E-Journal Universitas Bale Bandung
Not a member yet
1037 research outputs found
Sort by
TINGKAT KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP PENDIDIKAN ANAK JENJANG SEKOLAH MENENGAH PERTAMA: Studi Kasus di Desa Girimulya Kec. Pacet Kab. Bandung
Desa Girimulya merupakan salah satu desa yang berada di wilayah administratif Kecamatan Pacet, yang kesadaran akan melanjutkan pendidikan anak masih rendah, Adapun rumusan masalah: 1. Bagaimana tingkat kesadaran masyarakat petani terhadap pentingnya kelanjutan pendidikan bagi anak-anaknya di Desa Girimulya Kec. Pacet Kabupaten Bandung? 2. Faktor-faktor apa yang menyebabkan kurangnya minat masyarakat petani terhadap kelanjutan pendidikan bagi anak-anak di Desa Girimulya Kec. Pacet Kabupaten Bandung? Tujuan dalam penelitian ini adalah; Ingin mengetahui bagaimana tingkat kesadaran masyarakat terhadap keberlanjutan pendidikan anak petani di Desa Girimulya Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung 2. Ingin mengetahui tentang faktor-faktor apa saja yang menyebabkan anak tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama di di Desa Girimulya Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya melanjutkan pendidikan di sebabkan oleh tingkat pendidikan orang tua, lingkungan masyarakat/orang tua yang kurang memotivasi anak untuk melanjutkan pendidikan, aksessibilitas/keterjangkauan lokasi sekolah yang cukup jauh, keadaan ekonomi yang rendah, saran yang penulis ajukan adalah agar melakukan pemasyarakatan serta penyuluhan pendidikan bagi warga masyarakat di daerah pedesaan dan lebih memperhatikan kembali dan memperbaiki cara pandang masyarakat terhadap pendidikan
ECO ENZIM DALAM MENGATASI SAMPAH RUMAH TANGGA
Sampah rumah tangga merupakan permasalahan global yang semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi dan konsumsi manusia. Pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan terhadap sampah rumah tangga menjadi sangat penting untuk melindungi lingkungan dan sumber daya alam. Salah satu pendekatan yang menarik dan ramah lingkungan adalah penggunaan eco enzim. Eco enzim adalah biokatalis alami yang memainkan peran penting dalam menguraikan bahan organik dalam sampah. Eco enzim dapat mempercepat penguraian sampah organik, menghasilkan kompos berkualitas tinggi, dan mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan. Dengan kesadaran masyarakat yang meningkat dan pemilihan produk eco enzim yang tepat, penggunaan eco enzim dapat menjadi solusi yang efektif dalam mengatasi masalah sampah rumah tangga, menjaga keberlanjutan, dan mendukung upaya melindungi lingkungan
THE USE OF SMALL GROUP DISCUSSION METHOD IN TEACHING STUDENTS’ READING COMPREHENSION
The research paper entitled “The Use of Small Group Discussion Method in Teaching Students’ Reading Comprehension”. The purpose of the study was to know if there is a significant difference between the small group discussion method and the conventional method in teaching reading comprehension to eighth-grade students in Junior High School. This research was conducted at SMP Banjar Asri, located at Jln. Gunung Puntang KM 1. This type of research is quasi-experimental. The population of this research was eight grades of SMP Banjar Asri and the sample was 30 students of VIII B as the experimental class and 30 students of VIII C as the control class. In collecting data, the researcher used a test named pre-test and post-test. This research indicated that the pre-test means score of the experiment class was 58 and the mean score of the control class was 53. After giving treatment, the post-test means score of the experiment class was 75 and the means score of the control class was 60. The result indicated that the students who taught by using the small group discussion method got a higher score than the students who taught by a conventional method. The result of the analysis t-test calculation, where the t-observe is bigger than the t-table. As the derived t = 7.462 exceeds the table critical value of t = 2.000, at p= 0.05 with Df = 58 (7.462 > 2.000). Therefore, the Alternative Hypothesis (Ha) is accepted, stating that there is a significant difference between the small group discussion method and conventional teaching in teaching students reading comprehension in the eighth grade of Junior High School, and the Null Hypothesis (Ho) is rejected. Based on the result above, it can be concluded that the Small Group Discussion Method is effective in improving students’ reading comprehension of narrative text. Then, the result of the data from the questionnaires was almost all of the students answered liked being taught reading comprehension by using the small group discussion method. It was shown by the result of the questionnaire that 90% of the students answered that learning narrative text in reading comprehension through small group discussion is effective. It can be concluded that students’ responses were positive, and good and can improve students’ reading comprehension.
