E-Journal Universitas Bale Bandung
Not a member yet
1037 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DESA OLEH PEMERINTAH DESA SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN AKSESIBILITAS SOSIAL MASYARAKAT DI DESA KARANGSEWU KECAMATAN CISEWU KABUPATEN GARUT
Pemerintah Desa dalam pembangunan infrastruktur jalan diharapkan mendapatkan manfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam pembangunan infrastruktur jalan di desa karang sewu kecamatan cisewu kabupaten garut serta mengetahui paktor pendukung dan penghambatnya dalam kegiatan pembangunan inspratuktur tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatip yakni suatu bentuk penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran umum sebagai macam data yang dikumpul dilapangan data yang digunakan adalah observasi, wawancara terhadap sejumlah inporman. Analisis data menggunakan model analisis internal hasil penelitian menunjukan bahwa peran pemerintah desa dalam pembangunan inspratuktur di jalan desa karang sewu masih kurang berperan dan blm optimal, hal ini dilihat dari aspek perencanaan, pelaksanaan dan paktor pendukung yang lain. APBD yang mencakupi untuk melakukan pembangunan, serta regulasi yang di berikan. Sedangkan paktor penghambat yaitu belum maksimalnya pengawasan dan pemantawan pada pembangunan inspratuktur, kemudian akses dan medan yang berat membuat sulitnya proses pembangunan inspratuktur waktu yang lama serta bahan material yang mahal.
 
PENERAPAN ALGORITMA VIGENERE CIPHER UNTUK KEAMANAN DATA PERESEPAN OBAT
Pengembangan teknologi informasi pada bidang kesehatan sangat berkembang pesat. Salah satunya pada kegiatan peresepan obat pada lembaga kesehatan seperti Puskesmas dan Rumah Sakit. Banyaknya proses peresepan obat yang dikirimkan secara online dan bersifat terbuka, dapat bisa menyebabkan masalah pencurian pada data resep obat oleh orang tidak berwenang sehingga menimbulkan kerugian bagi pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan Algoritma Vigenere Cipher untuk sistem enkripsi pada proses peresepan obat. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) yang akan menghasilkan sebuah produk yang telah diteliti, dirancang, diproduksi, dan diuji validitasnya secara ilmiah. Implementasi sistem ini menggunakan kriptografi pada data peresepan obat menggunakan Algoritma Vigenere Cipher dengan melakukan proses enkripsi dan dekripsi. Hasil dari penelitian ini penerapan data resep obat dengan menggunakan Algoritma Vigener Cipher telah berhasil merahasiakan resep dengan benar
ANALISIS DATA PELANGGARAN LALU LINTAS DI PERSIMPANGAN KOTA BANDUNG : STUDI KASUS JALAN RAYA SOEKARNO HATTA
Paper ini bertujuan untuk menganalisis data pelanggaran lalu lintas dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh pengendara kendaraan bermotor yang melintas di kota Bandung selama periode waktu tertentu. Sampel penelitian diambil dengan metode purposive sampling, yaitu pengendara kendaraan bermotor yang tercatat melakukan pelanggaran lalu lintas di persipangan sepanjang jalan raya Soekarno Hatta. Instrumen penelitian yang digunakan adalah rekaman dari cctv ATCS Dishub Bandung.
Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode statistik deskriptif. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa pelanggaran lalu lintas yang terjadi pada persimpangan sepanjang jalan raya Soekarno Hatta mengalami kenaikan seiring bertambahnya volume jumlah kendaraan di Indonesia khususnya di kota Bandung.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas yang melakukan pelanggaran yang paling sering terjadi. Selain itu, perlu adanya upaya pencegahan dan pengurangan faktor risiko yang mempengaruhi perilaku pelanggaran lalu lintas, seperti memberikan edukasi tentang keselamatan berkendara dan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan raya
PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL DAN KECANGGIHAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT. PLN (PERAERO) UNIT INDUK DISTRIBUSI JAWA BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh Pengendalian Internal dan Kecanggihan Teknologi Informasi terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi pada PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah teknik Purposive Sampling. Uji validitas dan reliabilitas kuisioner menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan Croanbach’s Alpha.
