E-Journal Universitas Bale Bandung
Not a member yet
1037 research outputs found
Sort by
PERAN DINAS PERHUBUNGAN DALAM PEMELIHARAAN LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM (PJU) DI KABUPATEN BANDUNG
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tiga permasalahan utama yang berkaitan dengan penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Bandung, yaitu: (1) sering terjadinya lampu mati yang disebabkan oleh kondisi cuaca buruk, usia lampu yang sudah tua, dan kabel-kabel yang usang; (2) meningkatnya tindakan kriminal yang disebabkan oleh minimnya penerangan di jalan-jalan yang sepi; dan (3) tingginya angka kecelakaan lalu lintas akibat kurangnya penerangan yang mempengaruhi visibilitas pengendara, terutama pada malam hari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan terkait program pemeliharaan PJU yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan teknik purposive sampling untuk memilih informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung dalam pemeliharaan PJU masih dinilai kurang efektif dan efisien. Berdasarkan teori peran Jim Ife dan Frank Tesoriero, peran Dinas yang mencakup aspek fasilitatif, edukasional, dan teknis, masih lemah, terutama dalam aspek edukasi dan teknis yang diberikan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya
KAJIAN ANTOLOGI CERPEN MUSAFIR KARYA GOL A GONG DALAM PERSFEKTIF MORFOFONEMIK
Artikel ini berjudul “Kajian Antologi Cerpen Musafir Karya Gol A Gong dalam Persfektif Morfofonemik”. Morfofonemik merupakan proses berubahnya suatu fonem menjadi fonem lain sesuai dengan fonem awal kata yang bersangkutan atau disebut juga dengan morfofonologi yakni suatu kajian tentang perubahan-perubahan pada fonem-fonem sebagai akibat dari peristiwa berubahnya morfemis dalam suatu morfologis. Morfofonemik merupakan salah satu bagian dari pembahasan morfologi. Morfologi adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari pembentukan kata dan perubahannya serta perubahan tersebut berdampak pada katagori kata dan makna kata. Metode kajian yang digunakan dalam analisis ini yaitu metode kualitatif deskriptif yang menjelaskan proses morfofonemik. Hasil dari kajian ini bahwa morfofonemik terbagi menjadi tiga proses yaitu, proses perubahan fonem, penambahan fonem, dan penghilangan fonem. Proses perubahan meN- ketika diikuti dengan fonem /b.f.p/ maka akan menjadi {mem-}, lalu /d,s,t/ akan menjadi {men-}, /c,j,s,s/ menjadi {men’} ny , untuk /g,h,k,kh/ dan vokal menjadi {meng-}. Proses penambahan fonem diikuti dengan kata yang berjumlah satu suku kata yang akan menambah bunyi pada meN- menjadi {menge-} akan tetapi setelah dianalisis dari ketiga cerpen tidak ditemukan kata yang mengalami proses penambahan fonem. Proses penghilangan fonem apabila meN- diikuti dengan fonem awal /l,m,r,y,w,n/ maka N akan hilang menjadi {me-} dan untuk /k,t,s,p/ bila bertemu meN- maka fonem tersebut akan hilang bunyiny
IDENTIFIKASI GULMA PADA LAHAN BUDIDAYA TANAMAN HORTIKULTURA DI KECAMATAN TARAKAN TIMUR
Sistem pertanian budidaya di Tarakan Timur didominasi tanaman hortikultura yang rentan terhadap serangan Organisme Pengganggu Tanaman sehingga berakibat pada penurunan produksi. Salah satu OPT yang berkaitan langsung dengan budidaya hortikultura adalah gulma dengan segala jenis, dampak, dan biologinya. Oleh sebab itu perlu tindakan identifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi gulma dengan mengetahui spesies gulma dan spesies gulma yang dominan dimana pelaksanaan penelitian ini pada lahan budidaya tanaman hortikultura di Kecamatan Tarakan Timur. Pengambilan sampel gulma menggunakan metode kuadrat secara acak, sebanyak 50 sampel dengan ukuran petakan 1 m x 1 m. Hasil penelitian menemukan 39 jenis gulma, 24 spesies termasuk gulma golongan berdaun lebar, 12 spesies rumputan dan 3 jenis diantaranya golongan teki. Spesies gulma dominan adalah gulma Cyperus compressus dengan nilai SDR tertinggi sebesar 23,11%