Keywords ; SGD, Methode, Reading Comprehensio
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMASARAN PRODUK FROZEN FOOD BERBASIS WEB DI TOKO RJB (REKSA JAYA BASO)
Teknologi Informasi berbasis web merupakan salah satu media informasi yang efektif dan efisien dalam penyebaran informasi yang dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Hanya dari rumah calon pembeli dapat melihat produk-produk yang ditawarkan pada layar komputer, mengakses informasinya, memesan dan membayar dengan pilihan yang tersedia. Namun, Toko Reksa Jaya Baso merupakan salah satu toko frozen food yang menyediakan berbagai macam jenis makanan yang diproses melalui cara pembekuan belum menerapkan teknologi dalam pemasaran produknya, Proses pemasaran produk di toko RJB dan penjualannya sebagian besar masih dilakukan secara manual yaitu pelanggan mendatangi toko secara langsung, dapat juga melalui komunikasi telepon, Namun, metode ini membuat perusahaan menjadi tidak berkembang, karena proses pemasaran mengandalkan metode mulut ke mulut dan menunggu pelanggan datang ke toko. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tentang sistem pemasaran produk yang berjalan di Toko Reksa Jaya Baso. Selama proses sistem perancangan tersebut, metodologi yang digunakan adalah metodologi waterfall. Tahap pertama Analisis, tahap kedua Design, tahap ketiga Input Data. Hasil akhir dari penelitian ini adalah dihasilkan Perancangan Sistem Informasi Pemasaran Produk di Toko Reksa Jaya Baso. Dengan adanya sistem informasi ini diharapkan dapat membantu aktivitas terutama dalam memasarkan produk
Pengaruh Edukasi pada Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Resistensi Antibiotik Menggunakan Aplikasi SPSS
Antibiotik digolongkan sebagai obat yang banyak dikonsumsi karena kemampuannya dalam mengatasi maupun menghambat perkembangan pada penyakit infeksi sehingga menyebabkan penggunaan di antara masyarakat mengalami peningkatan luar biasa. Data yang diperoleh dari hasil pengumpulan data sampel yang mewakili remaja pada salah satu sekolah swasta di Kota Bandung sebanyak 70% responden mengonsumsi antibiotik selama setahun terakhir. Sementara 43,3% responden yang mengonsumsi antibiotik tersebut belum pernah mendengar resistensi bakteri terhadap antibiotik sebelumnya. Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk memaparkan pengaruh edukasi pada responden dilihat dari hasil pre-test dan post-test. Data kemudian diolah sehingga berbentuk persentase yang mempresentasikan besar pengaruh edukasi tersebut. Penelitian dilaksanakan pada Oktober sampai November 2022 dengan metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik one group pretest-posttest serta menggunakan uji perbandingan t-test sampel. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 siswi. Rata-rata skor pengetahuan yang diperoleh dari hasil penelitian rata-rata sebelum diberikan media infografis resistensi antibiotik yaitu 51,33 dan setelah diberikan yaitu 82,33. Dengan melihat hasil significant menggunakan aplikasi SPSS, terdapat pengaruh yang terdampak pada responden melalui media edukasi infografis dengan pengetahuan (p-Value = 0,01 0,05)
ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENANGGULANGAN DAMPAK COVID-19 TERHADAP SEKTOR PARIWISATA DI KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2021
Bencana pendemi Covid-19 memberikan dampak terhadap perkembangan pariwisata di Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana kebijakan yang dilakukan pemerintah kota Yogyakarta dalam membuat kebijakan penganggulangan dampak Covid-19 di sektor pariwisata. Penelitian akan dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Peneliti akan melakukan analisis dokumen sekunder, dan wawancara dengan pemerintah daerah dan multistakeholders sektor pariwisata. Penelitian diharapkan mampu memberikan kontribusi secara teoritis berupa pengembangan ilmu kebijakan pengembangan pariwisata pada masa bencana pandemi Covid-19. Penelitian diharapkan juga dapat memberikan kontribusi secara praktis berupa rekomendasi kebijakan dalam