Jurnal Ekologi, Masyarakat & Sains (EMS)

Jurnal Ekologi, Masyarakat & Sains (EMS)

Jurnal Ekologi, Masyarakat & Sains (EMS)
Not a member yet
    121 research outputs found

    Menumbuhkan Kesadaran dan Partisipasi Mahasiswa dalam Pengolahan Sampah Botol Plastik: Studi Kasus di UIN Syarif Hidayatullah

    Full text link
    Environmental problems especially related to plastic waste are still unresolved issues. This is due to the lack of individual awareness and effective waste management. This study uses a descriptive quantitative approach to analyze students\u27 interest in processing plastic bottle waste in everyday life. A survey via Google Form was conducted on 120 students from 12 departments divided into three categories of study fields. The results showed that 100% of respondents were aware of the seriousness of the plastic bottle waste problem; in addition, 91% of students were interested in processing plastic bottle waste, but they felt that there were no facilities or activities that supported the development of this interest.Isu sampah plastik terutama botol plastik, menjadi tantangan signifikan di lingkungan universitas yang memiliki kegiatan akademik yang padat. Studi ini bertujuan untuk menganalisis ketertarikan dan keterlibatan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah dalam pengelolaan sampah botol plastik, serta mengeksplorasi ide-ide kreatif mereka untuk mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Metode penelitian yang diterapkan ialah deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 120 mahasiswa dari 12 jurusan, yang dibagi ke dalam tiga kategori: IPA dan Matematika, Bahasa dan Sastra, serta Umum. Instrumen penelitian diuji Validitas dan reliabilitas oleh dua orang ahli dosen yang berkompeten dalam konten penelitian serta bahasa. Data dianalisis memakai statistik deskriptif dengan skala dikotomi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa mengenai dampak buruk sampah botol plastik sangat tinggi (100% di setiap kategori). Namun, partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan pengelolaan sampah masih rendah, khususnya pada kategori IPA dan Matematika (29,33%) serta Umum (25%). Sejumlah ide inovatif yang diajukan oleh mahasiswa meliputi pendirian bank sampah, program pendidikan dan kampanye lingkungan, pengolahan botol plastik menjadi produk berguna, serta kegiatan sosial yang berkesinambungan. Penelitian ini menyajikan inovasi dengan tidak hanya menggambarkan minat mahasiswa, tetapi juga menggabungkan pemikiran mereka dalam pengembangan program pengelolaan limbah yang efisien dan berkelanjutan.

    Filosofi Gross National Happiness: Suatu Gerakan Ekologi Holistik-Integral dan Akar-Akar Krisis Ekologi di Bhutan

    Full text link
    Konsentrasi penelitian ini melihat partisipasi masyarakat Bhutan mewujudkan ekologi ekosistem holistik-integral dan mengali akar-akar krisis ekologi di Bhutan. Bhutan negara di dunia nol karbon karena masyarakat dan pemerintah bekerjasama menjaga lingkungan hidup. Menjaga keutuhan lingkungan hidup, Bhutan menerapkan gerakan filosofis Gross National Happiness. Tujuan gerakan filosofis tersebut untuk mencapai standar kebahagiaan hidup masyarakat Bhutan. Konsep kebahagiaan masyarakat Bhutan bukan pada harta semata melainkan mencakup keseimbangan hidup rohani, materi, pandangan sosial, kesejahteraan ekonomi, psikologis, kesehatan, politik, peduli terhadap lingkungan hidup, budaya, pemerintahan yang baik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa analisis kritis atas tulisan terdahulu. Temuan penelitian ini adalah pengaruh pola pikir antroposentrisme, pengaruh teknologi globalisasi, masyarakat urban, ledakan penduduk menjadi persoalan utama masalah lingkungan hijau Bhutan. Epistemologi green school, politik-hukum untuk pengembangan regulasi, kebijakan publik, pedoman perlindungan kesehatan alam dalam konstitusi negara dibutuhkan untuk melestarikan alam semesta. Negara Bhutan menjadi rujukan utama menjaga, melindungi, mewujudkan sumber daya hijau secara holistik-integral.

