Journal of Education and Teaching (JET)
Not a member yet
    129 research outputs found

    Pengetahuan, Sikap, dan Pelanggaran Hukum Tort di Antara Kepala Sekolah Menengah Umum Terhadap Siswa di Negara Bagian Osun, Nigeria

    No full text
    One of the challenges in secondary schools today is infringements on students’ rights, in a tortious way that may also constitute breach of the Child’s Right Act of 2003 in Nigeria.  These breach on rights usually come through the administration of corporal punishments on students, and mainly because the school heads see themselves as loco parentis of the students who can, therefore, enforce any form of punishment on them in the school. This study investigated knowledge, attitude, and infringement of tort law among public secondary school heads on students in Osun State.  All the students in Osun State public secondary schools and 723 heads constituted the population.  A sample of 54 school heads and 180 students were selected using multi-stage sampling procedure.  Two instruments were designed to elicit responses from the respondents.  Descriptive and inferential statistics were used to answer the research questions raised for the study.  The results showed that school heads do not have adequate knowledge of tort law and that both the school heads and students have poor attitude toward it tort law.  The study recommends that short term training on student’s right, how they can be legally protected and tort law be organised for school heads.Salah satu tantangan di sekolah menengah saat ini adalah pelanggaran terhadap hak-hak siswa secara melanggar hukum yang juga dapat merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Hak Anak tahun 2003 di Nigeria. Pelanggaran terhadap hak-hak ini biasanya terjadi melalui pemberian hukuman fisik kepada siswa, terutama karena kepala sekolah menganggap diri mereka sebagai loco parentis siswa yang dapat memberlakukan bentuk hukuman apa pun kepada mereka di sekolah. Studi ini menyelidiki pengetahuan, sikap, dan pelanggaran hukum tort yang dilakukan oleh kepala sekolah negeri terhadap siswa di Negara Bagian Osun. Semua siswa di sekolah menengah negeri di Osun dan 723 kepala sekolah merupakan populasi penelitian. Sampel terdiri dari 54 kepala sekolah dan 180 siswa yang dipilih menggunakan prosedur pengambilan sampel bertahap. Dua instrumen dirancang untuk mengumpulkan tanggapan dari responden. Statistik deskriptif dan inferensial digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang diajukan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang hukum tort dan bahwa baik kepala sekolah maupun siswa memiliki sikap yang buruk terhadap hukum tort. Studi ini merekomendasikan pelatihan singkat tentang hak-hak siswa, bagaimana mereka dapat dilindungi secara hukum, dan hukum tort untuk kepala sekolah

    Kepemimpinan Digital dalam Pendidikan: Sebuah Analisis Bibliometrik

    No full text
    This study aims to hide developments from published research on digital leadership. This research aims to provide an overview of the topic of digital leadership so that it can provide input regarding the novelty of research in the field of digital leadership. publish This research uses the bibliometric method, namely a literature study that looks at statistics on a publication. The publication database used in this study is Google Scholar with a publication period from 2012 to 2022. To assist researchers in collecting bibliographic data, researchers use the Publish or Perish application. From the research results, 455 articles were obtained which were then processed using the MS Excel and VOSviewer applications. The results of this study indicate that research on digital leadership continues to increase every year, this is also in line with the citation rate which continues to increase before finally dropping in 2020 to 2022. Based on the research results, researchers found that there has been no in-depth research between digital leadership and school management. Directly, which can be seen in terms of quality, satisfaction, digital services and supervision that may be carried out by the heads of educational institutions.Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan penelitian dengan tema digital leadership yang dipublikasikan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai topik digital leadership sehingga dapat memberikan masukan mengenai kebaruan penelitian di bidang digital leadership yang publikasikan.  Penelitian ini menggunakan metode bibiliometrik, yaitu studi kepustakaan yang melihat statistik terhadap suatu publikasi. Basis data publikasi yang digunakan adalah google scholar (tahun 2012 hingga 2022). Untuk membantu peneliti dalam mengumpulkan data bibliografi, peneliti menggunakan aplikasi Publish or perish. Dari hasil penelitian didapatkan 455 artikel, kemudian diolah menggunakan aplikasi MS Excel dan VOSviwer. Hasil penelitian ini menujukan bahwa penelitian tentang digital leadership terus mengalami peningkatan setiap tahunnya hal ini pun sejalan dengan tingkat sitase yang terus meningkat sebelum akhirnya turun di tahun 2020 sampai 2022. Berdasarkan hasil penelitian peneliti menemukan bahwa belum adanya penelitian yang mendalam antara kepimpinan digital dan manajemen sekolah Secara langsung, yang dapat dilihat dari segi mutu, kepuasan, layanan serta supervisi yang digital yang mungkin dapat dilakukan oleh pemimpin institusi Pendidikan

