E-Journal Universitas Bale Bandung
Not a member yet
1037 research outputs found
Sort by
EKSISTENSI PETANI DALAM MENGGARAP LAHAN PERTANIAN PADI DI WILAYAH TADAH HUJAN DESA PASIRMULYA KECAMATAN BANJARAN KABUPATEN BANDUNG
Desa Pasirmulya Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung merupakan daerah pertanian tadah hujan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengetahui bagaimana petani mengolah lahannya. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat petani di kawasan wilayah Desa Pasirmulya Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung. Analisis data yang telah terkumpul dalam penelitian ini menggunakan rumus persentase dan interpretasi data, setelah itu dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar petani telah melakukan budidaya padi lebih dari 30 tahun dan menjadikannya sebagai pekerjaan pokok. Faktor- faktor yang mempengaruhi banyaknya masyarakat menjadi petani padi yaitu tingkat pendidikan mereka hanya terbatas di tingkat sekolah dasar dan tradisi. Jenis padi yang banyak digunakan petani adalah jenis padi lokal melalui penyemaian sendiri. Sumber pengairan yang digunakan petani untuk mengairi lahan pertaniaannya adalah tadah hujan. Dalam proses penanaman padi, petani memerlukan waktu berkisar 4-5 bulan dari awal penanaman hingga panen dan hanya rata- rata hanya mampu melakukan penanaman 1 kali dalam 1 tahun. Luas lahan yang dimiliki petani berkisar antara 1-5 hektar. Hasil pertanian padi di wilayah tadah hujan desa pasirmulya rata- rata petani mampu menghasil panen 3,8- 4 ton/hektar dalam satu kali masa tanamnya. Dengan demikian pendapatan petani dalam satu kali masa tanam adalah Rp. 10.000.000- Rp 20.000.000 tergantung luas lahan yang dimilikinya. Sedangkan untuk modal yang diperlukan petani dalam melakukan penanaman padi yaitu berkisar Rp.2.000.000-Rp.3.000.000 dalam satu kali masa tanam yang dialokasikan untuk sektor pembelian pupuk, obat- obat pertanian, upah tenaga kerja dan penyewaan alat bajak. Berdasarkan data tersebut hampir seluruh petani merasa cukup dengan penghasilannya sebagai petan
ALIH FUNGSI LAHAN PERKEBUNAN TEH MENJADI PERTANIAN STROBERI DI DESA SUKARESMI KECAMATAN RANCABALI KABUPATEN BANDUNG
Penelitian ini dilatar belakangi oleh alih fungsi lahan pertanian yang merupakan salah satu fenomena yang cukup banyak terjadi pada saat ini dalam pemanfaatan lahan. Salah satunya adalah alih fungsi lahan perkebunan teh menjadi pertanian stroberi, bahkan pertanian stoberi dijadikan mata pencaharian utama. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa saja yang mendukung adanya alih fungsi lahan perkebunan teh menjadi pertanian stroberi di Desa Sukaresmi dan bagaimana perkembangan Pertanian Stroberi terhadap matapencaharian petani stroberi di Desa Sukaresmi serta nilai-nilai apa saja yang dapat diambil dari hasil penelitian menjadi bahan ajar di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk Desa Sukaresmi dan sampelnya di RW 01 dan RW 2 yang jumlahnya 36 orang. Kesimpulan dari penelituan ini adalah faktor yang mendukung adanya alih fungsi lahan perkebunan teh menjadi pertanian stroberi yaitu tidak terawatnya perkebunan teh sehingg mengalami kerusakan lahan perkebun teh. Serta jumlah pasar banyak permintaan stroberi, maka para petani yang berasal dari petani perkebunan teh berpindah pekerjaannya menjadi petani stroberi. Perkembangan pertanian stroberi mampu membantu perekonomian. Nilai-nilai yang dapat diambil dari hasil penelitian menjadi bahan ajar yaitu kemampuan menerapakan prosedur dan kemampuan berfikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi konsep wilayah dan tata ruang
Penerapan Metode Iterasi Variasional Untuk Mencari Solusi Numerik Pada Persamaan Fokker-Planck