    Faktor-Faktor Kesehatan Lingkungan yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita di Indonesia: Sebuah Kajian Literatur

    Full text link
    Latar belakang studi ini terkait dengan masalah yaitu tingginya presentase balita pendek di Indonesia. Tujuan Penelitian ini adalah memberikan informasi terkait hubungan antara faktor-faktor kesehatan lingkungan tersebut dengan kejadian stunting pada balita di Indonesia serta upaya penanggulangannya. Metode penyelidikan yang digunakan adalah melalui studi literatur pada berbagai artikel ilmiah yang relevan dengan tema yang diangkat. Artikel yang dipilih oleh tim telah melalui beberapa tahapan dalam rangka memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga secara keseluruhan terpilihlah 18 artikel yang dapat memberikan informasi mutakhir sesuai dengan protokol Systematic Literature Review (SLR). Penyelidikan ini dilaksanakan pada awal bulan Januari hingga Maret 2024. Hasil yang diperoleh dari studi ini adalah bahwa adanya hubungan signifikan antara variabel penyediaan air bersih, kepemilikan jamban, kepemilikan sampah dan air limbah serta pengelolaannya, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kejadian stunting pada balita di Indonesia. Untuk mencegah peningkatan angka stunting di Indonesia, diharapkan adanya peningkatan peran tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi dan promosi kesehatan pencegahan stunting

    Etika Kaum Muda Indonesia Dalam Gerakan Waste for Change: Mengubah Tantangan Menjadi Peluang Lingkungan Bersih

    Full text link
    Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak penduduk dan menghasilkan banyak sampah setiap harinya. Sampah harus dicegah dan dikelola sehingga tidak menciptakan dampak negatif kepada manusia dan lingkungan sekitarnya. Tulisan ini mengkaji peran dan tindakan etik kaum muda Indonesia dalam gerakan Waste for Change, yang bertujuan mengatasi masalah sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Metode penelitian ini menggunakan studi pustaka yang diperoleh dari beberapa tulisan terkait gerakan Waste for change, dan beberapa sumber Jurnal serta buku yang membahas terkait panorama sampah dan keterlibatan kaum muda dalam mengatasi sampah melalui gerakan Waste For Change. Dalam pembahasan selanjutnya, akan diuraikan dengan empat tema utama yang dibahas meliputi kesadaran dan tindakan etik kaum muda, kontribusi mereka dalam gerakan Waste for Change, tantangan dalam pengelolaan sampah, serta solusi inovatif dan keberlanjutan gerakan ini. Solusi yang diusulkan adalah pendidikan lingkungan yang komprehensif dan inovasi teknologi dalam pengelolaan lebih bersih dan berkelanjutan

    Keragaman Basidiomycota pada Permukiman Wonodadi Blitar, Indonesia

    Full text link
    Keragaman jamur liar yang tumbuh di sekitar permukiman penduduk jarang dilaporkan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jamur Basidiomycota yang ditemukan di area permukiman Desa Pikatan Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar. Metode penelitian ini adalah deskriptif observasional, dilaksanakan bulan Januari-Maret 2024. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive random sampling. Sampel yang ditemukan dicatat dan didokumentasi morfologinya untuk proses identifikasi meliputi warna dan bentuk jamur, permukaan tudung, bentuk tudung, tepi tudung, bilah, perlekatan bilah, tepi bilah, bentuk tangkai, letak tangkai, permukaan tangkai, cincin, dasar tangkai, ukuran tudung dan stipe, dan jenis penempelan substrat. Data yang didapat kemudian dicocokkan dengan buku identifikasi jamur untuk mengetahui genus jamur Basidiomycota. Hasil penelitian ini, ditemukan genus jamur Basidiomycota berjumlah 31 Genus yaitu, Agrocybe, Auricularia, Cantharellus Coprinellus, Coprinopsis, Coprinus, Cortinarius, Cyathus, Fayodia, Hemycena, Lactarius, Lentinus, Lepiota, Leucocoprinus, Lycoperdon, Marasmius, Micromphale, Mycena, Parasola, Perenniporia, Pluteus, Polyporus, Psathyrella, Pseudomerulius, Psilocybe, Schizophyllum, Tapinella, Tomentella, Trametes, Tricholoma, dan Xeromphalina

    Model Pengembangan Spirit Ekologi Integral di Biara Susteran Giri Sonta Ungaran dan Konstribusinya Terhadap Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)

    Full text link
    Manusia menjadi salah satu penyebab utama adanya krisis lingkungan yang semakin memprihatinkan. Hal ini diperjelas oleh Paus Fransiskus dengan ensikliknya Laudato Si’ yang menunjukkan paradigma antroposentrisme yang menitikberatkan manusia sebagai pemicu utama dalam kerusakan lingkungan alam. Biara susteran Girisonta sebagai lembaga keagamaan umat Katolik ikutserta untuk bertanggungjawab dalam menghadapi krisis lingkungan.  Para romo, suster, dan pihak lainnya berperan aktif dalam mewujudkan program kelestarian lingkungan, meliputi meminimalisir penggunaan plastik, pengelolaan limbah menjadi pupuk, pemanfaatan air bawah tanah, dan reboisasi. Program tersebut selaras dengan model ekologi integral yang dicetuskan oleh Paus Fransiskus dalam menghadapi krisis lingkungan yang berakar pada krisis spiritual manusia. Program tersebut terus dikembangkan sebagai bentuk konstribusi biara susteran Girisonta dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditargetkan pada tahun 2030 mendatang.