    Hubungan Beban Kerja, Perencanaan SDM, dan Kinerja Guru

    No full text
    The competency of the teacher has a significant impact on the quality of education with regard to the learning outcomes characteristics. However, learning results are not inversely correlated with teacher competency and quality. This is due to the fact that teacher performance is a stage of results and is therefore connected with workload and human resource planning in addition to being seen from the competency aspect. The study in this article aims to examine the relationship between the level of teacher workload, HR planning, and teacher performance. The study was conducted using the method of literature study. The main literature studied is the results of research from Arifah, Saputra, and Wahyudin which are correlated with the approach of Law no. 14 of 2005, Government Regulation Number 19 of 2017, and Minister of Education and Culture Regulation Number 15 of 2018. Based on the results of the study, it is known that there is a close relationship between workload, HR planning, and teacher performance. The more proportional the teacher's workload and the distribution of adequate human resources for the needs of teacher personnel, the optimal teacher performance will result in optimal learning outcomes.Kualitas pendidikan dengan parameter capaian pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru. Kompetensi guru memiliki korelasi yang tinggi dengan kinerja guru. Hanya saja, kompetensi dan kualitas guru tidak berbanding lurus dengan capaian pembelajaran. Hal ini karena kinerja guru merupakan suatu tahapan hasil sehingga tidak hanya dilihat dari faktor kompetensi saja, melainkan dipadukan dengan beban kerja dan perencanaan SDM. Dengan demikian,  penelitian bertujuan untuk menelaah hubungan antara tingkat beban kerja guru, perencanaan SDM, dan kinerja guru. Kajian dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur. Literatur utama yang dikaji adalah hasil penelitian dari Arifah, Saputra, dan Wahyudin yang dikorelasikan dengan pendekatan Undang-Undang No. 14 Tahun 2005, Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017, serta Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2018. Berdasarkan hasil kajian, diketahui bahwa ada hubungan yang erat antara beban kerja, perencanaan SDM, dan kinerja guru. Semakin proporsional beban kerja guru dan distribusi SDM mencukupi untuk kebutuhan personel guru, kinerja guru akan optimal sehingga menghasilkan capaian pembelajaran yang optimal. Jika beban kerja melebihi ambang batas 40 jam per minggu dan perencanaan SDM guru kurang dari segi kuantitas, kinerja guru akan melemah sehingga capaian pembelajaran tidak optimal