Berdasarkan hasil analisis deskriptif bahwa secara parsial Pengendalian Internal memberikan pengaruh terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi sebesar 93,9%, kemudian Kecanggihan Teknologi Informasi memberikan pengaruh terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi sebesar 0,39%. Secara simultan Pengendalian Internal dan Kecanggihan Teknologi Informasi memberikan pengaruh terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi sebesar 94,3%. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 5,7% merupakan pengaruh faktor lain di luar Pengendalian Internal dan Kecanggihan Teknologi Informasi yang tidak termasuk variabel yang diteliti dalam penelitian ini
PENGARUH STABILITAS KETERSEDIAN BARANG DENGAN INDEKS MUSIM PANEN DAN PENETAPAN HARGA JUAL KOPI TERHADAP PENDAPATAN
Penelitian ini menganalisis Pengaruh Stabilitas Ketersediaan Barang dengan Indeks Musim Panen dan Penetapan Harga Jual Kopi Terhadap Pendapatan pada Koperasi Produsen Petani Kopi Java Preanger. Metode analisis yang digunakan adalah analisis linear berganda, yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dua variabel independen terhadap satu variabel dependen yang kemungkinanan dilakukan uji hipotesis t serta hipotesis F untuk mengetahui tingkat signifikansi pengaruhnya. Adapun populasi penelitian ini yaitu anngota petani Koperasi Produsen Petani Kopi Java Preanger, yaitu sebanyak 34 orang.
Berdasarkan hasil analisis deskriptif bahwa penerapan Stabilitas Ketersediaan Barang digambarkan cukup baik, selanjutnya berdasarkan hasil analisis verifikatif bahwa secara simultan maupun parsial pengaruh penerapan stabilitas ketersediaan barang dan penetapan harga jual kopi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan. Adapun hasil koefisien determinasi sebesar 81,8% dan sisanya 18,2% dipengaruhi oleh faktor lain. Adapun secara parsial, penetapan harga jual kopi lebih besar pengaruhnya daripada stabilitas ketersediaan barang
PENGARUH EFIKASI DIRI TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL UNIVERSITAS BALE BANDUNG
Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda-nunda mengerjakan ataupun menyelesaikan tugas akademik. Salah satu penyebab mahasiswa melakukan prokrastinasi akademik adalah rendahnya efikasi diri. Efikasi diri atau rasa yakin terhadap kemampuan diri diperlukan agar mahasiswa mampu bangkit dan tangguh dalam menghadapi tekanan atau masalah akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa program studi pendidikan ilmu pengetahuan sosial Universitas Bale Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan ilmu pengetahuan sosial Universitas Bale Bandung angkatan 2019-2022 sebanyak 95 orang. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan skala efikasi diri dan skala prokrastinasi akademik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel efikasi diri berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik dengan hasil uji t menunjukkan sebesar -4.097 yang mana nilai t-hitung > t-tabel dengan nilai p=0,000. Berdasarkan hasil tersebut, dapat diartikan bahwa semakin tinggi efikasi diri pada mahasiswa, maka semakin rendah perilaku prokrastinasi akademik. Sebaliknya, semakin rendah efikasi diri pada mahasiswa, maka semakin tinggi perilaku prokrastinasi akademik. Kemudian diketahui nilai koefisien determinasi (R square) penelitian ini sebesar 0,153 sehingga dapat diartikan efikasi diri memberikan sumbangan terhadap perilaku prokrastinasi akademik sebesar 15,3%
Analisis Pendapatan Usahatani Mentimun (Cucumis sativus L) di Desa Sukaharja Kecamatan TelukJambe Kabupaten Karawang : Bahasa Indonesia
Mentimun merupakan salah satu tanamam holtikultura yang sangat berpontensi untuk dikembangkan di Indonesia Tanaman mentimun di Indonesia ditanam di dataran rendah. Daerah penyebaran yang menjadi pusat pertanaman mentimun adalah Provinsi Jawa Barat, daerah Istimewa Aceh, Bengkulu, Jawa Timur dan JawaTengah. Mentimun adalah salah satu sayuran buah yang banyak dikonsumsi segar oleh masyarakat Indonesia. Mentimun merupakan salah satu jenis sayuran buah yang sangat potensial dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat pada tahun-tahun mendatang. Dengan melihat potensi pada buah mentimun, maka pengembangan mentimun memiliki peluang bisnis yang sangat cerah.
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukaharja Kecamatan TelukJambe Kabupaten karawang dengan tujuan untuk mengetahui tingkat biaya, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan usahatani mentimun. Penelitian dilaksanakan mulai dari bulan Januari 2022 sampai dengan bulan Maret 2022.
Populasi Petani mentimun di Desa Sukarja Kecamatan Teluk Jambe Kabupaten Karawang adalah 21 petani . Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode sensus dengan alasan jumlah populasi lebih kecil atau kurang dari 100 maka semua populasi diambil semuanya sebagai sampel, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 21 orang petani mentimun. Metode pengambilan data diperoleh dari data primer dan data skunder. Data primer diperoleh dari wawancara langsung dengan petani mentimun. Data sekunder diperoleh dari berbagai sumber, seperti jurnal, internet, skripsi, dan data dari instansi pemerintah. Metode analisis data menggunakan analisis biaya, penerimaaan, pendapatan , R/C ratio dan BEP
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata biaya usahatani mentimun Rp 1.377.693,9 penerimaan usahatani mentimun Rp 1.894.636; pendapatan usahatani mentimun Rp 516.942; nilai R/C rasio adalah 1,60 dan BEP harga sebesar Rp.2.439/kg.
