Jurnal Ekologi, Masyarakat & Sains (EMS)

Jurnal Ekologi, Masyarakat & Sains (EMS)

Jurnal Ekologi, Masyarakat & Sains (EMS)
Not a member yet
    121 research outputs found

    Analisis Dampak Proyek Pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing Mempawah terhadap Lingkungan dan Sosial-Ekonomi Masyarakat

    Full text link
    The Kijing International Port development project is expected to increase the potential for trade, logistics and maritime connectivity in Indonesia, especially in the West Kalimantan region. However, in the process of building and operating the port, various impacts were felt due to the lack of impact analysis and evaluation from PT Pelindo as the development manager. The purpose of this study is to analyze how the environmental and socio-economic impacts of the surrounding community as a result of the Kijing International Port development project. This research, which uses a descriptive qualitative approach, manages primary and secondary data by observing and analyzing the environmental hue in the development project area and obtaining additional data from theory, historical report records and other published information. The results found in this study are the emergence of negative impacts on the environment as a result of the development such as a decrease in air and sea water quality, an increase in water overflows and an increase in hazardous waste and garbage. Then this development project also has a positive impact on the socio-economy of the surrounding community in the form of increased employment opportunities, business opportunities and income for the local community.Proyek pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing diharapkan dapat meningkatkan potensi perdagangan, logistik, dan konektivitas maritim di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Barat. Namun dalam proses pembangunan dan pengoperasian pelabuhan tersebut, berbagai dampak dirasakan karena belum adanya analisis dan evaluasi dampak dari PT Pelindo selaku pengelola pembangunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana dampak lingkungan dan sosial-ekonomi masyarakat sekitar akibat adanya proyek pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing. Penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif ini mengolah data primer dengan observasi dan survei terhadap corak lingkungan di wilayah proyek pembangunan serta data sekunder dengan memperoleh tambahan dari teori, catatan laporan historis, dan informasi lain yang dipublikasikan. Penelitian ini dilakukan di wilayah yang terdampak pada pembangunan Pelabuhan yaitu di Desa Sungai Kunyit Laut dan Desa Sungai Bundung Laut. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah munculnya dampak negatif terhadap lingkungan akibat adanya pembangunan seperti penurunan kualitas udara dan air laut, peningkatan luapan air, serta peningkatan limbah dan sampah berbahaya. Kemudian proyek pembangunan ini juga memberikan dampak positif terhadap sosial-ekonomi masyarakat sekitar berupa peningkatan kesempatan kerja, peluang usaha, dan pendapatan bagi masyarakat setempat.

    Konstruksi Pengetahuan Ekologis: Pendekatan Epistemologi Arne Naess dalam Memahami Hubungan Manusia dengan Alam

    Full text link
    Kesadaran menjaga alam dan keselarasan ekosistem sangat perlu demi mengatasi permasalahan ekologis saat ini. Artikel ini memfokuskan pada ekologi dari perspektif epistemologi, terutama melalui konsep deep ecology yang dikembangkan oleh Arne Naess. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara manusia dan alam serta pentingnya kesadaran ekologis dalam memandu perilaku manusia menuju pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan. Dalam artikel ini, penulis mengidentifikasi dua permasalahan utama. Pertama, penelitian membahas hubungan manusia dan alam pada saat ini. Di era modern ini, hubungan manusia dengan alam telah mengalami pergeseran yang signifikan, termasuk eksploitasi sumber daya alam dan kerusakan lingkungan yang berdampak negatif. Kedua, penelitian menjelaskan konsep deep ecology yang dikembangkan oleh Arne Naess. Metode penelitian yang digunakan adalah Library Research dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran ekologis dan identifikasi ekologis berperan penting dalam mengubah perilaku manusia menuju pengelolaan lingkungan yang lebih bijaksana

    Ecobrick Sebagai Solusi Multidimensi dalam Pengelolaan Sampah Plastik di Indonesia: Tinjauan Sistematis atas Aspek Sosial, Ekonomi, Teknologi, dan Pendidikan