DESAIN ARSITEKTUR SERVER GOOGLE CLOUD UNTUK MENGOPTIMALKAN KINERJA APLIKASI DAILY CLOUD DALAM PEMANTAUAN KESEHATAN MENTAL
Menurut World Health Organization (WHO), kesehatan mental merupakan kondisi di mana individu memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya yang mampu menyadari potensinya sendiri. Meskipun demikian, Indonesia masih menghadapi tantangan serius terkait masalah kesehatan mental. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, sebanyak 1,7% warga Indonesia menderita gangguan mental berat. Pada 2018, lebih dari 19 juta penduduk dewasa mengalami gangguan mental emosional. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 16 Februari 2023 sampai dengan 28 Juli 2023 di Google Indonesia melalui program Bangkit Academy. Bangkit Academy merupakan sebuah program penyiapan karir di bawah naungan Google Indonesia. Pada akhir program, setiap peserta penelitian membentuk tim dengan anggota sebanyak 6 orang untuk mengikuti proyek akhir. Dalam upaya mengatasi permasalahan kesehatan mental, penulis dan tim memilih tema “Human Healthcare and Living Well-beings” dan mengembangkan sebuah aplikasi bernama Daily Cloud. Aplikasi ini bertujuan mengurangi masalah kesehatan mental dengan fitur utama mendeteksi kesehatan mental berdasarkan catatan harian dan ekspresi wajah, serta edukasi melalui artikel-artikel dari sumber terpercaya. Penulis, sebagai tim Cloud Computing pada penelitian ini, bertujuan membangun sebuah arsitektur server Google Cloud untuk aplikasi pemantauan kesehatan mental. Hasil dari penelitian ini adalah pengembangan Google Cloud Run sebagai server Back-End, penggunaan Firestore sebagai layanan database yang scalable dan terintegrasi dengan fitur autentikasi dari Firebase Authentication, pembangunan Back-End REST API sebagai inti, serta deployment model machine learning menjadi sebuah REST API. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa arsitektur cloud yang dirancang membawa pengaruh terhadap kinerja aplikasi menjadi optimal dalam pemantauan kesehatan mental
IoT Otomatisasi Pemberian Pakan Ikan Berbasis IoT: Otomatisasi Pemberian Pakan Ikan Berbasis IoT: Inovasi Toko Fish Friendly dengan Aplikasi Blynk
Pemanfaatan Internet of Things (IOT) di dalam kehidupan sehari-hari sudah merambah pada berbagai bidang, termasuk di bidang peternakan. Pada penelitian ini, penulis mengangkat masalah yang terdapat di toko ikan Fish Friendly sebagai tempat penelitian. Masalah utama yang ditemukan pada penelitian ini yaitu peternak mendapatkan kesulitan dalam pemberian pakan yang dilakukan secara teratur dan terjadwal. Terkadang dalam kondisi tertentu, peternak tidak bisa memberikan pakan pada ikan sesuai dengan jadwalnya, hal ini dapat menyebabkan menurunnya kualitas kesehatan ikan sehingga berdampak buruk pada harga jual ikan. Faktor ini dapat menjadi hal yang sangat penting mengingat bahwa pakan ikan harus tetap terjaga kualitas dan kuantitasnya. Berdasarkan permasalahan yang ada, maka terciptalah solusi untuk merancang dan membuat suatu alat dengan memanfaatkan sistem otomatisasi menggunakan IoT (Internet of things). Untuk mendapatkan data yang diperlukan secara lengkap penulis menggunakan metode wawancara dan observasi lapangan, selain itu penelitian ini menggunakan perangkat microcontroller NodeMCU ESP8266 dan Motor Servo untuk merancang alat pemberi pakan otomatis, serta penggunaan aplikasi Blynk sebagai pengendali jarak jauh melalui smartphone. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membuat rancangan alat yang dapat digunakan untuk memberikan pakan pada ikan secara otomatis dan terjadwal.
