Repository Uin Jambi
Not a member yet
1510 research outputs found
Sort by
Problematika Kepala Madrasah dalam Melaksanakan Supervisi Tenaga Kependidikan di Madrasah Aliyah Riyadhul Jannah Tanjung Jabung Barat.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mengapa kepala
madrasah belum melaksanakan supervisi tenaga kependidikan. Fokus
penelitian ini adalah kepala Tu, Staf dan sarana prasarana tentang
problematika kepala madrasah dalam melaksanakan supervisi tenaga
kependidikan di Madrsah Aliyah Riyadhul Jannah Tanjung Jabung Barat.
Peneliti membatasi dengan pelaksanaan, permasalahan serta upaya
dalam mengatasi permasalahan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.
Penentuan subjek menggunakan tekhnik purposive sampling.
menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan
dokumentasi. Tekhnik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data
dan verifikasi/penarikan kesimpulan, pengecekan keabsahan data
dilakukan dengan perpanjangan keikutsertaan, ketelitian pengamatan,
triangulasi dan melakukan konsultasi pembimbing.
Hasil temuan dari penelitian ini bahwa: 1) pelaksanaan supervisi yang
dilakukan oleh kepala madrasah adalah observasi tidak langsung,
percakapan pribadi dan mengadakan pertemuan rapat. 2) Faktor
penghambat kepala madrasah dalam melaksanakan supervisi yaitu,
sarana prasarana, keterbatasan dana, kurangnya kesadaran tenaga
kependidikan, masalah internal dan supervisi yang dilakukan pengawas
masih kurang. 3) Upaya kepala madrasah dalam menangani
permasalahan supervisi tenaga kependidikan adalah kepala madrasah
mengupayakan sarana prasarana, membangun kesadaran diri bagi
tenaga kependidikan dan menciptakan suasana kekeluargaan di
madrasah.
Kata Kunci: Problematika, Kepala Madrasah, supervisi dan Tenaga Kependidikan
“Tafsir Bi Al-Ma‟tsur Dan Bi Al- Ra‟yi (Studi Kitab Tafsir Al-Kasysyaf Karya Al-Zamakhsyari)”
Penelitian ini berjudul “Tafsir Bi Al-Ma‟tsur Dan Bi Al- Ra‟yi (Studi Kitab
Tafsir Al-Kasysyaf Karya Al-Zamakhsyari)” Al-Qur'an menjadi pedoman
hidup bagi manusia sepanjang masa dan dimanapun. Nabi Muhammad
SAW sendiri sebagai Penerima wahyu telah diberi wewenang oleh Allah
SWT untuk menjelaskan dan menyampaikan prinsip-prinsip dan ajaran-
ajaran yang ada didalamnya kepada manusia.
Tindakan itul telah dilanjutkanl oleh paral sahabat danl generasi-
generasil penerus lberikutnya, yaitu denganl melakukan upayal kajian danl
telaah terhadap Ayatl-ayat lAl-Qur'anl. Daril usaha itulahl kemudian
dikenall dengan tafsirl Al-lQur'an. Corak tafsirl yang terakhirl mewarnai
salahl satu tafsirl terkemuka padal abad XIIl M yaitul al-Kasysyafl karya lal-
Zamakhsyari. Karyal tersebut menurutl sebagian besarl ulama berbentukl
penafsiran bi al-ra‟yi.
Jenis penelitian ini yaitu Kulaitatif deskriptif, dengan jenis yaitu
kepustakaan, sumber data dalam penelitian ini adalah data-data literatur,
dokumentasi, atau berbagai sumber tertulis lainnya seperti buku ilmiah,
majalah ilmiah, sumber arsip, dokumen pribadi, ataupun berbagai artikel.
Metode analisis yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data,
display data, dan penarikan kesimpulan.