Persamaan Fokker-Planck merupakan persamaan diferensial parsial yang penting dalam pemodelan fenomena stokastik. Dalam upaya untuk menyelesaikan persamaan ini, berbagai metode numerik telah dikembangkan, termasuk metode iterasi variasional dan metode garis. Metode iterasi variasional melibatkan pendekatan iteratif yang menggabungkan komponen waktu dan spasial untuk menyelesaikan persamaan Fokker-Planck. Kriteria penghentian berdasarkan nilai galat maksimum dan galat rata-rata digunakan untuk memastikan konvergensi solusi. Di sisi lain, metode garis menggunakan skema finite difference dalam pendekatan diskritisasi ruang dan waktu untuk menyelesaikan persamaan tersebut. Implementasi kedua metode dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python. Beberapa kasus uji digunakan untuk menguji performa dan akurasi kedua metode, termasuk kasus dengan koefisien difusi dan potensial konstan, koefisien difusi dan potensial yang bervariasi secara linear, serta koefisien difusi dan potensial yang bervariasi secara eksponensial. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kedua metode dapat menghasilkan solusi numerik yang konvergen. Namun, terdapat perbedaan dalam akurasi dan efisiensi antara kedua metode. Metode iterasi variasional cenderung memberikan solusi yang lebih akurat, namun memerlukan waktu komputasi yang lebih lama. Di sisi lain, metode garis menunjukkan efisiensi yang lebih tinggi, tetapi dengan tingkat akurasi yang lebih kasar. Dalam kesimpulannya, penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang penerapan metode numerik dalam menyelesaikan persamaan Fokker-Planck pada model dinamika sistem stokastik. Hasil ini dapat menjadi landasan untuk pengembangan lebih lanjut dalam pemodelan sistem stokastik dan pemahaman fenomena yang terkait. Dengan memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing metode, penelitian ini memberikan wawasan tentang pemilihan metode yang sesuai tergantung pada kebutuhan akurasi dan efisiensi yang diinginkan
Analisis Efisiensi dan Kelayakan Usaha Ternak Ayam Pelung Sistem Mandiri Menggunakan Method Payback Period, Break Event Point, Depresiasi, Net Present Value, Internal Rate of Return, Profitability Index, Net Benefit Cost B/C
Ayam pelung merupakan ayam peliharaan asal Cianjur, sejenis ayam asli Indonesia. Usaha ternak ayam pelung merupakan usaha yang sangat menguntungkan bagi mitra karena ayam merupakan hewan yang gampang pembudidayaannya, dengan nilai pasar yang tergolong konstan serta prospek budidaya ayam pelung sangat bagus. Efisiensi berkaitan dengan penggunaan sumber daya yang terbatas, namun dapat menghasilkan sasuatu yang diharapkan atau direncanakan. Suatu kegiatan bisa dikatakan efisien jika prosesnya berjalan dengan baik. Efisiensi ekonomi suatu usaha ternak dapat dilakukan dengan pendekatan fungsi keuntungan. Tingkat efisiensi usaha ternak dapat diketahui melalui analisis Net Present Value (NPV), Payback Period (PP), Internal Rate of Return (IRR), Depresiasi, Net Benefit B/C. Analisis Net Present Value (NPV), Payback Period (PP), Internal Rate of Return (IRR), Depresiasi, Net Benefit B/C. dalam usaha ternak biasanya menggambarkan tingkat efisiensi usaha ternak berdasarkan biaya yang harus dikeluarkan dan arus kas yang diterima. berdasarkan pada hasil perhitungan dengan beberapa metode maka usaha ternak ayam pelung sistem mandiri layak untuk dijalankan
PENERAPAN SISTEM ABSENSI ONLINE TERINTEGRASI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN ASN DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI MALUKU
Menurut temuan penelitian, penerapan standar kehadiran berbasis online cukup menguntungkan. mengenai tujuan penelitian, yaitu untuk menggambarkan bagaimana kebijakan sistem absensi berbasis online diterapkan. Penelitian ini dilakukan di kantor Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Maluku. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Tinjauan pustaka, studi lapangan, observasi, wawancara, dan dokumentasi adalah contoh prosedur pengumpulan data. Penulis menggunakan metode analisis data kualitatif untuk menarik kesimpulan dari data yang diperoleh dari wawancara dan observasi untuk menjawab masalah penelitian
PERAN DINAS SOSIAL TERHADAP PEMBINAAN ANAK TERLANTAR MELALUI PROGRAM USAHA EKONOMI PRODUKTIF DI KABUPATEN BANDUNG