    Full text link
    Plastic waste in Indonesia continues to increase and poses a complex environmental problem. Poor waste management leads to pollution and decreases the quality of life. Therefore, a solution is needed that is not only environmentally friendly but also integrates social, economic, technological, and educational aspects. This study aims to systematically review the potential of ecobricks as a multidimensional solution for plastic waste management. It analyzes 18 community service articles published between 2015 and 2025 from five national and international databases using a narrative-thematic synthesis method. The results show that ecobricks encourage community participation in waste management, open up economic opportunities through value-added products, and significantly reduce plastic waste volume. Technologically, ecobricks have sufficient strength for non-structural construction. In the education sector, ecobricks help improve environmental awareness and literacy among students and the general public. This study recommends strengthening local policies, continuous training, and further research to assess the durability of ecobricks in various environmental conditions.Sampah plastik di Indonesia terus meningkat dan menjadi persoalan lingkungan yang kompleks. Pengelolaan yang tidak optimal menyebabkan pencemaran dan menurunkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga melibatkan aspek sosial, ekonomi, teknologi, dan pendidikan secara terpadu. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis potensi ecobrick sebagai solusi multidimensi dalam pengelolaan sampah plastik. Kajian ini menganalisis 18 artikel pengabdian masyarakat yang diterbitkan antara 2015–2025 dari lima basis data nasional dan internasional dengan metode sintesis naratif-tematik. Hasil menunjukkan bahwa ecobrick mendorong partisipasi komunitas dalam pengelolaan sampah, membuka peluang ekonomi melalui produk bernilai, dan menurunkan volume sampah plastik. Secara teknologi, ecobrick memiliki kekuatan yang cukup untuk konstruksi non-struktural. Dalam aspek pendidikan, ecobrick meningkatkan kesadaran dan literasi lingkungan di kalangan peserta didik dan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan lokal, pelatihan berkelanjutan, serta studi lanjutan untuk menguji ketahanan ecobrick dalam berbagai kondisi lingkungan

    Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen K3 ISO 45001:2018 Pada Perusahaan Manufaktur Di PT. X

    Full text link
    PT. X telah menunjukkan komitmen kuat terhadap penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) sesuai standar ISO 45001:2018, yang dibuktikan dengan sertifikasi pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian penerapan SMK3 di PT. X dengan persyaratan ISO 45001:2018 sebagai persiapan untuk sertifikasi ulang tahun 2026. Metode evaluasi yang digunakan adalah perbandingan antara kondisi aktual perusahaan berdasarkan wawancara, observasi lapangan dengan checklist audit ISO 45001:2018. Hasil evaluasi menunjukkan kesesuaian 100% untuk seluruh klausul ISO 45001:2018. Namun, terdapat temuan observasi pada klausul Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja, serta klausul Perencanaan, yang memerlukan perbaikan seperti peningkatan sosialisasi K3, pengembangan portal K3LH, penyempurnaan kompetensi dan peluang K3 dalam melibatkan partisipasi pekerja yang sesuai dengan latar pendidikan dan kompetensi pekerja, perbaikan IBARD, serta perbaikan birokrasi penyusunan dokumen. Kesimpulannya, PT. X telah berhasil menerapkan SMK3 sesuai standar ISO 45001:2018, sehingga perusahaan telah siap untuk sertifikasi selanjutnya

    The Institutional Structural Model For Sustainable Maritime Tourism In The Seribu Islands National Parks: An Institutional Analysis

    Full text link
    The Seribu Islands National Park, located north of Jakarta, is a primary marine tourism destination with its beautiful coral reefs as the main attraction. However, the increasing number of visitors is negatively impacting the coral reefs. To mitigate these effects, the role of stakeholders is crucial. Six institutions manage this area: the Seribu Islands National Park Authority (BTNKS), the local government, the tourism office, local communities, entrepreneurs, and NGOs. However, these six institutions do not collaborate harmoniously and often experience overlapping functions. This study aims to analyze the appropriate institutional framework for sustainable marine tourism management using interpretative structural modeling (ISM) with data from expert discussions. The results indicate that BTNKS, the Seribu Islands Regency Government, and the Tourism Office play significant roles. The main challenges that must be addressed urgently include weak inter-institutional coordination, ineffective law enforcement, and inadequate knowledge among tour guides. The necessary program involves building coordination and partnerships, as well as developing the capacity of tour guides