    Uji Perbandingan Aktivitas Ekstrak Kering Buah Asam Jawa (Tamarindus Indica L) dengan dan tanpa Kombinasi dengan Ekstrak Cair Daun Stevia  (Stevia Rebaudiana B) terhadap Kadar Glukosa Darah Mencit Jantan (Mus Musculus) yang Diinduksi Aloksan

    Full text link
    Diabetes mellitus is a disorder that causes hyperglycemia due to insulin deficiency. Tamarind fruit is known to treat diabetes but the sour of tamarind fruit is often covered with sweeteners to improve the taste. This experimental study was conducted to compare the activity of  tamarind fruit with and without combination with stevia leaf liquid extract on blood glucose levels in male mice that had been induced by alloxan. After confirming that the mice\u27s glucose levels were >200 mg/dl, 3 groups were tested, namely the test group 1 was given a solution of dry tamarind fruit extract, the test group 2 was given a combination of tamarind fruit extract solution and stevia leaf liquid extract, and the control group was given aqua distillate. The results of the paired t test against the test group 1 resulted in a decrease in blood glucose of 66.37% with p=0.00013 while the test group 2 was 35.35% with p=0.00035,  which means there is difference before and after treatment. Meanwhile, to see the difference in the decrease in blood glucose levels between groups, an independent t test was performed and obtained p=0.000002 which means that there is a significant difference in each test group.Diabetes melitus (DM) adalah gangguan yang menyebabkan hiperglikemia akibat kekurangan insulin. Buah asam jawa diketahui dapat mengobati diabetes namun seringkali ditambahkan pemanis untuk memperbaiki rasanya. Penelitian eksperimental ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan aktivitas ekstrak kering buah asam jawa dengan dan tanpa kombinasi dengan  ekstrak cair daun stevia terhadap kadar glukosa darah pada mencit jantan yang telah diinduksi aloksan. Setelah memastikan kadar glukosa >200 mg/dl, dilakukan pengujian terhadap kelompok uji 1 diberi larutan ekstrak kering buah asam jawa, kelompok uji 2 diberi kombinasi larutan ekstrak kering buah asam jawa dan ekstrak cair daun stevia, serta kelompok kontrol diberi aqua destillata. Hasil uji t berpasangan kelompok uji 1 menghasilkan penurunan glukosa darah sebesar 66,37% dengan p=0,00013 sedangkan kelompok uji 2 sebesar 35,35% dengan p=0,00035 yang berarti terdapat perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Sementara itu, pada antar kelompok dilakukan uji t independent  dan diperoleh p=0,000002 yang berarti terdapat perbedaan bermakna di setiap kelompok uji.

    Kajian Ekokritik Sastra: Analisis Cerpen Sumur Lebak dan Ayah, Karya Eep Saefullah Fatah (dalam Buku Lelaki dari Neraka dan Cerita-Cerita Manusia Keras Kepala Lainya)

    Full text link
    Jika berbicara tetang cerpen, maka tentu tidak akan lepas dari sebuah karya yang dibuat dengan ringkas, indah dan bias saja sesuai dengan realitas. Seperti halnya cerpen berjudul Sumur Lebak dan Ayah karya dari penulis Eep Saefullah Fatah kali ini. Di sana terdapat berbagai hal yang memang kedaan yang mangandung berbagai masalah. Dari cerpen ini, kemudian Eep membuat kritik untuk menumbuhkan kesadaran dan gerakan perbaikan. Sebagaimana yang tersisip secara perkataan dan tindakan dalam tokoh cerpennya. Serta hal itu terbukti dari realitas Kali Srengseng Cikarang Hilir yang bertumpuk sampah

    Sea Surface Temperature Trends (1993–2022) at the Central–West Java Border: Climate Change Indicator

    Full text link
    This study analyzes the variability of sea surface temperature (SST) in the coastal waters of Cilacap and Pangandaran, South Java Sea, during the 1993–2022 period using satellite data from Marine Copernicus. The analysis covers long-term trends, interannual fluctuations, and seasonal patterns related to regional oceanographic dynamics such as ENSO and seasonal upwelling. The results show a warming trend of SST at 0.06 ± 0.02 °C per decade, indicating the influence of regional climate change. Interannual variability highlights significant cooling in 1997 (La Niña) and extreme warming in 1998 and 2010 (El Niño). Seasonal patterns reveal the highest SST from March to May during the west monsoon, and the lowest SST in August–September due to upwelling. Upwelling plays an important role in regulating sea temperatures and supporting biological productivity. These findings underscore the importance of SST monitoring for climate-adaptive marine resource management in the southern coastal region of Java

    Cover

    No full text

    112

    full texts

    121

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ekologi, Masyarakat & Sains (EMS) is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