Kata Kunci: Blynk, ESP8266, IoT, Pakan ikan otomati
Evaluasi Indeks Keamanan Informasi (KAMI) Pada Pengamanan Penyelenggaraan Sistem Elektronik Berdasarkan ISO 27001 (Studi Kasus: STT Pratama Adi)
Sistem elektronik adalah serangkaian perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, dan atau menyebarkan informasi elektronik. Keamanan informasi adalah hal yang berkaitan dengan convidentiality, integrity dan availability. Sekolah Tinggi Teknologi Pratama Adi (STTPA) adalah perguruan tinggi yang berlokasi di kabupaten Bandung. STTPA telah menyelenggrakan sistem elektronik pada kegiatan akademiknya. Sehingga perlu melakukan implementasi indeks KAMI untuk mengetahui tingkatan, ukuran, maupun tingkat kepentingan penggunaan sistem penyelenggara elektronik yang dimilikinya. Indeks Keamanan Informasi (KAMI) adalah alat evaluasi untuk menganalisa tingkat kesiapan pengamanan informasi yang dilakukan pada beberapa area penerapan keamanan informasi. Dengan ruang lingkup pembahasan yang juga memenuhi semua aspek keamanan yang di definisikan oleh standar ISO27001. Metode penelitian yang di lakukan adalah metode deskriptif, yaitu mendeskrpsikan kejadian yang sebenarnya. Metode penilaian di lakukan dengan menerapkan indeks KAMI pada area sistem penyelenggaraan elektronik yang sesuai standar keamanan informasi ISO 27001. Dengan sejumlah pertanyaan di area kategori sistem elektronik. Tujuannya adalah menghasilkan hasil evaluasi mandiri dengan skor penetapan kategori sistem elektronik dengan nilai = 22. Dan hasil evaluasi akhir adalah Cukup Baik. Serta hasil ketergantungan TIK pada level B dengan batas bawah 16 dan batas atas 34, yang artinya klasifikasi kategori sistem elektronik adalah Tinggi. Hasilnya adalah Dokumen kategori Sistem Elektronik Tinggi yang dapat memberikan gambaran tingkat kesiapan keamanan informasi yang dimiliki
PENGAWASAN DINAS KESEHATAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS DI DESA RANCAMANYAR KECAMATAN BALEENDAH
Lambatnya pelayanan ditambah dengan masih kurangnya Sumber Daya Manusia di Puskesmas Kecamatan Baleendah menyebabkan kurang baiknnya kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan di Puskesmas Kecamatan Baleendah. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan penelitian terkait dengan pengawasan Dinas Kesehatan terhadap kualitas pelayanan yang diberikan di Puskesmas Baleendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengawasan yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan di Puskesmas Baleendah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian utama adalah para stakeholders terkait menggunakan dengan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian berada di Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung dan Puskesmas Baleendah dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dokumen terkait dan materi audio visual. Hasil penelitian menunjukan bawasannya sudah berjalan cukup baiknya pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung terhadap kualitas pelayanan Puskesmas Baleendah dinilai dari sudah efektifnya metode penilaian terhadap kualitas pelayanan dan evaluasi tindakan perbaikan dalam perbaikan pelayanan. Adapun yang menjadi hambatan dalam pengawasan ini adalah adanya kurang baiknya pengawasan yang dilakukan terhadap standarisasi kualitas pelayanan kesehatan masyarakat yang diakibatkan oleh adanya kekurangan Sumber Daya berupa Fasilitas dan Tenaga Kesehatan yang sesuai dengan standar kementrian Kesehata
PERTUMBUHAN DAN HASIL EDAMAME (Glycine max L.) VARIETAS RYOKKO AKIBAT PERLAKUAN PUPUK KANDANG AYAM DAN NITROGEN