penanggulangan dampak bencana Pandemi Covid-19 di sektor pariwisata. Penelitian ini menemukan bahwa dampak pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap perkembangan kebijakan pariwisata. Kebijakan pengembangan pariwisata memerlukan persiapan protokol khusus kesehatan untuk pencegahan penularan covids di tempat wisata. Pemerintah Kota Yogyakarta mewajibkan self assesment penggunaan protokol kesehatan di lokasi wisata untuk pelaku jasa wisata yaitu Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW), bidang usaha penyediaan akomodasi, serta bidang usaha jasa makanan dan minuman. Penerapan protokol kesehatan pada sektor pariwisata diharapkan dapat mengurangi resiko penularan Covid-19, menghidupkan kembali aktivitas ekonomi, sosial dan budaya
STRATEGI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMASI (DISKOMINFO) DALAM PENGEMBANGAN DAN PEMBANGUNAN MASTER PLAN SMART CITY DI KABUPATEN BANDUNG
Smart City adalah sebagai kota yang mampu menggunakan SDM, modal sosial, dan infrastruktur telekomunikasi modern untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kualitas kehidupan yang tinggi, dengan manajemen sumber daya yang bijaksana melalui pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat. Kabupaten Bandung salah satunya mulai menerapkan konsep smart city dengan menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) untuk mengikuti Gerakan Menuju 100 Smart City tahap kedua di Redtop Hotel and Convention Centre Jakarta. Penandatanganan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang bertujuan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi di daerah masing-masing. Kota Cerdas (smart city) ini menggunakan teknologi informasi untuk menjalankan roda kehidupan kita yang lebih efisien. Kota cerdas adalah kota yang menggunakan prinsip-prinsip smart living, smart government, smart economy, smart environment, smart mobility, dan yang juga tak kalah penting adalah smart people. Kota dinilai cerdas secara ekonomi, apabila sebuah kota ditopang oleh perekonomian yang baik dengan memaksimalkan sumber daya atau potensi kota termasuk layanan Teknologi Informasi Komunikasi, tata kelola dan peran Sumber Daya Manusia yang baik. Kota dinyatakan cerdas secara sosial, apabila masyarakat dalam sebuah kota memiliki keamanan, kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan interaksi sosial dengan sesama masyarakat ataupun dengan pemerintah. Terakhir, kota dinyatakan cerdas apabila warga kotanya memiliki tempat tinggal yang layak huni, sehat, hemat dalam penggunaan energi serta pengelolaan energi dengan dukungan layanan Teknologi Informasi Komunikasi, pengelolaan dan peran Sumber Daya Manusia yang baik. Dalam hal ini Master Plan Smart City di Kabupaten Bandung menggunakan teori strategi analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) menurut (Rangkuti, 1997:19) analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan Strengths (Kekuatan) dan Opportunities (Peluang), namun secara bersamaan dapat meminimalkan Weaknesses (Kelemahan) dan Threats (Ancaman). Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif menggunakan latar alamiah dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan jalan melibatkan berbagai metode yang ada melalui wawancara, pengamatan, dan pemanfaatan dokumen. Dengan melakukan penelitian diharapkan akan memberikan kontribusi untuk khalayak khususnya dalam Strategi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dalam pengambangan dan pembangunan Master Plan Smart City di Kabupaten Bandung
KEBERADAAN TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH SEMENTARA DAN PENGARUHNYA TERHADAP LINGKUNGAN DI DESA MAJAKERTA KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG
Pengelolaan sampah di Pasar Baru Majalaya menjadi masalah bagi kondisi lingkungan di sekitar. Pemandangan yang kumuh dari tumpukan sampah, bau menyengat dan lalat yang dapat menjadi vector penyakit. Berdasarkan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengelolaan sampah di pasar tersebut dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara mendalam serta ditambah dengan studi pustaka. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di Pasar Baru Majalaya masih tergolong kurang baik. Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya tumpukan sampah disekitar lokasi Pasar Baru Majalaya. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kepedulian dari para pedagang maupun pembeli akan kebersihan pasar. Pedagang beranggapan bahwa sudah biasa pasar itu kotor. Pengelolaan sampah yang kurang baik membuat beberapa dampak seperti menimbulkan bau, kemacetan dan bagi kesehatan. Bau yang menyengat sangat tercium di Pasar Baru Majalaya ini akibat tumpukan sampah yang membusuk. Tumpukan sampah yang membusuk ini juga akan menimbulkan penyakit secara langsung maupun tidak langsung. Tumpulan sampah yang memakan bahu jalan juga membuat lalu-lintas disekitar pasar ini sangat terganggu, tidak jarang kemacetan terjadi khususnya di jam-jam sibuk. Dibutuhkan pengelolaan yang serius untuk pengelolaan sampah di Pasar Baru Majalaya tersebut
PENGEMBANGAN APLIKASI PELAPORAN KERUSAKAN BERBASIS ANDROID UNTUK PT KAYU MULTIGUNA INDONESIA DENGAN METODE RAD: Implementasi Metode RAD dalam Membangun Solusi Pelaporan Kerusakan
This research aims to address the issues of ineffective damage reporting at PT Kayu Multiguna Indonesia. These issues include delayed reporting and equipment failures that are not promptly resolved. The objective of this research is to develop an Android-based application using the Rapid Application Development (RAD) methodology to facilitate and expedite damage reporting while enabling better monitoring. The development process involves requirement analysis, visual user interface design, application development, as well as testing and continuous improvement. The result is an Android damage reporting application that allows employees to quickly report damages, reduce incident response times, and track repair statuses through the application. This application is expected to enhance the operational efficiency of PT Kayu Multiguna Indonesia by integrating Android technology and RAD methodology. The discussion covers the advantages and disadvantages of the application, as well as potential future improvements and developments. In conclusion, the Android-based damage reporting application developed with the RAD methodology successfully addresses the issues of inefficiency in reporting at PT Kayu Multiguna Indonesia. Suggestions for further development include enhancing the application's functionality, such as reporting with images or maps, and considering integration with the company's asset management system. This application is expected to assist PT Kayu Multiguna Indonesia in improving operational efficiency, accountability, and productivity in handling damages
PENGARUH PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BANDUNG BARAT
Penelitian ini menganalisis Pengaruh Pajak Daerah dan Retribusi Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan populasi dalam penelitian ini diambil dari Laporan Keuangan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dengan sampel yang diambil yaitu Laporan Realisasi Anggaran periode 2014 - 2021 Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji koefisien korelasi person, koefisien korelasi parsial, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t dan uji F .
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Pajak Daerah berpengaruh positif terhadap Pendapatan Asli Daerah dan hasil tersebut dibuktikan dengan hasil dari uji thitung > ttabel dengan signifikansi dibawah 0,05 yaitu sebesar 0,002. Dan Retribusi Daerah berpengaruh negatif terhadap Pendapatan Asli Daerah dan hasil tersebut dibuktikan dengan hasil dari uji thitung < ttabel dengan signifikansi diatas 0,05 yaitu sebesar 0,361.secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara Pajak Daerah dan Retribusi Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah, hal ini dibuktikan dengan hasil uji F yang menunjukkan bahwa Fhitung > Ftabel dengan nilai signifikansi 0.006