Pada ruang lingkup kehidupan manusia keberadaan anak mempunyai peranan penting sebagai pewaris garis keturunan yang nantinya menjadi generasi penerus bangsa, Seorang anak terlantar tidak mendapatkan hak-haknya untuk tumbuh dan berkembang secara wajar, tidak memperoleh layanan kesehatan dan pendidikan yang lebih layak, serta tidak adanya perhatian dari orang tua ataupun kerabatnya. Dinas Sosial merupakan salah satu instansi pemerintahan yang memiliki fungsi dalam memberdayakan anak terlantar. Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui bagaimana Peran Dinas Sosial dalam pembinaan terhadap anak terlantar yang ada di Kabupaten Bandung. Jenis penelitian adalah kualitatif, yaitu penelitian yang difokuskan untuk mendeskripsikan keadaan sifat atau hakikat nilai suatu objek atau gejala tertentu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Berdasarkan teori yang digunakan oleh penulis menggolongkan peran dinas sosial kedalam 4 (empat) jenis peran yaitu peran fasilitas dimana dinas sosial memberikan bimbingan dan fasilitas untuk meningkatkan keahlian anak terlantar, selanjutnya peran edukasi yang terbagi menjadi edukasi pengetahuan dan edukasi mental, kemudian peran representrasional yang menunjukan peran dinas sosial dalam mempertemukan anak terlantar dengan berbagai pihak untuk membangun representasi diri yang baik, sedangkan peran teknis berupa pendataan yang bertujuan untuk mendata dan melakukan pemerataan programan
PENERAPAN FRAMEWORK CODEIGNITER UNTUK PENGGAJIAN KARYAWAN BERBASIS WEB DI LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR BLC
Penggajian adalah pembayaran uang kepada karyawan sebagai imbalan atas kerja yang dilakukan untuk organisasi atau perusahaan. Ini merupakan bagian penting dari kegiatan bisnis, termasuk organisasi seperti Bimbingan Belajar Brilliant Learning Center (BLC), yang berfokus pada pendidikan non-formal dan berada di bawah Yayasan Pendidikan Brilliant Learning Center. Saat ini, BLC belum maksimal dalam proses penggajian karena menggunakan Google Spreadsheet untuk merekap dan menghitung realisasi mengajar, serta pembuatan slip gaji secara manual. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem yang dapat membantu mengoptimalkan proses penggajian dan memudahkan akses karyawan terhadap slip gaji. Metode yang digunakan adalah waterfall dengan tahapan Analisis, Desain, Pengkodean, Pengujian, dan Implementasi. Tahap analisis melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan Manajer HRD, dan studi pustaka. Perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML) dengan berbagai jenis diagram seperti use case, activity, class, dan sequence diagram. Tahap Desain menggunakan Software Balsamiq Mockup, sedangkan pengkodean dilakukan dengan Framework Codeigniter dan Bootstrap. Pengujian dilakukan dengan metode Black Box Testing. Hasil dari penelitian ini adalah Sistem Informasi Penggajian Karyawan yang dibangun menggunakan Framework Codeigniter. Sistem ini memungkinkan pengelolaan data karyawan, data jabatan, absensi, potongan gaji, data gaji, laporan absensi, laporan gaji, dan slip gaji secara akurat melalui websit
THE USE OF EASY ENGLISH VIDEO AS MEDIA IN TEACHING VOCABULARY
The research paper entitled "The Use of Easy English Video as Media in Teaching Vocabulary". The researcher conducted research starting on July 25th 2023 to August 9th 2023 in seventh-grade students of SMP Banjar Asri. The method that was used in this research was a Pre-Experimental design. The objectives of the research were to know whether or not the use of Easy English Video as media is effective in teaching vocabulary in the seventh grade of SMP Banjar Asri and to find out what the students’ responses toward the use of Easy English Video as media in teaching vocabulary. There was only one group to be researched. The sample of the research is 33 students of VII-A. The instruments were pre-test, post-test, and questionnaire. A pre-test was given to find out students' understanding of English vocabulary before being given treatment and a post-test was given to students to measure whether there was an increase in students' understanding of English vocabulary. Also, a questionnaire was given to find out students' responses after using Easy English Video as media in teaching vocabulary. The research findings were the value of t- that is 9.401 with the Df = 32 at p = 0.05 of