Al-Zamakhsyaril dalam memaknail ayat-ayatl al-lQur‟an sungguhl
terpengaruh olehl paham lMu‟tazilah yangl begitu rasionall dan cenderungl
memalingkan maknal zahir ayat kel makna majazil demi mandapatkanl
makna yangl relevan lmenurutnya. Namun berdasarkan penjelasan diatas,
menurut Hasbi Ash-Shiddieqy didalam menafsirkan ayat al-Qur‟an al-
Zamakhsyari tidak selalu menjadikan akall sebagai alatl bedah utamalnya,
tetapi ada juga ayat-ayat al-Qur‟an yang ditafsirkan menggunakan naql
atau menggunakan metode penafsiran bi al-Ma‟tsur. Sebagaimana
dijelaskan oleh Al-Farmawi, tafsir bi al ma‟tsur disebut pula tafsir bi-
riwayah dan an-naql yaitu penafsiran yang mendasarkan pada penjelasan
al-qur‟an itu sendiri, penjelasan rasul, penjelasan para sahabat melalui
ijtihadnya dan aqwal tabi‟in.
Kata Kunci: Tafsir Bi Al-Ma‟tsur, Tafsir Bi Al-Ra‟yi, Tafsir Al-Kasysya
Penerapan Media Montase Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V SD Negeri 07/III Sungai Abu Kabupaten Kerinci
Penelitian ini membahas tentang penerapan media montase untuk
meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SD Negeri 07/III Sungai Abu
Kabupaten Kerinci, dengan tujuan penelitian mengetahui peningkatan
pembelajaran melalui media montase terhadap keterampilan berbicara siswa kelas
V. Adapun proses siklus yang meliputi empat tahapan yaitu perencanaan,
pelaksanaan, observasi dan refleksi menjadi bagian dari pelaksanaan penelitian ini.
Berdasarkan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, data yang diperoleh
lalu diolah melalui reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil
penelitian menemukan bahwa penerapan media montase untuk meningkatkan
keterampilan berbicara siswa dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
(1) guru menggunakan strategi bercerita (2) guru menyiapkan alat dan bahan
gambar-gambar dari berbagai referensi sesuai tema dan subtema materi
pembelajaran berupa koran, majalah, ataupun gambar dari internet. (3) guru
membagi siswa secara klasikal dari kelompok yang beranggotakan 4-5 siswa tiap
kelompok, berpasangan kemudian individu. Sedangkan Untuk hasil proses
pembelajaran pada keterampilan berbicara ditunjukkan dari hasil pada tiap siklus
yang telah dilaksanakan, ketercapaian tersebut dengan rata-rata pra tindakan
44,42% , siklus I mengalami peningkatan mencapai rata-rata 54,80% sedangkan
siklus II meningkat signifikan mencapai 80,57%.
Kata Kunci : Penerapan, Media Montase, Keterampilan Berbicar
العناصر الجوهرية في فيلم الرسوم المتحركة "عاليا (UP)" لبيت دكتير (دراسة تحليلية في علم الأدب)
"Film Up merupakan film petualangan komedi-drama animasi CGI Amerika yang bergenre adventure, yang mengisahkan seorang kakek yang berpetualang menuju paradise fall, film ini diproduksi oleh Pixar Animation Studios dan dirilis oleh Walt Disney Pictures pada tahun 20090. Peneliti membahas tentang unsur intrinsik dalam film UP karya Pete Docter pada tahun 2009. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui dokumen dokumen tertulis yang dapat mendukung penelitian ini khususnya unsur unsur intrinsik film. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui unsur intrinsik dalam film Up karya pete docter 2) Untuk mengetahui hikmah yang terkandung didalam film Up pete docter. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sastra mengenai unsur intrinsik. Hasil penelitian ini menunjukan : 1) Unsur instrinsik dalam film up karya pete dokter adalah : Judul film : UP, Jenis Film , Animation, Adventure, Comedy Sutradara : Pete Doctor, Bob Peterson Produksi : Pixar Animation Studios, Alur : maju, Amanat : jika cita cita ingin terwujud maka besungguh sungguh lah kamu dalam mengerjarnya. Tokoh: Carl Fredickson, Elie, Rusl, Chales Muntz, Dug, Alpha. 2) Hikmah dalam film up karya pete docter adalah : Memiliki impian untuk dicapai, Tidak mudah menyerah , Pemberani , Tolong menolong , Rasa Peduli, Kelima hikmah yang peneliti temukan dalam film Up ini dapat dijadikan sebagai acuan kita dalam bersikap,karena semua yang didapat berkesan positif bagi penontonnya
تأثير استخدام طريقة الإملاء لمهارة الكتابة لدى الطلاب في المدرسة العالية الإسلامية الحكومية انسان جندكيا جامبي
"Skripsi ini membahas tentang pengaruh penggunaan metode eja dikte terhadap keterampilan menulis bahasa arab. Yang bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif dan pengaruh bila diterapkan dalam pembelajaran Bahasa arab guna untuk meningkatkan kemahiran menulis peserta didik.