    Manajemen Kesiswaan dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik

    No full text
    Through student management, this study seeks to explain why pupils at Al-Karimah Temuroso Guntur Demak Islamic Middle School have become more disciplined. In this study, a qualitative method with a descriptive type is used. Observational methods, interviews with foundation officials, school principals, and teachers as informants, as well as records in the form of teacher and student data, were utilized to collect the data. data analysis involving procedures like data review, data reduction, and verification/conclusion. First, Islamic Middle School Al-Karimah Temuroso Guntur Demak planned several actions to establish student discipline, according to the study's findings. Second, all these programs' implementations proceeded according to schedule. Thirdly, evaluating how well student activities are being implemented involves observing how students behave during school-sponsored Qur'anic recitation.Penelitian ini bertujuan menjelaskan peningkatan kedisiplinan peserta didik SMP Islam Al-Karimah Temuroso Guntur Demak melalui manajemen kesiswaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data yang dipergunakan adalah teknik pengamatan, wawancara dengan pengurus yayasan, kepala sekolah, dan guru sebagai informannya, dan dokumen berupa data guru dan peserta didik. Analisis datanya melaui langkah-langkah seperti pengkajian data, reduksi data dan verifikasi/kesimpulan. Penelitian ini berkesimpulan bahwa:  Pertama, SMP Islam Al-Karimah Temuroso Guntur Demak merencanakan beberapa kegiatan guna membentuk kedisiplinan peserta didik. Kedua, pelaksanaan beberapa program tersebut semuanya berjalan tertib sesuai rencana  jadwal. Ketiga, evaluasi pelaksanaan kegiatan kesiswaan dilaksanakan dengan cara menilai sikap peserta didik selama mengikuti kegiatan tadarus al-Qur'an di sekolah

    Meningkatkan Metode Pengajaran Kompetensi Belajar Mandiri dalam Lingkungan Digital

    No full text
    The world is changing of the 4th Industrial Revolution and the digital era, it is urgent to apply digital transformation in education. Innovating teaching and learning methods in the digital environment based on enhancing self-learning capacity of learners is essential to achieve digital transformation effectively in education and training. This study has proposed three solutions for self-study based teaching method in the digital environment in higher training, especiall in technical universities: (1) experimental self-study in the digital environment, (2) innovating teaching method of self-study in the digital environment, (3) innovating the self-study teching method to improve memory capacity  in the digital environment. An objective of this study to clarify the term "teaching and learning in the digital environment". The research results to create a premise for further research, building a theoretical basis on how to teach self-study in a specific university training discipline (example for Electrical Engineering) to illustrate in the digital environment and implementing sample lesson plans and specific lectures to develop self-study competency of the students in a digital environment, achieving higher educational and training efficiency, and meeting current digital transformation requirementsInovasi metode pengajaran dan pembelajaran di lingkungan digital berbasis pada peningkatan kemampuan belajar mandiri peserta didik adalah sangat penting untuk mencapai transformasi digital secara efektif dalam pendidikan dan pelatihan. Studi ini memperkenalkan pandangan tentang konsep lingkungan digital, belajar mandiri digital, dan kompetensi belajar mandiri digital, pembelajaran gabungan; dan menganalisis dasar ilmiah dan kondisi untuk menginovasi metode pengajaran belajar mandiri di lingkungan digital. Studi ini telah mengusulkan tiga solusi untuk metode pengajaran belajar mandiri berbasis lingkungan digital dalam pendidikan tinggi, terutama di universitas teknik: 1) belajar mandiri eksperimental dalam lingkungan digital; 2) menginovasi metode pengajaran belajar mandiri di lingkungan digital; 3) menginovasi metode pengajaran belajar mandiri untuk meningkatkan kapasitas memori dalam lingkungan digital. Salah satu tujuan dari studi ini adalah untuk menjelaskan istilah "pengajaran dan pembelajaran di lingkungan digital". Hasil penelitian ini menciptakan premis untuk penelitian lebih lanjut, membangun dasar teoritis tentang cara mengajar belajar mandiri dalam disiplin pelatihan universitas tertentu (contohnya Teknik Elektro) untuk diilustrasikan dalam lingkungan digital dan menerapkan rencana pelajaran contoh dan kuliah khusus untuk mengembangkan kompetensi belajar mandiri mahasiswa di lingkungan digital, mencapai efisiensi pendidikan dan pelatihan yang lebih tinggi, dan memenuhi persyaratan transformasi digital saat in

    Model Manajemen Strategik Pengembangan Kinerja untuk Meningkatkan Produktivitas Dosen pada Perguruan Tinggi Swasta