Kata kunci : Usahatani, Mentimun , Biaya dan Pendapatan
 
PENGARUH REFORMASI BIROKRASI DALAM MEMPERMUDAH PELAYANAN PERIZINAN PENANAMAN MODAL DI DAERAH
Birokrasi pemerintah memegang peranan penting atau bahkan berperan tunggal dalam pembangunan suatu negara. Di Indonesia sendiri permasalahan birokrasi salah satunya bisa terlihat dari panjangnya birokrasi perizinan yang diterima oleh warga negara. Salah satu bentuk permasalahan birokrasi perizinan adalah dalam sektor investasi atau penanaman modal di daerah. Penelitian ini mengajukan rumusan permasalahan yaitu sebab hambatan birokrasi penanaman modal di daerah sebelum reformasi birokrasi dan pentingnya reformasi birokrasi serta keterbukaan informasi dalam penanaman modal di daerah.Tulisan ini hendak menggali secara utuh mengenai hambatan perizinan penanaman modal di daerah dan mengetahui pentingnya reformasi birokrasi serta keterbukaan informasi dalam sektor perizinan penanaman modal di daerah. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan yang sifatnya kualitstif dengan penjelasan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode studi kepustakaan (library research). Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hambatan perizinan penanaman modal salah satunya berupa belum adanya sekretariat bersama, sehingga pelaksanaan terpadu satu pintu belum berjalan secara optimal. Selain itu hasil penelitian ini adalah nyatanya diperlukan reformasi dan keterbukaan informasi dalam sektor penanaman modal dikarenakan dengan adanya reformasi tentu saja akan membawa suatu perubahan, begitu pula dengan reformasi birokrasi khususnya dalam hal perizinan penanaman modal di daerah
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kejadian Penyakit Dispepsia di Puskesmas
Dispepsia adalah gangguan yang terjadi pada saluran pada saluran pencernaan atas. Keluhan yang diutarakan meliputi nyeri ulu hati, pedih, mual yang disertai dengan muntah, rasa panas di dada dan perut, cepat merasa kenyang, kembung dan mulut terasa pahit karena banyaknya mengeluarkan gas asam. kecemasan adalah suatu keadaan emosional yang mempunyai ciri keterangsangan fisiologis, perasaan tegang yang tidak menyenangkan, dan perasaan aprehensif bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi. Tujuan umum dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan sindroma dispepsia di Puskesmas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan operasional silang (cross sectional). Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan accidental sampling, sampel yang diambil sebanyak 35 orang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Instrument penelitian menggunakan kuesioner HARS untuk mengukur tingkat kecemasan dan kuesioner NDI untuk mengukur dyspepsia. Uji statistik yang digunakan adalah Rank Spearman. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kejadian penyakit dyspepsi
Perancangan Sistem Informasi Penjualan Menggunakan Cms Wordpress Berbasis Web (Di Sandallaku Majalaya)
Penelitian yang dilakukan adalah Perancangan Sistem Informasi Penjualan. Sistem informasi di SANDALLAKU ini masih bersifat konvensional, dimana penjualan yang masih dilakukan secara offline sehingga konsumen harus mendatangi SANDALLAKU untuk memilih dan membeli produk-produk yang disediakan, penyimpanan data dan pencetakan laporan masih menggunakan pencatatan kedalam arsip sehingga hal tersebut membutuhkan waktu yang lama, dan kurang luasnya jangkauan sebagai media promosi yang digunakan oleh SANDALLAKU. Adanya sistem informasi penjualan yang dirancang ini dapat diterapkan dengan baik dan membantu untuk meminimalisir permasalahan yang tengah dihadapi. Perancangan sistem informasi penjualan ini menggunakan metodologi Waterfall. Tahap pertama adalah Analisis yakni mengumpulkan informasi yang dibutuhkan kemudian diolah dan dianalisis menjadi data atau informasi yang lengkap, tahap kedua adalah Design yakni arsitektur sistem yang merupakan gambaran lengkap baik hardware maupun software. Kesimpulan dari keseluruhan proses kerja praktek adalah bahwa peran sistem informasi sangat penting dalam menunjang kegiatan pekerjaan. Dengan adanya sistem informasi penjualan yang dirancang ini dapat diterapkan dengan baik dan membantu untuk meminimalisir permasalahan yang tengah dihadap