two-tailed, the critical value of t- is 2.042. As the value of the derived t- is higher than that of the t-table (9.401 > 2.042) the Null Hypothesis (Ho) was rejected and the Alternative Hypothesis (Ha) was accepted. This means that the use of Easy English Video as media in teaching vocabulary in the seventh grade of SMP Banjar Asri was effective. Then the researcher found out that the use of Easy English Video made students interested in learning English and made it easier for them to understand in learning English. This is shown by the results of the questionnaire which was answered by 85% using Easy English Video really helps students to build vocabulary when writing in English, and 82% of students enjoyed learning English after using Easy English Video. It can be concluded that the student response to the use of Easy English Video as media in teaching vocabulary is positive, and can help students improve their understanding of English vocabulary
KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG (Zea mays L.) VARIETAS BISI 18 AKIBAT PEMBERIAN PUPUK UREA: Bahasa Indonesia
Jagung (Zea mays L.) merupakan bahan pangan kedua setelah padi. Permintaan akan kebutuhan jagung semakin bertambah setiap tahunnya, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk meningkatkan produktivitas jagung yang optimal. Salah satu upaya untuk meningkatkan yaitu dengan pemberian pupuk. Pemupukan yang dapat dilakukan adalah dengan pemberian urea dengan dosis yang sesuai. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Citaman, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental berupa Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan dosis Urea adalah 6 taraf, yaitu : A = 0 kg/ha (kontrol), B = 100 kg/ha, C = 200 kg/ha, D = 300 kg/ha, E 400 kg/ha dan F = 500 kg/ha. Pengujian beda dua rata-rata dilakukan dengan Uji Jarak Berganda Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil tanaman jagung menunjukkan hasil yang berbeda nyata pada dosis urea sebesar 500 kg/ha pada pertumbuhan jagung fase vegetatif dengan parameter tinggi tanaman, jumlah daun, dan fase generatif dengan parameter rata-rata bobot tongkol kelobot per plot, diameter tongkol per tanaman, rata-rata berat kering per tanaman. Pemberian dosis urea 300 kg/ha memberikan pengaruh lebih baik pada luas kanopi.
Kata kunci: jagung hibrida, urea, bisi 18, dosis, hasi
PENGARUH UMUR DAN JUMLAH BENIH PER LUBANG TANAM TERHADAP HASIL PADI HITAM (Oryza sativa L) LOKAL SUBANG: Bahasa Indonesia
ABSTRACTThe aim of the study was to determine the appropriate age and number of seeds for the transfer process (Tapin) from the nursery to the planting area in order to obtain high growth and yield of black rice.This research was conducted in Lemah Duhur irrigated rice fields, Kiangroke Village, Banjaran District, Bandung Regency, West Java Province.This study used an experimental method with Split Plot Design using 2 factors, namely seed age (U) as the main plot consisting of 4 levels, namely u1 = 10 days after sowing, u2 = 15 days after sowing, u3 = 20 days after sowing scatter and u4 = 25 days after scatter. The number of seeds per planting hole (J) as child plots consisted of 4 levels, namely j1 = 1 seed per planting hole, j2 = 3 seeds per planting hole, j3 = 5 seeds per planting hole and j4 = 7 seeds per planting hole.Parameters observed were: number of tillers per clump, number of panicles per clump, weight of harvested dry unhulled (GKP) per clump, weight of dry harvested unhulled (GKP) per plot, weight of dry milled unhulled (GKG) per plot.The results showed that there was no interaction between the treatment of seed age and the number of seeds operted in the planting hole for all observation parameters. The highest average number of panicles per clump was found in u2j1, the highest average weight of harvested dry grain per clump was found in treatment u4j1, the highest average weight of harvested dry grain (GKP) per plot was found in treatment u4j1, the average the highest average weight of dry milled grain (GKG) per plot was in the u4j1 treatment.
Key words : seed age, seed number, black rice, anthocyanin, aleuron