    No full text
    The purpose of the study is to create a strategic management model for improving institutional performance at private tertiary institutions by increasing lecturer productivity. Researchers use the Four D Model research design with four stages and the Research and Development (R&D) strategy (Define, Design, Develop and Disseminate). The study was carried out at Universitas Putra Indonesia (UNPI) Cianjur, with the chancellor, head of the LPPM, dean, head of study program, and lecturer serving as informants. The collecting of data was done by observation, interviews, document studies, and focus group discussions (FGDs) in order to test the data, determine its meaning, and place the data in the appropriate theoretical frameworks. The study's findings indicate that strategic management for lecturer performance development has been successfully implemented because the average percentage of strategic management indicators for performance development achievement is 75.70%. With an achievement percentage of 80.55%, the strategic planning component had the highest success rate. The follow-up component, however, had the lowest success rate (67.73%). To boost lecturer productivity at private tertiary institutions, a performance development strategy management model that consists of a number of interconnected model components was designed.Penelitian bertujuan untuk mendesain model manajemen strategik pengembangan kinerja institusi untuk meningkatkan produktivitas dosen pada perguruan tinggi swasta. Peneliti menerapkan pendekatan Research and Development (R&D) dengan desain penelitian Four D Model dengan 4 tahapan (Define, Design, Develop dan Disseminate). Penelitian dilakukan di Universitas Putra Indonesia (UNPI) Cianjur dengan informan adalah rektor, ketua LPPM, dekan, ketua program studi dan dosen. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumendan FGD untuk dengan menguji data, menemukan makna data dan memposisikan data dalam konsep teori yang tepat.  Hasil penelitian rata-rata persentase capaian untuk indikator manajemen stratejik pengembangan kinerja sebesar 75,70% menunjukkan bahwa manajemen stratejik pengembangan kinerja dosen sudah terlaksana dengan baik. Capaian tertinggi terdapat pada komponen perencanaan stratejik dengan persentase capaian sebesar 80,55%. Sementara tu capaian terendah adalah komponen tindak lanjut (67,73%). Model yang dikembangkan adalah model manajemen strategi pengembangan kinerja untuk meningkatkan produktivitas dosen pada perguruan tinggi swasta yang terdiri atas beberapa komponen model yang merupakan saatu kesatuan dan saling berkaitan satu sama lainnya

    Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Power Point untuk Mengajarkan Materi Menanyakan dan Memberikan Pendapat

    No full text
    This study aims to describe the process of developing interactive power point learning media for asking questions and giving opinions to class X students of SMK Hidayatul Mubtadi'in Kanigoro and to describe the results of developing interactive powerpoint learning media for learning materials asking questions and giving opinions to class X students Hidayatul Mubtadi'in Kanigoro Vocational School. In this research and development method refers to ADDIE model. The reason researchers use the ADDIE model in this study is because the ADDIE model has the right steps for the development of the media being developed (Branch, R.M 2009). After the powerpoint interactive learning media was finished, the researcher brought the interactive power point learning media to media material specialists for evaluation. Considering the percentage of experts' validation, namely (87.5%) media experts and (75.0%) material sheets validation. Furthermore, in the product category included in the "Valid" category as a complement to the media, the results of student answers were (62.10%). This means that interactive PowerPoint learning media is feasible to use.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran interaktif powerpoint untuk materi pembelajaran bertanya dan memberikan pendapat kepada siswa kelas X SMK Hidayatul Mubtadi’in Kanigoro dan mendeskripsikan hasil pengembangan media pembelajaran interaktif powerpoint untuk materi pembelajaran bertanya pertanyaan dan pemberian pendapat kepada siswa kelas X SMK Hidayatul Mubtadi'in Kanigoro. Penelitian dan pengembangan ini metode mengacu pada metode model ADDIE. Alasan peneliti menggunakan model ADDIE dalam penelitian ini karena model ADDIE memiliki langkah-langkah yang tepat untuk pengembangan media yang dikembangkan (Branch, R.M 2009). Setelah media pembelajaran interaktif powerpoint selesai dibuat, peneliti membawa media pembelajaran interaktif powerpoint tersebut kepada ahli media dan materi untuk dievaluasi. Berdasarkan proporsi validasi ahli yaitu (87,5%) ahli media dan (75,0%) ahli materi. Selanjutnya pada kategori produk yang termasuk dalam kategori “Valid” sebagai pelengkap media diperoleh hasil jawaban siswa sebesar (62,10%). Hal ini berarti media pembelajaran PowerPoint interaktif layak untuk digunakan

