penelitian kuantiatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner secara google form dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah Mahasiswa / I universitas sari mutiara indonesia yang menggunakan aplikasi shopee berjumlah 100 orang. Metode analisis yang digunaka adalah uji validitas, uji relibilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Variabel Flash Sale berpengaruh secara signifikan terhadap Online Impulsive Buying, Variabel Discount berpengaruh secara signifikan terhadap Online Impulsive Buying, Variabel Flash Sale dan Discount berpengaruh secara signifikan terhadap online impulse buying. Nilai adjusted R square atau nilai koefisien determinasi yang menunjukkan bahwa variabel Flash Sale dan Discount dapat menjelaskan variabel online impulsive buying sebesar 57% sedangkan sisanya sebesar 43% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk pada penelitian ini