Metode eja dikte merupakan bagian daripada keterampilan menulis, yang mana dalam penerapannya ini mencakup tiga konten dasar: Pertama, keterampilan mengeja dengan dua salamatin (keterampilan menyalin huruf dengan benar). kedua, tajuk ""Wadi's Skill"" (Keterampilan dalam Penempatan Tanda Baca yang Benar); Ketiga: Keterampilan formalisasi huruf dan kata yang jelas dan indah. dalam hal penulisan.
Jenis penelitian pada skripsi ini ialah true experimental design dengan menggunakan model postest only control design. Dan dalam pengumpulan data melalui observasi, dan tes wawancara . serta dalam mencari pengaruh menggunakan test-T untuk menguji hipotesisnya.
Yang mana hasilnya didapati bahwa siswa yang diberikan penerapan metode eja dikte memiliki perbedaan yang besar (hasil yang baik) dibandingkan dengan siswa tidak diberikan, maka dari itu dapat diketahui signifikansi antara siswa yang diberikan metode eja dikte dan yang tidak dalam peningkatan kemahiran menulis.
Rancang Bangun Game Algabet Bahasa Isyarat (BISINDO) Berbasis Android
Bahasa isyarat menjadi salah satu cara berkomunikasi orang-orang yang mengalami ketulian. Dengan menggunakan bahasa isyarat teman tuli dapat berkomunikasi dengan leluasa, sehingga bahasa isyarat dapat memudahkan komunikasi teman tuli dengan lawan bicaranya. Penelitian ini menggunakan metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle) dengan enam tahap, yaitu Concept (pengonsepan), Design (perancangan), Material Colecting (pengumpulan bahan), Assembly (pembuatan), Testing (pengujian), dan Distribution (pendistribusian). Penelitian ini menghasilkan game pembelajaran Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) Jambi yang diberi nama Isyaratku Jambi dengan menampilkan materi pembelajaran bahasa isyarat dan kuis yang memilik 4 tingkat kesulitan. Hasil game ini berupa apk berbasis android. Game ini dapat membantu pengguna dalam mempelajari Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) Jambi dengan materi yang ada pada game ini. Game ini dapat dikategorikan layak, karena pada tahap pengujian blackbox dengan bantuan 4 orang responden mendapatkan nilai 95%
Analisis Strength, Weakness, Opportunities, Threats (SWOT) Untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha Kuliner Rumah Makan Sutan Mudo Sakato (SMS) di Desa Sebapo Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi.
Bisnis kuliner adalah bisnis yang paling berkembang pesat, makanan
adalah kebutuhan setiap orang dalam setiap harinya. Daya Saing adalah
kemampuan perusahaan untuk dapat bersaing atau menjadi unggul dari
perusahaan pesaingnya dalam merebut perhatian dan loyalitas konsumen,
memperoleh laba yang berkelanjutan dan mempertahankan pasar. Analisis SWOT
adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi faktor
internal dan eksternal suatu spekulasi bisnis.