Produksi edamame (Glycine max L.) memerlukan input eksternal untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasilnya, salah satunya dengan memberikan pupuk nitrogen. Pupuk kandang ayam diketahui dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk nitrogen karena mengandung unsur yang sama dan meningkatkan aktivitas bakteri pemfiksasi nitrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang ayam dan pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil edamame (Glycine max (L.) Merrill) varietas Ryokko serta pengaruh mandiri dari dosis pupuk kandang ayam atau pupuk nitrogen yang dapat memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman edamame (Glycine max (L.) Merrill) varietas Ryokko. Penelitian dilakukan di Desa Margahurip, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, dengan ketinggian tempat ± 800 meter diatas permukaan laut, dengan curah hujan C3 menurut Oldeman. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan rancangan percobaan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang diulang 3 kali. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang ayam yang terdiri dari 3 taraf (0 ton/ha, 10 ton/ha, dan 20 ton/ha), sementara faktor kedua adalah dosis nitrogen (0 kg/ha, 75 kg/ha, dan 150 kg/ha). Hasil penelitian tidak terjadi interaksi antara perlakuan pemberian dosis pupuk kandang ayam dan pupuk nitrogen. Pengaruh mandiri pemberian dosis pupuk nitrogen berbeda nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 42 hari setelah tanam (HST) dan jumlah cabang pada umur 42 HST
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KARTU TANI SISTEM BERTANI DENGAN AGRO SOLUTION (SIBEDAS) OLEH DINAS PERTANIAN DI KECAMATAN ARJASARI KABUPATEN BANDUNG
Sektor pertanian Indonesia menjadi hal utama dalam perekonomian nasional dan ketahanan pangan. Indonesia memiliki kekayaan alam yang begitu melimpah dan sangatlah strategis. Sektor pertanian menjadi salah satu tumpuan ekonomi, sehingga pertanian memiliki peran penting dalam mengembangkan bidang ekonomi. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti melakukan penelitian terkait salah satu program kartu Sistem Bertani dengan Agro Solution dalam upaya meningkatkan geliat ekonomi sektor pertanian di Kabupaten Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana, hambatan, dan upaya Implementasi Kebijakan Program Kartu Tani Sistem Bertani dengan Agro Solution di Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif. Subjek penelitian utama adalah dinas pertanian, balai penyuluhan pertanian kecamatan arjasari, dan ketua gabungan kelompok tani kecamatan arjasari dengan teknik purposive sampling. Hasil Penelitian diharapkan dapat menunjukan adanya proses bagaimana pemerintah kecamatan dalam mengimplementasikan kebijakan, adanya hambatan yang dirasakan oleh pemerintah kecamatan dalam mengimplementasikan kebijakan, dan adanya upaya yang dilakukan pemerintah kecamatan dalam menangani hambatan Implementasi Kebijakan Mengenai Program Kartu Tani Sistem Bertani Dengan Agro Solution Oleh Dinas Pertanian di Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung petani di Kecamatan Arjasar
ANALISIS NILAI TAMBAH BERAS KETAN (Oryza sativa.var.glutinose) PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI DESA CIKONENG KECAMATAN CIPARAY KABUPATEN BANDUNG
Nilai Tambah adalah pertambahan nilai suatu komoditas karena mengalami proses pengolahan, penyimpanan, pengangkutan dalam proses produksi. Pada proses pengolahan nilai tambah dapat didefinisikan sebagai selisih antara nilai produk dengan nilai biaya bahan baku dan input lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui keuntungan dari industri rumah tangga rengginang di Desa Cikoneng Kecamatan Ciparay. (2) Untuk mengetahui besar nilai tambah rengginang beras ketan pada industri rumah tangga di Desa Cikoneng Kecamatan Ciparay. Penelitian ini dilakukan sejak April 2023 sampai dengan Juni 2023 dan berlokasi di Desa Cikoneng Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan perhitungan usaha pengolahan rengginang di Desa Cikoneng Kecamatan Ciparay kabupaten Bandung menguntungkan untuk diusahakan. Rata-rata pendapatan pengusaha rengginang sebesar Rp 27.308.916,93 dalam satu bulan proses produksi dengan nilai R/C ratio sebesar 2,21. Pada tingkat penjualan rengginang sebanyak 1.426 kg dengan harga Rp 35.000,00 per kg. Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan 1 kg beras ketan menjadi rengginang adalah Rp 14.050,00 per kg, dengan ratio nilai tambah yang diperoleh adalah 38,9 %.
Kata Kunci : Analisis, Nilai Tambah, Beras Ketan, Rengginang.