    Dampak dan Hambatan yang Terkait dengan Transisi Karier di Kalangan Mahasiswa dengan Gangguan Belajar Khusus

    No full text
    Students with Specific Learning Disabilities (SLD) may lose access to familiar and essential resources for career transition after graduation, compelling them to navigate social and governmental institutions independently. This study investigated the impacts and barriers associated with career transition among students with SLD. The research employed a narrative literature review technique to search for and review relevant literature. Utilizing a narrative review approach enabled the researcher to identify comparable and diverse viewpoints and patterns within the literature, generating meaningful insights into the research topic. Challenges identified in this research include difficulties with modifications or accommodations, attitudinal barriers, failure to advocate for oneself, failure to disclose one's disability to employers or schools, inadequate career preparation and planning, discrimination, and social isolation. The study emphasizes that transition challenges persist based on the reviewed literature on barriers to career transition for students with SLD. It advises career counselors and employers to adopt a more inclusive approach in counseling and workforce accommodations by accurately identifying the additional needs of students with SLD. Sharing best practices and experiences can facilitate the dissemination of knowledge, materials, and resources for working with students with SLD.Siswa dengan Kelainan Belajar Khusus (KBK) mungkin kehilangan akses ke sumber daya yang dikenal dan diperlukan untuk transisi karir setelah lulus, memaksa mereka untuk menavigasi institusi sosial dan pemerintahan secara mandiri. Penelitian ini mengkaji dampak dan hambatan yang terkait dengan transisi karir di kalangan siswa dengan KBK. Dalam penelitian ini, pencarian dan tinjauan literatur melibatkan penggunaan teknik tinjauan literatur naratif. Pendekatan tinjauan naratif memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi sudut pandang dan pola yang sebanding dan beragam dalam literatur, dan menghasilkan tema yang relevan untuk memberikan wawasan yang bermakna tentang topik penelitian. Tantangan dengan modifikasi atau akomodasi, hambatan sikap, gagal membela diri sendiri, tidak mengungkapkan disabilitas kepada pemberi kerja atau sekolah, persiapan dan perencanaan karir yang tidak memadai, diskriminasi, dan isolasi sosial adalah beberapa hambatan yang diidentifikasi dalam penelitian ini. Penelitian ini menekankan bahwa tantangan transisi tetap ada berdasarkan literatur yang ditinjau tentang hambatan terhadap transisi karir bagi siswa dengan KBK. Penelitian ini menyarankan konselor karir dan pemberi kerja untuk lebih inklusif dalam penyuluhan dan akomodasi tenaga kerja dengan mengidentifikasi dengan akurat kebutuhan tambahan siswa dengan KBK. Dengan berbagi praktik terbaik dan pengalaman, mereka dapat menyebarkan pengetahuan, materi, dan sumber daya untuk bekerja dengan siswa dengan KBK