Penelitian SWOT untuk meningkatkan daya saing Rumah Makan SMS ini
bertujuan untuk menentukan strategi pemasaran yang paling tepat dan berdaya
saing melalui analisis SWOT. Pendekatan penelitian yang dipakai adalah
kualitatif. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah pemilik, karyawan serta
pelanggan Rumah Makan SMS.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekuatan usaha Rumah Makan
SMS adalah pada cita rasa masakan khas minang, kondisi finansial yang baik,
lokasi strategis, memiliki pelanggan tetap, harga relatif murah dibanding pesaing
terdekat. Kelemahan Rumah Makan SMS adalah ketika harga sembako naik,
pelayanan kurang cepat, Peluang Rumah Makan SMS adalah peluang lapangan
kerja bagi penduduk setempat. Ancaman Rumah Makan SMS berasal dari saingan
usaha kuliner yang sejenis maupun tidak sejenis seperti warung makan kecil.
Berdasarkan analisis SWOT yang dilakukan pada Rumah Makan SMS maka
beberapa strategi telah dirumuskan dalam upaya meningkatkan daya saing
diantaranya sebagai berikut inovasi produk makanan Minang menggunakan ciri
khas masakan Minang yang kuat seperti makanan dari bahan daging yaitu dapat
berupa dendeng balado. Penambahan jumlah karyawan bisa mengatasi masalah
pelayanan yang lambat, pembukaan cabang baru dapat menjadi peluang bagi
Rumah Makan SMS.
Kata kunci : Bisnis kuliner, Analisis SWOT dan Daya sain
Pelaksanaan Persidangan Perkara Pidana secara Elektronik menurut Peraturan Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2020 di Pengadilan Negeri Jambi
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan persidangan perkara pidana secara elektronik menurut Peraturan Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2020 di Pengadilan Negeri Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris melalui pendekatan sosiologi hukum dengan melakukan pengumpulan data melalui observasi, wawancara bersama informan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, disimpulkan bahwa pelaksanaan persidangan perkara pidana secara elektronik di Pengadilan Negeri Jambi sudah berjalan sesuai dengan PERMA Nomor 4 Tahun 2020 dimana untuk mencapai tujuan hukum, ada beberapa kendala yang dihadapi seperti jaringan internet yang tidak stabil, audio dan penampilan dalam layar monitor kurang jelas serta kemudian listrik yang tiba-tiba padam. Pelaksanaan persidangan secara elektronik merupakan satu cara agar pencari keadilan mendapatkan keadilan pada saat wabah Covid-19 (Corona Virus Disease), namun perlu diperhatikan terkait regulasi persidangan pidana secara elektronik mengingat KUHAP belum mengatur secara khusus tentang persidangan elektronik supaya tidak menimbulkan masalah di masa yang akan datang
Berjabat Tangan Dengan Guru Lawan Jenis Karena Ihtiram Perspektif Pondok Pesantren di Kota Jambi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hukum Berjabat Tangan dengan Guru
Lawan Jenis karena Ihtiram Perspektif Pondok Pesantren di Kota Jambi. Penulis
mengambil penelitian Lapangan (Field Resarch) yang mengarah kepada analisis
isi dan analisis komparatif yang membandingkan perbedaan pandangan antara
Tokoh Kyai Pondok Pesantren Al-Hidayah dan As‟ad, dan juga Tekhnik
pengumpulan data ini adalah dengan cara wawancara dengan beberapa
narasumber dari kedua lembaga tersebut, serta mengumpulkan kitab-kitab, buku-
buku, dan literatur ilmiah lainnya yang menjadi sumber rujukan akurat terkait
bahasa yang diteliti. Alat pengumpulan data kemudian pendekatan ini disebut
dengan pendekatan normative dan yuridis, dari data yang sudah dapat kemudian
dianalisa secara kualitatif. Adapun Tokoh Kyai Pondok Pesantren Al-Hidayah
berpegang pada pendapat Imam Nawawi dan sabda Nabi Muhammad SAW yang
diriwayatkan Nasa‟I dan Thabrani, Baihaqi, Ma‟qil bin Yassar, sebab
dikhawatirkannya fitnah maka tidak diperbolehkan untuk berjabat tangan
(bersalaman) karena ihtiram bukan hanya berjabat tangan. Disisi lain Tokoh Kyai
Pondok Pesantren As‟ad berpendapat diperbolehkannya dengan syarat, maksud
disini ialah boleh berjabat tangan (bersalaman) disebabkan ihtiram kepada anak-
anak (murid) yang belum baligh dan orang (guru) yang sudah lanjut usia yang
tidak lagi mempunyai hasrat, pendapat ini dikuatkan oleh pendapat imam
kontemporer Yusuf Qardhawi dan Al Quran surah An-Nur: 31, dan hadits nabi
yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dari Ummu „Athiah.