    Analisis Kinerja Kuantifikasi Mikroplastik dari Total Suspended Particulate dengan Metode Berbasis Peralatan Laboratorium Dasar

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi dan kuantifikasi mikroplastik di udara kawasan Kampus ITB menggunakan metode dengan peralatan sederhana. Hasil ini kemudian dibandingkan dengan studi serupa di lokasi yang sama. Sampel partikel dari Total Suspended Particulate (TSP) dikumpulkan selama tujuh hari menggunakan High Volume Sampler (HVS), kemudian dilakukan ekstraksi dengan air ultrapure, dekomposisi organik menggunakan H?O?, dan pemisahan densitas dengan larutan NaI. Identifikasi visual dilakukan untuk mengetahui jumlah partikel, bentuk, dan warna. Hasil identifikasi menunjukkan dominasi fragmen (404,90 partikel/filter) dan fiber (137,99 partikel/filter), dengan konsentrasi 1,3–7,3 partikel/m³. Hasil menunjukkan estimasi jumlah partikel yang sebanding dengan kuantifikasi sampel yang menggunakan µFTIR dan metoda ekstraksi yang serupa. Pendekatan ini terbukti efektif untuk kuantifikasi mikroplastik dalam TSP dengan peralatan sederhana. Penelitian ini memberikan fondasi penting bagi pengembangan riset mikroplastik di Indonesia, khususnya di laboratorium dengan keterbatasan fasilitas analitik mutakhir

    Enhancing Religious Tourist Satisfaction: The Role of Service Quality and Facilities at Bubohu, Gorontalo

    Full text link
    Bubohu religious tourism is located in the coastal area of ??Bongo Village and is close to other tours, namely the Walima Emas Mosque and Dulanga Beach. This tour is close to hilly areas and the sea which is the main attraction. This halal tourism industry has an attraction for both domestic and foreign people, so that from time to time it continues to grow. This privately managed halal tourism continues to improve the quality of services and facilities to provide the best for visitors. This study aims to examine and analyze the effect of service quality and facilities on visitor satisfaction of religious tourism "bubohu". This research is a causality study with a quantitative approach. The population is all visitors to religious tourism "bubohu" in Gorontalo Province, while the sample is determined as many as 100 visitors by using random sampling. Data were collected using a questionnaire, then analyzed using multiple regression analysis. The results of the research show that the quality and service facilities, partially or jointly, have a significant effect on the satisfaction of visitors to the Bubohu religious tourism, with more than 50% of Gorontalo people feeling satisfaction when traveling or visiting the Bubohu religious tourism.Wisata religi Bubohu berada di kawasan pesisir Desa Bongo dan berdekatan dengan wisata lainnya yaitu Masjid Walima Emas dan Pantai Dulanga. Wisata ini dekat dengan daerah perbukitan dan laut yang menjadi daya tarik tersendiri. Industri wisata halal ini memiliki daya tarik bagi masyarakat dalam maupun luar negeri, sehingga dari waktu ke waktu terus berkembang. Wisata halal yang dikelola swasta ini terus meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas untuk memberikan yang terbaik bagi pengunjung (visitor). Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap kepuasan pengunjung wisata religi bubohu di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian kausalitas dengan pendekatan kuantitatif. Populasinya adalah seluruh pengunjung wisata religi bubohu di Provinsi Gorontalo, sedangkan sampel ditentukan sebanyak 100 pengunjung dengan menggunakan random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas dan fasilitas pelayanan secara parsial maupun bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengunjung wisata religi Bubohu, yang lebih dari 50% masyarakat gorontalo merasakan kepuasan saat berwisata atau berkunjung ke wisata religi Bubohu Provinsi Gorontalo

    Pemetaan Penyakit Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Cipatat: Sebuah Pemodelan Spasial