    Analisis Kolokasi Leksikal dalam Tulisan Reflektif Mahasiswa Magister

    No full text
    The study aims to explore lexical collocations in master’s student reflective writings by classifying the collocations and figuring out the strengths of the word combinations using the Mutual Information (MI) scores. As a corpus-based study, the Corpus of Contemporary American English (COCA) was employed by the researchers. Therefore, the MI score of each lexical collocation could be carefully gathered and compared. The result of the study showed six types out of seven types of lexical collocations found in students’ reflective writings. Among the combinations, the noun and verb combinations were the most commonly found. The summarized data revealed that the number of word combinations with a stronger association was higher than the number of word combinations with a less significant association. Being get used to various English language inputs, the students were able to possess a wide range of lexical collocation repertoire and produce writings containing various word combinations with the significant association.Makalah ini bertujuan mengeksplorasi kolokasi leksikal di dalam tulisan reflektif yang ditulis oleh mahasiswa magister dengan mengklasifikasikan kolokasi dan mencari tahu kekuatan hubungan kombinasi kata menggunakan nilai Mutual Information (MI).Sebagai studi berbasis korpus, Corpus of Contemporary American English (COCA) digunakan di dalam penelitian ini. Oleh karena itu, nilai MI dari setiap kolokasi leksikal dapat diambil dan dibandingkan secara seksama. Hasil penelitian menunjukkan adanya enam jenis dari tujuh jenis kolokasi leksikal yang ditemukan di dalam tulisan reflektif siswa. Diantara kombinasi kata tersebut, kombinasi kata benda dan kata kerja adalah kombinasi yang paling banyak ditemukan. Dari data yang telah dirangkum, ditemukan bahwa jumlah kombinasi kata dengan asosiasi yang lebih kuat lebih banyak daripada jumlah kombinasi kata dengan asosiasi yang kurang signifikan. Dengan membiasakan diri dengan berbagai input bahasa Inggris, siswa mampu menguasai repertoar kolokasi leksikal yang luas dan menghasilkan tulisan yang mengandung berbagai kombinasi kata dengan asosiasi yang signifikan

    Strategi Pembelajaran Interaktif Keterampilan Menulis Berita Menggunakan WhatsApp Group

    No full text
    With an average class grade of 86.9 prior to the Covid-19 epidemic, Journalistic Course Studying Achievements (CPMK) by learning news writing techniques was quite ideal. During a pandemic, the course manager expects that CPMK Journalism will continue to function at its best. As a result, academics are working on it and lecturers are putting interactive learning techniques for news writing skills into use via the WhatsApp Group. The one-group, pretest-posttest design of this study combined a descriptive quantitative technique with a pre-experimental design method. This study used interactive learning approaches for news writing skills utilizing the WhatsApp Group. The strategies were taken from Komara (2014). Based on the calculation of the mean (average value), the student received a pretest score of 70.5. Based on the calculation of the mean (average value), the student received a posttest score of 91.5. According to the research questionnaire's findings from ten assertions, students are generally open to using the WhatsApp Group to adopt interactive learning strategies. They also favor using the WhatsApp Group to master interactive news writing tactics.Sebelum  pandemi covid-19, Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) jurnalistik  melalui pembelajaran keterampilan menulis berita cukup optimal dengan nilai rata-rata kelas 86,9. Pengelola mata kuliah berharap agar CPMK Jurnalistik harus tetap optimal di masa pandemi. Oleh karena itu, peneliti mengupayakan hal tersebut, bersama dengan dosen menerapkan strategi pembelajaran interaktif keterampilan menulis berita menggunakan WhatsApp Group. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif deskriptif metode pre eksperimental design melalui tindakan one-group-pretest-posttest design. Strategi pembelajaran interaktif keterampilan menulis berita menggunakan WhatsApp Group pada penelitian ini menggunakan langkah-langkah strategis pembelajran interaktif yang didaptasi dari Komara (2014). Nilai pretest mahasiswa berdasarkan perhitungan mean (nilai rata-rata), hasilnya adalah 70,5. Nilai posttest mahasiswa berdasarkan perhitungan mean (nilai rata-rata), hasilnya adalah 91,5. Hasil angket penelitian dari 10 pernyataan disimpulkan bahwa mahasiswa cenderung menyetujui penerapan langkah-langkah strategi pembelajaran interaktif keterampilan menulis berita dengan menggunakan WhatsApp Group. Mereka juga cenderug menyukai strategi pembelajaran interaktif keterampilan menulis berita menggunakan WhatsApp Group. Strategi pembelajaran interaktif keterampilan menulis berita menggunakan WhatsApp Group terbukti mampu mengoptimalkan CPMK di perguruan tinggi

    52

    full texts

    129

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Education and Teaching (JET)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