Kata Kunci: Hukum Berjabat Tangan dengan Lawan Jenis, Ihtiram, Pondok
Pesantren
Relevansi Konsep Zuhud Rabiah Al-Adawiyah dalam Mengatasi Hedonisme Muslimah Modern
Berbagai fasilitas kemudahan di zaman modern membuat manusia hanya berpikir tentang materi. Hal ini membentuk pola tujuan hidup manusia hanya berlandaskan materi, bahkan standar kebahagiaan juga berdasarkan materi. Dampak yang paling mengkhawatirkan adalah menurunnya kualitas spiritual manusia yang menimbulkan problematika krisis moral manusia. Salah satu problematika dari zaman modern ini adalah hedonisme muslimah modern. Hedonisme merupakan salah satu life style di mana dalam pola hidupnya seseorang menjadikan kesenangan materi sebagai tujuan kehidupan. Hedonisme sangat rentan membuat kaum wanita muslim terjerumus di dalamnya. Hal ini dikarenaan kaum wanita gampang menyukai hal-hal yang menyenangkan. Mengatasi problematika tersebut, penelitian ini akan merelevansikan konsep zuhud Rabiah Al-Adawiyah sebagai jalan keluar gaya hidup hedonisme.
Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian pustaka (library search) di mana sumber data yang digunakan berasal dari buku, jurnal, penelitian terdahulu, dan literatur-literatur lainnya yang dapat dpertanggungjawabkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analysis content (analisis isi) yaitu menganalisis buku-buku atau literatur-literatur yang berkaitan dengan tokoh Rabiah Al-Adawiyah dan pemikirannya serta pembahasan-pembahasan mengenai gaya hidup hedonis. Proses analisis dilakukan dengan teori holistic yaitu memahami konsep-konsep dan konsepsi-konsepsi filosofis tokoh yang bersangkutan secara menyeluruh dengan melihat pada keseluruhan visinya mengenai manusia, dunia, dan Tuhan. Hasil analisis tersebut kemudian dideskripsikan secara sistematis.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa dalam konsep zuhud Rabiah Al-Adawiyah terdapat bagian yang relevan untuk diterapkan oleh muslimah modern sebagai pembentengan diri dan mengatasi hedonisme. Zuhud Rabiah yang bermuara pada mahabbah dapat menjadikan pribadi muslimah modern mampu menyikapi dunia modern dengan benar. Penanaman rasa cinta kepada Allah Swt menimbulkan prinsip melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi larangannya. Hal ini tentunya dapat menjadi banteng agar muslimah modern tidak terjerumus ke dalam hedonisme. Rabiah juga mencontohkan tahapan sufistiknya seperti taubat wara’, syukur, sabar, dan istiqomah dalam beribadah kepada Allah. Pada hakikatnya, manusia akan selalu membutuhkan aspek spiritual demi kestabilan kondisi jiwa manusia. Sedangkan kebahagian materi tidak dapat memenuhinya, karena kebahagiaan materi hanya bersifat sementara. Akhirnya, penulis sangat merekomendasikan para muslimah modern menerapkan sikap zuhud di era modern ini agar stabilitas kehidupan lahir dan batin tetap terjaga dalam kehidupan yang penuh gempuran material ini