    Full text link
    Kejadian kasus tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Cipatat pada tahun 2023 yaitu sebnayak 108 kasus baru. Puskesmas Cipatat tidak melakukan pemetaan pada laporannya jadi tidak diketahui autokorelasi satu daerah dengan daerah lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya autokorelasi persebaran penyakit menular tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Cipatat dengan pendekatan indeks moran. Jenis penelitian yang digunakan yaitu korelasi. Desain penelitian yang digunakan pada penelitan ini adalah kohort retrospektif dengan pendekatan spasial berbasis Indeks Moran. Teknik sampling yaitu 108 di ambil dari berkas rekam medis periode Januari sampai Desember tahun 2023, jumlah kasus TB tertinggi di desa Cipatat dengan 30 kasus, nilai periode prevalance rate tertinggi di desa Cipatat, distribusi kasus secara spasial dengan klasterisasi 4 level, desa dengan berada level tertinggi yaitu Cipatat dan Citatah, berdasarkan statistik spasial didapatkan bahwa terdapat karakteristik penyakit antar desa dengan nilai p-value 0,00 (pola sebaran klaster). Faktor tersebut masih terjadi karena faktor internal (masyarakat) dan eksternal (lingkungan), penelitian ini dapat di simpulkan bahwa terdapat autokorelasi prevalensi penyakit tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Cipatat tahun 202

    Etika Lingkungan dan Keadilan Antar Generasi: Membangun Respons Berkelanjutan Terhadap Perubahan Iklim

    Full text link
    Climate change has impacted the sustainability of human life in the world both for the survival of current humans and future generations.  The purpose of writing this article is to explain the role of environmental ethics and intergenerational justice in responding to climate change so as to realize a sustainable life for the future. The method used is a qualitative method supported by sources of scientific articles, journals, research reports that support and are related to the main discussion. The results of the research show that environmental ethics and intergenerational justice have contributed to efforts to change the way humans view nature and climate change. The occurrence of climate change is partly caused by excessive human activities without paying attention to aspects of environmental balance. In addition, the views of environmental ethics and intergenerational justice can be integrated through policies in natural resource management so as to consider the sustainability of future life. Policies related to climate change need to be implemented and reflect intergenerational justice that is sustainable for the future.that is sustainable for the future. Thus, environmental ethics and intergenerational justice have a strong relationship with the environment.  Perubahan iklim telah berdampak terhadap keberlangsungan hidup manusia di dunia baik terhadap keberlangsungan hidup manusia saat ini maupun generasi yang akan datang. Hal tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh seluruh umat manusia untuk menjaga dan melestarikan kehidupan sehingga dapat berkelanjutan bagi generasi yang akan datang. Melalui pendekatan etika lingkungan dan keadilan antar generasi maka menekankan adanya kewajiban untuk menjaga keberlangsungan lingkungan dan menyiapkan strategi yang relevan untuk menghadapi problem lingkungan maupun perubahan iklim yang mendadak. Tujuan dari penulisan artikel ini yaitu menjelaskan peran etika lingkungan dan keadilan antar generasi dalam merespons perubahan iklim sehingga dapat mewujudkan kehidupan yang berkelanjutan untuk masa depan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif yang didukung dari sumber-sumber artikel ilmiah, jurnal, laporan penelitian yang mendukung dan berkaitan dengan pokok pembahasan utama. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa etika lingkungan dan keadilan antar generasi memiliki kontribusi dalam upaya mengubah cara pandang manusia terhadap alam dan perubahan iklim. Terjadinya perubahan iklim salah satunya disebabkan oleh aktivitas manusia yang berlebih tanpa memperhatikan aspek keseimbangan lingkungan.

    Addressing Plastic Waste in Bali, Indonesia: Learning from Global NGO Initiatives and Government Policies

    Full text link
    Global plastic production has exceeded 300 million tons annually since 2014, driven by their durability, versatility, and low cost. However, plastic pollution has become a major issue, particularly affecting freshwater and marine ecosystems. Bali, a popular tourist destination in Indonesia, suffers from severe plastic pollution due to high tourist numbers and inadequate waste management. This review highlights the urgent need to adopt successful NGO models and technologies while implementing comprehensive policies and enhancing public awareness. Addressing not only the consumption phase but also production and post-consumption phases is crucial. Accelerating recycling technology and facility development through the formal sector is essential. A circular economy approach, supported by key stakeholders, is vital for improving plastic waste management in Bali. Effective waste management is crucial for environmental preservation and the long-term sustainability of Bali\u27s tourism industry, which is key to its economic future

    112

    full texts

    121

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ekologi, Masyarakat & Sains (EMS) is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